• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa & Perancangan SI 3

N/A
N/A
Bayu Septiana Aziz

Academic year: 2024

Membagikan "Analisa & Perancangan SI 3"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

SDLC (SOFTWARE

DEVELOPMENT LIFE CYCLE)

(2)

SDLC

WHAT IS ?

SDLC ADALAH KEPENDEKAN DARI SYSTEMS DEVELOPMENT LIFE CYCLE

atau dalam bahasa Indonesia disebut siklus hidup pengembangan sistem.

SDLC terdiri dari beberapa tahapan, yang umum diajarkan pada rekayasa perangkat lunak atau analis sistem, ia terdiri dari 6 tahapan, yakni:

(3)

1. Plaining

Plaining (perencanaan) adalah feasibility dan wawancara , observasi, Quesener. Jika pada tahap Feasibility hasilnya baik maka langsung ketahap investigasi dan diberi form kepada client untuk mencatat kebutuhan client. Dalam sistem investigasi, dapat berupa wawancara, kuosiener atau observation. Dalam tahap ini hal yang pertama dilakukan adalah memberikan form ke user yang digunakan untuk

mengetahui permintaan user.

Apa itu feasibility?

Feasibility dalam konteks SDLC (Software Development Life Cycle) merujuk pada kelayakan atau keberlanjutan suatu proyek pengembangan perangkat lunak. Evaluasi kelayakan dilakukan untuk menentukan apakah suatu proyek layak dilaksanakan dari segi teknis, ekonomi, jadwal, dan organisasi

(4)

2.Analysis/Analisa

Analisa Teknologi.

Contoh ingin membuat aplikasi web!

• Menganalisis teknologi apa yang digunakan untuk desain Web?

Seperti menggunakan desain grafis untuk tampilan antar muka ,maka memerlukan teknologi seperti

Adobe Photoshop, adobe XD, DLL

• Memerlukan seperti Mysql, MSAccess, dll. untuk membuat database.

• Memakai Star UML atau MS Visio untuk membuat diagram

• Memerlukan Bahasa pemograman yang akan di pakai

misalkan PHP, Java ataupun framework yang akan di

pakai nantinya.

(5)

Analisa informasi.

Mengenai informasi data yang akan menjadi

data tetap dan data dinamis, kategori informasi data tetap adalah : profile perusahaan, visi dan misi, sejarah perusahaan, latar belakang

perusahaan.

Informasi dinamis adalah informasi yang selalu berubah dalam setiap periodik dapat setiap hari atau setiap jam.

Contoh Informasi dinamis dalam sistem ini adalah:

1. Informasi persediaan ( stock ) produk 2. Informasi Harga Produk dan diskon

3. Informasi Artikel, tips dan trik

4. Informasi dari masing keunggulan Produk

atau produk yang sedang trend

(6)

Analisa User.

• Mengkatogorikan user yang digunakan dalam sistem informasi Web. User yang sudah memahami dan

yang belum memahami.

• Atau pun menganalisis actor yang akan memakai aplikasi nantinya

Analisa Biaya dan Resiko.

Dalam tahap ini diperhitungkan biaya yang akan

dikeluarkan seperti biaya maintenance ( membayar

domain ke ISP) atau biaya kirim ke user. Resiko yang

terjadi adalah tidak sampainya produk ke user atau

penipuan dari user.

(7)

3. Desain

Desain Sistem (System Design): Tahap ini fokus pada merancang arsitektur sistem secara keseluruhan. Ini mencakup pemilihan platform teknologi, pemodelan basis data, desain antarmuka pengguna, dan integrasi sistem- sistem yang ada (jika diperlukan). Tujuan dari desain sistem adalah menghasilkan rencana atau blueprint yang jelas untuk pengembangan sistem.

Desain Detail (Detailed Design): Setelah desain sistem selesai, tahap selanjutnya adalah desain detail. Pada tahap ini, rincian implementasi dari setiap komponen sistem dirancang. Ini meliputi rancangan struktur data, algoritma, modul-modul program, dan interaksi antarmuka pengguna.

Desain detail ini seringkali diwakili dalam bentuk diagram, flowchart, dan dokumen teknis lainnya.

(8)

4. Development

• Pembuatan Kode (Coding): Pengembang menulis kode program berdasarkan rancangan yang telah dibuat sebelumnya.

Kode ini harus mematuhi standar kode dan arsitektur yang telah ditetapkan.

• Pelatihan Pengguna (User Training): Jika

diperlukan, pelatihan pengguna dilakukan

untuk memastikan bahwa pengguna dapat

menggunakan sistem dengan benar setelah

implementasi.

(9)

5. Testing

Tahap pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa

perangkat lunak berfungsi dengan benar sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

Pengujian Black Box (Black Box Testing):

1. Metode pengujian yang berfokus pada fungsionalitas perangkat lunak.

2. Pengujian dilakukan tanpa memperhatikan struktur internal kode atau logika program.

3. Pengujian dilakukan berdasarkan spesifikasi persyaratan fungsional yang telah ditetapkan sebelumnya.

4. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kesalahan dalam fungsionalitas perangkat lunak tanpa harus mengetahui detail implementasinya.

Pengujian White Box (White Box Testing):

1. Metode pengujian yang melibatkan pemahaman struktur internal kode program.

2. Pengujian dilakukan dengan melihat logika program, alur eksekusi, dan struktur data yang digunakan.

3. Pengujian dilakukan berdasarkan pengetahuan tentang bagaimana kode program diimplementasikan.

4. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kesalahan dalam logika program, alur eksekusi, dan masalah kinerja.

(10)

6. Maintenance

Pemeliharaan Perbaikan (Corrective Maintenance):

Merupakan pemeliharaan yang dilakukan untuk memperbaiki bug atau kesalahan yang ditemukan setelah perangkat lunak diimplementasikan.

Pemeliharaan Adaptif (Adaptive Maintenance): Merupakan pemeliharaan yang dilakukan untuk mengadaptasi perangkat lunak terhadap perubahan lingkungan, seperti perubahan kebutuhan pengguna atau perubahan perangkat keras atau perangkat lunak yang terkait.

Pemeliharaan Perfective (Perfective Maintenance):

Merupakan pemeliharaan yang dilakukan untuk meningkatkan atau memperluas fungsionalitas perangkat lunak, tanpa mengubah fungsionalitas yang ada.

Pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenance):

Merupakan pemeliharaan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah atau kegagalan di masa depan. Ini dapat melibatkan perbaikan proaktif atau perubahan pada perangkat lunak.

(11)

SDLC

MENURUT AHLI

Menurut Prof. Dr. Sri Mulyani, AK., CA. (2017) SDLC adalah proses logika yang digunakan oleh seorang analis sistem untuk mengembangkan sebuah sistem informasi yang melibatkan requirments, validation, training dan pemilik sistem.

KESIMPULAN

Pengertian SDLC adalah siklus atau tahapan yang digunakan dalam pembuatan/pengembangan suatu sistem informasi agar pengerjaan sistem berjalan secara terstruktur, efektif dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

(12)
(13)

TERIMA

KASIH

Referensi

Dokumen terkait

menghasilkan hasil yang sama yaitu sebuah blueprint yang. menjadi landasan pengembangan

Melihat permasalahan diatas, diperlukan suatu perancangan untuk membuat dan menghasilkan pemodelan sistem untuk tahap requirement, analysis, dan design yang

Dengan selesainya tahap analisis sistem tahap selanjutnya setelah selesai melakukan analisis sistem dan interpretasi data yang harus dilakukan adalah membuat desain

Tahap perancangan telah dilakukan dengan menghasilkan use case diagram sistem informasi penjualan E-CRM, kemudian langkah selanjutnya membuat perancangan sequence

Prinsip desain merupakan aturan dasar yang harus diikuti dalam proses perancangan sebuah desain dalam hal ini perancangan furnitur rak buku guna menghasilkan desain yang

sequence diagram alokasi rencana dan realisasi budget menggambarkan dengan jelas bagaimana admin memilih jadwal pameran dan menginput alokasi rencana dan realisasi

Perancangan sistem, yaitu membuat desain aliran kerja manajemen dan desain pemrograman yang diperlukan untuk pengembangan sistem informasi Setelah tahap analisis sistem selesai

DESKRIPSI MATA KULIAH : Matakuliah ini membahas materi tentang analisa system dan teknik merancang pada sistem yang sudah terkomputerisasi maupun yang masih manual sehingga mampu