• Tidak ada hasil yang ditemukan

kolaborasi antara guru pendidikan agama islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "kolaborasi antara guru pendidikan agama islam"

Copied!
186
0
0

Teks penuh

Bagaimana kerjasama guru Pendidikan Agama Islam dengan guru pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (SEN) kelas inklusi 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember. Apa saja kendala kerjasama antara guru Pendidikan Agama Islam dengan guru pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (SEN) inklusi kelas 2A di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Tujuan Penelitian

Bagaimana upaya mengatasi hambatan kerjasama antara guru Pendidikan Agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK) inklusi kelas 2A di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember. Upaya mengatasi kendala kerjasama antara guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK) inklusi kelas 2A di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini kami harapkan dapat memperluas pengetahuan dan pengalaman mengenai penelitian dan penulisan artikel ilmiah, baik secara teori maupun praktek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang kerjasama guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK) di kelas inklusif 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Definisi Istilah

Jadi, guru pendidikan agama Islam adalah orang dewasa yang bertugas membimbing dan mengarahkan atau membantu peserta didik untuk membentuk karakter utama (insan kamil) berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam. Asisten khusus adalah guru yang bertugas mendampingi siswa berkebutuhan khusus dalam proses pembelajaran di kelas reguler.

Penelitian Terdahulu

Tabel

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerjasama guru dan orang tua terhadap perilaku siswa kelas IX sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerjasama orang tua-guru terhadap kedisiplinan siswa.

Kolaborasi

Pemecahan masalah secara kolaboratif merupakan dasar dari banyak kegiatan kolaboratif yang dilakukan oleh para profesional sekolah untuk siswa penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus. Berbagi proses pemecahan masalah dengan profesional lain lebih rumit daripada meminta seorang profesional menyelesaikan masalahnya sendiri. Di sebagian besar daerah, RtI dilaksanakan dengan menggunakan proses penyelesaian masalah yang sedikit berbeda dan sering kali dianggap sebagai pendekatan teknis.

Pemecahan masalah RTI terkadang melibatkan keseluruhan proses pemecahan masalah yang baru saja dijelaskan, namun pendekatan ini biasanya memiliki karakteristik dan hasil yang berbeda.

Pendidikan Inklusi

Dari sekian siswa tersebut terdapat anak berkebutuhan khusus, oleh karena itu sangat penting untuk mengenal mereka. Anak berkebutuhan khusus memerlukan layanan pendidikan khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya. Sekolah yang menciptakan pendidikan inklusif harus menyiapkan layanan pendukung pendidikan anak berkebutuhan khusus yang diterima di sekolah tersebut.

Dengan demikian, pendidikan inklusif sangat bermanfaat bagi semua orang, khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus dan bagi masyarakat pada umumnya.

Guru Pendidikan Agama Islam

Menurut Zakiyah Darajad dalam Majid Pendidikan Agama Islam, ia merupakan usaha membina dan mengasuh pelajar agar sentiasa memahami ajaran Islam dengan sepenuhnya. Manakala pendidikan agama Islam adalah usaha yang disengajakan untuk memberi pemahaman kepada pelajar tentang ajaran Islam secara menyeluruh. Jadi, guru Pendidikan Agama Islam adalah orang dewasa yang mempunyai tanggungjawab untuk membimbing dan mengembangkan atau mengarahkan pelajar agar sentiasa memahami pelbagai ajaran Islam dengan sepenuhnya, dan mengamalkan serta menjadikan Islam sebagai cara hidup.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa tugas guru Pendidikan Agama Islam adalah memahami, membantu, berkreasi, profesional, mengevaluasi dan memberikan bimbingan kepada peserta didik dalam masalah agama.

Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus

Seorang guru dapat dikatakan profesional apabila seluruh persyaratan yang ada telah terpenuhi, sehingga guru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan peraturan. Oleh karena itu, guru pendamping anak berkebutuhan khusus adalah guru yang mendampingi siswa penyandang disabilitas dan bertanggung jawab mengelola dan menyelenggarakan layanan yang diterima siswa, termasuk persiapan dan pelaksanaan program pendidikan individu. Mereka juga memberikan pelajaran khusus tidak langsung dan langsung bagi siswa yang berhak atau siswa berkebutuhan khusus.

Anak Berkebutuhan Khusus

Anak berkebutuhan khusus juga harus mendapat layanan pendidikan yang tepat agar anak dapat berkembang sesuai kompetensinya. Anak berkebutuhan khusus sementara adalah anak yang mengalami hambatan belajar dan hambatan perkembangan yang disebabkan oleh faktor luar. Anak berkebutuhan khusus permanen adalah anak yang mengalami hambatan dalam belajar dan berkembang.

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mempunyai kelainan kemampuan berpikir kritis dan logis dalam menyikapi dunia disekitarnya.62 Anak dengan gangguan jiwa tidak bisa disamakan dengan penyakit, atau anak yang berkaitan dengannya, karena tidak bisa disembuhkan atau diperlakukan seperti itu. penyakit.

ADD/ADHD

Kerusakan otak yang mengakibatkan Cerebral Palsy bisa terjadi sebelum kelahiran, atau sesaat setelah kelahiran. Namun, tanpa pengobatan, gangguan otot akibat Cerebral Palsy dapat menyebabkan hilangnya kekuatan otot dan suara. Jadi, Cerebral Palsy adalah suatu kelainan gerak dan postur tubuh yang disebabkan oleh adanya kerusakan pada area otak dan dapat terjadi sebelum atau tidak lama setelah kelahiran.

Biasanya kelainan otot akibat Cerebral Palsy menyebabkan hilangnya kekuatan otot dan suara.

Guru Efektif Bagi Siswa Keterbelakangan Mental

Lloyd, Pilihan untuk Integrasi: Memilih Guru untuk Siswa Arus Utama dengan Gangguan Emosional atau Perilaku, (Intervensi di Sekolah dan Klinik v David Smith, Sekolah untuk Semua: Edisi Revisi Teori dan Implementasi, Trans. 74 Larrivee, Pengajaran Efektif untuk Pengarusutamaan yang Sukses, (novo ) York: Longman, 1985) v David Smith, Sekolah untuk Semua: Edisi Revisi Teori dan Implementasi, sebelumnya Putman, Pembelajaran Kooperatif dan Strategi Inklusi: Merayakan Keberagaman di Kelas, (Baltimore, MD: Paul H. Brookes, 1993) v David Smith, Sekolah untuk Semua: Edisi Revisi Teori dan Implementasi, Trans.

Janney, Mengintegrasikan siswa dengan disabilitas sedang dan berat ke dalam ruang kelas pendidikan umum di David Smith, Schools for All: Theory and Practice Revised Edition, Trans.

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi penelitian ini dilakukan di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember yang terletak di Jalan Karimata Gang Barokah no. Alasan peneliti memilih lokasi di sekolah ini adalah karena SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember merupakan salah satu sekolah inklusi di wilayah Jember, dimana sekolah ini menampung seluruh siswa baik normal maupun berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan kerjasama guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Subyek Penelitian

Guru pendamping anak berkebutuhan khusus kelas 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember (Fitriyani, S.Pd., Vivi Arista Maya, S.Pd., Nur Hasanah, S.Pd. dan Nur Lailatul Hasanah).

Teknik Pengumpulan Data

Wawancara tidak terstruktur artinya tidak menggunakan pedoman wawancara yang sistematis dan terstruktur lengkap untuk mengumpulkan data.84 Peneliti menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur untuk memperoleh informasi yang mendalam. Guru pendidikan agama Islam SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember (Nurul Jaelani, S.Pd.I. dari Ustadz UJ). Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data langsung dari lokasi penelitian, antara lain buku-buku terkait, peraturan, laporan kegiatan, foto, dokumenter, dan data lainnya.

Analisis Data

Miles dkk menyatakan, “Seiring dengan berlanjutnya pengumpulan data, terjadilah episode kondensasi data lebih lanjut dalam pengumpulan data: penulisan ringkasan, pengkodean, pengembangan tema, pembuatan kategori, dan penulisan memo analitik. Peneliti memberikan kode, membuat kategori yang merupakan analisis kerjasama antar Islam. Diuraikan oleh guru Pendidikan Agama dan guru tunjangan anak Dari ungkapan Miles dkk di atas dapat diartikan bahwa tampilan data ini mencakup banyak jenis matriks, grafik, bagan dan jaringan.

Data yang peneliti sajikan dalam bentuk uraian singkat, tabel dan bagan yang menggambarkan analisis kerjasama antara guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK).

Keabsahan Data

Tahap-tahap Penelitian

Gambaran Objek Penelitian

  • Profil SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember
  • Visi, Misi dan Tujuan SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember
  • Struktur Organisasi SD Al-Isrsyad Al-Islamiyyah Jember
  • Keadaan kelas inklusi 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember

Kelas 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember mempunyai siswa sebanyak 28 orang, dimana 4 orang diantaranya merupakan siswa berkebutuhan khusus. Kegiatan ini biasanya meminta siswa membaca Bagian 2 bersama-sama dengan metode Ummi. Setelah proses pembelajaran berlangsung, guru Pendidikan Agama Islam Nurul Jaelani mulai menjelaskan materi dan semua siswa mendengarkan.

Oleh karena itu, guru pendidikan agama Islam dan guru pendamping khusus akan bersinergi mempersiapkan peserta didik secara baik.

Penyajian Data dan Analisis Data

Kolaborasi Antara Guru Pendidikan Agama Islam Dengan Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Kelas Inklusi 2A SD

Kerjasama antara guru Pendidikan Agama Islam dan guru pembimbing khusus untuk memberikan wawasan materi kepada siswa dalam pembelajaran inklusi. Di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember, setiap siswa ABK dibimbing oleh seorang guru pendamping khusus. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Islam mengalihkan atau mengandalkan guru pendamping khusus untuk memudahkan siswa ABK dalam memahami materi yang disampaikan.

Di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember, setiap siswa ABK mendapat pendamping khusus masing-masing.

Upaya Untuk Mengatasi Kendala Kolaborasi Antara Guru Pendidikan Agama Islam Dengan Guru Pendamping Anak

Kendala yang ditemui dalam kerjasama antara guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping khusus SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember adalah kurangnya komunikasi. Upaya guru pendamping dalam mengatasi kendala-kendala tersebut agar hubungan dengan guru pendidikan agama Islam tetap mengalir dengan baik biasanya merupakan hasil dari guru pendamping khusus seputar permasalahan yang belum dipahami oleh siswa ABK. 2 Apa saja hambatan kerjasama antara guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK) Inklusi Kelas 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Mengatasi hambatan kerjasama antara guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK), kelas inklusi 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Pembahasan Temuan

Kepada Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Kerjasama antara guru reguler dan guru pembimbing khusus dalam layanan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi kelas 1 SD Taman Muda Yogyakarta. Nurul Chomza, Kerjasama Guru Reguler dengan Guru Pendamping Khusus dalam Layanan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Kelas 1 Sekolah Inklusif SD Taman Muda Yogyakarta, (Jurnal Widia Ortodidaktika Vol. 6 No 3 Universitas Negeri Yogyakarta, 2017). Pendidikan Agama Islam dengan Guru Pembina Sekolah Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) SD Al-Irsyad Jember.

Apa saja kendala kerjasama antara guru pendidikan agama Islam dengan guru pendamping anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi di SD Al-Irsyad Jember.

06 Siti Mukaromah, S.Pd.I

03 దిన పుత్రి ఇందహసరి, SPD 04 అప్రిలియా విండీ కేహానింగ్, SPD 04 అప్రిలియా విండీ కేహానింగ్, SPD 05 మెస్టో మరియా ఉల్ఫా, SPD.

15 Maryam Alfin Nur Laila, S.Pd 16 Vinta Ayuk Silviana

17 Usli Fatul Iza, S.Pd.I 18 Nurul Jaelani, S.Pd.I

19 Hendra Sri Hariyati, S.Pd 20 Mohammad Fadil, S.Pd.I

21 Siti Makiyatul Karomah, S.Pd 22 Jainul Aripin, S.Pd.I

36 Nanang Budi Raharjo, S.Pd 37 Muhamad Wasik, S.Pd.I

Guru PAI mengajukan pertanyaan tentang materi. Guru PAI menilai materi kepada seluruh siswa baik reguler maupun ABK. Peneliti berfoto bersama guru Pendidikan Agama Islam Peneliti berfoto bersama guru ABK pendamping dan siswa kelas 2A SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember.

Referensi

Dokumen terkait

Islam dalam melaksanakan perannya, serta upaya yang dilakukan guru. pendidikan agama Islam mengatasi kusulitan

Dari wawancara diatas oleh Ibu Uminarti selaku Kepala Sekolah peneliti dapat menyimpulkan bawa pelaksanana upaya guru pendidikan agama islam dalam membentuk

Berdasarkan data yang dihimpun, ditabulasikan dan diinterpretasikan, maka dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan antara kedisiplinan guru Pendidikan Agama Islam dan

Upaya Guru Pendidikan Islam Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Peserta Didik. Upaya yang dilakukan oleh

Upaya Guru Dalam Mengatasi Permasalahan Pada Pembelajaran Al- Qur’an Di SMP Muhammadiyah 08 Kota Batu Tahun 2020 Fakultas Agama Islam Program Studi Pendidikan Agama Islam..

Usaha-usaha yang Dilakukan oleh Guru dalam Mengatasi Kendala Penggunaan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa SLB-A Yapti Kota Makassar pada

Hasil observasi yang dilakukan di SMP Negeri 22 Bulukumba menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa di SMP Negeri 22 Bulukumba dilakukan

Lahir : Kanang, 20 Desember 1997 Program Studi : Pendidikan Agama Islam Fakultas : Tarbiyah Judul Skripsi : Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar