• Tidak ada hasil yang ditemukan

c 2020 ANALIS KEBIJAKAN

N/A
N/A
Norhayati Muksin

Academic year: 2023

Membagikan "c 2020 ANALIS KEBIJAKAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Serial Soal SKB CPNS Analis Kebijakan tersedia sampai 100 item soal. Materi kisi-kisi soal diambil berdasarkan dari modul pelatihan Analis Kebijakan dan referensi buku-buku Analisis Kebijakan Publik. Untuk pemesanan berbayar 100 item soal dapat mengajukan pemesanan melalui email; [email protected]. Dengan subjek email: PEMESANAN SKB CPNS ANALIS KEBIJAKAN.

2020

SKB CPNS 2020

ANALIS KEBIJAKAN

[email protected]

(2)

[email protected]

1. Peningkatan nilai investasi dan pendapatan pengusahan kecil sebagai implikasi pengalihan subsidi bahan bakar minyak untuk usaha kecil termasuk dalam ketegori kebijakan...

a. Kebijakan sebagai sebuah keluaran (output) b. Kebijakan sebagai teori atau model

c. Kebijakan sebagai sebuah proses

d. Kebijakan sebagai sebagai sebuah hasil (outcome) e. Kebijakan sebagai sebuah program

Jawaban; d

2. Yang termasuk dalam 3 elemen terpenting dalam hubungan kebijakan publik adalah...

a. Pelaku/aktor kebijakan, lingkungan kebijakan, dan kebijakan publik b. Karakteristik sosial ekonomi, lingkungan kebijakan, dan kebijakan publik c. Pemerintah, sistem politik, dan sumberdaya yang mendukung

d. Agenda kebijakan, kemampuan analitis, dan implementasi kebijakan

e. Proses kajian kebijakan, proses pembuatan kebijakan, dan proses komunikasi Jawaban; a

3. (1) Tujuan yang akan dicapai

(2) Preferensi nilai seperti apa yang perlu dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan (3) Sumberdaya yang mendukung kebijakan

(4) Kemampuan aktor yang terlibat dalam pembuatan kebijakan

(5) lingkungan yang mencakup lingkungan sosial, ekonomi, politik dan sebagainya (6) Adanya pengaruh dari kelompok luar

(7) Adanya pilihan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi rakyat

Berdasarkan urutan di atas, yang manakah termasuk dalam aspek kerangka kerja kebijakan...

a. (1), (2), (3), (4), (5) b. (2), (4), (5), (7), (1) c. (1), (2), (4), (6), (7) d. (3), (4), (5), (6), (7) e. (1), (2), (4), (5), (7)

Jawaban; a

4. Keberhasilan analisis dalam pembuatan kebijakan dapat dikembangkan melalui tiga proses menurut Dunn yakni...

a. Proses perumusan masalah, proses formulasi, dan proses monitoring

b. Proses pengkajian kebijakan, proses pembuatan kebijakan, dan proses komunikasi c. Proses forecasting, proses monitoring, dan proses komunikasi

d. Proses adopsi, proses implementasi, dan proses evaluasi e. Proses metodologi, proses pengkajian, dan proses evaluasi

Jawaban; b

5. Proses kebijakan merupakan proses serangkaian aktivitas intelektual dalam proses kegiatan, yang merupakan serangkaian kegiatan dalam proses kebijakan publik menurut Dunn yakni...

a. Perumusan masalah, formulasi kebijakan, forecasting kebijakan, implementasi kebijakan, dan monitoring kebijakan.

b. Penyusunan agenda, forecasting kebijakan, rekomendasi kebijakan, monitoring kebijakan, dan implementasi kebijakan.

c. Perumusan masalah, peramalan kebijakan, adopsi kebijakan, forecasting kebijakan, dan penilaian kebijakan.

d. Penyusunan agenda, formulasi kebijakan, rekomendasi kebijakan, implementasi kebijakan dan evaluasi kebijakan.

e. Penyusunan agenda, forecasting kebijakan, adopsi kebijakan, monitoring kebijakan, dan implementasi kebijakan

(3)

[email protected] Jawaban; d

6. (1) Apa masalah kebijakan (2) Merumusan masalah

(3) Apa hasil-hasil yang diharapkan kebijakan di masa depan (4) Memecahkan masalah dalam perumusan

(5) Apa pilihan kebijakan yang paling ideal untuk menghasilkan kebijakan (6) Apa hasil kebijakan yang didapat setelah diimplementasikan

(7) Bagaimana kinerja suatu kebijakan

Yang termasuk informasi dalam proses perumusan kebijakan adalah...

a. (1), (2), (4), (5), (7) b. (1), (2), (3), (4), (6) c. (2), (3), (4), (6), (7) d. (3), (4), (5), (6), (7) e. (1), (3), (5), (6), (7)

Jawaban; e

7. Kebijakan yang dibuat untuk mengatur perilaku orang atau masyarakat disebut juga dengan jenis kebijakan...

a. Substantif b. Distributif c. Regulatif d. Redistributif e. Material

Jawaban; c

8. Dalam menghasilkan informasi dan argumen-argumen dalam suatu kebijakan diperlukan pendekatan analisis kebijakan, yakni...

a. Pendekatan empiris, pendekatan valuatif, dan pendekatan preskriptif.

b. Pendekatan empiris, pendekatan deksriptif, dan pendekatan preskriptif.

c. Pendekatan empiris, pendekatan valuatif, dan pendekatan prosfektif.

d. Pendekatan empiris, pendekatan valuatif, dan pendekatan normatif.

e. Pendekatan valuatif, pendekatan normatif, dan pendekatan retrospektif.

Jawaban; d

9. Pendekatan yang bersifat deskriptif yang ditekankan pada penjelasan berbagai sebab dan akibat dari suatu kebijakan publik adalah pengertian dari pendekatan...

a. Pendekatan empiris b. Pendekatan deskriptif c. Pendekatan normatif d. Pendekatan valuatif e. Pendekatan preskriptif

Jawaban; a

10.Kebijakan yang mengatur tata kelola dan pelayanan barang-barang publik seperti kebijakan fasilitas umum termasuk dalam jenis kebijakan...

a. Kebijakan barang privat b. Kebijakan material c. Kebijakan barang publik d. Kebijakan substantif e. Kebijakan prosedural

Jawaban; c

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini diharapkan akan dapat memecahkan masalah pada penerapan perencanaan pajak yang legal dan tidak melanggar Undang-undang yang berlaku, dan

dinamika kebijakan pendidikan tentang kebijakan dan perumusan kebijakan pendidikan di Indonesia tugas UTS Menganalisis potret.. pendidikan Indonesia hasil kebijakan Orde

 Masing-masing alternatif bersaing untuk dipilih sebagai kebijakan yang diambil untuk memecahkan masalah.  Pada tahap ini masing-masing aktor akan “

am ama a hal halny nya a den dengan gan per perjua juanga ngan n sua suatu tu masalah untuk masuk dalam agenda kebijakan, dalam tahap perumusan kebijakan masalah

Dokumen tertulis yang berisi laporan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan baik berupa evaluasi untuk meningkatkan.. produk/proses, maupun evaluasi yang bertujuan

Evaluasi, nilai atau kegunaan kebijakan yang lalu dan pada masa yang akan datang 4.. Perumusan masalah, yang berada dalam

1. Penyusunan Agenda; Pada tahap awal pembuatan kebijakan, maka para pembuat kebijakan melakukan sejumlah perumusan masalah mengenai perlu atau tidaknya mengeluarkan

Model Incrementalist Pembuat kebijakan memperhatikan sejumlah kecil alternatif dari masalah Pembuat kebijakan cenderung memilih pilihan yang berbeda dari kebijakan yang ada