• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wulan Tumbelaka

Dalam dokumen Inovasi dari Hati (Halaman 99-105)

Direktur Megawati Sutanto

Direktur

Arwin Rasyid

Presiden Direktur

Wan Razly Abdullah

Direktur John Simon

Direktur

Laporan

Dewan Pengawas Syariah

Bismillaahirrahmaanirrahim

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, kita panjatkan puji syukur kepada Allaahu Ta’ala yang telah memberikan kenikmatan dan kemudahan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan amanah yang diemban kepada kita semua. Shalawat dan Salam, senantiasa kita sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selama tahun 2014, DPS Unit Usaha Syariah (UUS) Bank CIMB Niaga telah dapat melaksanakan tugasnya dalam mengawasi kegiatan UUS agar sesuai dengan prinsip syariah dengan dukungan dan kerja sama yang baik dari manajemen. Beberapa aktivitas telah dilakukan baik melalui pengawasan secara berkala ke unit bisnis ataupun review persetujuan atas usulan produk, kebijakan dan prosedur, ataupun hal lain terkait dengan pemenuhan prinsip syariah dalam bentuk opini DPS.

Terkait pengawasan tersebut di atas, DPS memberikan pendapat bahwa transaksi perbankan syariah yang dijalankan oleh UUS Bank CIMB Niaga baik berupa transaksi pembiayaan, penghimpunan dana, pelayanan jasa maupun pengembangan produk atau program pada umumnya telah sesuai dengan ketentuan dari Otoritas/Regulator sebagaimana yang diatur dalam POJK/PBI dan SEOJK/SEBI serta ketentuan Syariah dalam Fatwa DSN MUI serta opini DPS dan Kebijakan Umum Kepatuhan Syariah bank. Pada pelaksanaannya tetap diperlukan monitoring secara berkelanjutan dan perbaikan-perbaikan sesuai rekomendasi DPS.

DPS juga berterima kasih atas dukungan manajemen dalam pengembangan Perbankan Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk selama tahun 2014, besar harapan semoga di tahun 2015, akan menjadi semakin lebih baik dalam mencapai target yang ditetapkan.

Akhir kata, marilah kita berdo’a, semoga Allahu Ta’ala senantiasa memberikan kemudahan dan tambahan pemahaman ilmu kepada kita agar mampu menjalankan kegiatan perbankan syariah menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabatakatuh,

Atas Nama Dewan Pengawas Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk

Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA Ketua DPS

Dr. Yulizar Djamaludin Sanrego M.Ec.

Anggota

Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA

Ketua

Prof. Dr. Fathurrahman Djamil, MA

Anggota

Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA Ketua

Warga Negara Indonesia, 70 tahun. Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk sejak 2004.

Saat ini beliau Guru Besar Pasca Sarjana di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Beliau juga menjabat Direktur Pusat Studi Al-Quran, Jakarta.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir, dan Jibuti, Menteri Agama RI pada tahun 1998, serta anggota Dewan Syariah Bank Muamalat Indonesia, 1992-1999. Pada periode 1982-2002, merupakan anggota MPR-RI dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (Pusat) tahun 1985-1998, anggota Imenent Person Group – Indonesia Malaysia, dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah, 1992-1998.

Sejak 1989 beliau termasuk dalam anggota Pentashih Al-Quran Departemen Agama RI.

Meraih gelar Sarjana, Master, dan Doktor dari Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir tahun 1982.

Prof. Dr. Fathurrahman Djamil, MA Anggota

Warga Negara Indonesia, 54 tahun. Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk sejak 19 Desember 2008.

Sebelumnya menjabat Anggota Dewan Pengawas Syariah LBSalam sejak Oktober 2007. Saat ini beliau juga Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, anggota Masyarakat Ekonomi Syariah, Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, Ketua DPS Bank BCA Syariah, anggota DPS AIA Cabang Syariah, anggota DPS CIMB Niaga Autofinance dan anggota DPS Adira Finance Syariah. Profesor di UIN Syarif Hidayatullah, serta Profesor Program Pasca Sarjana di Universitas Indonesia.

Beliau meraih gelar Sarjana dan Master di bidang Syariah dan gelar Doktor di bidang Teori Hukum Islam dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta tahun 1994.

Dr. Yulizar Djamaludin Sanrego M.Ec.

Anggota

Warga Negara Indonesia, 42 tahun. Mulai menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) PT Bank CIMB Niaga Tbk sejak 28 Maret 2013 (persetujuan RUPS).

Beliau Anggota DPS Tifa Finance, Anggota DPS Panin Sekuritas, Anggota DPS Intensif Finance, Anggota DPS Indonesia EXIM Bank dan juga Anggota Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Di dunia akademisi beliau menjabat sebagai Head of Institute for Research & Community Empowerment (IRCE-LPPM) - Tazkia Islamic Business School.

Beliau meraih gelar Sarjana dari Universitas Djuanda Ciawi - Bogor, gelar Master dari International Islamic University Malaysia (IIUM) dan gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Pembahasan Rencana & Strategi 2014 - 2015

Perekonomian Indonesia pada tahun 2014 masih dalam kondisi yang penuh tantangan. Hal ini ditandai dengan:

pertumbuhan ekonomi yang sedikit melambat, yaitu 5,0%

dibandingkan tahun lalu yaitu 5,8%; nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat juga masih mengalami depresiasi dan tingkat Inflasi yang masih bergerak dalam kisaran yang sama dengan tahun lalu yaitu 8,4%. Berbagai hal tersebut tentunya memberikan tekanan yang cukup besar pada pertumbuhan kredit industri perbankan sebesar 11,7%, turun dari tahun lalu yang sebesar 21,6%. Namun Bank Indonesia masih terus mendorong industri perbankan dalam meningkatkan kinerjanya dengan mengutamakan kualitas aset termasuk peningkatan pengelolaan atas risiko likuiditas, risiko kredit, dan risiko pasar.

Dengan kondisi yang penuh tantangan tersebut, Perusahaan telah melakukan berbagai insiatif strategi yang telah di rencanakan pada tahun 2014. Namun untuk memperkuat posisi bank maka dilakukan penyelarasan visi baru, yaitu:

”Menjadi Perusahaan ASEAN yang Terkemuka”. Visi baru ini berguna untuk mendukung berbagai initiatif dan strategi yang dapat mempercepat integrasi di kawasan ASEAN.

Rencana Strategis 2015 – Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, Perusahaan akan tetap fokus dalam mengimplementasikan strategi pengembangan bisnis di berbagai segmen, yaitu retail/consumer (ritel), corporate (korporat), commercial (komersial), serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perusahaan juga akan melanjutkan usaha-usaha untuk meningkatkan penghimpunan dana masyarakat melalui perluasan jaringan layanan non- konvensional seperti branchless banking dan agent banking yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah dana serta jumlah nasabah dan juga memasarkan produk dan layanan baru yang inovatif.

Kegiatan lainnya yang terus dilakukan adalah terus mengintensifkan iB (Islamic Banking) dual banking leverage, meningkatkan jumlah transaksi dan volume bisnis Trade Finance, meningkatkan porsi dana murah, mengembangkan kapasitas dan kapabilitas dari Relationship Manager, memperbaiki turn around time (TAT) operasional dan layanan kepada nasabah, serta ekstensifikasi kapasitas bisnis secara regional.

Rencana & Strategi 2014

Di dalam usahanya untuk meningkatkan jumlah kredit yang diberikan, Perusahaan akan selalu mempertimbangkan risiko terhadap situasi bisnis yang ada dengan tetap menjaga proses pemberian kredit yang prudent untuk menjaga kualitas aset dan mempersiapkan provisi yang memadai, serta senantiasa memperhatikan dan menjaga prosedur dan ketaatan dokumentasi yang berlaku. Selain itu, Perusahaan akan lebih selektif dalam memilih sektor-sektor industri yang sesuai dengan risk appetite dan risk posture perusahaan.

Rencana Strategis 2015 - Jangka Panjang

Dalam rangka mempersiapkan Perusahaan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada tahun 2015, Perusahaan menyelaraskan visi dan misinya. Visi Perusahaan yang baru adalah “Menjadi Perusahaan ASEAN yang Terkemuka”, dengan Misi “Menyediakan layanan perbankan universal di Indonesia secara terpadu sebagai perusahaan dengan kinerja unggul di kawasan ASEAN dan kawasan utama lainnya, serta mendukung percepatan integrasi ASEAN dan menghubungkannya dengan kawasan lain”.

Untuk mewujudkan Visi Perusahaan ”Menjadi Perusahaan ASEAN yang terkemuka”, Perusahaan akan melanjutkan berbagai inisiatif yang sudah dimulai di tahun-tahun sebelumnya antara lain pembiayaan mikro, personal loan, pembiayaan kendaraan bermotor, kartu kredit, branchless banking, agent banking, structured finance, pengembangan pembiayaan melalui supply chain.

Perusahaan masih meneruskan fokus pada Enam Pilar Pertumbuhan, yaitu: pertumbuhan dana murah, Peningkatan efisiensi, Transformasi penjualan dan pelayanan, melakukan diversifikasi sumber pendapatan, bisnis usaha dengan marjin yang baik, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Enam pilar tersebut diturunkan ke dalam sepuluh arahan strategi yaitu: peningkatan kualitas aset, kesadaran risiko dan budaya kepatuhan, mempercepat waktu proses kredit, mengeksplorasi transaksi menguntungkan, pengembangan produk unggulan, meningkatkan transaction banking, inovasi

& promosi dalam digital banking, dukungan back office &

peningkatan IT, meningkatkan kapabilitas SDM, cross sell sebagai budaya Perusahaan.

1 Peningkatan Nama Kejuaraan

3 Mempercepat Waktu Proses Kredit

5 Pengembangan Produk Unggulan

6 Meningkatkan Transaction Banking

8 Dukungan Bank Office & Peningkatan IT

10 Cross Cell sebagai Budaya kita 2 Kesadaran Risiko & Budaya Kepatuhan

4 Mengeksplorasi Transaksi Menguntungkan

7 Inovasi & Promosi dalam Digital Banking

9 Meningkatkan Kapabilitas SDM

Diferensiasi

Dalam dokumen Inovasi dari Hati (Halaman 99-105)