• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab v kesimpulan dan saran - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "bab v kesimpulan dan saran - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN

Penelitian mengenai waktu pendistribusian berkas rekam medis pasien rawat jalan di Klinik Pucang dapat disimpulkan bahwa :

1. Proses distribusi dokumen rekam medis di Klinik Pucang sebelum adanya SPO Distribusi dilakukan oleh pasien, hal ini dapat menyebabkan keamanan Dokumen Rekam Medis diragukan, karena Dokumen Rekam Medis rawan hilang. Selain itu petugas filing sering menunda pencarian data pasien yang menyebabkan dokumen terlambat saat tiba di Poliklinik.

2. Belum tercapainya target kecepatan pendistribusian yang ditentukan, sehingga terdapat 63,33% berkas rekam medis yang masih terlambat didistribusikanam ke poliklinik rawat jalan.

3. Proses pembuatan SPO dilakukan oleh peneliti dengan bimbingan dr. Indah Prastuti yang mengacu pada SPO yang telah diterapkan di beberapa rumah sakit dengan penyesuaian di Klinik Pucang Sidoarjo.

4. Sosialisasi yang dilaksanakan di Klinik Pucang berjalan dengan lancar, saat sosialisasi SPO Distribusi terjadi tanya jawab antara petugas dengan peneliti. peneliti berasumsi dengan adanya hal ini dapat diartikan petugas memahami penerapan SPO Distribusi Dokumen Rekam Medis di Klinik Pucang dengan baik.

5. Hasil Uji Statistik SPSS 23 menggunakan Data Pretest dan Posttest Uji Independent T-Test, Analisa perbedaan waktu distribusi Dokumen Rekam Medis sebelum dan sesudah SPO diterapkan menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan setelah penerapan SPO Distribusi Dokumen Rekam Medis di Klinik Pucang.

(2)

B. SARAN

1. Sebaiknya petugas pendistribusian rekam medis mempercepat pendistribusian berkas, mengingat pentingnya keberadaan berkas rekam medis di poli pada saat pasien datang berkunjung ke klinik.

2. Sebaiknya Klinik Pucang membuat kebijakan SOP atau Protap yang berkaitan dengan standar kecepatan pendistribusian berkas rekam medis ke poliklinik, sehingga petugas mempunyai pedoman dalam melaksanakan tugasnya serta sebagai acuan untuk mencapai target waktu dalam mendistribusikan berkas rekam medis.

3. Dengan adanya sosialisasi yang dilaksanakan di Klinik Pucang dan telah berjalan dengan lancar peneliti berharap petugas memahami penerapan SPO Distribusi Dokumen Rekam Medis di Klinik Pucang dengan baik dan selalu di terapkan demi perbaikan pelayanan di Klinik Pucang.

4. Dengan adanya perubahan setelah menggunakan SPO peneliti berharap adanya perbaikan pelayanan serta proses pendistribusian Dokumen Rekam Medis di Klinik Pucang

Referensi

Dokumen terkait

Sehingga diharapkan produk ini dapat digunakan sebagai penanda berkas rekam medis keluar ruangan sehingga dapat menjadikan waktu pengembalian berkas rekam medis menjadi lebih efisien

Tracer adalah alat yang digunakan sebagai pengganti berkas rekam medis yang diambil dari rak penyimpanan sehingga tracer berfungsi sebagai petunjuk keluar berkas rekam medis yang keluar

Bagi Puskesmas Ardimulyo Meskipun pelayanan yang diberikan petugas kepada pasien termasuk dalam kategori puas pada dimensi bukti fisik, ketanggapan, jaminan, empati dan cukup puas pada

11 penelitian ini adalah 2 petugas rekam medis bagian filing Pengumpulan data : Observasi dan wawancara Analisis : Analisis Kualitatif memiliki kualifikasi D3 Rekam Medis

19 rekam medis Literature 4 - Literature 5 Sebagian besar petugas berpendidikan SLTA/Sederajat dan hanya ditemukan satu orang petugas rekam medis yang berlatar belakang

Berdasarkan hasil wawancara petugas rekam medis di Rumah Sakit Baptis Batu, dikatakan bahwa tidak ada pengecekan terhadap kelengkapan dokumen rekam medis dan keakuratan kode diagnosis

4 Rekomendasi solusi yang dapat dilakukan yaitu petugas dapat mengikuti pelatihan rekam medis minimal 2 kali dalam setahun yang dapat diadakan oleh pihak puskesmas internal atau oleh

5.1.2 Penyebab keterlambatan penyediaan berkas RM rawat jalan di RS DKT Sidoarjo melalui unsur 5M adalah man kualifikasi pendidikan petugas masih belum sesuai standar yang ditetapkan,