• Tidak ada hasil yang ditemukan

abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "abstrak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Safira Nur Alifah. 2020. Pembuatan Buku Pedoman Assembling Terkait Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Cisadea Malang. Laporan Tugas Akhir D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Bernadus Rudy Sunindya, MPH

Assembling dalam kegiatan rekam medis merupakan hal yang harus dilakukan demi menjaga kualitas isi rekam medis terutama dalam hal kelengkapan dokumen rekam medis. Proses assembling terkait pengecekan ketidaklengkapan rekam medis rawat jalan di Puskesmas Cisadea pernah dilakukan, tetapi berhenti dalam beberapa waktu dikarenakan petugas kewalahan serta belum adanya standar dan pedoman khusus untuk melakukan pengecekan ketidaklengkapan dokumen rekam medis. Hal ini menyebabkan banyak item-item dalam formulir rekam medis belum terisi lengkap.

Penelitian berjudul “Pembuatan Buku Pedoman Assembling Terkait Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Cisadea Malang” memiliki bertujuan untuk membandingkan ketidaklengkapan rekam medis sebelum dan sesudah menggunakan buku pedoman assembling rawat jalan.

penelitian ini menggunakan metode the one group pretest-posttest. Sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sammpling yang diambil secara acak sederhana dengan cara undian. Hasil pengecekan ketidaklengkapan rekam medis sebelum menggunakan buku pedoman sebanyak 9 dokumen (18%) lengkap dan 41 dokumen (82%) tidak lengkap. Sedangkan sesudah menggunakan buku pedoman sebanyak 29 dokumen (58%) lengkap dan 21 dokumen (42%) tidak lengkap. Dari hasil uji statistik menggunakan Independent Z- Test didapatkan nilai sig. < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya adanya persentase perbedaan ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat jalan sebelum dan sesudah penggunaan buku pedoman assembling rawat jalan di Puskesmas Cisadea.

Kata Kunci : Buku Pedoman Assembling Rawat Jalan, the one group pretest- posttest, ketidaklengkapan, Z-Test, SPSS.

(2)

ABSTRACT

Safira Nur Alifah. 2020. The Designing an Assembling Guidelines For Incomplete Outpatient Medical Record In Cisadea’s Public Health Center Malang : Bernadus Rudy Sunindya, MPH.

Assembling in medical record activities is something something that must accurate to maintain the quality of medical record, include of completeness of medical record documents. The assembling process related to checking the incompleteness of outpatient medical records at Cisadea Health Center has been carried out, but stopped for a while because the officers were overwhelmed and there were no specific standards and guidelines for checking incomplete medical record documents. This causes many items in the medical record form to be completely incomplete. The study entitled "The making of assembling handbook about incomplete outpatient medical records in Cisadea Public Health Center Malang"

purpose to compare incomplete medical records before and after using assembling handbook. This study uses the one group pretest-posttest method. The sample used in this study uses a simple random sampling technique that is taken at random by means of a lottery where the medical record number is written on a small piece of paper then the researcher takes randomly the number of samples needed as many as 50 outpatient medical records. the results of checking incomplete medical records before using the handbook were 9 documents (18%) complete and 41 documents (82%) incomplete. Meanwhile, after using the handbook, 29 documents (58%) were complete and 21 documents (42%) were incomplete. From the results of statistical tests using the Independent Z-Test, the sig value is obtained. <0.05, then H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is a difference in the percentage incompleteness of filling outpatient medical record documents before and after using the assembling handbook at the Cisadea Health Center.

Keywords : Assembling handbook, the one group pretest-posttest, incompleteness, Z-Test, SPSS.

Referensi

Dokumen terkait

Standar operasional prosedur tentang standar kelengkapan isi dokumen rekam medis rawat inap pasien BPJS ... Alur pengendalian ketidaklengkapan dokumen rekam medis rawat inap

Evaluasi Kinerja Assembling dalam Pengendalian Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis di Assembling Rsud Ungaran.. Analisa Faktor-Faktor Keterlambatan Penyerahan Dokumen

Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh dokumen rekam medis pasien rawat inap yang diserahkan ke bagian Assembling atau Analising dokumen rekam medis rawat

1) Mengambil formulir ceklist ketidaklengkapan rawat jalan atau rawat inap (satu formulir untuk satu rekam medis). 2) Mencatat nama pasien dan nomor rekam medis dari

Kendala Yang Dihadapi Pada Saat Melakukan Pengelolaan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Di Bagian Assembling Unit Rekam Medis RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya Pengelolaan rekam medis

3.8 Menentukan Prioritas Penyebab Masalah Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap dan Rekomendasi Masalah di Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo Berdasarkan Metode USG

Tidak adanya SOP Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan menyebabkan dokumen rekam medis tidak segera dikembalikan ke unit rekam medis dan terjadi penumpukan dokumen di poli,

Latar belakang dari penelitian ini adalah pelaporan angka ketidaklengkapan rekam medis rawat inap masih dilakukan secara manual dan waktu pelaporan tidak berjalan dengan rutin, sehingga