• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

18

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Prosedur Penelitian 3.1.1 Studi Literatur

Tahap awal, dilakukan studi literatur yang berhubungan dengan gagasan penelitian yang menjadi acuan dalam penelitian ini. Literatur yang digunakan berdasarkan dari buku-buku dan publikasi ilmiah yang berhubungan dengan winglet turbin angin horizontal. Dari studi literatur dilakukan pengumpulan data dari beberapa desain winglet yang dapat meningkatkan performa turbin angin horizontal.

3.1.2 Penentuan Spesifikasi Rotor Turbin Angin Horizontal

Penentuan spesifikasi awal rotor dan kondisi operasi blade merupakan acuan dan parameter dalam perancangan geometri dari winglet pada turbin angin sumbu horizontal. Jenis rotor yang digunakan pada penelitian ini adalah blade jenis taper, dengan jenis airfoil NACA 4412. Rotor disimulasikan pada kecepatan angin (V) mulai dari 3 m/s untuk turbin angin dengan tiga buah blade memiliki tip speed ratio ( ) yang optimum pada rentang 6 sampai 8. Berikut spesifikasi rotor yang digunakan pada Tabel 3.1.

Tabel 3.1 Spesifikasi rotor Parameter Rotor

Jenis blade Taper

Jenis airfoil NACA 4412

Diameter rotor (D) 1600 mm

Chord (C) 52 mm – 123 mm

Twist angle (β) 4.64º – 15.66º

Jumlah blade (N) 3

\

(2)

19 3.1.3 Perancangan Winglet

A. Penentuan Jenis dan Dimensi Winglet

Penelitian ini, digunakan dua jenis winglet yaitu jenis upstream dan downstream, berdasarkan rancangan Ren Yiru dkk pada tahun 2019 seperti pada Gambar 2.6 yang kemudian dimodifikasi menyesuaikan rancangan dari rotor yang digunakan pada turbin angin horizontal TSD 500 Watt. Berikut spesifikasi winglet yang digunakan pada Tabel 3.2.

Tabel 3.1 Spesifikasi winglet Parameter Winglet

Tinggi (H) 56 mm (7%); 72 mm (9%)

Cant Angle (CA) 90°

Airfoil NACA 4412

Tip chord (Tc) 32 mm

B. Perancangan Winglet 3D

Perancangan winglet secara 3D dilakukan menggunakan aplikasi SolidWorks yang meliputi bentuk winglet pada Gambar 3.2 dan Gambar 3.3.

Gambar 3.1 Desain 3D blade dengan winglet upstream

(3)

20 Gambar 3.2 Desain 3D blade dengan winglet downstream

3.1.4 Simulasi Turbin Angin A. Preprocessing

Tahap Preprocessing dilakukan proses awalan simulasi numerik. Tahap preprocessing meliputi pembuatan domain, terdapat dua bentuk domain yaitu domain berputar (rotating domain) dan domain tetap (static domain). Domain yang berputar terdapat pada bagian diameter terluar turbin angin berbentuk lingkaran, domain ini digunakan sebagai lintasan pada bagian rotating motion.

Domain tetap yang berfungsi sebagai letak aliran fluida, domain ini tidak bergerak seperti pada Gambar 3.3.

(4)

21 Gambar 3.3 Rotating domain dan static domain turbin angin

Pembuatan meshing adalah pembagian objek menjadi bagian-bagian yang lebih kecil atau dapat disebut cell atau node seperti pada Gambar 3.4. Node dengan jumlah yang semakin banyak maka akan memperoleh simulasi yang tepat dan akurat, akan tetapi proses simulasi akan menjadi lebih lama.

Gambar 3.4 Hasil proses meshing

(5)

22 B. Processing

Tahap processing dilakukan proses pengaturan simulasi numerik untuk mensimulasikan proses aliran angin yang terjadi pada turbin angin, seperti pengaturan pemodelan turbulensi, pengaturan boundary condition dan pengaturan waktu literasi yang dibutuhkan. Selanjutnya, tahap processing akan menghasilkan data-data hasil simulasi sesuai dengan parameter yang telah ditentukan. Hasil data-data selanjutnya divalidasi jika data-data sesuai dengan kriteria maka hasil dari perhitungan dapat diterima dan dapat dilanjutkan pada tahap post processing, jika kriteria tidak sesuai maka dilakukan kembali pembuatan meshing yang lebih baik serta melakukan setting ulang parameter simulasi.

C. Post-processing

Post-processing adalah penampilan hasil data simulasi yang telah diperoleh dari tahap processing, Hasil simulasi yang didapatkan berupa nilai-nilai koefisien seperti drag, lift dan torsi untuk mendapatkan nilai yang akan digunakan dalam perhitungan mencari nilai keofisien daya (CP). Selanjutnya data akan diolah ke dalam bentuk kurva data kuantitatif berupa grafik maupun tabel data, dan dalam bentuk kualitatif seperti bentuk kontur.

3.2 Diagram Alir Penelitian

Diagram alir pada penelitian tugas akhir ini seperti pada Gambar 3.5.

(6)

23 Mulai

Data Spesifikasi Turbin Angin:

1. Spesifikasi Bentuk Turbin Angin 2. Spesifikasi Rotor

3. Spesifikasi Winglet

4. Gambar Rancangan Rotor dengan Winglet Studi Literatur

Simulasi Numerik

CP < 0,59 dan tidak terjadi

error

Analisis Hasil Data

Kesimpulan

Selesai Pengambilan

Data

Tidak

Ya

Gambar 3.5 Diagram alir penelitian

3.3 Variabel Penelitian

Variabel penelitian merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penelitian ataupun menjadi acuan terhadap hasil akhir. Penelitian ini terdiri atas variabel kontrol, variabel bebas, dan variabel kontrol.

(7)

24 3.3.1 Variabel Kontrol

Variabel kontrol adalah variabel yang dibuat konstan sehingga variabel bebas terhadap variabel terikat tidak dipengaruhi oleh faktor luar. Adapun variabel kontrol pada penelitian ini pada Tabel 3.3 sebagai berikut.

Tabel 3.3 Variabel kontrol

Variabel Nilai

Diameter rotor (D) 1,6 m

Massa jenis udara (ρ) 1,225 kg/m3

Kecepatan angin (V) 3 m/s

Cant angle (CA) 90◦

Arifoil blade dan winglet NACA 4412

3.3.2 Variabel Bebas

Variabel bebas atau variabel independen adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat. Variabel bebas pada penelitian ini pada Tabel 3.4 sebagai berikut.

Tabel 3.4 Variabel bebas

Variabel Nilai

Tinggi winglet (H) 56 mm (7%); 72 mm (9%)

Jenis winglet Upstream; Downstream

Tip speed ratio ( ) 6; 7; 8

3.3.3 Variabel Terikat

Variabel terikat atau variabel dependen adalah variabel yang nilainya dapat berubah akibat perubahan dari faktor-faktor tertentu perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel terikat pada penelitian ini pada Tabel 3.5 sebagai berikut.

Tabel 3.5 Variabel terikat

Variabel Nilai

Koefisien Daya (CP) Konstanta

Koefisien Torsi (CT) Konstanta

Vektor Kecepatan Aliran Visual Gambar

(8)

25 3.3.4 Variasi Penelitian

Berdasarkan variabel bebas yang telah ditentukan maka didapatkan variasi penelitian. Berikut variasi penelitian pada Tabel 3.6.

Tabel 3.6 Variasi penelitian Variasi

Jenis Winglet Tinggi Winglet (H) Tip speed ratio ( )

Tanpa Winglet -

6 7 8

Winglet Upstream

56 mm

6 7 8 72 mm

6 7 8

Winglet Downstream

56 mm

6 7 8 72 mm

6 7 8

Referensi

Dokumen terkait

Data – data : - Karakteristik Waduk - Data Teknis Waduk - Debit Aliran - Kebutuhan (Demand) - Evaporasi Skenario Inflow Release Eksisting Simulasi Pengoperasian.. Kinerja

Gambar 4.5 di bawah ini adalah grafik yang menunjukkan perbandingan antara kerugian head total dengan menggunakan metode analisis perhitungan dan simulasi

Studi literatur yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk mengumpukan semua data yang berhubungan dengan penelitian, seperti mengumpulkan data mengenai

Proses penempaan paku keling atau pemasangan paku keling pada rotor assy adalah usaha penyambungan dua material yaitu rotor dan boss rotor menjadi satu kesatuan, dengan

Proses awal pemodelan program simulasi ini, diawali dengan perancangan fungsi- fungsi rutin yang akan membaca atau mengeksekusi data yang akan digunakan dalam proses simulasi... 58

Hasil numerik yang diperoleh dari pengolahan data akan dibandingkan dengan hasil analitik terhadap fenomena multirefleksi pada metamaterial berbasis nanopartikel

Pengolahan data dilaksanakan setelah kegiatan pengumpulan data selesai. Data yang terkumpul berupa hasil karya tulis, tes awal dan tes akhir kemampuan dan pengetahuan menulis

a) Editing, merupakan upaya untuk memeriksa kembali kebenaran data yang diperoleh atau dikumpulkan. b) Coding, merupakan kegiatan pemberian kode numerik (angka)