AKSI NYATA TOPIK 1
MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH?
AKSI NYATA
YUSLIANA, SE
SDN 115491 SEI TUALANG
Kurikulum Merdeka Belajar adalah inovasi dalam pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk
mengembangkan potensi dan minat belajar siswa.
Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada siswa dalam memilih minat belajar mereka, mengurangi beban
akademik, dan mendorong kreativitas guru.
APA ITU KURIKULUM
MERDEKA ?
MENGAPA KURIKULUM HARUS BERUBAH ?
Indonesia telah megalamai krisis pembelajaran yang cukup lama
Mengikuti perkembangan zaman
Menyesuaikan kebutuhan murid
Kurikulum dinamis dan diadaptasi sesuai konteks dan karakteristik peserta didik
Keunggulan
Kurikulum Merdeka
LEBIH SEDERHANA DAN MENDALAM
LEBIH MERDEKA
LEBIH INTERAKTIF
1
2
3
“Keadaan sekolah dan lingkungan berbeda-beda, perubahan yang
terus terjadi disekitar kita”
Mengapa Kurikulum
Perlu Di Adaptasi?
Bagaimana Merancang Kurikulum Operasional
Tingkat Satuan Pendidikan ?
“Harus sesuai dengan faktor geografis, sosiologis, budaya
dan kebutuhan murid”
Berpusat Pada Murid
Kontekstual
Esensial
Akuntabel
Melibatkan Pemangku Jabatan
PRINSIP
PENGEMBANGAN
KOSP
Apa itu CP (Capaian Pembelajaran) ?
“Adalah kompetensi minimum yang harus dicapai peserta didik dalam setiap
CP disusun berdasarkan tahapan perkembangan murid
Dirancang berdasarkan fase. SD ada 3 fase yaitu: Fase A kelas 1-2, Fase B kelas 3-4, Fase C kelas 5-6
CP setara dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar dalam kurikulum K-13 Proses belajar untuk mencapai CP menggunakan siklus inkuiri: rasa ingin tahu - memilih-membuat koneksi-mengambil makna-aksi/tindkan-refleksi
Pembelajaran : intrakurikuler, ekstrakurikuler, program penguatan profil pelajar pancasila
Alur : CP-TP-ATP-Modul Ajar
6 Dimensi Profil Pelajar Pancasila (berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong-royong, bernalar kritis, dan kreatif) harus ada dalam
penyusunan CP, TP, ATP dan Modul Ajar yaitu berupa karakter yang diharapkan dimiliki peserta didik setelah pembeljaran
1 2 3 4 5
Mempertimbangkan kebutuhan capaian belajar murid saat itu
Membangun kapasitas belajar
murid menjaddi pembelajar sepanjang hayat
Mendukung perkembangan kognitif dan karakter
murid
Menyesuaikan konteks kehidupan
murid
Mengarah pada masa depan yang
berkelanjutan