• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 LANDASAN TEORI

N/A
N/A
udung sutisna

Academic year: 2024

Membagikan "BAB 2 LANDASAN TEORI "

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 2

LANDASAN TEORI A. Intensitas Membaca Alkuran

1. Pengertian Intensitas

a. Menurut KBBI, arti intensitas adalah keadaan tingkatan atau ukuran intensnya. Intens bisa menunjukkan sebuah kekuatan.

Intensitas g berarti kuat, keras, atau hebat. Intensitas menunjukkan kualitas atau keadaan yang intens. Intensitas menggambarkan kekuatan dari sesuatu yang dapat diukur seperti cahaya, suara, atau kecepatan. Intensitas juga berarti kualitas yang menjadi sangat serius dan memiliki emosi atau pendapat yang kuat. Intensitas adalah kualitas saat merasa kuat atau memiliki efek yang kuat. Intensitas adalah kata yang digunakan ketika membahas tingkatan hal-hal tertentu. Intensitas adalah derajat, volume, atau besarnya sesuatu, seperti api, emosi, cuaca, pekerjaan, atau gairah.1

b. Menurut Kaloh Intensitas merupakan tingkat keseringan seseorang dalammelakukan suatu kegiatan tertentu yang didasari rasa senang dengan kegiatan yang dilakukan. Perasaan senang terhadap kegiatan yang akan dilakukan dapat mendorong orang yang bersangkutan melakukan kegiatan tersebut secara berulang-ulang. Sebaliknya, orang yang mempunyai perasaan tidak suka terhadap suatu kegiatan akan jarang melakukan kegiatan yang tidak disukai 2

c. Menurut yuniar dan nurwidawati Intensitas merupakan tingkat keseringan seseorang dalam melakukan suatu kegiatan tertentu yang di dasarkan rasa senang terhadap kegiatan yang dilakukan.3

1 Sendari ayu anugrah,pengertian intens menurut KBBI

2 Gischa Serafica,Compas.com,Pengertian intensitas.

3 Jurnal repository,pengeertian intensitas

(2)

d. Menurut Poerwadarminta intensitas ialah suatu kegiatan yang sungguh-sungguh mendalam dan hal tersebut dapat bertambah dan kadang-kadang berkurang atau melemah. Indikator dari intensitas adalah keseringan (kontinuitas), kesungguhan atau kebulatan tekad (semangat) dan tenaga yang dikerahkan untuk melakukan suatu usaha (perhatian).4

e. Menurut rinjani dan firmanto Intensitas yaitu kedalaman atau reaksi emosional dan kekuatan yang mendukung suatu pendapat atau sikap.

Intensitas juga diartikan sebagai tingkat/ukuran intensitasnya 5 2. Pengertian Tadarus

a. Tadarus berasal dari asal kata “darasa yadrusu”, yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji, dan mengambil pelajaran.

Lalu ketambahan huruf ta’ di depannya sehingga menjadi tadarasa yatadarasu, maka maknanya bertambah menjadi saling belajar, atau mempelajari secara lebih mendalam.

Tadarus menurut bahasa berarti belajar. Istilah ini diartikan dan digunakan dengan pengertian khusus, yaitu membaca Al-Quran semata-mata untuk ibadah kepada Allah dan memperoleh pemahaman terhadap ajaran Al-Quran. Selain itu tadarus juga berarti membaca, mempelajari dan mengaktualisasikan kandungan isi Al-Quran. Hal itu merupakan ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT.

Jika diambil garis besarnya, tadarus adalah membaca dan mempelajari ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan bersama-sama secara bergantian.

Maksudnya ada salah seorang yang membaca sedangkan yang lain menyimak begitu seterusnya secara bergantian. Dengan cara ini akan

4 Jurnal walisongo,

5 Rinjani,firmanto,repository uin

(3)

terjaga kebenaran dan ketartilan dalam membaca ayat-ayat Al- Qur’an.6

b. Ibnu Abbas berkata, “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan kepadanya Al Quran. Jibril menemui setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan kepadanya Al Quran.

Rasulullah ketika ditemui Jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.” (HR.Bukhari & Muslim)

Selain itu, terdapat pernyataan lain mengenai pengertian tadarus.

Tadarus berasal dari Bahasa Arab, yaitu terdiri dari kata ‘darosa’ atau

‘yadrusu’ yang berarti mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji, dan mengambil pelajaran dari wahyu Allah SWT.

3. Pengertian Alkuran

a.

secara bahasa diambil dari kata: رق ا - ارقققي- ةارققق- اققنارقو yang berarti sesuatu yang dibaca. Arti ini mempunyai makna anjuran kepada umat Islam untuk membaca Alquran. Alquran juga bentuk mashdar dari ةارققققلا yang berarti menghimpun dan mengumpulkan. Dikatakan demikian sebab seolah-olah Alquran menghimpun beberapa huruf, kata, dan kalimat secara tertib sehingga tersusun rapi dan benar.1 Oleh karena itu Alquran harus dibaca dengan benar sesuai sesuai dengan makhraj dan sifat-sifat hurufnya, juga dipahami, diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan tujuan apa yang dialami masyarakat untuk menghidupkan Alquran baik secara teks, lisan ataupun budaya.7

b.

Menurut Imam al-Ghazali, Alquran adalah kitab suci yang diwahyukan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai panduan hidup umat manusia. Kitab suci ini mengandung hukum-

6 Sitoresmi rifka,tadarus adalah mempelajari alkuran

7 Jurnal Repository uin banten

(4)

hukum, ajaran-ajaran, dan pelajaran-pelajaran moral yang seharusnya dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Selain itu, Alquran mengandung pembahasan tentang sejarah, keagamaan, moral, dan etika.8

c.

Menurut Syeikh Muhammad Khudari Beik, Al-Qur’an merupakan firman Allah SWT dalam bentuk berbahasa arab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw untuk dipahami isinya dan disampaikan kepada umatnya dengan cara mutawatir ditulis dalam mushaf yang dimulai dari surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Nas.

d.

Menurut Muhammad Ali As-Shabuni Al-Qur’an merupakan friman Allah SWT yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw yang merupakan penutup para nabi dan rasul, dengan perantara malaikat jibril as, ditulis pada mushaf-mushaf yang disampaikan kepada kita secara mutawatir. Mempelajari dan membaca Al-Qur’an merupakan ibadah dan Al-Qur’an dimulai dari surah al-Fatihah dan ditutup dengan surah an-Nas.

e.

Menurut Dr.Subhi As-Salih Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw yang ditulis dalam mushaf, diriwayatkan secara mutawatir dan membacanya bernilai ibadah.

Dari penjelasan pengertian Al-Qur’an diatas dapat disimpulkan bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw dengan perantara malaikat jibril dan disampaikan dengan jalan mutawatir, ditulis dalam mushaf dan membacanya merupakan ibadah.

8 Menurut id

Referensi

Dokumen terkait

Al-Qur'an menurut bahasa artinya bacaan atau yang dibaca. Menurut istilah, Al-Qur'an adalah firman Allah swt. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.. Diturunkan dalam bentuk

Al-Qur'an menurut bahasa artinya bacaan atau yang dibaca. Menurut istilah, Al-Qur'an adalah firman Allah swt. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.. Diturunkan dalam bentuk

Al-Qur’an adalah kalam atau firman Allah Swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw yang pembacaannya merupakan suatu ibadah.’’ 4 Dalam definisi ‘’kalam’’ merupakan

(yaitu Nabi Muhammad saw) melalui Malaikat Jibril yang tertulis pada mushaf, yang diriwayatkan kepada kita secara mutawatir, dinilai ibadah membacanya, yang

“ Al-Qur’an adalah firman Allah swt yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw, yang memiliki kemukjizatan lafal, membacanya bernilai ibadah, diriwayatkan secara mutawatir,

firman Allah, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai Rasul Allah, diturunkan secara berangsur-angsur yang bertujuan menjadi petunjuk bagi umat Islam

Menurut istilah, Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman-firman Allah SWT yang diwahyukan dalam bahasa Arab kepada rasul/nabi terakhir Nabi Muhammad SAW

Al-Qur‟an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah swt. kepada Nabi Muhammad saw. sebagai salah satu mukjizat kerasulannya. Al- Qur‟an merupakan