• Tidak ada hasil yang ditemukan

Diabetes Melitus

N/A
N/A
Indah Dewi

Academic year: 2024

Membagikan "Diabetes Melitus"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Diabetes Melitus

1. Glucobay (3x1)

Pneumonia

2. Leflovoksaxin 750mg 1x1 3.

Mual Muntah

4. Tomit 3x1 iv 5.

Gangguan Gastrointestinal

6. Magasida syrup 3x1 C 7. Pantozol 1x1

8. Omeprazol 9. Gastran 10.

Dislipidemia

11. Niaspan 375 mg (1x1 PO) 12. Zumafib 300 mg (PO)

Hipertensi

13. Catopril 25 mg (1x1) 14. Propanolol

15.

Asma Bronkial

16. Budesonide 200 mcg 2x3 17. Fentolin p.r.n

Nyeri Dada

18. Ponstan 500 mg 2x1

Angina Stabil + Hipertensi +Iskemia

19. Tenace 10 mg (A)

20. Hydrochlortiazide 12,5 mg (A) 21. Nitrogliseril sublingual (P) 22. Bisoprolol 2,5 mg (P)

Dislipidemia

23. Justin 10 mg (A) = Lovastatin 40 mg 1x1 (P)

Penyakit Jantung Koroner(PJK)

24. Clopidogrel 75 mg (P) 25. Aspirin (A)

(2)

Demam Tifoid

26. Ceropid injeksi 1grm (A) 27. Kloramfenikol 4x500mg (P) 28.

Batuk Pilek

29. Sistenol 2x1(A) – Sistenol 3x1 (P)

Mual Muntah

30. Ondavel 2x8 mg 31. Magalat 3x1 C 32. Tomit Injeksi 3x1

33. Lipitor 40 mg

34. Metformin 500 mg (2x1) 35. Ciprofloxacin 500 mg 36. Nicholin 250 mg (3x1 IV) 37. Metycobal 500 mg (2X1 IV) 38. Aspart (3X4 PO)

39. Teosal 40. Aminophilin 41. Ambroxol 42.

43. Panadol 44.

Referensi

Dokumen terkait

Lokasi penyuntikan insulin disarankan dilakukan pada lokasi abdomen karena lebih efektif dalam mengendalikan kadar gula darah 2 jam setelah makan, mengubah lokasi injeksi

Berdasarkan hasil analisa data hubungan antara durasi DM dan usia terhadap kejadian retinopati menggunakan uji pearson correlation didapati hasil p value = 0,000,

Pemakaian sulfonilurea umumnya selalu dimulai dengan dosis rendah, untuk menghindari kemungkinan hipoglikemia. Pada keadaan tertentu dimana kadar glukosa darah

hasil pelacakan uji klinis yang dilakukan didapat - kan 6 dari 7 penelitian setelah diterapi de - ngan vitamin B baik menggunakan vitamin tiamin (B1) saja, B

Lokasi penyuntikan insulin disarankan dilakukan pada lokasi abdomen karena lebih efektif dalam mengendalikan kadar gula darah 2 jam setelah makan, mengubah lokasi injeksi

Pasien berumur 61 tahun masu! rumah sa!it dengan !eluhan utama batu! daha! sulit !eluar, sesa! na"as. Bronchopneumonia atau pneumonia merupa!an salah satu pen$a!it

Teknik pemberian insulin dapat diberikan secara infus (drip) atau injeksi subkutan, jenis insulin yang digunakan pada terapi DM tipe 2 adalah insulin analog yang terdiri dari

Pencegahan DM tipe & pada orang-orang yang berisiko pada prinsipnya adalah dengan %#'+u)a- +a*a -!.u& yang meliputi olah raga" penurunan berat badan"