5 ASPEK DALAM AKUNTABILITAS
08_Hanifah Mahdiyyah, S.Ars 21_Nurmiada Sinaga, S.Pd
22_Purwo Adi, S.Pd 23_ Rahmawati, S.Pd 27_Saniatur Rohmah, S.pd
30_Sugeng Widodo, S.Pd
KELOMPOK 2
1.
Akuntabilitas Adalah Sebuah Hubungan
(Accountability is A Relationship)
Hubungan yang dimaksud adalah hubungan dua pihak antara individu/ kelompok/ institusi dengan negara dan masyarakat.
Pemberi kewenangan bertanggungjawab memberikan arahan yang memadai, bimbingan, dan mengalokasikan sumber daya sesuai dengan tugas dan fungsinya. Di lain sisi, individu/
kelompok/institusi bertanggungjawab untuk memenuhi semua kewajibannya. Oleh sebab itu, dalam akuntabilitas, hubungan yang terjadi adalah hubungan yang bertanggungjawab antara kedua belah pihak.
Contoh Akuntabilitas Adalah Sebuah Hubungan
Hubungan dengan pelanggan Hubungan nasabah
dengan kreditur/bank di mana bentuk akuntabilitas adalah
nasabah harus membayar pinjaman
tepat waktu.
Hubungan
perusahaan dengan pemegang saham
1. 2. 3.
2.
Akuntabilitas Berorientasi Pada Hasil
(Accountability is Results Oriented)
Hasil yang diharapkan akuntabilitas artinya perilaku aparat pemerintah yang bertanggung jawab adil dan inovatif.
Keberhasilan atau kegagalan penyelenggaraan misi organisasi dapat diukur melalui evaluasi terhadap kinerja yang dihasilkan (Sunarso, 2005)
Contoh Akuntabilitas Berorientasi Pada Hasil
Di sekolah diadakan lomba kebersihan kelas agar terciptanya
lingkungan sekolah yg bersih Pemerintah akan
berfokus pada pencapaian kinerja
dan memangkas prosedur kerja yang
berbelit.
1. 2.
3.
Akuntabilitas Membutuhkan Adanya Laporan
(Accountability Requires Reporting)
Dengan memberikan laporan kinerja berarti mampu menjelaskan terhadap tindakan dan hasil yang telah dicapai oleh individu/kelompok/institusi, serta mampu memberikan bukti nyata dari hasil dan proses yang telah dilakukan.
Bentuk akuntabilitas setiap individunya akan berwujud laporan yang didasarkan pada kontrak kerja, sementara dalam instutsi wujud laporannya disebut dengan LAKIP(laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah)
Contoh Akuntabilitas
Membutuhkan Adanya Laporan
Pembuatan Surat Tugas yang dipertanggungjawabkan dengan adanya Laporan Pelaksanaan Tugas (LPT), termasuk:
a. Pertanggungjawaban waktu b. Penggunaan anggaran, dan c. Hasil pelaksanaan tugas,
4.
Akuntabilitas Memerlukan Konsekuensi
(Accountability is Meaningless Without Consequences)
Akuntabilitas merupakan kewajiban. Dalam sebuah kewajiban akan menunjukkan adanya tanggung jawab, dan tanggung jawab tersebut menghasilkan sebuah konsekuensi. Adanya konsekuensi dapat berupa dua hal yakni penghargaan atau sanksi kepada individu atau kelompok dalam institusi dalam melaksanakan tanggung jawabnya.
Contoh Akuntabilitas Memerlukan Konsekuensi
CONTOH KASUS PEMBERIAN SANKSI :
Sidang BAPEK memutuskan menjatuhkan sanksi terhadap 33 PNS di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Dalam sidang terhadap PNS yang tidak disiplin itu juga diputuskan seorang PNS diberikan sanksi turun pangkat satu tahun, empat orang mendapat sanksi penurunan pangkat tiga tahun, satu PNS diberi sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, dan satu orang PNS dibatalkan hukumannya karena memasuki batas usia pensiun.
CONTOH KONSKUENSI BERUPA PENGHARGAAN : Pada peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia, Kementerian PANRB atas nama Presiden RI menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 26 PNS Kementerian PANRB.
Mereka dianggap berhak mendapatkan penghargaan itu karena telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara, dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.
1. 2.
5.
Akuntabilitas Memperbaiki
Kinerja
(Accountability Improves Performance)
Akuntabilitas memperbaiki kinerja dimaksudkan untuk memperbaiki kerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Diawali dengan sikap ramah, sabar dan selalu tersenyum dalam melayani masyarakat, budaya 3M senyum, salam sapa akan selalu mewarnai pelayanan terbaik untuk masyarakat.
seorang ASN harus selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai wujud akuntabilitas kinerja
Contoh Akuntabilitas Memperbaiki Kinerja
Aparatur sipil negara yang berintegritas dan akuntabel tidak akan mengutamakan
kepentingan pribadi dan golongan.
Seorang ASN harus selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakan sebagai wujud akuntabilitas kinerja
1. 2.