• Tidak ada hasil yang ditemukan

ALHAMDULILLAH LAPORAN PERENCANAAN JKA ACC

N/A
N/A
Likes2Sponge

Academic year: 2023

Membagikan "ALHAMDULILLAH LAPORAN PERENCANAAN JKA ACC"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kereta api merupakan salah satu moda transportasi darat yang mempunyai keistimewaan dan keunggulan terutama karena dapat mengangkut penumpang maupun barang dalam jumlah besar, hemat energi, hemat tempat, hemat bahan bakar serta mempunyai faktor keselamatan yang tinggi dan tingkat polusi yang rendah, serta jauh lebih efisien. . untuk transportasi jarak jauh dan transportasi perkotaan. Dapat mengidentifikasi pertimbangan-pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam merencanakan jalur kereta api baru sehubungan dengan kendala fisik yang ditemui di lapangan.

Kereta Api Secara Umum

Perkembangan Transportasi Kereta Api

Dengan menempatkan balok-balok kayu secara memanjang, daya dukung kuda-kuda yang menarik kereta dapat ditingkatkan. Ketika penggerak listrik menjadi praktis, sebagian besar jalur kereta api diubah menjadi basis listrik, yang kemudian dikenal sebagai "trem".

Sejarah Kereta Api Indonesia

Jepang membangun jalur kereta api Muaro-Pekanbaru dengan teknologi minim dan menggunakan tenaga kerja Indonesia. Hal inilah yang menjadi dasar penetapan tanggal 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api di Indonesia, sekaligus berdirinya “Departemen Perkeretaapian Republik Indonesia” (DKARI).

Jenis-jenis Transportasi Kereta Api

  • Jenis Propulasi (Tenaga Gerak)
  • Jenis Rel Kereta
  • Jenis Penempatan Rel
  • Jenis Kereta Api Perkotaan
  • Jenis Kereta Api Barang

Kereta monorel (monorail train) merupakan kereta api yang lintasannya tidak sama dengan jalur kereta api yang biasa kita jumpai. Kereta api jenis ini dibangun dengan membangun terowongan bawah tanah sebagai jalur kereta api.

Stasiun Kereta Api

Salah satu sistem Kereta Penumpang yang beroperasi di perkotaan adalah konstruksinya yang ringan dan dapat dioperasikan dengan lalu lintas kendaraan lain atau pada jalur khusus yang diperuntukkan bagi kereta api ringan. Kereta api barang adalah kereta api yang digunakan untuk mengangkut barang (barang), pupuk, hasil pertambangan (pasir, batu, batu bara atau mineral), atau kereta gandeng yang digunakan untuk mengangkut peti kemas.

Jenis Stasiun Kereta Api

Stasiun sudut adalah stasiun induk, yaitu stasiun tempat kereta api berhenti di stasiun tersebut. Stasiun paralel adalah stasiun yang bangunannya sejajar dengan jalur kereta api, namun dapat juga dibuat gabungan dari stasiun-stasiun.

Kereta Penumpang

  • Jenis Kereta Api Penumpang

MRT merupakan salah satu jenis kereta penumpang di Indonesia yang digerakkan dengan tenaga listrik dari bagian atas gerbong. Jenis kereta penumpang di Indonesia selanjutnya adalah kereta api terpadu (LRT) atau light rail transit.

PERENCANAAN TRASE JALAN

Dasar Pemilihan Trase

Ada beberapa kategori ukuran sudut luar (β) pada tikungan yaitu lingkaran penuh (dengan nilai β<20°.

Faktor Penentuan Trase Jalan

Penentuan letak garis jalan tidak merusak benda cagar budaya, dan terdapat batas jalan di kiri dan kanan benda cagar budaya pada tempat yang seharusnya. Alternatif jika ruas jalan tersebut berada di kawasan cagar budaya adalah dengan menggunakan pembangunan jalan layang, agar cagar budaya yang ada tidak terpengaruh.

Gambar Trase Jalan Kereta Api

Terdapat berbagai pertimbangan dalam pemilihan jalur kereta api dari stasiun A yang terletak di pusat kota dengan harapan dapat memudahkan pengguna kereta api dalam menjangkau dan memudahkan menaikkan dan menurunkan penumpang, serta memudahkan lebih mudah untuk berpindah moda ke transportasi lain. Letak stasiun B berpusat dekat dengan pemukiman warga, sehingga keberadaan stasiun ini dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar dan memudahkan pengguna kereta api menuju stasiun B.

PERANCANGAN ALINYEMEN HORIZONTAL

Dasar Perencanaan

  • Perencanaan Geometrik Jalan Rel
  • Perencanaan Alinyemen Horizontal

Dalam perencanaan perkeretaapian terdapat berbagai kecepatan rencana dan ukuran radius minimum yang diperbolehkan sebagai berikut :. Ketinggian rel tidak dicapai dan dihilangkan secara tiba-tiba, tetapi dihilangkan secara bertahap berdasarkan kurva transisi.

Tabel 3.1.1 Kecepatan Rencana dan Jari-jari Minimum
Tabel 3.1.1 Kecepatan Rencana dan Jari-jari Minimum

Penentuan Koordinat Suatu Titik

Perhitungan Jarak Antar Titik

Di persimpangan antara jalan raya dan kereta api, harus ada jarak pandang yang cukup jelas bagi pengemudi jalan raya dan pengemudi kereta api. Tidak terdapat genangan-genangan air pada jalur kereta api (baik pada daerah pemberat maupun badan jalan), yang akan menyebabkan keluarnya tanah liat dan daya (efek) pompa pada saat kereta melintas yang akan mempengaruhi kestabilan dan kekuatan. dari jalur kereta api. Perlintasan sebidang adalah perlintasan antara jalur kereta api dan jalan raya, baik jalan utama maupun jalan kecil lainnya.

Sedangkan perlintasan tidak sebidang adalah perlintasan antara jalur kereta api dengan jalan raya yang tidak berada pada bidang yang sama, misalnya jalan layang atau jalan bawah tanah. Dalam perencanaan ini diterapkan sistem lintasan tanpa tingkat dengan jalan raya di bawah rel kereta api atau dibuat jalan bawah tanah (underground).

Tabel Alinyemen Horizontal
Tabel Alinyemen Horizontal

PERANCANGAN ALINYEMEN VERTIKAL

Dasar Penilaian Trase

Digunakan bila terdapat perbedaan kemiringan, sehingga peralihan dengan kurva vertikal dapat berlangsung bertahap dari satu lereng ke lereng berikutnya. Alinyemen vertikal terdiri atas garis lurus dengan atau tanpa kemiringan dan kurva vertikal berbentuk busur lingkaran. Panjang kurva vertikal berupa busur lingkaran yang menghubungkan dua lereng melintang yang berbeda ditentukan berdasarkan besarnya jari-jari kurva vertikal dan selisih kemiringannya.

Jari-jari minimum kurva vertikal tergantung pada kecepatan desain (PD 10 Bab II pasal 6). Xm = Jarak dari titik awal kurva vertikal sampai titik tikungan A. Ym = Jarak dari titik tikungan A ke tampilan desain.

Gambar 4. 1 Lengkung Vertikal (Sumber: Google)
Gambar 4. 1 Lengkung Vertikal (Sumber: Google)

Perhitungan lengkung vertikal

Pelapisan tersebut akan mengalami tekanan yang besar akibat lalu lintas kereta api, sehingga pembentukannya harus baik dan selektif. Dalam perencanaan jalur kereta api ini, kelompok kami memilih menggunakan perlintasan non-tingkat yaitu viaduct untuk meminimalisir angka kecelakaan. Wesel merupakan suatu struktur perkeretaapian percabangan (crossing) dimana arah jalur kereta api dipindahkan dari satu jalur ke jalur lainnya dengan cara menggeser bagian runcing dari rel tersebut.

Dalam desain ini, stasiun perantara dipilih dengan menyesuaikan kemiringan rel kereta api dengan platform rendah dan, jika dianggap perlu, kereta api antar kota dapat dihentikan dan layanan penumpang jarak jauh dapat dibuat. Kompleks yang terdiri dari sejumlah jalur kereta api untuk penyimpanan, penyortiran atau pembongkaran gerbong dan lokomotif.

DETAIL KONSTRUKSI JALAN REL

Tipe Rel

Diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan lalu lintas, kecepatan dan durasi yang diperlukan guna memberikan posisi perlintasan rel kereta api yang rata dan memadai. Diharapkan jika terjadi perubahan kelas rel, maka rel tersebut tidak perlu diubah karena tipe 2.54 sudah memenuhi rel kelas II. Rel pendek dibuat dari beberapa rel standar yang dilas menjadi satu dan dibuat di lokasi kerja.

Rel panjang terbuat dari beberapa rel pendek yang disambung dengan cara pengelasan di lapangan, disebut juga dengan rel las kontinyu (WR). Panjang minimum rel panjang tergantung pada jenis bantalan yang digunakan dan jenis rel seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut :.

Bantalan Rel

Bantalan besi tidak dipasang pada lintasan berlistrik atau pada lintasan yang menggunakan persinyalan listrik. Investasi pembuatan lintasan dengan bantalan pelat sangat besar dibandingkan bantalan lain seperti beton dan baja, namun perawatannya mudah.

Penambat Rel

Dalam perancangan landasan kereta api ini, sauh rel yang digunakan ialah sauh rel jenis K.A - Clip.

Sambungan Rel

Dengan ditopang rail joint maka benturan roda dengan ujungnya lebih baik namun perjalanan kereta terasa berat.Bantalan mempunyai ukuran (15 x 35 x 200) cm yang bertujuan untuk meneruskan tekanan roda. Sambungan gantung adalah sambungan yang kedua ujung relnya disambungkan pada dua buah bantalan berukuran (13 x 22 x 200) cm antar bantalan dengan jarak 30 cm yang merupakan jarak minimal untuk pekerjaan pemadatan balas di bawah bantalan.

Balas

L = panjang membawa x = lebar bahu, di Indonesia 50 cm, untuk kelas jalan I dan II 40 cm, untuk kelas jalan III dan IV 35 cm, untuk kelas jalan V. Lapisan balast bawah terdiri daripada kerikil halus, kerikil sederhana atau kasar. pasir memenuhi syarat yang dinyatakan dalam Peraturan Bahan Jalan Rel Indonesia. Lapisan ini bertindak sebagai lapisan penapis (Alter) di antara bahagian bawah Basar dan lapisan balast atar. Apabila menyokong lapisan balast, bawah permukaan mesti memenuhi keperluan dengan nilai CBR minimum 8% dan ketebalan minimum 30 cm (PT.KAI).

Perlintasan dengan Jalan Raya

Stasiun Kereta Api adalah sarana pengoperasian kereta api atau tempat pemberhentian kereta api secara berkala untuk memuat dan menurunkan penumpang atau membongkar dan memuat barang. Stasiun kereta api golongan besar mempunyai lebih dari 5 jalur kereta api yang juga dapat digunakan untuk keperluan shunting, dilengkapi dengan tempat penyimpanan lokomotif dan tempat penyimpanan gerbong kereta api. Motto ini dimaksudkan untuk memberi kejutan kepada pengemudi jika ia mengantuk dan sebagainya saat mengemudikan kereta api dan menjadi lengah.

Taspat tetap dipasang karena kondisi lalu lintas, seperti tikungan dengan radius di bawah radius minimum sehingga memerlukan pembatasan kecepatan kereta. Sebelum kereta api meninggalkan stasiun, PPKA memberikan izin kepada kepala kondektur untuk meninggalkan kereta.

ANALISIS MATERIAL KEBUTUHAN KONSTRUKSI

Kebutuhan Rel

Rel pendek merupakan rel yang dibuat dari beberapa rel standar yang dilas menjadi satu dan dibuat di lokasi pekerjaan. Rel panjang adalah rel yang terbuat dari beberapa rel pendek dengan panjang maksimal tergantung jenis tempat tidur dan tipe yang digunakan. Pada perancangan ini digunakan rel dengan panjang 250 meter, sedangkan bantalan yang digunakan adalah bantalan beton.

Desain ini menggunakan rel sepanjang 250 meter dan dipasang pada suhu 30°C, sehingga jaraknya bertambah 11 mm. Pada area yang melengkung atau melengkung, digunakan rel standar sepanjang 20 meter, dipasang pada suhu 30 °C dengan celah sambungan ekspansi 5 mm.

Penentuan Jumlah Bantalan dan Penambat Rel

Dalam pelan ini, penambat KA-Klip digunakan, dengan mengandaikan bahawa satu galas trek digunakan untuk 4 Klip KA.

Perhitungan Volume Ballas

Perhitungan Volume Sub Ballas ( Bawah Ballas )

Volume Galian Dan Timbunan

DRAINASE

Dasar Perencanaan

Pada perancangan drainase ini, drainase permukaan digunakan untuk mengalirkan atau membuang air pada permukaan tanah kawasan rel kereta api. Drainase memanjang (lateral), yaitu drainase permukaan yang terletak di lokasi perkemahan dan memanjang searah dengan rel kereta api. Drainase melintang (transversedrainase), yaitu drainase permukaan yang letak dan arahnya sepanjang arah rel kereta api.

Jika perkuatan saluran diperlukan, kayu atau batu atau batu bata yang diplester atau mortar beton dapat digunakan tergantung pada keadaan. Dimensi bagian atau bagian tersebut harus cukup besar untuk mengalirkan air ke permukaan yang akan dikuras.

Perhitungan Drainase

BANGUNAN PELENGKAP

  • Wesel
  • Perlintasan Dengan Jalan Raya
  • Stasiun
  • Emplasment
  • Bangunan Pelengkap Lain
  • Rambu Rambu Pendukung Perjalanan Kereta Api

Stasiun kereta api kelas menengah mempunyai 4 sampai 5 jalur kereta api dan dapat digunakan untuk shunting, tidak mempunyai depo lokomotif tetapi mempunyai depo untuk menyimpan gerbong kereta. Sistem blok pada dasarnya membagi lalu lintas menjadi beberapa blok, sehingga hanya ada satu kereta api di satu blok lintasan dalam satu waktu. Rambu ini memuat informasi bahwa lalu lintas mempunyai geometri rel kereta api yang miring atau menurun.

Di sebelah selatan atau utara rel terdapat pos-pos yang memberikan informasi tentang Km (kilometer) dan Hm (hektometer). Fungsi isyarat bel adalah untuk memberitahukan kepada penjaga bahwa akan ada kereta api yang lewat, ditandai dengan satu atau dua bunyi yang menandakan ke arah mana kereta tersebut lewat.

Gambar   rencana   tata   letak   jalur   kereta   api   di   stasiun,   sepur   dan   wesel digambar   dengan   garis   tunggal   panjang,   serta   ukuran   wesel   mudah   diketahui dengan digambar bagan
Gambar rencana tata letak jalur kereta api di stasiun, sepur dan wesel digambar dengan garis tunggal panjang, serta ukuran wesel mudah diketahui dengan digambar bagan

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Gambar

Gambar 3. 1 Lengkung lingkaran
Tabel 3.1.1 Kecepatan Rencana dan Jari-jari Minimum
Gambar 3. 2 Peninggian Elevasi Rel Pada Lengkungan Jalur Ganda Tabel Peninggian Rel
Tabel Alinyemen Horizontal
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dengan banyaknya yang mengantri maka masyarakat dapat memilih menggunakan moda transportasi darat yang ada disana yaitu moda bus dan kereta api untuk melakukan perjalanan..

Rencana pengembangan jaringan kereta api yang akan dibangun perlu kiranya dilakukan integrasi inter dan antar moda dengan simpul transportasi, sehingga jalur kereta

Jumlah km penumpang angkutan darat yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada Desember 2016 sebanyak 12,16 juta kilometer penumpang,

Jumlah km penumpang angkutan darat yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada Agustus 2017 sebanyak 12,79 juta kilometer penumpang, turun sebesar

direalisasikan. Kereta api sebagai sarana angkutan massal diharapkan menjadi moda utama dalam melayani pergerakan orang di kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya. Dengan jaringan

Abstrak--Kereta Api adalah salah satu moda angkutan massal yang banyak diminati oleh masyarakat. Dalam operasionalnya tidak dapat dihindari apabila relnya bersinggungan dengan

Jumlah km penumpang angkutan darat yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung pada Januari 2015 mencapai 11,09 juta kilometer penumpang, turun

Diduga bahwa solusi atau faktor terbesar yang mempengaruhi keputusan penggunaan moda angkutan darat kereta api Ciremai Ekspres adalah penerapan 4 alat dari bauran