• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh soal dan laporan pengabdian

Ahmad Raihan

Academic year: 2024

Membagikan "Contoh soal dan laporan pengabdian"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN AKADEMIK 2023/2024

PEMASANGAN LAMPU PENERANGAN JALAN DI KPQ ( Kampung Penghafal Qur’an)

Ketua

ERIK AGUSTIAN YULANDA, S.T., M.T.

NIDN 0402089401

Dibiayai dengan Dana Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun Akademik 2023/2024 oleh Universitas Pamulang

No. Kontrak : 0001/D5/SPKPM/LPPM/UNPAM/IX/2023

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

UNIVERSITAS PAMULANG TAHUN 2024

(2)

ii

LEMBAR IDENTITAS PENGESAHAN

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN AKADEMIK 2023/2024

Judul : Pemasangan lampu penerangan jalan di KPQ ( Kampung Penghafal Qur’an)

Ketua Pelaksana

Nama Lengkap : Erik Agustian Yulanda, S.T., M.T.

NIDN : 0402089401

Jabatan Fungsional : Asisten Ahli

Program Studi : Teknik Elektro

Nomor HP : 0896 0995 3711

Alamat Surel (e-mail) : [email protected] Anggota (1)

Nama Lengkap : M. Syekhurohim, S.T., M.T.

NIDN : 0420089101

Anggota (2)

Nama Lengkap : Sari Amalia, S.T., M.T.

NIDN : 0405108203

Jumlah Mahasiswa : 10 (Sepuluh) Mahasiswa Institusi Mitra

Nama Institusi Mitra : KPQ ( Kampung Penghafal Qur’an)

Alamat : Jl. Madnur RT 004/004. Desa Jampang. Kecamatan Kemang. Kabupaten Bogor

Tahun Pelaksanaan : 2023

Biaya Internal Universitas Pamulang : Rp. 6,821,300

Biaya Mitra : Rp. 2,000,000

Biaya Keseluruhan : Rp. 8,821,300

Mengetahui, Tangerang, 9 Januari 2024

Dekan Fakultas Teknik, Ketua Pengabdi,

Syaiful Bakhri, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. Erik Agustian Yulanda, S.T, M.T.

NIDN 0421127402 NIDN 0402089401

Menyetujui, Ketua LPPM UNPAM,

Dr. Susanto, S.H., M.M., M.H.

NIDN 0416078105

(3)

iii

HALAMAN PERSETUJUAN REVIEWER HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DOSEN KELOMPOK

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT YANG BERJUDUL

PEMASANGAN LAMPU PENERANGAN JALAN PONDOK PESANTREN AL – ASHR KECAMATAN RUMPIN KABUPATEN BOGOR

Telah dilaksanakan Monitoring Dan Evaluasi (MONEV) oleh Reviewer pada hari Senin Tanggal 18 Desember 2023 dan disetujui untuk diupload pada sintias.ac.id

dan dilaporkan pada Laporan Akhir Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2023/2024 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan

Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang

Pengusul Pengabdian Kepada Masyarakat:

ERIK AGUSTIAN YULANDA, S.T., M.T.

NIDN : 0402089401

Pamulang, 18 Desember 2023

Mengetahui Reviewer,

Ketua LPPM Unpam,

Dr. Susanto, S.H., M.M., M.H.

NIDN 0416078105

(Ariyawan Sunardi, S.Si., M.T.) NIDN 0410108208

(4)

iv ABSTRAK

Proyek Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ashr, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Fokus utama proyek adalah mengatasi permasalahan kekurangan penerangan jalan di sekitar pesantren, yang berdampak pada keamanan dan kenyamanan santri, staf, dan masyarakat sekitar, terutama pada malam hari. Tim PKM mengusulkan solusi dengan merencanakan dan melaksanakan pemasangan lampu penerangan jalan di 10 titik menggunakan teknologi lampu LED yang efisien. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, proyek PKM ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui pengalaman langsung dalam menyelesaikan permasalahan nyata. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proyek berhasil menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, dengan partisipasi aktif masyarakat. Saran untuk pemeliharaan rutin, pelibatan pihak eksternal, dan program edukasi berkelanjutan diusulkan guna memastikan keberlanjutan proyek.

Kata Kunci : Pondok Pesantren Al Ashr; PKM Penerangan Jalan; PKM Kabuoaten Bogor.

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan rahmat dan petunjuk-Nya, kami berhasil menyelesaikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Al-Ashr, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laporan ini menjadi bukti nyata komitmen kami sebagai dosen dan mahasiswa untuk turut serta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pengabdian.

Dalam menyusun laporan ini, kami merasa terhormat dan bersyukur atas dukungan serta bimbingan yang kami terima dari berbagai pihak. Keterlibatan aktif seluruh tim, kerjasama dengan pihak-pihak terkait, serta partisipasi masyarakat setempat menjadi pilar utama keberhasilan kegiatan ini.

Perjalanan PKM ini tidak lepas dari rintangan dan hambatan, namun dengan semangat kebersamaan, kami berhasil mengatasi setiap tantangan. Keberhasilan ini tidak hanya milik kami sebagai penyelenggara, melainkan juga milik masyarakat yang turut serta dalam pelaksanaan setiap kegiatan yang telah kami rancang.

Kami menyadari bahwa laporan ini belum tentu sempurna, namun dengan rendah hati, kami menerima segala kritik dan saran yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas laporan ini. Setiap masukan akan sangat berarti untuk pengalaman mendatang dan peningkatan kualitas kegiatan PKM.

Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam kelancaran kegiatan ini. Semoga laporan PKM ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam rangka pengembangan masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kami berharap semangat kebersamaan ini dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif dalam perjalanan pengabdian kepada masyarakat.

Tangerang, 9 Januari 2024 Ketua Pelaksana,

(6)

vi DAFTAR ISI

LEMBAR IDENTITAS PENGESAHAN... ii

ABSTRAK ... iv

KATA PENGANTAR ...v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

BAB I PENDAHULUAN ...1

1.1. Analisis Situasi Permasalahan ...1

1.2. Rumusan Masalah...1

1.3. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ...3

1.4. Manfaat Pengabdian Kepada Masyarakat ...4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ...6

2.1. Pondok Pesantren Al Ashr...6

2.2. Penerangan Jalan ...8

2.3. Photo Cell ...9

BAB III MATERI DAN METODE PELAKSANAAN ...10

3.1. Kerangka Pemecahan Masalah ...10

3.2. Realisasi Pemecahan Masalah ...10

3.3. Khalayak Sasaran ...11

3.4. Tempat dan Waktu...11

3.5. Metode Kegiatan...12

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...13

4.1. Pemasangan Lampu Penerangan Jalan ...13

4.2. Proses Pendirian Lampu Penerangan Jalan ...14

4.3. Sosialisasi dan Edukasi...15

4.4. Evaluasi Hasil Kegiatan...16

BAB V PENUTUP...18

5.1. Kesimpulan ...18

5.2. Saran ...18

DAFTAR PUSTAKA ...20

LAMPIRAN ...21

(7)

vii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1. Pondok Pesantren Al Ashr ...7

Gambar 2. 2. Penerangan Jalan Umum ...8

Gambar 2. 3. Photo Cell ...9

Gambar 3. 1. Lokasi PkM ...11

Gambar 4. 1. Hasil Pemasangan Lampu Penerangan Jalan ...13

Gambar 4. 2. Proses Pengerjaan oleh Masyarakat Sekitar ...14

Gambar 4. 3. Proses Pengerjaan oleh Tim PkM ...15

Gambar 4. 4. Sosialisasi dan Edukasi ...16

Gambar 4. 5. Pembahasan Evaluasi dan Penutup ...17

(8)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1. Analisis Situasi Permasalahan

Analisis situasi permasalahan mitra melibatkan pemahaman mendalam terhadap kondisi yang dihadapi oleh Pondok Pesantren Al-Ashr sebagai mitra dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Terletak di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pesantren ini memiliki peran sentral dalam pendidikan agama dan moral bagi generasi muda. Meskipun begitu, satu permasalahan utama yang dihadapi adalah masalah penerangan jalan di sekitarnya.

Pondok Pesantren Al-Ashr bukan hanya sekadar institusi pendidikan agama bagi masyarakat sekitar, pesantren ini menjadi simbol vital dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan utama yang dihadapi adalah minimnya penerangan jalan, yang memberikan dampak signifikan terutama pada keamanan dan kenyamanan malam hari. Jalan-jalan gelap di sekitar pesantren menciptakan kesulitan akses, mengancam keselamatan para santri, staf, dan pengunjung.

Keadaan ini tidak hanya mempengaruhi aktivitas pesantren, tetapi juga menciptakan ketidakamanan bagi masyarakat sekitar. Kehidupan sehari-hari masyarakat terganggu, dan tingkat keamanan menurun, meningkatkan risiko tindakan kriminal. Sehingga, proyek pemasangan lampu penerangan jalan menjadi respons yang relevan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr.

1.2. Rumusan Masalah

Dalam menjalankan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Al-Ashr, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kami mengidentifikasi sejumlah permasalahan krusial yang perlu menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat sekitar. Rumusan masalah ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif terhadap tantangan yang dihadapi oleh Pondok Pesantren Al-Ashr dan masyarakat setempat, dengan

(9)

2

harapan dapat memandu solusi-solusi yang efektif dan berkelanjutan. Berikut beberapa hasil analisis permasalahan yang dihadapi Pondok Pesantren Al-Ashr:

1) Minimnya Penerangan Jalan:

Tantangan utama yang dihadapi oleh Pondok Pesantren Al-Ashr dan masyarakat sekitar adalah minimnya penerangan jalan di sekitar pesantren.

Hal ini menyebabkan kesulitan akses malam hari, mengancam keselamatan para santri, staf, dan pengunjung, serta meningkatkan risiko tindakan kriminal.

2) Dampak Terhadap Keamanan dan Kesejahteraan:

Kurangnya penerangan jalan tidak hanya mempengaruhi keamanan di sekitar pesantren tetapi juga berdampak negatif pada kesejahteraan masyarakat. Tingkat ketidakamanan yang dirasakan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari perlu diatasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.

3) Pengaruh Terhadap Pembelajaran dan Pengembangan Santri:

Minimnya penerangan jalan dapat memengaruhi proses pembelajaran dan pengembangan santri di Pondok Pesantren Al-Ashr, terutama pada kegiatan keagamaan yang dilakukan di malam hari. Dampak ini perlu diperhatikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan santri secara holistik.

4) Partisipasi Masyarakat dalam Pemecahan Masalah:

Dalam rangka mencapai solusi yang berkelanjutan, partisipasi masyarakat setempat dalam pemecahan masalah menjadi aspek penting.

Bagaimana masyarakat dapat terlibat secara aktif dalam mengatasi permasalahan penerangan jalan dan meningkatkan keamanan lingkungan?

Dengan merinci rumusan masalah ini, kami berharap dapat memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan dan pelaksanaan proyek pemasangan lampu penerangan jalan yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan konkret, tetapi juga memberikan dampak positif secara menyeluruh bagi Pondok Pesantren Al - Ashr dan masyarakat sekitarnya.

(10)

3

1.3. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat

Tujuan utama dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Al-Ashr adalah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, khususnya para santri dan staf pesantren. Melalui fokus pada permasalahan penerangan jalan, kami bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran di Pondok Pesantren Al-Ashr. Tujuan ini diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, beberapa tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Ashr adalah sebagai berikut :

1) Meningkatkan Keamanan dan Keselamatan:

Tujuan pertama dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan tingkat keamanan dan keselamatan di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr. Dengan pemasangan lampu penerangan jalan yang memadai, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi para santri, staf, dan masyarakat umum, serta mengurangi risiko tindakan kriminal.

2) Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat:

Melalui proyek ini, kami bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, terutama pada malam hari. Dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan terang, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan tenang.

3) Memfasilitasi Proses Pembelajaran Santri:

Proyek pemasangan lampu jalan juga bertujuan untuk memfasilitasi proses pembelajaran para santri di Pondok Pesantren Al-Ashr. Dengan peningkatan penerangan di area pesantren, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan keagamaan dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi santri, terutama pada waktu malam.

4) Meningkatkan Partisipasi Masyarakat:

Tujuan lain adalah untuk melibatkan secara aktif masyarakat setempat dalam pemecahan masalah. Dengan menggandeng partisipasi masyarakat, proyek ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan

(11)

4

dan membantu masyarakat merasa memiliki perubahan yang terjadi di lingkungan mereka.

5) Memberikan Kesempatan Pengembangan Mahasiswa:

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tujuan kami adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang terlibat dalam proyek pemasangan lampu jalan untuk mengembangkan keterampilan praktis, memahami isu-isu sosial, dan berkontribusi pada perbaikan lingkungan sekitar.

Melalui pencapaian tujuan-tujuan yang telah dijabarkan, kami berharap kegiatan PKM ini dapat menjadi tonggak positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat, serta memberikan kontribusi pada perkembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan agama dan moral.

1.4. Manfaat Pengabdian Kepada Masyarakat

Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Al-Ashr, penting untuk merinci manfaat yang diharapkan dari proyek pemasangan lampu penerangan jalan. Manfaat ini tidak hanya terbatas pada aspek keamanan fisik, tetapi juga mencakup dampak positif terhadap kehidupan sehari-hari, pembelajaran, dan perkembangan masyarakat setempat. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta perubahan positif yang berkelanjutan di lingkungan sekitar pesantren. Beberapa manfaat dari kegiatan pemasangan lampu jalan adalah sebagai berikut :

1) Meningkatkan Keamanan dan Keselamatan:

Tujuan pertama dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan tingkat keamanan dan keselamatan di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr. Dengan pemasangan lampu penerangan jalan yang memadai, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi para santri, staf, dan masyarakat umum, serta mengurangi risiko tindakan kriminal.

2) Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat:

Melalui proyek pemasangan lampu jalan, kami bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, terutama pada malam hari.

(12)

5

Dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan terang, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan tenang.

3) Memfasilitasi Proses Pembelajaran Santri:

Proyek ini juga bertujuan untuk memfasilitasi proses pembelajaran para santri di Pondok Pesantren Al-Ashr. Dengan peningkatan penerangan di area pesantren, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan keagamaan dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi santri, terutama pada waktu malam.

4) Meningkatkan Partisipasi Masyarakat:

Kami memiliki tujuan untuk melibatkan secara aktif masyarakat setempat dalam pemecahan masalah. Dengan menggandeng partisipasi masyarakat, proyek ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dan membantu masyarakat merasa memiliki perubahan yang terjadi di lingkungan mereka.

5) Memberikan Kesempatan Pengembangan Mahasiswa:

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tujuan kami adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang terlibat dalam proyek pemasangan lampu jalan untuk mengembangkan keterampilan praktis, memahami isu-isu sosial, dan berkontribusi pada perbaikan lingkungan sekitar mereka.

Melalui pencapaian tujuan-tujuan ini, kami berharap kegiatan PKM ini dapat menjadi tonggak positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat, serta memberikan kontribusi pada perkembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan agama dan moral.

(13)

6 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pondok Pesantren Al Ashr

Berawal dari Yayasan Al-Ashr Bina Mandiri yang berkeinginan mendirikan sebuah sekolah asrama. Pada akhir tahun 2016, Yayasan Al-Ashr Bina Mandiri diberikan tanggung jawab untuk mengelola sebidang tanah wakaf seluas 11.000 m2. Yayasan Al-Ashr Bina Mandiri juga menerima bantuan dari donatur Timur Tengah melalui sebuah Yayasan di Lembang, Bandung, yang berupa pembangunan masjid beserta tiga lokal kelas. Proses pembangunan dimulai dengan pembangunan tiga lokal kelas di atas tanah wakaf, diikuti oleh pembangunan masjid.

Karena kekurangan dana untuk menyelesaikan proyek pembangunan masjid, Yayasan mengambil langkah membuka donasi kepada masyarakat Indonesia agar dapat berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan masjid al-Ashr. Dengan kerjasama yang baik, pembangunan masjid berhasil diselesaikan dengan cepat.

Kemudian, Yayasan Al-Ashr Bina Mandiri mengadakan rapat kerja tahunan pertama di Guci, Tegal, dan akhirnya memutuskan untuk membuka unit pendidikan tingkat SMP dengan sistem asrama. Yayasan segera membentuk panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB) untuk tahun ajaran 2017/2018, dan pada bulan Juli 2017, kegiatan pembelajaran dimulai dengan jumlah santri sebanyak 9 orang.

Ketika SMP mencapai tahun ketiga, akan ada kelulusan angkatan pertama.

Berdasarkan permintaan dari wali santri, Yayasan kemudian melakukan musyawarah dan memutuskan untuk membuka unit SMA pada tahun 2020 dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang. Pembangunan unit SMA masih berlangsung hingga saat ini.

Berikut visi,misi, dan tujuan Pondok Pesantren AL – ASHR :

Visi Pesantren Al-Ashr “Membina Generasi Shalih, Berilmu, dan Mandiri”.

Adapun misinya:

1) Menanamkan Aqidah, ibadah dan akhlakul karimah melalui pembelajaran.

(14)

7

2) Mengajarkan dan mencontohkan tata cara ibadah yang berlandaskan Al - quran dan As-sunnah sesuai dengan pemahaman salaful ummah.

3) Mengembangkan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, berdasarkan minat bakat dan potensi peserta didik.

4) Mewujudkan generasi yang bertanggung jawab, disiplin dan berprestasi di bidang akademik dan non akademik.

5) Membina kemandirian peserta didik melalui Pendidikan karakter.

6) Menumbuhkan dan membina sikap ukhuwah dalam muamalah.

Tujuan Pesantren Al-Ashr:

1) Memiliki Aqidah yang bersih dan lurus serta berakhlakul karimah.

2) Memiliki kemampuan untuk beribadah sesuai sunnah nabi.

3) Memiliki kemampuan teknologi dan informatika.

4) Memiliki jiwa pembelajar mandiri dan kreatif.

5) Mengenal bakat dan potensi diri.

6) Memiliki kemampuan kolaboratif dalam bekerja.

Gambar 2. 1. Pondok Pesantren Al Ashr

(15)

8 2.2. Penerangan Jalan

Lampu penerangan jalan adalah komponen penting dalam infrastruktur perkotaan yang dirancang untuk memberikan pencahayaan di jalan-jalan, trotoar, dan area publik lainnya pada malam hari. Fungsi utama dari lampu penerangan jalan adalah untuk meningkatkan keamanan lalu lintas, memungkinkan pengemudi melihat rambu lalu lintas, pejalan kaki, dan kendaraan lain dengan lebih jelas, serta memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi pengguna jalan (Mutalib & Wong, 2014).

Lampu penerangan jalan bekerja dengan menggunakan sumber cahaya yang ditempatkan di atas tiang atau struktur penyangga. Lampu ini dapat menggunakan berbagai jenis teknologi pencahayaan, termasuk lampu pijar konvensional, lampu natrium, lampu LED, dan lainnya. Selain itu, distribusi cahaya yang efisien dan merata sangat penting dalam memastikan pencahayaan yang optimal di sepanjang jalan (Transportation Research Board, 2014).

Standar pencahayaan jalan biasanya diatur oleh otoritas terkait dalam sebuah wilayah. Standar ini mencakup tingkat pencahayaan minimum yang harus dipertahankan di berbagai jenis jalan dan kondisi cuaca (Transportation Research Board, 2011).

Pengelolaan dan pemeliharaan yang baik dari sistem penerangan jalan juga diperlukan untuk memastikan bahwa lampu-lampu tetap berfungsi dengan baik dan dapat digantikan jika rusak (Mutalib & Wong, 2014).

Gambar 2. 2. Penerangan Jalan Umum

(16)

9 2.3. Photo Cell

Photo cell, juga dikenal sebagai sel fotolistrik atau fotodetektor, adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi atau mengukur intensitas cahaya atau radiasi elektromagnetik dalam berbagai aplikasi. Prinsip dasar di balik operasi photo cell adalah efek fotolistrik, yang pertama kali ditemukan oleh Albert Einstein pada tahun 1905 (Einstein, 1905). Efek fotolistrik adalah fenomena di mana elektron-elektron dalam suatu bahan (seperti logam) dilepaskan atau disentuh oleh foton-foton (partikel cahaya) yang datang padanya. Proses ini menghasilkan aliran elektron, yang dapat diukur dan digunakan untuk mendeteksi intensitas cahaya atau radiasi elektromagnetik.

Photo cell bekerja dengan mengekspos bahan sensitifnya (biasanya sebuah logam) kepada cahaya atau radiasi elektromagnetik yang ingin dideteksi. Ketika foton-foton dari cahaya mengenai permukaan logam, mereka dapat melepaskan elektron-elektron dari logam tersebut, menciptakan arus elektron. Besarnya arus ini berkaitan langsung dengan intensitas cahaya yang mengenai photo cell.

Ada beberapa jenis photo cell, termasuk photo cell fototube (tabung fotolistrik), photo cell fotodioda (dioda fotolistrik), dan photo cell fototransistor (transistor fotolistrik). Masing-masing jenis memiliki karakteristik dan aplikasi yang berbeda (Gupta & Khanna, 2009).

Gambar 2. 3. Sensor Photo Cell

(17)

10 BAB III

MATERI DAN METODE PELAKSANAAN

3.1. Kerangka Pemecahan Masalah

Langkah awal yang diambil oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah melakukan analisis mendalam terhadap permasalahan utama yang dihadapi, yaitu minimnya penerangan di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr.

Dengan memahami aspek-aspek yang terlibat, seperti keamanan, kenyamanan, dan aksesibilitas, tim merancang solusi yang komprehensif. Kerangka ini mencakup langkah-langkah implementatif, seperti pemilihan teknologi lampu LED yang efisien untuk mengurangi konsumsi energi jangka panjang. Selain itu, upaya melibatkan masyarakat secara aktif juga diperhitungkan, dengan tujuan membangun dukungan finansial dan memperkuat hubungan antara pesantren dan komunitas sekitar. Terakhir, perencanaan monitoring dan pemeliharaan rutin diintegrasikan ke dalam kerangka pemecahan masalah untuk memastikan keberlanjutan solusi yang diusulkan.

3.2. Realisasi Pemecahan Masalah

Realisasi pemecahan masalah diimplementasikan melalui proyek pemasangan lampu penerangan jalan di 10 titik strategis di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr. Langkah-langkah ini mencakup perencanaan rinci menggunakan teknologi lampu LED yang efisien untuk mencapai dua tujuan utama: memberikan cahaya yang memadai dan mengurangi dampak lingkungan melalui penghematan energi. Dalam konteks melibatkan masyarakat, tim PKM mengorganisir pertemuan dan forum partisipatif untuk mengumpulkan umpan balik dan dukungan. Kolaborasi aktif dengan masyarakat bertujuan untuk membangun rasa kepemilikan dan kesadaran akan manfaat penerangan jalan bagi keamanan dan kenyamanan bersama. Proses realisasi ini mencakup tahapan pengadaan material, pemasangan lampu, dan uji coba operasional untuk memastikan fungsionalitas optimal.

(18)

11 3.3. Khalayak Sasaran

Khalayak sasaran kegiatan PKM mencakup tiga kelompok utama: para santri, staf pesantren, dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Al -Ashr.

Penentuan khalayak sasaran ini didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap dampak minimnya penerangan jalan pada kehidupan sehari-hari mereka.

Pemasangan lampu penerangan jalan diharapkan memberikan manfaat langsung, seperti peningkatan keamanan, kenyamanan, dan kemudahan akses, terutama pada malam hari. Melibatkan khalayak sasaran dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek diharapkan dapat menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan lokal.

3.4. Tempat dan Waktu

Proyek pemasangan lampu penerangan jalan ini akan diimplementasikan di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr yang terletak di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Pemilihan lokasi didasarkan pada identifikasi masalah dan kebutuhan penerangan di area tersebut. Jadwal pelaksanaan proyek telah ditentukan yaitu pada Hari Jum’at–Minggu Tanggal 6-8 Oktober 2023, pemilihan waktu disesuaikan dengan analisis lama pengerjaan proyek, kesepakatan bersama pihak pondok pesantren. Penentuan tempat dan waktu ini melibatkan koordinasi yang intensif dengan pihak pondok pesantren untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek.

Gambar 3. 1. Lokasi PkM

(19)

12 3.5. Metode Kegiatan

Metode pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan dengan langkah-langkah yang terstruktur dan sistematis. Koordinasi awal dengan pemimpin Pondok Pesantren menjadi langkah awal untuk memperoleh izin resmi dan persetujuan. Observasi lingkungan dan analisis kebutuhan melibatkan tim dalam mendapatkan pemahaman mendalam tentang masalah penerangan jalan. Pengadaan alat dan bahan, termasuk pemilihan teknologi lampu LED, menjadi tahapan selanjutnya untuk memastikan kelengkapan sumber daya. Perencanaan kegiatan mencakup penentuan lokasi dan jumlah tiang lampu, serta penyusunan rencana pemasangan secara rinci. Pelaksanaan proyek melibatkan tim PKM, dengan fokus pada aspek keamanan dan kualitas pekerjaan. Monitoring dan evaluasi setelah pelaksanaan dilakukan untuk memastikan kualitas dan kinerja optimal dari penerangan jalan yang telah dipasang. Dengan demikian, metode ini diharapkan dapat memastikan kesuksesan proyek dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

(20)

13 BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Pemasangan Lampu Penerangan Jalan

Setelah melalui serangkaian tahapan dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Al-Ashr, berbagai hasil positif dapat disampaikan sebagai bukti kontribusi yang diberikan oleh tim PKM. Hasil utama dari kegiatan PkM adalah pemasangan lampu penerangan jalan di salah satu ruas jalan Pondok Pesantren Al-Ashr sebanyak 10 titik. Dengan penerangan yang lebih baik, lingkungan pesantren menjadi lebih aman dan nyaman pada malam hari.

Pemasangan dilakukan sesuai dengan rencana, dengan memastikan pencahayaan yang merata dan efisien. Hasil ini memberikan dampak positif langsung terhadap kehidupan sehari-hari para santri, staf pesantren, dan masyarakat sekitar.

Gambar 4. 1. Hasil Pemasangan Lampu Penerangan Jalan

(21)

14

4.2. Proses Pendirian Lampu Penerangan Jalan

Proses melibatkan masyarakat setempat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek juga membuahkan hasil positif. Terjalinnya kolaborasi yang baik antara tim PKM dan masyarakat menciptakan rasa kepemilikan terhadap proyek.

Dukungan finansial dan partisipasi aktif dari masyarakat lokal tidak hanya memperkuat implementasi proyek, tetapi juga menjadikan penerangan jalan sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka.

Gambar 4. 2. Proses Pengerjaan oleh Masyarakat Sekitar

Partisipasi aktif mahasiswa dalam proyek ini juga membawa dampak positif pada peningkatan kapasitas mereka. Melibatkan diri dalam kegiatan nyata seperti pemasangan lampu jalan memberikan pengalaman praktis yang berharga.

Mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam instalasi lampu, tetapi juga mengembangkan kemampuan manajerial, sosial, dan komunikasi.

(22)

15

Pemasangan lampu penerangan jalan bukan hanya memberikan manfaat pada tingkat keamanan dan kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan sekitar. Dengan adanya penerangan yang memadai, potensi tindakan kriminal dapat berkurang, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman bagi seluruh komunitas.

Gambar 4. 3. Proses Pengerjaan oleh Tim PkM

4.3. Sosialisasi dan Edukasi

Selama kegiatan, tim PKM juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya penerangan jalan. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat keamanan dan kenyamanan yang

(23)

16

dihasilkan oleh penerangan yang memadai. Hasilnya adalah meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap peran penerangan jalan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

Gambar 4. 4. Sosialisasi dan Edukasi

4.4. Evaluasi Hasil Kegiatan

Pembahasan hasil kegiatan mencakup evaluasi terhadap pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Keberhasilan pemasangan lampu penerangan jalan di Pondok Pesantren Al-Ashr mencerminkan efektivitas metode yang diterapkan.

Peningkatan keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan proyek ini, menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan.

Diskusi juga melibatkan evaluasi terhadap potensi perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Pertukaran gagasan dan pengalaman antara tim PKM dan pihak pondok pesantren menjadi bagian integral dari pembahasan,

(24)

17

memastikan keberlanjutan proyek dan peningkatan kualitas layanan yang diberikan oleh penerangan jalan. Selain itu, pembahasan mencakup upaya untuk melibatkan pihak-pihak terkait, seperti pemerintah setempat dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mendukung dan memperluas proyek serupa..

Secara keseluruhan, hasil dan pembahasan kegiatan ini memperlihatkan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup di sekitar Pondok Pesantren Al-Ashr. Dengan menyediakan penerangan jalan yang memadai, PKM ini bukan hanya sekadar proyek teknis, tetapi juga menjadi wujud nyata dari kontribusi universitas dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.

Gambar 4. 5. Pembahasan Evaluasi dan Penutup

(25)

18 BAB V PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Al-Ashr merupakan perjalanan yang penuh makna dan memberikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat. Melalui pemasangan lampu penerangan jalan, proyek ini berhasil menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan berkesan bagi para santri, staf pesantren, dan masyarakat sekitar. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa efektivitas penerangan jalan tidak hanya tercermin dari peningkatan pencahayaan, tetapi juga dalam perubahan persepsi masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan proyek telah memperkuat fondasi keberlanjutan. Dukungan finansial dan non-finansial yang diberikan oleh masyarakat adalah bukti nyata bahwa proyek ini bukan hanya menjadi inisiatif luar, tetapi juga menjadi milik bersama. Peningkatan kesadaran terkait manfaat penerangan jalan juga dapat diukur dari perubahan perilaku positif yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memberikan manfaat kepada masyarakat setempat, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kapasitas mahasiswa yang terlibat. Mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mengalami pertumbuhan pribadi dan profesional melalui pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat.

5.2. Saran

Dengan berakhirnya proyek PKM ini, terdapat beberapa saran untuk meningkatkan keberlanjutan dan dampak positif:

1) Menerapkan sistem pemeliharaan rutin dan monitoring untuk memastikan kinerja optimal dari penerangan jalan yang telah dipasang.

(26)

19

2) Menggandeng lebih banyak pihak eksternal, termasuk pemerintah setempat dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mendukung dan memperluas proyek serupa di wilayah tersebut.

3) Melanjutkan program edukasi terkait manfaat penerangan jalan kepada masyarakat secara berkala, sehingga kesadaran dan pemahaman terus meningkat.

4) Mempertimbangkan penyebaran model proyek ini ke pondok pesantren atau komunitas lain yang menghadapi tantangan serupa.

5) Terus mengembangkan program-program pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa di bidang penerangan jalan dan proyek-proyek sosial serupa.

6) Merencanakan evaluasi rutin di masa mendatang untuk mengukur dampak jangka panjang dan identifikasi area perbaikan.

Dengan menerapkan saran-saran ini, diharapkan proyek PKM di Pondok Pesantren Al-Ashr dapat menjadi model yang inspiratif dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif yang berdampak jangka panjang pada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

(27)

20

DAFTAR PUSTAKA

Mutalib, A. A., & Wong, S. V. (2014). Efficient Roadway Lighting:

Implementation and Evaluation. IET Electrical Systems in Transportation, 4(3), 113-122.

Transportation Research Board. (2014). Highway Capacity Manual. Washington, D.C: National Academies Press.

Transportation Research Board. (2011). Highway Safety Manual. Washington, D.C: National Academies Press.

Einstein, A. (1905). Über einen die Erzeugung und Verwandlung des Lichts betreffenden heuristischen Gesichtspunkt. Annalen der Physik, 322(6), 132- 148.

Gupta, S. C., & Khanna, V. K. (2009). Photo-Electronic Devices and Systems.

New Delhi: PHI Learning Pvt. Ltd.

(28)

LAMPIRAN

(29)

LEMBAR IDENTITAS TIM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TAHUN AKADEMIK 2023/2024

Judul : PEMASANGAN LAMPU PENERANGAN JALAN PONDOK PESANTREN AL – ASHR KECAMATAN RUMPIN KABUPATEN BOGOR

Ketua Pelaksana

Nama Lengkap : Erik Agustian Yulanda, S.T., M.T.

NIDN : 0402089401

Jabatan Fungsional : Asisten Ahli

Program Studi : Teknik Elektro

Nomor HP : 0896 0995 3711

Alamat Surel (e-mail) : [email protected] Anggota (1)

Nama Lengkap : M. Syekhurohim, S.T.,M.T.

NIDN : 0420089101

Anggota (2)

Nama Lengkap : Sari Amalia, S.T.,M.T.

NIDN : 0405108203

Anggota Mahasiswa (1)

Nama Lengkap : Eko Pambudi

NIM : 211010100266

Anggota Mahasiswa (2)

Nama Lengkap : Wahyu Asmoro

NIM : 211010100214

Anggota Mahasiswa (3)

Nama Lengkap : Aji Permana Putra

NIM : 211010100291

Anggota Mahasiswa (4)

Nama Lengkap : Galang Oktavian Rivanie

NIM : 211010100232

Anggota Mahasiswa (5)

Nama Lengkap : Erik Rusnandi

NIM : 211010100271

(30)

Laporan Penggunaan Dana

NO ITEM PEKERJAAN SAT QTY HARGA SATUAN TOTAL (Rp.)

A KEBUTUHAN ALAT

- Tang Potong bh 4 Tidak Termasuk

- Tang Kupas bh 2 Tidak Termasuk

- Tang Kombinasi bh 2 Tidak Termasuk

- Obeng Plus bh 4 Tidak Termasuk

- Obeng Min bh 4 Tidak Termasuk

- Gerinda Tangan bh 1 Tidak Termasuk

- Mesin Las bh 1 Tidak Termasuk

- Mesin Bor Tangan bh 1 Tidak Termasuk

- Palu bh 1 Tidak Termasuk

- Solder bh 1 Tidak Termasuk

B KEBUTUHAN BAHAN MATERIAL

- Kabel NYM-HY 2 x 1,5 mm (200meter) roll 2 860,000 1,720,000

- Kap Lampu PJU bh 10 52,500 525,000

- Lampu LED 25 Watt bh 10 43,000 430,000 - Tiang Lampu Bahan Galvanis dia. 2" bh 10 400,000 4,000,000

- Sensor Cahaya bh 1 130,000 130,000

- MCB 1Ph 10A bh 1 74,000 74,000

- Solasi Hitam Nitto bh 4 9,000 36,000 - Klem Pipa PVC dia. 17 mm Bks 2 12,000 24,000

- Pipa Conduit bh 35 10,000 350,000

- Paku 1/4 bks 1 5,000 5,000

- Klem Pipa PVC bh 25 1,000 25,000

- Silent Kecil bh 2 15,000 30,000

- Klem Pipa PVC 5/8 bh 30 1,000 30,000

- Sock Listrik bh 25 1,500 37,500

- Sealant Sedang bh 1 35,000 35,000

- Foam Tape bh 1 15,000 15,000

- Solasi Hitam bh 1 12,000 12,000

- T-Dust bh 10 30,000 300,000

C KONSUMSI

- Minum bh 1 24,800 24,800

- Kopi bh 7 4,000 28,000

- Makan Siang bh 20 17,000 340,000

D ADMINISTRASI

- Banner bh 2 52,750 105,500

- Plakat bh 2 92,250 184,500

- Administrasi Transaksi Bank bh 4 2,500 10,000 - Administrasi Laporan Akhir dan Proposal bh 2 50,000 100,000 - Administrasi Jurnal Akhir bh 1 250,000 250,000 TOTAL PENGELUARAN Rp 8,821,300

(31)

Foto-foto Kegiatan

(32)
(33)
(34)

Gambar

Gambar 2. 1. Pondok Pesantren Al Ashr
Gambar 2. 2. Penerangan Jalan Umum
Gambar 2. 3. Sensor Photo Cell
Gambar 3. 1. Lokasi PkM
+6

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan diharapkan dapat memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa praktikan dengan terlibat langsung dalam kegiatan belajar

Beberapa tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, adalah: (1) Mengenalkan cara-cara pembuatan dan pengembangan media pembelajaran audiovisual

Menurut Sudarmin (2015) menjelaskan Pembelajaran discovery memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam memecahkan masalah. Tujuan

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan yaitu untuk memberikan pengetahuan bagi pada guru dalam menerapkan dan mengggunakan media pembelajaran

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukanya itu untuk memberikan pengetahuan bagi pada guru dalam menerapkan aplikasi google classroom melalui pelatihan

Menurut Sudarmin (2015) menjelaskan Pembelajaran discovery memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam memecahkan masalah. Tujuan

Peran serta masyarakat dapat dengan adanya manfaat yang diperoleh dari pengembangan daya tarik wisata baik secara langsung maupun tidak langsung melalui terbukanya kesempatan

Oleh karena itu, kami Dosen dan Mahasiswa dari Program Sastra Inggris kampus Universitas Bina Sarana Informatika memberikan materi pengabdian masyarakat dengan judul “BE