PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Pembagian Ruangan Tertutup
Hampir sebagian besar kematian awak kapal di ruang terbatas disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pengetahuan awak kapal tentang bahaya di ruang terbatas dan ketidakpatuhan terhadap tindakan pencegahan. Berdasarkan penjelasan di atas, Anda dapat mengidentifikasi bahwa Enclosed space terdapat pada area kerja.
Jenis-Jenis Tangki Di Atas Kapal
Pada kapal pengangkut berukuran besar terkadang tidak terdapat tangki pemberat sehingga tangki yang digunakan untuk penyeimbang adalah tangki pengangkut. Tangki air limbah merupakan jenis tangki yang digunakan untuk menampung minyak, sisa minyak berat kotor dan tangki berisi air cucian.
Prosedur Standar Memasuki Ruangan Tertutup
Perangkat mesin atau bagian kerja apa pun yang dapat membahayakan orang yang memasuki ruangan. Sebelum dan selama penilaian tangki, sangat penting untuk memastikan bahwa personel/penerima tugas bekerja di semua pintu. Apakah komunikasi antara orang yang berada di pintu masuk dan orang yang memasuki ruangan telah disepakati?
Prosedur korespondensi antara individu yang memasuki tangki, individu yang ditugaskan pada pekerja di pintu masuk, komandan yang disetujui/individu yang diberi wewenang, atau individu yang terkait dengan ruang mesin/jarak harus ditetapkan sebelum tangki masuk dan percobaan. Orang yang memasuki ruang terbatas dimana terdapat kemungkinan lingkungan berbahaya harus dilengkapi dengan perangkat keras yang secara intrinsik aman. Ketika seorang supervisor mengizinkan staf untuk login, tingkat kemahiran dalam menggunakan perangkat keras harus dipertimbangkan.
Saat menyelesaikan struktur, orang yang dapat dipercaya harus memberikan jangka waktu di mana hibah harus memberikan hasil, tidak lebih dari 24 jam. Area, jenis pekerjaan, data pegawai peserta, tanggung jawab orang yang disetujui, waktu sahnya hibah dan izin resmi.
Tugas Dan Tanggung Jawab Perwira Yang Berhubungan
Untuk menegakkan tanggung jawab tersebut diperlukan sanksi pidana dan sanksi tersebut diatur dalam Undang-Undang Kelautan (Pelayaran) No. 17 Tahun 2008. Pengertian nakhoda dapat dilihat pada Pasal 1 Ayat 41 UU Kelautan yang menyatakan bahwa nakhoda kapal adalah salah satu awak kapal yang merupakan pimpinan tertinggi di kapal serta mempunyai wewenang dan tanggung jawab tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. peraturan. Karena nakhoda bertanggung jawab atas keselamatan kapalnya, maka nakhoda wajib memeriksa keselamatan dan keamanan kapalnya sebelum berlayar.
Selain memeriksa keselamatan kapal sebelum berlayar, nakhoda juga harus melakukan tindakan jika kapal mengalami bahaya. Hal ini diatur dalam Pasal 244 ayat 2 UU Pelayaran yaitu setiap orang yang mengetahui adanya kejadian yang membahayakan kapal dan/atau orang wajib segera melakukan upaya pencegahan, pencarian dan pertolongan serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terdekat. . . Apabila nakhoda mengarungi kapalnya tanpa memperhatikan keselamatan dan keamanan kapal sehingga menimbulkan kecelakaan pada kapal, maka kecelakaan itu menjadi tanggung jawab nakhoda sepenuhnya.
Hal ini sesuai dengan Pasal 249 UU Angkutan Laut, bahwa nakhoda bertanggung jawab atas kecelakaan kapal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 245 UU Angkutan Laut, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya. Manajemen, pengendalian, pengoperasian departemen yang efisien dan aman dan pemeliharaan semua tempat dan peralatan yang menjadi tanggung jawabnya, serta persiapan semua laporan dan catatan yang benar dan tepat waktu sesuai dengan tanggung jawabnya.
Kerangka Pikir
Hipotesis
Jenis Dan Variabel Penelitian
Dalam perkuliahan praktik kelautan, penulis pernah melakukan penelitian terkait masalah ruang terbatas pada kapal. Dalam hal ini penulis fokus pada langkah-langkah yang dilakukan ketika memasuki ruang tertutup pada ruang tangki di atas kapal. Berdasarkan analisis masalah hasil penelitian dimana penulis melakukan praktik laut di MV A FUKU selama kurang lebih 12 bulan, dan menciptakan kondisi aman untuk memasuki ruang tertutup guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja di atas kapal MV.
Berdasarkan data diatas yang diperoleh penulis dan hasil pengamatan dalam penelitian penulis langsung di atas kapal pada saat praktek laut, maka checklist ruang tertutup untuk memasuki ruangan tertutup telah dilaksanakan dengan baik sesuai peraturan atau ketentuan yang berlaku dan merupakan Penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja adalah karena human error akibat kurangnya kesadaran awak kapal MV A FUKU tentang pentingnya penggunaan alat keselamatan dan bahaya di ruang tertutup jika tidak menggunakan alat keselamatan padahal tidak. memasuki ruang tertutup yang menyebabkan kecelakaan sebagaimana dijelaskan pada hasil penelitian. Perlengkapan yang akan digunakan pada saat melakukan tata cara memasuki ruangan terkunci di atas kapal MV A FUKU berdasarkan perbandingan di atas kapal dan sesuai dengan aturan yang ada sebagai berikut. Berdasarkan tabel di atas mengenai perbandingan peralatan keselamatan di atas kapal dan yang sesuai dengan ketentuan, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa peralatan di kapal tempat penulis melakukan penelitian belum sepenuhnya lengkap, melainkan untuk membuat keamanan kerja. dengan memanfaatkan peralatan keselamatan yang tersedia, tujuan menghindari kecelakaan kerja sebagian besar telah terpenuhi sehingga kecelakaan yang penulis temukan pada hasil penelitian tidak terjadi pada saat memasuki ruang tertutup.
Berdasarkan pembahasan diatas, maka sangat penting untuk mengikuti langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat memasuki ruangan tertutup di dalam tangki, yaitu persiapan-persiapan yang dilakukan sebelum memasuki ruangan tertutup Berdasarkan analisa permasalahan penyebab kecelakaan yang terjadi pada saat memasuki ruangan tertutup. dan ruangan tertutup lainnya, maka dari itu penulis akan membahas tentang persiapan yang harus dilakukan saat memasuki ruangan tertutup tersebut agar tercipta kondisi yang ideal. 47 dengan gas inert, pengujian dengan pengukur oksigen harus dilakukan untuk menentukan apakah ada kekurangan oksigen sebelum masuk untuk melakukan pekerjaan di ruang terbatas.
Deskripsi Fokus
Populasi Dan Sampel Penelitian
Populasi penelitian ini adalah awak kapal yang melakukan prosedur memasuki ruang terbatas di dalam tangki di atas kapal MV. Berkaitan dengan hal tersebut, pelaksanaan prosedur memasuki ruang tertutup yang dilakukan oleh boson dan kapal tangki di dalam tangki di atas MV digunakan sebagai sampel penelitian.
Teknik Pengumpulan Data
27 Penelitian dilakukan dengan cara mengkaji dan memusatkan perhatian pada tulisan, buku, dan karya yang berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas. Catatan ini berfokus pada prosedur yang digunakan untuk melengkapi informasi dengan menantang asumsi dan digunakan sebagai alasan hipotetis untuk menyelesaikan penelitian yang memiliki premis yang kuat, bukan sekadar penelitian.
Sumber Data
Teknik Analisis Data
GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN
Sejarah Kapal MV. A FUKU (3EVF5)
Data-Data Kapal
Tabel Daftar Crew MV. A FUKU
Struktur Organisasi Kapal MV. A FUKU
Hasil Penelitian
Izin ini berlaku untuk masuk ke dalam ruang terbatas mana pun dan harus dilengkapi oleh nakhoda atau penanggung jawab dan oleh siapa pun yang memasuki ruang tersebut. Apakah prosedur darurat dan evakuasi sudah diterapkan dan dipahami oleh semua personel yang terlibat saat memasuki ruang terbatas. Uji gas, oksigen, dan uap harus dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi di dalam sebelum dilakukan pekerjaan apa pun untuk memasuki ruang terbatas.
Dari uraian skripsi yang telah dibahas pada bab-bab sebelumnya, dapat kita simpulkan bahwa bahaya bekerja di ruang tertutup harus diperhatikan apabila memasuki ruang tertutup. ruang terbatas adalah ruang tersebut harus mengandung konsentrasi oksigen sebesar 21% volume, konsentrasi gas hidrokarbon kurang dari 1% LEL dan tidak terdapat gas beracun lainnya.Ada 4 hal penting yang perlu diperhatikan saat memasuki ruang terbatas, yaitu izin ruang terbatas, pengujian atmosfer, daftar periksa ruang terbatas dan alat pelindung diri (APD). Setelah memenuhi prosedur standar untuk memasuki ruang terbatas berarti pekerjaan dapat dilakukan dengan aman di ruang terbatas untuk mencegah risiko dan bahaya kerja untuk memastikan keselamatan awak kapal MV A FUKU. Saran yang penulis dapat dari kesimpulan tersebut adalah diharapkan agar seluruh awak kapal, perusahaan, pemilik kapal atau otoritas pelabuhan sebagai pengawas di bidang pelayaran setiap tahunnya memberikan nasehat atau pelatihan mengenai tata cara yang benar dalam memasuki ruang TERTUTUP demi keselamatan dan pencegahan. kecelakaan kerja di kapal MV. Kendala dan kendala apa saja yang ditemui awak kapal saat memasuki ruang terbatas di lambung kapal MV A FUKU.
Yang menjadi kendala dan hambatan ketika memasuki ruang tertutup tangki lambung kapal adalah masih adanya sisa gas di dalam tangki yang belum hilang seluruhnya setelah proses bebas gas, sehingga hasil yang ditunjukkan oleh detektor gas kurang akurat. . Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada saat memasuki ruang terbatas adalah dengan melakukan latihan memasuki ruang terbatas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada saat memasuki ruang terbatas adalah dengan membiasakan diri dengan peralatan keselamatan dan kondisi di dalam ruang terbatas.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada saat memasuki ruang terbatas di atas kapal adalah dengan mendengarkan dan memperhatikan pada saat safety meeting apa yang dijelaskan oleh First Officer.
Pembahasan
SIMPULAN DAN SARAN
Saran
Berita Media Maritim (EMARITIM) Kronologi Kematian Kru Kapal Tunda (online) Edisi 17, http://www.EMARITIM.com. Diakses pada 13 Mei 2019. Tata cara memasuki ruang terbatas sesuai dengan SoP (Standard Operating Procedure) yaitu adanya izin masuk ruang terbatas, kadar oksigen lebih tinggi dari 21%, konsentrasi gas hidrokarbon tidak lebih dari 1%, ventilasi udara berfungsi dengan baik, peralatan keselamatan siap menjamin komunikasi berjalan lancar. dipelihara dan seseorang menemani Anda di tempat kerja. Upaya apa yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada saat akses tertutup di MV A FUKU.
Siapkan peralatan keselamatan, jangan masuk ke dalam tangki sendirian tanpa pengawasan, konsentrasi pada apa yang dilakukan dan jangan lengah. Hal utama yang menjadi kendala saat memasuki ruang terbatas di dalam tangki adalah jika diperlukan alat berat harus membawanya dengan sangat hati-hati dan membawanya kembali juga membutuhkan tenaga yang besar. Tata cara keselamatan masuk ke dalam tangki adalah anda bisa masuk setelah petugas 1 memeriksa isi gas di dalam tangki, ada satu orang di luar yang menemani anda, anda harus dalam keadaan sehat, peralatan keselamatan sudah siap, jika anda merasa pusing segera ambil segera bangun dan keluar dari tangki.
Hal yang dapat menimbulkan hambatan dan hambatan pada saat memasuki tangki adalah kondisi fisik yang belum diperbaiki setelah menahan beban atau bermanuver. Kesehatan mempunyai dampak langsung terhadap pekerjaan sehingga hasil yang diperoleh tidak tuntas dan dapat timbul resiko kecelakaan di dalam tangki.