DAFTAR PUSTAKA
Aditya, H. P., Herpandi., Lesrari, S. 2016. Karakteristik fisik, kimia dan sensoris dari abon ikan berbagai ikan ekonomis rendah. Fishtech-Jurnal Teknologi Hasil Perikanan. 5 (1): 61-72. https://doi.org/10.36706/fishtech.v5i1.3519.
Antoni, S. 2011. Analisa kandungan formalin pada ikan asin dengan metoda spektrofotometri di Kecamatan Tampan Pekanbaru. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekanbaru. Hal: 40-41.
Anwar, F. 2002. Keamanan Pangan. Bab 11 Buku Pengantar Pangan dan Gizi.
Cetakan 1 Th 2004. Penerbit Swadaya Jakarta.
Arintika, W. 2014. Pengaruh Penggunaan Komposisi Campuran Tepung Beras Hitam dan Tepung Jagung dalam Pembuatan Cookies terhadap Kadar Serat dan Mutu Organoleptik. Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang. 95 Halaman.
BARENLITBANG. 2017. Potensi Kepri. Badan Perecanaan Penelitian dan Pengembangan. https://barenlitbangkepri.com/potensi-kepri/.
Bawinto, AS., Mongi, EL., Kaseger, BE. 2015. Analisa kadar air, pH, organoleptik, dan kapang pada produk ikan tuna (Thunnus sp) secepatnya, di Kelurahan Girian Bawah, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Media Teknologi Hasil Perikanan. 3 (2). https://doi.org/10.35800/mthp.3.2.2015.10355.
BPS. Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik daerah Provinsi Kepulauan Riau 2019.
Badan Pusat Statistik Kepulaun Riau. Kepulaun Riau.
Cahyadi, W. 2012. Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan.
Jakarta: Bumi Aksara. ISBN 979-010-464-8.
Cahyono, H., Hertati, R., Djunaidi, D. 2018. Analisis proksimat dan organoleptik kerupuk ikan lele (Clarias sp) terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Semah Jurnal
Pengelolaan Sumberdaya Perairan, 2(3).
http://dx.doi.org/10.36355/semahjpsp.v2i3.205.
Cristianty, R. F. 2021. Uji Kapang/Khamir (AKK) dan Angka Lempeng Total (ALT) dalam Jamu Serbuk Temulawak (curcuma canthorrhiza Roxb.) yang dijual di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Skripsi. Universitas Sanata Dharma.
Yogyakarta. 90 Halaman.
Dewi, S. R. 2019. Identifikasi Formalin pada Makanan menggunakan Ekstrak Kulit Buah Naga. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan. 2(1): 45-51.
Dianti, T. 2018. Analisis Kadar Boraks dan Formalin serta Pengetahuan, Sikap mengenai Makanan Jajanan Bakso di Sekolah Dasar (SD) Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli Tahun 2018. Skripsi. Universitas Sumatra Utara.
Medan. 103 Halaman.
Edison, E. & Sumarto, S. 2015. Kajian karakteristik mutu kerupuk ikan jelawat leptobarbus hoevenii selama penyimpanan. Berkala Perikanan Terubuk. 43(1): 67-73. http://dx.doi.org/10.31258/terubuk.43.1.67%20-
%2073.
Engelen, A. & Angelia, I. O. 2017. Kerupuk ikan lele (Clarias sp) dengan subtitusi tepung talas (Colocasia esculental l. Schoott). Jurnal Technopreneur. 5(2): 34.
https://www.researchgate.net/deref/http%3A%2F%2Fdx.doi.org%2F10.3086 9%2Fjtech.v5i2.114.
Fitrianingsih, N., & Mustofa, C. H. 2019. Penetapan Kadar Formalin pada Tahu di Pasar X dengan Metode Spektrofotometri Visible. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi. 10(1):10-17.
Huda, N., Leng, A. L., Yee, C. X., Herpandi, H. 2010. Chemical composition, color and linear expansion properties of malaysian commercial fish cracker keropok. Asian Journal of Food and Agro-Industry. 3(05) : 473-482.
Ichya’uddin, M. 2014. Analisis kadar formalin dan uji organoleptik ikan asin dibeberapa pasar tradisional di Kabupaten Tuban. Skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.
Iftriani, I. S. W. H. A., Wahyuni, S., Amin, H. 2016. Analisis kandungan bahan pengawet formalin pada tahu yang diperdagangkan di pasar tradisional Kota Kendari (pasar panjang, pasar anduonohu, pasar basah dan pasar baruga). Sains dan Teknologi Pangan. 1(2) : 125-130.
Irmayanti, I., Syam, H., Jamaluddin, J. 2017. Perubahan tekstur kerupuk berpati akibat suhu dan lama penyangraian. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 3: 165-174. https://doi.org/10.26858/jptp.v3i0.5716.
Jamaluddin, J. 2018. Pengolahan Aneka Kerupuk dan Keripik Bahan Pangan.
Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar. Makassar. 110 Halaman.
Joewono, A., Tulipa, D., Rachmawati, D. 2019. Peningkatan kapasitas unit bisnis badan usaha milik desa (bumdes) dengan produksi makanan olahan ringan krupuk singkong di Desa Curah Cottok, Kec. Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Kiroh, N., Tiwow, G., Paat, V., Ginting, A. 2019. Analisis formalin pada tahu yang beredar di pasar Tomohon, pasar Tondano dan pasar Karombasan. Biofarmasetikal Tropis. 2(1): 78-84.
Kusaini, S., Sudjatinah, M., & Wibowo, C. H. 2021. Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Garam terhadap Karateristik Fisik Kimia Ikan Sepat (Trichogaster trichopterus) Asin. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian.
Kusumaningrum, I. & Asikin, A. N. 2016. Karakteristik kerupuk ikan fortifikasi kalsium dari tulang ikan belida. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia.
19(3) : 233-240.
Ma’ruf, H., Sangi, M. S., & Wuntu, A. D. 2017. Analisis Kandungan Formalin dan Boraks pada Ikan Asin dan Tahu dari Pasar Pinasungkulan Manado dan Pasar Beriman Tomohon. Jurnal MIPA. 6(2):24-28.
Mahdalena, R., Sumardianto, S., Fahmi, A. S. 2021. Mutu kerupuk ikan tenggiri dengan penggunaan jenis pasir yang berbeda sebagai media penyangraian.
Jurnal FishtecH, 10(2): 109-119.
https://doi.org/10.36706/fishtech.v10i2.15320.
Male, Y. T., Rumakat, D. H., Fransina, E. G., Wattimury, J. 2020. Analysis of Borax and Formldehyde Content in Meatballsin Ambon City. Biofaal Journal. 1(1) : 37-43.
Mawaddah, I. 2015. Analisis Keamanan Pangan pada Produk Kerupuk Mie di Kabupaten Tegal. Skripsi. Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang.
126 Halaman.
Norhasanah, N., Rahmah, S., & Maymunah, M. 2020. Pengaruh Formulasi Tepung Tapioka, Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) dan Ampas Tahu terhadap Kadar Air, Protein, Serat Kasar dan Daya Kembang Serta Daya terima Kerupuk. Jurnal Kesehatan Indonesia. 10 (3):164-171.
Padmaningrum, R. T., & Dyah, P. 2007. Analisis kadar gizi dan zat aditif dalam bakso sapi dari beberapa produsen. In Prosiding Seminar Nasional, Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA. Yogyakarta, Indonesia: Fakutas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta.
Pamungkas, W. A., Suhartatik, N., Mustofa, A. 2021. Identifikasi boraks dan cemaran mikrobia pada karak mentah di Surakarta. Jurnal Teknologi Pertanian. 10(1): 25-33. https://doi.org/10.32520/jtp.v10i1.1495.
Pane, I. S., Santi, D. N., Chahaya, I. 2013. Analisis kandungan koraks (NA2B4O7
10H2O) pada roti tawar yang bermerek dan tidak bermerek yang dijual di Kelurahan Padang Bulan Kota Medan tahun 2012. Lingkungan dan Kesehatan Kerja. 2(3).
Paramita, V., & Leviana, W. 2017. Pengaruh suhu terhadap kadar air dan aktivitas air dalam bahan pada kunyit (Curcuma longa) dengan alat pengering electrical oven. METANA. 13(2):37-44.
Pattola., Nur, A., Atmadja, T. F. A., Yunianto, A. E., Rasmaniar., Marzuki, I., Unsunnidhal, L., Siregar, D., Puspita, R., Pakpahan, M., Purba, A. M. V. 2020.
Gizi Kesehatan dan Penyakit. 194 Halaman.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 1988. Nomor 722 Tentang Bahan Tambahan Pangan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 1999. Nomor 1168 Tentang Bahan Tambahan Pangan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2004. Nomor 28 Tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2012. Nomor 033 Tentang Bahan Tambahan Pangan.
Pradipta, I. B. Y. V., & Putri, W. D. R. 2015. Pengaruh Proporsi Tepung Terigu dan Tepung Kacang Hijau serta Subtitusi dengan Tepung Bekatul dalam Biskuit.
Jurnal Pangan dan Agroindustri. 3(3).
Prasetyaningsih, Y., Wardati, M., Ekawandani, N. 2018. Pengaruh suhu pengeringan dan Iaju aIir udara terhadap anaIisis proksimat penyedap rasa aIami berbahan dasar jamur untuk apIikasi makanan sehat (batagor). 15(2): 4–
47.
Qomari, F. 2013. Pengaruh substitusi tepung biji nangka terhadap sifat organoleptik dan sifat kimia kerupuk. Jurnal Tata Boga. 2(1).
Riyadi, H., P, Dwi., Anggo, A., Suharto, S. 2015. Kajian keamanan pangan dan karakter fisik produk bakso dan kerupuk udang (Studi kasus di Kota Semarang). UPT Universitas Diponegoro. Semarang. 22 Halaman.
Rosiani, N., Basito, W. E., Widowati, E. 2015. Kajian karakteristik sensoris fisik dan kimia kerupuk fortifikasi daging lidah buaya (Aloe vera) dengan metode pemanggangan menggunakan microwave. J. Teknologi Hasil Pertanian, 8(2), 84-98.
Rosmauli, T., Wuri, Y., Superteam, E. P. 2014. Ini dia Zat Berbahaya di Balik Makanan Lezat. Yogyakarta: Bhapana. 18-19.
Rosyidah, A., Murwani, I. K., Purwanti, E., & Ediati, R. 2018. Identifikasi Boraks, Formalin serta Pewarna Beracun dan Berbahaya menuju Produk Makanan Sehat dan Higienis. IPTEK Journal of Proceedings Series. (5):253-258.
Salamah E, Susanti MR, Purwaningsih S. 2008. Diversifikasi produk kerupuk opak dengan penambahan daging ikan layur (Trichiurus sp.). Buletin Teknologi Hasil Perikanan XI(1): 53-64.
Santoso, D. H. 2015. Kajian daya dukung air di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan. 7(1): 01-17.
https://doi.org/10.20885/jstl.vol7.iss1.art1.
Saputrayadi, A., Asmawati, A., Marianah, M., Suwati, S. 2018. Analisis kandungan boraks dan formalin pada beberapa pedagang bakso di Kota Mataram. J.
Agrotek Ummat. 5(2): 107-116. https://doi.org/10.31764/agrotek.v5i2.701.
Sikanna, R. 2016. Analisis kualitatif kandungan formalin pada tahu yang dijual dibeberapa pasar di Kota Palu. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia. 2(2).
Standar Nasional Indonesia. 1992. SNI 01-2891-1992. Cara Uji Makanan dan Minuman. Badan Standardisasi Nasional.
Standar Nasional Indonesia. 2004. SNI 08-7036-2004. Cara Uji Kadar Formaldehida Bebas pada Bahan Tekstil. Badan Standardisasi Nasional.
Standar Nasional Indonesia. 2006. SNI 01-2354-2006. Penentuan Uji Proksimat pada Makanan dan Minuman. Badan Standardisasi Nasional.
Standar Nasional Indonesia. 2009. SNI 2713.1-2009. Standar Mutu Kerupuk Ikan.
Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Standar Nasional Indonesia. 2009. SNI 7388-2009. Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Makanan. Badan Standardisasi Nasional.
Standar Nasional Indonesia. 2016. SNI 8272:2016. Kerupuk Ikan, Udang dan Moluska. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Sudarmadji, S., & Bambang, H. 2003. Prosedur analisa bahan makanan dan pertanian. Liberty. Yogyakarta.
Sundari, D., Almasyhuri., Lamid, S. 2015. Pengaruh proses pemasakan terhadap komposisi zat gizi bahan pangan sumber protein. Jurnal Media Litbangkes.
25(4):235-242.
Supriyanti, Florentina Maria Titin, Gebi Dwiyanti, Puspa Dwipa Muliani. 2013.
Surimi dari Ikan Beloso (Saurida tumbil Sp.) dan Analisis Kandungan Gizinya.
J. Sains dan Teknologi Kimia. 4 (2):125-134.2
Surahmi, Y., Sufiat, S., KamaI, R. 2020. Penerimaan konsumen dan anaIisis zat gizi terhadap penyedap rasa aIami berbasis ikan mas (Cyprinus carpio I.). JurnaI IImiah Pendidikan Kesejahteraan KeIuarga. 5(11): 94–108.
Susanna, S. & Kadirman, K. 2021. Perpindahan panas pada makanan berpati (kerupuk udang) selama proses penyangraian menggunakan pasir sebagai media penghantar panas. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 3: 72-79.
Suseno, D. 2019. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Boraks Pada Bakso Menggunakan Kertas Turmerik, FT–IR Spektrometer dan Spektrofotometer Uv-Vis. Indonesia Journal of Halal, 2(1), 1.
Syah, D. 2012. Pengantar Teknologi Pangan. IPB Press. Bogor. 566 Halaman.
Syah, D., Utama, S., Mahrus, Z., Fauzan, F., Siahaan, R., Oktavia, O., Kartawijaya, W. 2005. Manfaat dan bahaya bahan tambahan pangan. Himpunan Alumni Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Bogor.
Tubagus, I. 2013. Identifikasi dan Penetapan Kadar Boraks dalam Bakso Jajanan di Kota Manado. Pharmacon, 2(4). https://doi.org/10.35799/pha.2.2013.3104.
Thaha, A. R., Zainal, Z., Hamid, S. K., Ramadhan, D. S., Nasrul, N. 2018. Analisis proksimat dan organoleptik penggunaan ikan Malaja sebagai pembuatan kerupuk kemplang. Media kesehatan masyarakat Indonesia Universitas Hasanuddin. 14(1): 78-85. https://dx.doi.org/10.30597/mkmi.v14i1.3691.
Viogenta, P., Nurjanah, S., & Mulyani, Y. W. T. 2020. Isolasi Jamur Endofitik Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa (L.) Lamk.) dan Analisis Potensi sebagai Antimikroba. Jurnal Pharmascience. 7(1): 72-83.
Wahed, P., Razzaq, M. A., Dharmapuri, S., Corrales, M. 2016. Determination of formaldehyde in food and feed by an in-house validated HPLC method. Food chemistry. 202: 476-483. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.01.136.
Wardani, R. I., Mulasari, S. A. 2016. Identifikasi formalin pada ikan asin yang dijual di kawasan pantai teluk penyu kabupaten cilacap. J. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. 10(1): 15-24.
Wijaya, A. 2019. Produksi kernas menggunakan bahan baku ikan todak (tylosurus crocodilus) dengan penambahan semi refined carrageenan (src). Skripsi.
Universitas Maritim Raja Ali Haji. Tanjungpinang.
Yulianti, C. H., & Safira, A. N. 2020. Analisis Kandungan Formalin pada Mie Basah menggunakan Nash dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Journal of Pharmacy and Science. 5(1):7-14.
Yuniarti, T., Hartono, D., Asriani, A., Amrizal, S. N. 2022. Karakteristik Kerupuk Ikan dari Bahan Baku yang berbeda di UD. Es Jaya Juwana, Pati-Jawa Tengah.
Marinade. 5(01): 45-53.
Zulfahmi, A. N. & Swastawati, F. 2014. Pemanfaatan daging ikan tenggiri (Scomberomorus commersoni) dengan konsentrasi yang berbedapada pembuatan kerupuk ikan. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 3(4): 133-139.
Zulisyanto, D., Riyadi, P. H., Amalia, U. 2016. Pengaruh lama pengukusan adonan terhadap kualitas fisik dan kimia kerupuk ikan lele dumbo (Clarias gariepinus).
J. Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan. 5(4): 26-32.