1. Yatri Utami 2. Cici Eli Gusnita 3. Ellysa Wilya
4. Sherly Wahyuni 5. Darijon
6. Yesi Novriant KELOMPOK 5
Modul 9
Bahan Belajar Sekolah Dasar
KB 1
Potret Bahan Ajar A. Bentuk Bahan Ajar
Banyak bahan ajar yang dapat digunakan dan dikembangkan untuk membantu siswa
menguasai kompetensi yang diharapkan.
Contoh bahan ajar: buku teks, media tekstl, program video, audio, LKS, majalah, surat kabar, dan sebagainya.
B. Bahan ajar yang digunakan di sekolah
Secara umum, buku teks sebagai bahan ajar hendaknya mengandung komponen-komponen tujuan pembelajaran, uraian materi, dan evaluasi.
Bahan ajar yang paling sering digunakan oleh guru adalah buku teks dan LKS atau buku siswa.
Kelemahan bahan ajar yang digunakan di SD adalah salah konsep, penyajian ilustrasi yang kurang tepat, tdak memadai cakupan materi, penyajian
evaluasi yang tdak sesuai, dan bahasa yang tdak sesuai dengan perkembangan siswa.
KB 2
Pengembangan Bahan Ajar di SD
A. Penulisan Bahan Ajar
1. Merumuskan Tujuan Pembelajaran 2. Menyajikan Materi Pembelajaran 3. Mengembangkan Evaluasi
B. Penggunaan Bahan Ajar yang Sudah Tersedia 1. Kriteria yang berpusat pada tujuan
2. Kriteria yang berkenan dengan siswa
3. Kriteria yang berpusat pada konteks
4. Kriteria yang berpusat pada proses belajar
MODUL 10
POTRET PEMBELAJARAN DI
SEKOLAH DASAR
KB 1
Potret Pembelajaran di Sekolah Dasar
A. Sarana-Prasarana dan keterjangkauan wilayah
Perhatkan contoh 1, 2, 3, dan 4 tentang hubungan proses pembelajaran dan sarana prasarana penunjang.
Dari contoh2 tersebut hendaknya dapat memacu pemerintah untuk dapat memnuhi sarana dan prasarana pendiidkan yang diperlukan untuk lancarnya proses pembeljaran khususnya di SD agar lebih baik lagi.
B. Metode Pembelajaran
Isjoni (2007) menjelaskan bahwa ada banyak guru yang belum kompeten:
1. Belum menguasai bahan
2. Beberapa guru mengajar yang bukan dibidangnya
Selain hal tersebut banyak guru dalam mengajar hanya menggunakan model yang itu-itu saja. Guru hanya senang mengajar dengan cara
sendiri dan kurang memperhatkan yang disenangi peserta didik.
C. Ketdakmerataan Jumlah Guru
Salah satu persoalan guru di tanah air yaitu
perbandingan antara guru yang mengajar didaerah terpencil dengan daerah kota sangat jauh. Di Segi kuanttas, jumlah guru sudah memadai tetapi tdak dengan sisi pemerataan dan kualitasnya.
KB 2
Pembaruan Pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Dasar
A. Pembelajaran Kontekstual
Perhatkan 2 contoh di modul 10.17
Pada 2 kasus contoh tersebut tentu pembelajaran pak marto yang dianggap lebih efektf dan bermakna bagi siswa
(menggunakan pembelajaran konstektual)
B. PAKEM
Merupakan strategi pembelajaran yang partsipatf, aktf, kreatf, efektf, dan menyenangkan.
Gambar 10.2 merupakan contoh pembelajaran model PAKEM
C. Pembelajaran Kooperatf dan Kolaboratf
Suatu pembelajaran yang mnegutamakan adanya kelompok-kelompok.
Mengutamakan kerjasama dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
Ilustrasi modul hal 10.23