KEPUTUSAN INVESTASI BERISIKO
14.3. Teori Pasar dari Premi Risiko
Di dalam bagian 1, telah disajikan hanya beberapa unsur proses teori pasar dengan mana premi risiko atas investasi ditentukan, di dalam teori parsial lengkap dapat melayani untuk membawa beberapa pesan dalam pokok materi dan mengatasi beberapa poin-poin yang diperdebatkan.
Asumsi dasar premi risiko pasar dapat dipahami sebagai interaksi keinginan untuk menunjang variabilitas risiko dan fakta-fakta teknikal dari risiko produktivitas yang membantu risiko kesempatan pendapatan.
Penentuan premi risiko dengan menggunakan premi-waktu dalam penentuan teori bunga Bhoom Bawerk dan Fisher dengan berupaya mengembangkan berbagai aspek dalam analogi ini. Pertama dari semua, kita dapat membedakan antara lebar dan kedalaman dari sebuah resiko yang paralel dengan luas resiko yang umum dikenal dan kedalaman dalam waktunya.
Sebagai contoh praktis dalam kaitan pembedaan risiko dengan mempertimbangkan suatu petani lahan kering di dalam suatu daerah di mana returnsnya penuh dengan unsur ketidakpastian. Karena suatu negeri tertentu tunduk pada kondisi-kondisi yang serupa, maka ia dapat memperlebar risikonya dengan memperluas tanamannya dalam hektar.
Atau ia dapat memperdalam risikonya dengan menggeser semua atau bagian operasinya ke negeri yang mempunyai variabilitas hasil yang lebih tinggi.
Di dalam teori risiko, seperti di dalam teori bunga adalah lebih sederhana untuk meneliti pelebaran risiko dibanding dengan memperdalam risiko, terutama di dalam kasus terdahulu, seperti kuantifisir standar deviasi sedikit lebih sempurna untuk kedalaman risiko dibanding analog - periode dari produksi - untuk kedalaman waktunya.
Contoh suatu penghasilan dalam dollar tertentu yang pasti - dan resiko sebuat tiket undian seharga $ 2,00 yang mewakili kesempatan yang sama untuk dimenangkan, atau tidak sama sekali. Untuk memelihara situasi kemungkinan yang paling sederhana, maka asumsi bahwa hubungan sempurna dari return dengan unit yang penuh risiko.
Dengan kata lain, jika kita mempunyai 1,000 lembar karcis undian, maka kita harus memenangkan sebesar $ 2,000 atau tidak sama sekali.
Asumsi korelasi mencegah gangguan hukum dalam jumlah besar, asumsi tersebut layak dan berdekatan dengan situasi dalam contoh penanaman diukur dalam are, di mana jika panen gagal pada satu areal, maka sangat mungkin untuk gagal pada semua areal. Dengan situasi tersebut diatas, maka didapatkan sebuah set kurva indiferen antara hasil tertentu dengan ketidak pastian hasil diharapkan, yang dinyatakan sebagi pilihan risiko individu. Kurva pada Gambar 13.1., menunjukkan indiferen individu antara nilai $ 500 yang pasti dengan nilai yang diharapkan sebesar $ 1,000 yang mewakili kesempatan yang seimbang dengan $ 2,000 atau tidak sama sekali.
Pertimbangan seorang individu dengan inisial sumbangan awal sebesar $ 1,000 untuk membeli karcis undian yang mengandung sebuah expected value risiko dengan tidak ada pendapatan secera keseluruhan.
Itu nampak alami untuk berasumsi bahwa ia akan rela pada awalnya untuk mengorbankan expected value untuk kepastian pada suatu tingkat tarip jauh lebih baik dibanding 1 : 1–yang mungkin sebesar 10 : 1.
Tetapi kekayaan yang pasti, atau pendapatan yang akan datang untuk mencapai sebuah hubungan yang seimbang pada prospek ketidak- pastian tingkat pertukaran, maka ia siap untuk menawarkan kepastian lebih besar akan menjadi lebih moderat.
Expected Value Of Uncertainty Future Income
E
$ 1,000
risk aversion moderat
$ 500
preferensi resiko rendah I (Indifference curve)
$ 500 $ 1,000 Y Certain Future
Income
Gambar 14.1. Indifference Curve Between Certain and Uncertain Income
Tentu saja, dapat dibayangkan, bahwa sumbangan awal yang pasti adalah sebesar $ 500, individu yang sama boleh jadi berkeinginan mengorbankan lebih dari $ 1.00 untuk suatu nilai expected value sebesar
$ 1.00. Jika demikian, kemudian di dalam cakupan ini akan menunjukkan preferensi risiko bukannya risk-aversion.
Meskipun, untuk kecekungan itu tidaklah diperlukan untuk menyatakan bahwa individu lebih menyukai risiko (keserongan kurva indiferensinya tidak akan pernah kurang dari nilai absolut 1)–semua ini diperlukan sebagai tingkat pertukaran yang dia inginkan atas perubahan pengorbanan dengan mantap dari 1 yang mencerminkan risk-aversion kuat pada bagian kiri atas mewakili risk-aversion yang jauh lebih moderat, atau kejadian preferensi risiko rendah pada sisi kanan.
Setelah memperkenalkan fungsi preferensi risiko dan sumbangan awal, sekarang kita dapat membawa masuk tempat kesempatan produktif dan kesempatan pasar.
Di dalam "Robinson Crusoe" dinyatakan bahwa situasi ketiadaan peluang pasar dan individu harus menemukan titik maksimumnya di dalam kaitan dengan hanya preferensinya, maka sumbangan awal dan kesempatan produktif, berada pada titik kecekungan kesempatan produktif yang mengekspresikan penurunan marginal (expected) resiko produktivitas.
Gagasan bahwa, dengan pergeseran dari investasinya yang terjamin kepada risiko menengah, maka individu pertama-tama dapat menghasilkan tingkat pertukaran yang sangat favorable (menyenangkan), tetapi dia membawa proses ke masa depan yang lebih kurang favorable.
Tangens slope akan mengindikasikan keseimbangan dari marginal rate of risk-aversion dan marginal productivity of risk-bearing (marjinal risiko produktivitas bawaan). Akhirnya, jika kita membawa dua media kedalam suatu pasar dengan asumsi persaingan sempurna, maka disini akan ada diatur tingkat pertukaran antara pendapatan yang pasti dengan pendapatan yang diharapkan, yang akan ditentukan sedemikian rupa untuk menyamakan keinginan individu untuk memegang dua media
dengan kuantitas actual secara social tersedia dalam kaitan dengan sumbangan asli dan transformasi produktif antara kedua bentuk.
Seperti di dalam solusi Fisherian yang umum dikenal untuk keputusan preferensi waktu, penyisipan dari garis pertukaran pasar mengizinkan kurva indiferensi lebih tinggi dibanding kemungkinan sebaliknya. Di dalam Gambar 14.2., Solusi " Robinson Crusoe" ada di R,
E
I2
I1 I1I2: Indifference curve
M : Market Exchange Line P : Productivity Opportunity Locus M
P R
W
Vc Y
Gambar 14.2. Robinson Crusoe“ Soluition (R) and Market Solution (W) for Risky Investment
sementara risiko bawaan pasar diizinkan pada titik W. Dengan pengenalan atas pasar, kita dapat berbicara tentang ukuran keputusan individu sebagai maksimalisasi kepastian–nialai ekuivalen (Vc di dalam diagram), di dalam analogi dengan maksimalisasi nilai sekarang di dalam teori preferensi waktu.