BAB III METODOLOGI PENELITIAN
D. Metode Analisi Data
1. Uji Validitas Data
Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas 2. Uji Multikolinieritas 3. Uji
Heteroskedastisitas
Kesimpulan dan Saran
Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. Megah Alengga)
Kinerja Karyawan (Y)
Uji Regresi Berganda
Uji Hipotesis 1. Uji t 2. Uji F 3. R2
42 C. Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu
No Peneliti Persamaan Perbedaan Hasil
1. Ali Zainal Abidin,Sarwani, Umi Rusilowati
(2015) :
Analisis
Pengaruh Stres
Kerja dan
Motivasi terhadap Kinerja
Karyawan PT.
Indopelita Aircraft Services.
Variabel
Indpenden: Stres
kerja, dan
motivasi Variabel Dependen:
Kinerja karyawan
Menggunakan metode regresi linier berganda
Teknik pengambilan sampel Jumlah sampel
Menunjukkan bahwa stres kerja dan motivasi kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja.
2. Cokorda Istri Ari Sintya Dewi, I Made Artha Wibawa
(2016) :
Variabel
Independen: Stres
kerja, dan
Motivasi Variabel
Jumlah sampel
Menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan,
43 Pengaruh Stres
Kerja dan
Motivasi Kerja Terhadap
Kinerja
Karyawan Pada PT. Bank BPD Bali Cabang Ubud
Dependen:
Kinerja karyawan Teknik
pengambilan sampel
Menggunakan metode regresi linear berganda
serta motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.
3. Riandy (2016):
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja
Karyawan pada PT. Borneo Laboratorium Inspeksi dan Surveyor
Service di Samarinda
Variabel
Independen: Stres kerja
Variabel Dependen:
Kinerja Karyawan
Menggunakan metode regresi linear sederhana Jumlah sampel Teknik pengambilan sampel
Menunjukkan bahwa stres kerja mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 51,3%
signifikan
4 Noviansyah, Zunaidah (2011):
Variabel
Independen: Stres
Kerja, dan
Menggunakan metode regresi linear
Menunjukkan bahwa stres kerja mempengaruhi
44 Pengaruh Stres
Kerja dan
Motivasi terhadap Kinerja
Karyawan PT Perkebunan Minanga Ogan Baturaja
Motivasi Variabel Dependen:
Kinerja Karyawan Teknik
pengambilan sampel
sederhana Jumlah sampel
kinerja karyawan secara simultan Menunjukkan juga bahwa stres
kerja dan
rendahnya motivasi mempengaruhi kinerja karyawan secara
keseluruhan.
D. Hipotesis Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti ingin melihat apakah tinggi rendahnya kinerja karyawan yang merupakan dependent variabel bergantung pada tinggi rendahnya skor pada independent variabel yang ditetapkan dalam penelitian ini yaitu stres kerja dan motivasi. Dalam penelitian ini hipotesis yang dikembangkan adalah:
1. Ho = 0, tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel stres kerja (X1) secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y).
Ha ≠ 0, ada pengaruh yang signifikan antara variabel stres kerja (X1) secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y).
45 2. Ho = 0, tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi (X2)
secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y)
Ha ≠ 0, ada pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi (X2) secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y).
3. Ho = 0, tidak ada pengaruh yang signifikan antara stres kerja, motivasi secara simultan terhadap kinerja karyawan.
Ha ≠ 0, ada pengaruh yang signifikan antara stres kerja, motivasi secara simultan terhadap kinerja karyawan.
46 BAB III
METODE PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian
1. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di kantor pusat PT. Megah Alengga.
Waktu penelitian dimulai dari Januari 2018 – Mei 2018.
2. Pembatasan masalah/Variabel Penelitian
Penelitian ini mengambil variabel bebas Stres Kerja dan Motivasi.
Sedangkan untuk variabel terikatnya yaitu kinerja karyawan PT. Megah Alengga.
B. Metode Penentuan Sampel 1. Populasi
Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek atau objek yang memiliki karakter dan kualitas tertentu yang ditetapkan oleh seorang peneliti untuk dipelajari yang kemudian ditarik sebuah kesimpulan (Sugiono, 2013). Dalam hal ini, populasi karyawan PT.
Megah Alengga berjumlah 35 orang yang terdiri dari seluruh karyawan di perusahaan tersebut.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Jika populasi terlalu besar maka penulis tidak mungkin mempelajari semua yang ada dalam populasi, misalnya karena keterbatasan dana dan waktu, maka penulis dapat menggunakan sampel yang diambil dari jumlah populasi itu (Sugiyono, 2013). Dalam penelitian
47 ini, jumlah populasi yang ada berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh/sensus. Penggunaan teknik sampling ini yaitu menggunakan semua populasi yang ada untuk dijadikan sampel.
C. Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sangatlah penting karena berhubungan dengan tersedianya data yang dibutuhkan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian sehingga kesimpulan yang diambil adalah benar. Maka dari itu, penelitian metode pengumpulan data harus dilakukan dengan cara yang tepat.
Dalam penelitian ini pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah:
1. Data Primer
Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara terjun langsung ke tempat penelitian. Tujuannya adalah untuk memperoleh data yang jelas serta lebih akurat. Adapun data akurat dapat diperoleh dengan cara penelitian meliputi:
a. Wawanacara
Wawancara adalah percakapan atau tanya jawab antara dua orang atau lebih yang berlangsung antara narasumber dan pewawancara.
Tujuan wawancara adalah mendapatkan informasi dimana sang pewawancara memberikan pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab oleh narasumber.
b. Observasi
Observasi adalah metode menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung.
48 c. Kuesioner
Kuesioner adalah pertanyaan atau pernyataan tertulis yang diberikan kepada responden untuk menjawab. Sebelumnya harus dipastikan kebenaran responden yang diteliti berdasarkan kriteria respondennya. Dalam Ghozali (2011), skala yang sering dipakai dalam pembuatan kuesioner adalah skala Likert, yaitu skala yang berisi 5 tingkat preferensi jawaban dengan pilihan sebagai berikut:
1 = Sangat Tidak Setuju 2 = Tidak Setuju
3 = Netral 4 = Setuju
5 = Sangat Setuju 2. Data sekunder
Data sekunder adalah data yang telah ada dan tersedia pada sumber datanya yaitu melalui artikel-artikel, jurnal, koran, brosur, internet dan bacaan lainnya yang mempunyai hubungan dengan objek penelitian.
D. Metode Analisis Data
Analisis data adalah pengolahan data yang didapat dengan menggunakan rumus atau dengan aturan-aturan yang ada sesuai dengan pendekatan penelitian.
Data yang diperoleh melalui kuesioner yang telah diisi oleh responden kemudian diolah dan dianalisa menggunakan teknik pengolahan data untuk menghasilkan suatu kesimpulan atas masalah yang diteliti.
49 1. Uji Validitas Data
a. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2011).
b. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel. Suatu kuesioner dikatakan reliable atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Indikator untuk uji reliabilitas adalah Cronbach Alpha, apabila nilai Cronbach Alpha >
0,7 menunjukkan instrumen yang digunakan reliable (Ghozali, 2011).
Hasil uji reliabilitas kuesioner sangat tergantung pada kesungguhan responden dalam menjawab semua item pertanyaan penelitian.
2. Uji Asumsi Klasik