A. Penelitian Terdahulu
2.1 Tabel
Persamaan dan Perbedaan Penelitian Terdahulu
No. Judul Persamaan Perbedaan
1 2 3 4
1 Kolaborasi guru reguler dengan guru pendamping khusus dalam layanan pembelajaran Anak Berkebutuhan
Khusus di sekolah inklusi kelas 1 SD
Taman Muda
Yogyakarta
a. Pendekatan penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif jenis deskriptif.
b. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.
c. Penelitian yang telah dilakukan ini sama- sama berkaitan dengan kerjasama antar guru di sekolah inklusi dan
a. Teori yang digunakan
berbeda.
b. Dalam penelitian
ini lebih
kolaborasi guru reguler dengan guru pendamping khusus.
16 Rahmi Yunita, Sinergitas guru dan pustakawan dalam implementasi kurikulum 2013 (studi kasus SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta), (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2018)
peserta didik ABK.
d. Sama-sama
membahasa tentang kolaborasi guru mata pelajaran dengan guru pendamping khusus.
e. Sama-sama meneliti di pendidikan inklusi.
2 Kerjasama orang tua dengan pendidik dalam meningkatkan kemampuan anak membaca Alquran di Yayasan Darul Firdaus Tahun 2017
a. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif jenis deskriptif.
b. Metode pengumpulan data dengan observasi,
wawancara dan
dokumentasi.
c. Uji menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
a. Subyek penelitian b. Fokus penelitian c. Teori yang
digunakan.
d. Dalam penelitian
ini lebih
menekankan kepada kerjasama orangtua dengan pendidik dalam meningkatkan kemampuan anak.
3 Sinergitas guru dan pustakawan dalam implementasi
kurikulum 2013 (studi kasus SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta)
a. Pendekatan penelitian yaitu menggunakan kualitatif deskriptif.
b. Sama-sama membahasa kerjasama guru dengan pihak lain.
c. Metode pengumpulan data dengan observasi,
wawancara dan
dokumentasi.
d. Sama-sama melakukan penelitian di lembaga pendidikan formal.
a. Subyek penelitian b. Fokus penelitian c. Teori yang
digunakan
d. Dalam penelitian
ini lebih
menekankan minat baca peserta didik.
Selain 3 skripsi di atas, peneliti juga menambahkan 20 artikel jurnal penelitian sebagai bahan untuk pendukung peneliti untuk menemukan kebaruan atau keunikan yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Berikut 20 artikel jurnal yang dapat peneliti paparkan:
Judul Penulis Jurnal Penerbit
Masalah/
Tujuan Penulisan
Jenis dan Pendekatan
Penelitian
Teknik Pengumpulan
Data
Teknik Analisis Data
Teori yang digunakan
Hasil
Penelitian Perbedaan Kerjasama
Guru dengan Orang Tua Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas
V SD
Negeri Gembongan
Apriliana Krisnawati
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 18 Tahun ke- 5 2016
Bagaimana Kerjasama Guru dengan Orang Tua Membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas V SD Negeri
Gembongan ?
Penelitian kualitatif
a. Observasi b. Wawancara c. Dokumenta
si
a. Reduksi data b. Penyajian
data c. Penarikan
kesimpulan
Menurut Lickona bahwa sekolah dan guru harus mendidik karakter, khususnya melalui pengajaran yang dapat mengembangka n rasa hormat dan tanggung jawab.
Kerjasama dari guru dan orang tua merupakan kunci dari kesuksesan dalam membentuk karakter
disiplin pada siswa.
Hasil penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan guru dalam
membina kerjasama dengan orang tua, meliputi:
mendirikan perkumpulan, melakukan sosialisasi pendidikan karakter, melibatkan orang tua dalam
perencanaan pendidikan karakter, membuat kesepakatan tentang kedisiplinan, membuat kesepakatan untuk
Perbedaannya terletak pada fokus
penelitian.
Penelitian yang saya gunakan fokus pada kerjasama guru Pendidikan Agama Islam dengan guru pendamping anak
berkebutuhan khusus.
memerangi dampak penggunaan media pada anak, membuat program untuk orang tua, menerima kritik dan saran,
menggunakan sarana dan prasarana sekolah, menyediakan pusat bantuan keluarga, dan kunjungan ke rumah orang tua.
Kerjasama Antara Guru dan Orang tua dalam Mengemba ngkan Perilaku Mandiri Anak di TK
Tia Husnul Khotimah, M. Syukri, Lukmanulha kim
Program Studi PG- PAUD FKIP Untan
Pontianak
Bagaimana kerjasama antara guru dan orang tua dalam
mengembangka n perilaku mandi ri anak B-3 di TK Pertiwi
Metode deskriptif pendekatan kualitatif
a. Observasi b. Wawancara c. Dokumenta
si
Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.
a. Data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara
Menurut Coleman, kerjasama antara guru dengan orang tua akan berdampak baik bagi kelangsungan pembelajaran
Hasil penelitian menunjukkan adanya kerjasama antara guru dan orang tua dalam
mengembangka n perilaku mandiri anak di
Perbedaannya selain dari fokus
penelitian, juga terletak pada analisis data dan teknik.
Penelitian ini menggunakan keduanya
Pertiwi Pontianak Barat
Pontianak Barat?
dianalisis menggunaka n model analisis interaktif b. Data
kuantitatif diperoleh dari penyebaran angket
anak, karena untuk
mengoptimalka n tumbuh kembang anak tidak dapat dilakukan hanya satu pihak saja tetapi
memerlukan kolaborasi dari keduannya.
TK Pertiwi Pontianak Barat dan kerjasama tersebut berdampak baik bagi kelangsungan pembelajaran anak.
kualitatif dan kuantitatif, kalau penelitian yang akan saya gunakan hanya menggunakan kualitatif
Pengaruh Kerjasama Orang tua dan Guru terhadap Disiplin Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kecamatan Jagakarsa – Jakarta Sekolah
H. Syarif Hidayat
Jurnal ilmiah WIDYA Volume 1
Nomor 2
STIMA IMMI Jakarta
2 Juli-
Agustus 2013
Tujuan:
- Mengetahui pengaruh kerjasama orang tua dengan guru terhadap disiplin peserta didik.
- Mengetahui besarnya kerjasama orang tua peserta didik
Metode survei dengan
pendekatan korelasional
- Angket yang disusun menurut model skala likert
- Uji validitas - Reliabilitas
Menurut Aqib, kerjasama orangtua dengan guru adalah
hubungan komunikatif dalam memantau kegiatan belajar mengajar yang diukur dari: - arus
komunikasi orang tua dengan guru. – keterlibatan
- Terdapat pengaruh signifikan dan positif antara kerjasama orang tua dengan guru terhadap kedisiplina n siswa.
- Kerjasama orang tua peserta didik dengan
Penelitian ini menggunakan kuantitatif, sedangkan penelitian yang akan saya lakukan
penelitian kualitatif.
Fokus yang diteliti juga berbeda.
dengan guru di sekolah.
orang tua dalam
menyelesaikan masalah belajar peserta didik. – dan partisipasi orang tua terhadap penegakan peraturan sekolah.
guru di sekolah di sekolah masih tergolong lemah khususnya dalam hal komunikasi dan
partisipasi orang tua dalam menegakka n displin sekolah.
Kemitraan Sekolah dalam Meningkatk an Mutu Pendidikan di SMA Negeri 2 Yogyakarta
Yunida Caya Kinanti
Jurnal Kebijakan Pendidikan Edisi 5 Vol.
V Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2016
Bagaimana kemitraan sekolah dalam meningkatkan mutu
pendidikan di SMA Negeri 2 Yogyakarta
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
- Wawancara - Observasi - dokumentasi
- Reduksi data - Penyajian
data - Penarikan
kesimpulan - Verifikasi
data
Mengacu pada konsep dan prinsip
kemitraan yang diungkapkan oleh Tony Lendrum, yang intinya adalah kemitraan tidak akan terjalin tanpa adanya suatu prinsip yang kuat.
Selain menjalin
Hasil penelitian menunjukkan – proses
kemitraan sekolah dapat dilihat dari adanya
partisipasi aktif dari siswa untuk
mengikuti kemitraan, adanya
kerjasama antar
Perbedaan terletak pada fokus
penelitian, selain itu terletak di analisis data.
Dalam
penelitian yang akan saya lakukan, analisis data menggunakan teori milik
komunikasi dan saling percaya dengan mitra, strategi
pelaksanaan yang digunakan oleh sekolah sebagai
langkah tindak lanjut dari program kemitraan adalah evaluasi.
guru seperti menengok saat pembelajaran dikelas.
Milles dan Huberman.
Kolaborasi Antara Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa dalam Menciptaka n Sistem Pendidikan yang Berkualitas
Zulmi Ramdani
PROSIDING 1st Nasional Conference on
Educational Assessment and Policy (NCEAP 2018) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai pentingnya kolaborasi diantara elemen-elemen penunjang pendidikan.
Penelitian ini menggunakan metode campuran kualitatif dan kuantitatif.
- Kuesioner terbuka
Analisis statistik deskriptif
Menurut Vainikainen, Thuneberg, Greiff &
Hautama”ki bahwa
kolaborasi yang bagus dilihat dari beberapa hal yang terkait di dalamnya diantaranya adalah keinginan untuk berbagi dengan
Hasil dari studi kasus
menjelaskan tentang bagaimana peran kepala sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan performa sekolah, terutama berkaitan dengan gaya kepemimpinan
Perbedaan dari penelitian ini selain di fokus penelitian, terletak pada pendekatan dan jenis penelitian.
Dalam
penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, sedangkan yang akan saya gunakan yaitu
menjunjung tinggi sikap keterbukaan, saling berfokus pada tujuan yang ingin dicapai serta bersikap tetap professional dalam menjalankan perannya masing-masing dalam
lingkungan sekolah.
dan kreativitas mereka. Karena kepala sekolah mempunyai peranan yang besar di dalam menciptakan iklim dan suasana belajar yang nyaman bagi siswa, maka hal itu juga membuat hubungan antara kepala sekolah dan guru menjadi solid dan mampu
menciptakan metode dan menghasilkan perspektif yang baik terhadap performa siswa-siswa mereka.
kualittatif.
Teknik pengumpulan dan analisis data juga berbeda.
Analisis Kerjasama Guru Bimbingan Konseling (BK) dengan Guru Bidang Studi dalam Mengatasi Kesulitan Belajar pada Siswa di SMP Kota Banda Aceh
Muspida Rahmawati, M. Usen, Nurbaity
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Volume 3 Nomer 3 Tahun 2018 Hal 38-42 September 2018
Tujuan penelitian untuk mengetahui kerjasama antara guru bimbingan konseling (BK) dengan guru bidang studi dalam
mengatasi kesulitan belajar pada siswa di SMP Negeri Kota Banda Aceh.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
- Wawancara - Dokumentasi - Observasi
- Reduksi data - Penyajian
data - Penarikan
kesimpulan
Menurut Soejipjo dan Raflis bahwa layanan
bimbingan dan konseling di sekolah akan lebih efektif apabila guru dapat
bekerjasama dengan konselor sekolah dalam proses
pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kerjasama guru bimbingan konseling (BK) dengan guru bidang studi mengatasi kesulitan belajar sudah cukup terjalin namun belum secara
keseluruhan, kerjasama yang terjalin terjadi pada tahap pengumpulan data kedua belah pihak saling
memberikan data tentang keadaan siswa baik berupa data secara tertulis maupun secara verbal mengenai nilai siswa, data
Perbedaan penelitian ini terletak pada fokus
penelitian. Di sini penelitian ini fokus pada kerjasama kepala sekolah dengan guru BK guna untuk menghadapi kesulitan belajar pada peserta didik.
Sedang yang akan saya teliti fokus
penelitian terletak pada kerjasama guru mata pelajaran PAI dengan guru
pendamping anak ABK.
prestasi, nilai rapor, nilai UTS, perilaku, kehadiran maupun melakukan kunjungan rumah sesuai situasi dan kondisi.
Kolaborasi Guru Bimbingan Konseling dan Guru Tahfiz dalam Meningkatk an Konsep Diri Siswa Penghafal Alquran di SMP Muhammad iyah Boarding School Yogyakarta
Arifah Fahrunnisa
HISBAH:
Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol.
14, No. 2, Desember 2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan jenis kolaborasi yang dilakukan guru bimbingan konseling dan guru tafidz dalam
meningkatkan konsep diri siswa
penghafal Alquran di SMP
Muhammadiya h Boarding School
Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif
- Observasi - Wawancara - Dokumentasi
- Reduksi data - Penyajian
data - Penarikan
kesimpulan
Menurut Abdulsyani, kolaborasi adalah suatu bentuk proses sosial yang didalamnya terdapat aktivitas tertentu yang ditunjukkan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling membantu dan saling
memahami aktivitas masing-masing.
Biasanya
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk usaha formal yang dilakukan guru bimbingan konseling yaitu layanan
orientasi, layanan
informasi dan konseling individu.
Sedangkan bentuk usaha formal yang dilakukan guru tahfiz yaitu lapor tahfiz, rolling guru
Perbedaan dalam
penelitian ini terletak pada fokus
penelitian.
Dalam
penelitian ini fokus
penelitiannya yaitu
kolaborasi guru BK dan guru tahfiz dalam meningkatkan konsep diri penghapal Alquran.
Sedangkan yang akan saya
kolaborasi melibatkan pembagian tugas, dimana setiap orang mengerjakan setiap
pekerjaan yang merupakan tanggung jawabnya demi mencapainya tujuan bersama.
dan pemberian ibrah. Bentuk usaha informal yang dilakukan guru bimbingan konseling dan guru tafiz meliputi pemberian teladan, kembiasaan dan pemberian motivasi.
gunakan dalam penelitian yang akan datang yaitu terletak pada kolaborasi guru PAI dengan guru pendamping anak
berkebutuhan khusus.
Pengaruh Kerjasama Guru dengan Orangtua dan
Pengaruhny a terhadap Perilaku Siswa kelas IX di SMP Muhammad iyah Plus Gunung Pring.
Eka Faridah Wahyuningt yas, Afga Sidiq Rifai
The 8
University Researc Colloquium 2018 Universitas Muhammadi yah
Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerjasama antara guru dan orangtua terhadap perilaku siswa kelas IX di SMP
Muhammadiya h Plus Gunung Pring.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif
- Metode Wawancara - Metode
angket
- Uji hipotesis statistic dengan product moment bantuan SPSS Statistic Version 20.0
Menurut Henderson dan Berla;
Olmstead dan Rubin bahwa keterlibatan orang tua dalam
penyelenggaraa n pendidikan anak terbukti membawa pengaruh yang baik dalam kehidupan akademis anak.
Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan kerjasama antara guru dan orangtua diperoleh frekuensi 41 dengan
prosentase 52%
yang
dikategorikan baik. Perilaku siswa kelas IX SMP
Muhammadiya h Plus Gunung Pring diperole
Perbedaan dalam
penelitian ini terletak pada pendekatan dan jenis yaitu menggunakan kuantitatif.
Sedangkan penelitian yang akan saya gunakan yaitu dengan
menggunakan pendekatan kualitatif.
Selain itu fokus
menunjukkan, tingginya perhatian orangtua pada pendidikan anak berbanding sejajar dengan prestasi anak.
prosentase frekuensi 58 dengan
prosentase 74%
yang
dikategorikan baik. Pengaruh kerja sama antara guru dan orangtua terhadap perilaku siswa kelas IX di SMP
Muhammadiya h Plus Gunung Pring diperoleh nilai korelasi sebesar 0,479 dengan
prosentase 47,9%.
Hasil penelitian ini bahwa guru dan orang tua
di SMP
Muhammadiya h Plus Gunung Pring mampu bekerjasama dengan baik
penelitian juga berbeda.
dalam memantau perkembangan anak-anaknya melalui berbagai bentuk kegiatan.
Manajemen Kerjasama Antara Sekolah Menengah kejurusan dengan Industri
Heri Daryono
Educational Management 3 (2) (2014), Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan, pengorganisasi an,
pelaksanaan, dan
pengawasan kerjasama antara SMK Negeri 7 Semarang dengan industri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
- Observasi - Wawancara - Dokumentas
i
- Pengumpula n data di lapangan - Reduksi data - Penyajian
data - Verifikasi
dan penarikan kesimpulan
Menurut Salim H.S bahwa salah satu faktor
pendukung dalam mencapai kesuksesan kerjasama antara SMK dengan Industri adalah
membuat nota kesepahaman yang dibuat antara subyek hukum yang satu dengan subyek hukum lainnya, baik dalam suatu Negara maupun
Perencanaan diselesaikan melalui rumusan rencana dengan menghadirkan utusan industri, penetapan rencana dengan rapat pleno dihadiri dewan guru, orang tua peserta didik dan komite sekolah, dan evaluasi
rencana oleh evabang.
Pengorganisasi an, koordinasi dan kerjasama
Perbedaan dalam
penelitian ini selain pada fokus
penelitian, juga terletak pada analisis data.
Analisis data yang akan saya gunakan yaitu dengan
menggunakan metode yang digunakan Milles dan Huberman.
antar Negara untuk
melakukan kerjasama dalam berbagai aspek
kehidupan dan janngka
waktunya tertentu.
antara sekolah menengah kejuruan dengan indutri untuk
melaksanakan pembelajaran dalam bentuk teori dengan menyisipkan pendidikan karakter, praktek di sekolah, dan praktek.
Pelaksanaan disesuaikan dengan penetapan rencana rapat pleno.
Evaluasi, BAN-S/M dan ISO.
Kerjasama antara Masyarakat Tionghoa dengan Masyarakat Lokal di
Selly Devi Tambunan
JOM FISIP Vol. 6: Edisi 1 Januari – Juni 2019 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk
kerjasama yang dilakukan
Metode
penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif
Teknik pengumpulan data
1. Observasi 2. Wawancara 3. Dokumentas
i
- Menurut
Charles H.
Cooley, kerjasama timbul apabila orang
menyadari
Hasil penelitian ini bentuk kerjasama yang ada di Bagan Batu berupa kerjasama dalam bidang
Perbedaan dari penelitian ini selain kepada fokus
penelitian, juga terletak pada analisis data.
Bagian Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir
Universitas Riau
dengan masyarakat local yang ada di Bagan Batu dan untuk mengetahui bagaimana adaptasi antara masyarakat Tionghoa dengan masyarakat local yang ada di Bagan Batu.
bahwa mereka mempunyai kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan
pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan tersebut, kesadaran akan adanya
kepentingan yang sama dan adanya
organisasi m/erupakan fakta yang penting dalam kerja sama yang berguna.
ekonomi khususnya dalam bidang perdagangan dan bidang sosial.
-
Analisis data yang digunakan dalam jurnal ini tidak
disebutkan, sehingga tidak dapat
diketahui.
Sedangkan analisis data yang akan saya gunakan yaitu menggunakan metode milik Milles dan Huberman.
Sinergitas antar Stakeholder s dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota di Kota Temanggun g
Jovi Andre Kurniawan dan Retno Suryawati
Jurnal Wacana Publik
Mengetahui sinergitas dalam pengelolaan RTH taman kota di Kota Temanggung.
Jenis penelitian adalah
deskriptif, kualitatif
1. Observasi 2. Wawancara
3.Dokumentasi
1. Reduksi data 2. Penyajian
data 3. Penarikan
kesimpulan
Teori yang digunakan yakni sinergitas dengan
indikator oleh Doctorof yaitu komunikasi yang efektif, umpan balik yang cepat, kepercayaan dan kreativitas.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat
sinergitas yang baik antara stackholders dalam pengelolaan RTH taman kota.
Perbedaan dari penelitian ini selain Fokus penelitian, di penelitian ini teori yang digunakan milik Doctorof, sedang
penelitian yang akan dilakukan yaitu milik Devid Smith.
Sinergitas Kinerja Guru PAI dan
Pengawas dalam Meningkatk an Kualitas Pembelajara n SMP di Kota Ambon Provinsi Maluku
Rosdiana Educandum:
Volume 4 Nomor 1 Juni 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proporsi, sinergitas kinerja, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi guru PAI dengan pengawas.
Penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey
1. Angket 2. Wawancara 3. Dokumentasi
1. Uji validitas 2. Uji reliabilitas
- Hasil penelitian menemukan proporsi guru
PAI dan
pengawas sangat
kekurangan dan belum
menunjukkan keseimbangan.
Dan hasil analisis
sinergitas antar keduanya diinterpretasi meskipun sangat tinggi tetapi
Perbedaan dari penelitian ini terletak di jenis dan pendekatan penelitian.
Selain itu fokus penelitian.
penguasaan pengawas dan guru PAI terhadap metodologi penelitian tampak rendah.
Sinergitas Tiga Pilar Penjamin Mutu Pendidikan dalam Implementa si
Kurikulum 2013 Melalui Proses Supervisi Akademik pada Madrasah Aliyah Sekota Metro
Aguswan Khotibul Umam
TAPIS, Vol.
01, No. 02
Juli –
Desember 2017
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsika n secara krisis kualitatif tentang sinergitas pengawas PAI, kepala
madrasah, dan para guru PAI dalam
implementasi kurikulum 2013 melalui supervise akademik.
Penelitian kualititatif pendekatan deskriptif
1. Observasi 2. Wawancara 3. Dokumentasi
1. Reduksi data 2. Penyajian
data 3. Penarikan
kesimpulan
- Hasil
penelitiannya kegiatan pengawasan dilaksanakan secara rutin dan incidental oleh pengawas PAI melalui
supervise akademik, supervise administrasi dan supervise klinis.
Penelitian ini berkaitan dengan pengawasan kinerja guru PAI mengenai tugas pokok yang harus dijalankan.
Sedangkan penelitian yang akan dilakukan adalah
mengenai kolaborasi guru PAI dengan guru
pendamping dalam memberikan pemahaman materi kepada peserta didik.
Pengaruh Kerjasama Orang Tua dan Guru Terhadap Disiplin Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kecamatan Jagakarsa- Jakarta Selatan
H. Syarif Hidayat
STIMA IMMI Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerjasama orang tua dengan guru terhadap disiplin peserta didik.
Penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei korasional.
1. Angket 2. Wawancara 3. Dokumentasi
1. Uji validitas 2. Uji reliabilitas
- Hasil penelitian terdapat
pengaruh signifikan dan positif antara kerjasama orang tua dengan guru terhadap kedisiplinan siswa.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif sedangkan yang akan dilakukan menggunakan kualitatif.
Strategi Kolaborasi Orangtua dengan Konselor dalam Mengemba ngkan Sukses Studi Siswa
Ariadi Nugraha dan Fuad
Aminur Rahman
Jurnal Konseling GUSJIGAN G Vol. 3 No.
1 (Januari- Juni-2017)
Tujuan penelitian untuk mengetahui kolaborasi orangtua dengan
konselor dalam mengembangka n sukses studi siswa
Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif
1. Observasi 2. Wawancara 3. Dokumentasi
- Reduksi data - Penyajian
data - Penarikan
kesimpulan
Menurut Alwasilah bahwa kolaborasi adalah suatu hakikat
pengajaran dengan melibatkan sejawat untuk saling
mengoreksi.
Kolaborasi adalah ajang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kolaborasi antara orangtua dengan
konselor hal ini dibuktikan bahwa orang tua membantu dalam
pengumpulan dara dan informasi, serta
Subyek
penelitian ini yaitu orang tua dengan
konselor.
Sedangkan yang akan dilakukan yaitu kolaborasi guru PAI dengan guru
pendamping ABK.
bertegur sapa bersilahturahmi ilmu
pengetahuan.
Selain itu ada pembelajaran bersama (social learning).
membantu kesuksesan layanan BK dengan
monitoring di luar sekolah.
Selain itu, salah satu bentuk kolaborasi rang tua di sekolah yaitu hadir dalam
pertemuan dengan wali kelas pada pertama masuk sekolah.
Implementa si
Pendekatan Keterampila n Proses dengan Metode Inkuiri Melalui Kolaborasi Guru dan Dosen (Team
R. Bekti Kiswardi
FPMIPA IKIP PGRI Madiun
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Pendekatan Keterampilan Proses dengan Metode Inkuiri Melalui
Kolaborasi Guru dan Dosen (Team
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
1. Angket 2. Wawancara 3. Dokumentasi
Uji coba
instrument
- Hasil penelitian
terdapat peningkatan prestasi belajar, motivasi, aktivitas dan ketrampilan siswa kelas IX A SMPN 1 Takeran
Magetan setelah melalui penerapan
Penelitian ini menggunakan PTK sedangkan yang akan dilakukan menggunakan kualitatif.
Subyek penelitiannya juga berbeda.
Teaching) untuk Meningkatk an Hasil Belajar
Teaching) untuk
Meningkatkan Hasil Belajar
pendekatan keterampilan proses dengan metode inkuiri melalui team teaching.
Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Mengemba ngkan Aspek Moral Agama ANak Usia Dini
Muammar Qadafi
AWLADY:
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5, No. 1, Maret 2019
Tujuan
penelitian yaitu untuk
mengetahui bagaimana kolaborasi antara guru dan orang tua dalam
mengembangka n aspek moral agama anak usia dini d RA Tiara Chandra Yogyakarta
Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
1. Observasi 2. Wawancara 3. Dokumentasi
4. Gabungan/
Triangulasi
- Lickona
mengatakan bahwa keberhasilan jangka panjang dalam
pendidikan moral sangat bergantung pada kekuatan di luar sekolah pada saat orang tua dan
komunikasi melakukan kolaborasi dengan sekolah dalam usaha bersama untuk memenuhi kebutuhan anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki beberapa program yang melibatkan orang tua, yaitu:
parenting, whatsapp group,
pelatihan living values
education, bakti sosial berbasis nilai, pembuatan kartu anak hebat,
pembagian rapor, dan pentas nilai pada saat graduation
Penelitian ini fokus pada kolaborasi guru dan orang tua dalam
mengembangka n aspek moral anak usia dini.
Sedangkan penelitian yang akan dilakukan yaitu
kolaborasi guru PAI dengan guru
pendamping ABK.