• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

336 BAB V PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Setelah dilakukan perhitungan dan analisi Tugas akhir dengan judul Perencanaan Jembatan Rangka Baja Sungai Kelekar Ruas Koramil – Tanjung Seneh Kabupaten Ogan Ilir Bentang 70 M, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Pelat Lantai Kendaraan

Untuk pelat atap dengan tebal 300 mm memakai tulangan D16-70 arah x dan D13-150 arah y.

2. Trotoar

Dalam perhitungan trotoar digunakan tinggi 50 cm dan lebar 150 cm dengan memakai tulangan D16 – 250.

3. Gelagar Melintang

Dalam perencanaan gelagar melintang WF 800 x 300 x 16 x 30, dengan As = 307,6 cm2 ; h = 80,8 cm; b = 30,2 cm; tf = 3,0 cm; tw = 1,6 cm;

berat = 241 Kg/m.

4. Ikatan Angin.

Dalam perencanaan ikatan angin batang diagonal menggunakan profil L 200 x 200 x 16, batang vertikal WF 300 x 300 x 12 x 12. Sedangkan ikatan angin bawah batang diagonal menggunakan profil L 100 x 100 x 10.

5. Rangka Utama

Dalam perencanaan ini rangka utama menggunakan WF 400 x 400 x 30 x 50.

6. Perletakan (Elastomer)

Dari Perhitungan pembebanan didapatkan ukuran – ukuran untuk elastomer sebagai berikut :

- Elastomer horizontal untuk gaya vertikal dengan ukuran (600 x 450 x 86) mm.

(2)

337

- Elastomer vertikal untuk gaya horizontal dengan ukuran (350 x 170 x 57) mm

- Elastomer vertikal untuk gaya ke samping dengan Ukuran (230 x 150 x 97) mm

7. Lateral Stop

Penulangan Lateral Stop untuk Abutment digunakan tulangan 6D10.

8. Plat Injak

Plat injak direncanakan dengan ketebalan 300 mm, dengan memakai tulangan D13 – 100 dan D13 – 150.

9. Dinding Sayap

Dari perhitungan direncanakan tebal dinding sayap 0,3 m / 0,6 m dengan ketinggian 3,85 m / 5,6 m.

10. Abutment

Direncanakan lebar abutment 4 m, panjang 13,5 m dan tinggi 7 m.

11. Pilar

Direncanakan lebar pilar 6 m, panjang 13,5 m dan tinggi 9 m.

12. Pondasi

Direncanakan pondasi tiang pancang. Pondasi tiang pancang untuk abutment berjumlah 12 buah sedangkan untuk pilar berjumlah 18 buah.

13. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunan ini berdasarkan perhitungan kuantitas pekerjaan, dan harga bahan dan upah saat ini.

5.2. Saran

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, penulis menyampaikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Untuk mendapatkan hasil yang optimal diharapkan kontraktor melakukan pekerjaan seoptimal mungkin.

2. Pemberian sanksi yang tegas pada kontraktor yang melakukan pelanggaran.

3. Diharapkan pada pemerintah untuk melakukan pengawasan akan dalam pekerjaan tidak terjadi hal yang tidak baik.

Referensi

Dokumen terkait

Dimana torsi yang terjadi pada mekanisme engkol luncur kali ini adalah gaya-gaya komponen horizontal F CX dan vertikal F CY pada titik C.. dikalikan panjang dari poros engkol

Apabila rasio antara tinggi struktur bangunan gedung dan ukuran denahnya dalam arah pembebanan gempa sama dengan atau melebihi 3, maka 0.1V harus dianggap beban horizontal

Besarnya volume produksi/penjualan dalam unit digambarkan pada sumbu horizontal (sumbu X) dan besarnya biaya dan penghasilan penjualan digambarkan pada sumbu vertikal (sumbu

1) Garis horizontal sebagai sumbu x (x-axis) yang menggambarkan volume penjualan dalam rupiah, jumlah unit atau persentase. 2) Garis vertikal sebagai sumbu y (y-axis)

Berdasarkan Tabel 5.19 di atas, nilai tegangan horizontal dan vertikal serta regangan untuk respon struktur perkerasan eksisting pada berbagai variasi tebal lapis pondasi

Apabila rasio antara tinggi struktur bangunan gedung dan ukuran denahnya dalam arah pembebanan gempa sama dengan atau melebihi 3, maka 0.1V harus dianggap beban

Untuk jembatan yang mempunyai lengkung horizontal, harus diperhitungkan gaya sentrifugal akibat pengaruh pembebanan lalu lintas untuk seluruh bagian bangunan.. Beban

 Sistem Modul Sistem modul yang digunakan pada apartemen menggunakan modul horizontal dan vertikal, karena selain mempertimbangkan aktivitas dalam bangunan, modul ditentukan juga