BAHAN AJAR PERBANDINGAN
Perbandingan Senilai
Matematika :Kelas VII Semester :Ganjil
Nama Mahasiswa : SAIDA DURU,S.Si Nomor Peserta : 201500220070 Bidang Studi : MATEMATIKA
Perbandingan Senilai dan Perbandingan berbalik nilai
A. PENDAHULUAN
1. Capaian Pembelajaran Capaian Kompetensi :
Di akhir fase D, peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial). Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.
Tujuan Pembelajaran: Melalui pendekatan TPACK (Technologi,Pedagogical Art, Content and Knowledge) dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan metode diskusi, tanya jawab, penugasan berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan presentasi, peserta didik diharapkan mampu: Menjelaskan Konsep, Menentukan nilai dan Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan perbandingan Senilai, dengan rasa ingin tahu, jujur, tanggung jawab, gotong royong, percaya diri, serta dapat mengembangkan kemampuan berfikir tingkat tinggi berbasis 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation) serta berliterasi dengan baik.
B. URAIAN MATERI
KEGIATAN BELAJAR 1 1. Perbandingan Senilai
a. Perbandingan senilai adalah perbandingan dua besaran yang diggambarkan, apabila nilai suatu besaran meningkat, nilai besaran yang lainnya juga akan meningkat. Sebaliknya, jika nilai suatu besaran menurun, nilai besaran yang lainnya juga menurun.
b. Perbandingan senilai dapat juga disebut dengan perbandingan seharga.
Perbandingan senilai atau seharga adalah perbandingan antara dua besaran yang apabila salah satu besaran memiliki nilai semakin besar, maka nilai besaran yang lainnya akan semakin besar dan juga sebaliknya. Perbandingan senilai disebut juga dengan proporsi
c. Contoh Kejadian Perbandingan senilai diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Perbandingan antara jumlah barang dan harga barang
2. Perbandingan antara jumlah tabungan dan waktu penyimpanan 3. perbandingan antara jarak tempuh kenderaan dan waktu tempuh
4. perbandingan antara jumlah makanan dan jumlah orang yang menghabiskan 5.perbandingan antara jumlah pekerja dan upah pembeyaran yang dikeluarkan.
d. Rumus perbandingan senilai
𝒂𝟏 𝒂𝟐 =𝒃𝟏
𝒃𝟐 𝒂𝟏× 𝒃𝟐= 𝒂𝟐× 𝒃𝟏
e. Cara menghitung perbandingan senilai dan contoh soal:
Cara menghitung perbandingan senilai dapat dilakukan dengan tiga acara diantaranya meliputi
1. Berdasarkan Nilai satuan Contoh:
Misalnya harga 4 liter pertamax Rp 29.600,00. Bagaimanakah menentukan harga 25 liter pertamax dengan menggunakan cara nilai satuan?
Pembahasan:
Untuk Menjawab permasalahan tersebut dengan menggunakan nilai satuan, maka harus dicari terlebih dahulu harga satu liter premium.
Karena harga 4 liter pertamax adalah Rp 29.600,00, maka harga satu liter pertamax adalah 29.600,00 : 4 = Rp 7.400,00. Dengan demikian, harga 25 lietr pertamax adalah 25 x Rp 7.400,00 = Rp 185.000,00.
Pada contoh tersebut dismpulkan bahwa untuk mencari perbandingan senilai berdasarkan nilai satuan, maka harus dicari nilai satu satuan barangnya terlebih dahulu.
2. Berdasarkan Perbandingan
Masalah matematika yang berkaitan dengan perbandingan senilai dapat pula diselesaikan dengan menggunakan perbandingan. Perhatikan hubungan antara jumlah liter pertamax dengan harga yang harus dibayar berikut ini.
2 liter = Rp 14.800,00 30 liter =….?
Bagaimana menentukan harga 30 liter pertamax? Terlihat bahwa perbandingan” jumlah liter” pada baris kedua dan baris pertama adalah 30/2. Dengan menggunakan perbandingan diperoleh:
30
2 = 𝑥
14.800,00 Sehingga diperoleh : 𝑥 =30
2 × 14.800,00 = 𝑅𝑝 222.000,00 Jadi harga 30 liter pertamax adalah Rp 222.000,00
3. Menggunakan Grafik
Perbandingan senilai dapat juga di sajikan dalam bentuk grafik.
Contoh:
Harga 1 liter premium =Rp 7.400,00, 2 liter premium RP 14. 800,00, 3 liter premium Rp 22.200,00, dan seterusnya. Apabila data tersebut di sajikan dalam bentuk grafik maka sebagai berikut:
2. Tugas
1) Harga 2 kg bawang merah adalah Rp 5.000, tentukan harga 4 kg bawang merah.
2) Perbandingan jumlah murid kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 pada sebuah sekolah adalah 11 : 10 : 9. Apabila jumlah semua murid disekolah tersebut 1.200 orang.
Berapakah masing-masing jumlah siswa kelas 1, kelas 2 dan kelas 3?
3. Forum Diskusi
a. Pada pembelajaran kali ini konsep materinya yaitu tentang perbandingan senilai yang mana saya mengambil masalah yang dibahas oleh peserta didik dalam kelompok diskusi yaitu tentang jumlah penumpang dengan mobil yang ditumpangi.
https://youtu.be/lJLu-NtIT1M?si=QtV2RIpCUAaK8r3p
C. PENUTUP 1. Rangkuman
a) Pada perbandingan senilai, nilai ukuran suatu objek akan naik atau turun sejalan dengan ukuran objek yang dibandingkan.
2. Tes Formatif
1. Tentukan Perbandingan nilai yang paling "sederhana" antara jambu dan apel.
2. Aditya memiliki tali sepanjang 2,5 m dan Fasya memiliki tali sepanjang 5.000 cm.
Tentukan Perbandingan panjang tali Aditya dan Fasya.
3.
Andini membeli jus Alpukat untuk minum bersama teman-temannya dirumah, jus dibeli sebanyak 3 gelas seharga Rp 30.000. Jika di tempat yang sama Anggi membeli Jus Alpukat dgn uang sebesar Rp.50.000, maka tentukan banyaknya jus yang bisa dibeli Anggi.
DAFTAR PUSTAKA
Dicky Susanto dkk, (2022).Kementrian Pendidikan dan kebudayaan Buku Teks Matematika SMP/MTS Kelas VII
Rani T.P,(2023). Penerapan Model Project Based Leanrning Dalam Perspektif Ontologi Dan Epistemologi Filsafat Pendidikan Matematika
DOI: https://doi.org/10.51878/strategi.v3i1.1956 Jannatul auliah ,Ilustrasi Perbandingan senilai,
http://www.youtube.com/@jannatulaulia1971
https://youtu.be/lJLu-NtIT1M?si=QtV2RIpCUAaK8r3p https://www.youtube.com/@mediapembelajaranmatematik6758
https://youtu.be/nwyyYV-WIBg?si=kbKU7BhodsA7vfSe