jujur dan
amanah
Kelompok ..
5. Sandhy Tyar Arga Saputra / 29 1. Alviera Lilian Putri A / 03
2.
3. Marvel Putra Dinata / 20 4. Nasywa Cindi A / 23
Aura Malikha S / 06
materi yang akan di
bahas adalah
1. Definisi jujur dan amanah 2. Dalil Qur'an dan hadis
3. Contoh dalam sejarah Islam
4. Tantangan dalam menjadi jujur dan amanah 5. Cara mengembangkan jujur dan amanah
6. Kasus-kasus kontemporer
7. Tantangan jujur dalam teknologi modern 8. Contoh dalam kehidupan sehari-hari
9. Mengenal Dampak Negatif Ketidakjujuran
10. Kesimpulan dan Implikasi
jujur
Jujur adalah kualitas atau sifat seseorang dalam berbicara dan bertindak sesuai dengan kebenaran.
Seorang yang jujur adalah orang yang tidak berbohong, tidak menyembunyikan fakta, dan tidak melakukan
manipulasi untuk menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain. Kejujuran melibatkan mengatakan apa
adanya tanpa menyembunyikan hal-hal yang mungkin tidak menguntungkan atau merugikan.
sumber : question.AI
amanah
Amanah, di sisi lain, adalah kepercayaan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas atau kegiatan tertentu.
Seorang yang amanah adalah seseorang yang dapat dipercaya untuk melakukan tugasnya dengan baik, mengikuti aturan dan prosedur yang ditetapkan, dan
menjaga kerahasiaan jika diperlukan. Amanah
melibatkan penerimaan tanggung jawab dan kewajiban untuk bertindak secara bertanggung jawab dan
menghormati kepercayaan yang diberikan oleh orang lain.
sumber : question.AI
Dalil Qur'an dan Hadist
Surah Al-Ahzab 33:70 sesuai firman Allah SWT
berikut ini. Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah
perkataan yang benar.
Allah berfirman: "Hai orang- orang yang beriman, janganlah. kamu mengkhianati (amanah atau
amanah) Allah dan Rasul- Nya, dan janganlah kamu dengan sengaja melanggar amanahmu." (Surah
Anfal: 27).
contoh dalam sejarah islam
Yang memiliki sifat jujur dan adil adalah Abu Bakar Ash Shiddiq RA. Gelar Shiddiq yang disematkan pada namanya menjadi bukti kejujuran beliau semasa hidupnya.
Abu Bakar diberi gelar Ash Shiddiq yang bermakna jujur dan benar tersebut karena selalu mengakui dan membenarkan kenabian Rasulullah SAW dengan segala kejujuran di hati. Sebab itu pula, Ash Shiddiq juga diartikan sebagai seorang yang jujur dalam hati dan lisannya.
Rasulullah SAW telah melakukan perjalanan Isra ke Masjid Al Aqsa. Hingga pada pagi harinya, beliau menceritakan hal tersebut pada pengikut dan para penduduk Mekah.
Isra Mi’raj sendiri merupakan perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, sekaligus dari Masjidil Aqsa ke langit ke tujuh Sidratul Muntaha dalam satu malam. Mereka menuding tidak mungkin dapat dilakukan dalam waktu sesingkat itu.
orang tersebut menemui Abu Bakar. Mereka bertanya, “Apa pendapatmu tentang sahabatmu yang mengaku telah di-isra’-kan tadi malam ke Baitul Maqdis?”
Lalu, Abu Bakar RA kembali bertanya, “Apakah beliau benar mengucapkannya?”
“Ya, benar,” jawab mereka.
Abu Bakar justru berkata pada orang-orang tersebut, “Bila beliau memang mengucapkannya, itu berarti beliau berkata benar,”
orang itu pun kembali bertanya pada Abu Bakar, “Apakah kamu percaya bahwa ia mampu pergi ke Baitul Maqdis pada malam hari dan sebelum datang waktu subuh, ia telah kembali?
Kemudian, Abu Bakar RA menjawab lagi, “Ya, benar. Bahkan, aku juga mempercayainya dalam hal yang lebih mustahil daripada itu.”
Di samping kejujurannya dalam membenarkan kenabian Rasulullah SAW, Abu Bakar juga dikenal sebagai sahabat nabi yang adil.
Dikisahkan dalam Sirah Sahabat oleh Syaikh Muhammad Yusuf Al-Kandahlawi, Abu Bakar mengabarkan orang-orang untuk
membagikan unta hasil sedekah. Beliau juga melarang seorang pun untuk masuk ke kandang unta sebelum diizinkan.Namun, ada seorang lelaki yang melanggar aturan tersebut hingga Abu Bakar pun memukulnya sebagai hukuman.