• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAMIKA KEPENDUDUKAN KELOMPOK 2D (2)

N/A
N/A
Rizal Febriyanto23

Academic year: 2025

Membagikan "DINAMIKA KEPENDUDUKAN KELOMPOK 2D (2)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH KELOMPOK

REGSOSEK (REGISTRASI SOSIAL EKONOMI)

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Dinamika Kependudukan yang diampu oleh dosen Yuliana Ristantya Ningsih, S.Pd., M.Sc

KELAS D KELOMPOK 2

Anggota:

1. Dewi Anggraini (V8023036) 2. Dewi Purwaningsih (V8023037) 3. Putri Zahwa Khusnul K. (V8023113) 4. Raihan Naufal H. (V8023118) 5. Rizal Febriyanto (V8023123)

PROGRAM STUDI D4 DEMOGRAFI DAN PENCATATAN SIPIL FAKULTAS SEKOLAH VOKASI

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

2024

(2)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat-Nya penulisan makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Penulisan makalah yang berjudul “Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)”. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Dinamika Kependudukan, selain itu makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan mengenai Regsosek.

Kami menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Maka dari itu, kami sangat menghargai saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Surakarta, 5 Maret 2024

(3)

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I ... 1

PENDAHULUAN ... 1

A. Latar belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 1

C. Tujuan dan Manfaat ... 1

BAB II ... 2

PEMBAHASAN ... 2

D. Pengertian Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) ... 2

E. Metode Pengambilan Data ... 2

1. Pengumpulan Data ... 2

2. Wawancara ... 2

3. Data yang dikumpulkan ... 2

4. Metode Pelaksanaan dan Metode Sampling ... 3

5. Tujuan dan Manfaat dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) ... 6

BAB III ... 7

PENUTUP ... 7

F. Kesimpulan ... 7

G. Saran ... 7

DAFTAR PUSTAKA ... 8

(4)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Pada tahun 2020-2021 pembangunan di Indonesia mendapatkan tantangan yang berat karena adanya pandemi Covid-19. Tidak hanya transisi adaptasi pemulihan pandemi yang menjadi tantangan ditahun 2022 tetapi juga kondisi global dampak perang Ukraina-Rusia terhadap peningkatan harga komoditi dunia.

Perkembangan teknologi dan perubahan sistem pemerintah berkembang dengan pesat.

Kedua hal ini bermuara pada upaya pelaksanaan tugas, fungsi pengayoman, dan pelayanan pada masyarakat. Hal itu mendorong pemerintah untuk mengambil berbagai langkah penyesuaian dengan cepat sejalan dengan dinamika penduduk yang terjadi.

Adapun tiga reformasi yang dicetuskan didalam Rencana Kerja Pemerintah tahun 2021- 2022 untuk menghadapi situasi tersebut, yaitu reformasi sistem kesehatan, reformasi sistem kebencanaan, dan reformasi sistem perlindungan sosial yang menyeluruh bagi seluruh penduduk.

B. Rumusan Masalah

a. Apa pengertian Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)?

b. Bagaimana metode pengambilan data populasi, sampel dan wilayah Registrasi Sosial Ekonomi?

c. Bagaimana metode pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)?

d. Tujuan dan manfaat dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)?

C. Tujuan dan Manfaat

Makalah ini bertujuan untuk:

a. Mengetahui pengertian Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosesk);

b. Metode apa saja yang dilakukan untuk melakukan pengambilan data populasi, sampel, dan wilayah registrasi sosial ekonomi;

c. Metode pelaksanaan Regsosek;

d. Mengetahui apa saja tujuan dan manfaat yang dihasilkan dari Regsosek.

(5)

2

BAB II PEMBAHASAN

D. Pengertian Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)

Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien. Untuk itulah data yang diberikan harus secara sejujur-jujurnya, karena akan berguna untuk data pembangunan .

E. Metode Pengambilan Data 1. Pengumpulan Data

a. Unit Sasaran

100 Persen penduduk/keluarga pada 514 Kab/Kota. Pendataan awal Regsosek menggunakan pendekatan keluarga dengan memperhatikan domidili semua anggota keluarga yang tercantum pada Kartu Keluarga (KK), termasuk di wilayah khusus.

b. Wilayah Pendataan Khusus

Wilayah pendataan Khusus meliputi Apartemen, Barak Militeer, Pesantren, Panti Jiwa, Panti Asuhan, Rumah Sakit Jiwa, Wilayah Pengungsian, Penjara, Rumah penahanan, Rumah Perahu.

c. Metode Pengumpulan Data 1) Observasi

Dalam metode ini, petugas regsosek melakukan pengamatan secara langsung kepada objek/ Keluar, dengan datang langsung ke lokasi dan meninjau kondisi sekitarnya.

2. Wawancara

Dalam metode wawancara, petugas akan menanyakan informasi secara tatap muka menggunakan kuesioner cetak. Petugas akan menanyakan mengenai kondisi sosial ekonomi. Yang mencakup kondisi sosioekonomi demografis, perumahan dan sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kerentanan kelompok penduduk khusus, informasi geospasial, tingkat kesejahteraan, dan informasi sosial ekonomi lainnya.

3. Data yang dikumpulkan

Data Regsosek mencakup informasi mengenai informasi kondisi sosial ekonomi, termasuk status kesejahteraan, yang meliputi:

(6)

3 1. Kondisi sosioekonomi demografis.

2. Kondisi perumahan.

3. Kondisi sanitasi air bersih.

4. Kepemilikan aset.

5. Kondisi kerentanan kelompok penduduk khusus.

6. Informasi kependudukan.

7. Informasi geospasial.

8. Lansia.

Data tersebut akan digunakan pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal. Data Regsosek juga digunakan untuk menangkap dinamika perubahan

kesejahteraan yang terjadi di masyarakat. Data Regsosek juga digunakan sebagai data rujukan untuk integrasi program pelindungan dan pemberdayaan ekonomi serta data akurat kebijakan pemerintah.

4. Metode Pelaksanaan dan Metode Sampling a. Metode Pelaksanaan

Ada 2 metode yang digunakan dalam pengambilan data Regsosek ini, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif.

b. Metode Kualitatif

Metode Pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) melibatkan beberapa langkah dan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data sosial dan ekonomi masyarakat. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai metode pelaksanaan dan teknik yang digunakan:

1) Koordinasi dan Konsolidasi Teknis:

• Koordinasi dengan pihak berwenang, termasuk Menteri atau Kepala Lembaga, serta Gubernur/Bupati/Walikota di daerah.

• Sosialisasi, edukasi, internalisasi, dan publisitas terkait Regsosek.

2) Penyiapan Basis Data:

• Identifikasi wilayah Satuan Lingkungan Setempat (SLS) seperti RT/Jorong/Wilayah khusus.

• Alokasi petugas dan pelatihan.

• Persiapan instrumen dan perlengkapan.

3) Pengumpulan Data:

(7)

4

• Menggunakan metode PAPI (Paper Assisted Personal Interviewing).

• Melibatkan 100% penduduk yang tinggal di wilayah SLS dan non-SLS.

• Geotagging dan pengambilan foto menggunakan aplikasi wilkerstat BPS.

4) Alur Pendataan:

• Menerima dokumen dan perlengkapan, serta berkoordinasi dengan ketua/pengurus SLS.

• Verifikasi daftar keluarga, termasuk status kesejahteraan, dengan bantuan ketua/pengurus SLS.

• Melakukan pendataan dari rumah ke rumah.

• Menyerahkan hasil pendataan kepada Pengawas Pemeriksa Lapangan (PML) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Semua langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di Indonesia.

c. Metode Kuantitatif

Metode kuantitatif dalam Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) melibatkan beberapa tahapan pengolahan data. Berikut adalah penjelasan mengenai tahapan-tahapan tersebut:

1) Data Entry:

Tahap awal di mana pegawai kontrak (Enumerator) memasukkan data hasil pendataan ke dalam sistem.

Data-entry dilakukan dengan cermat dan akurat.

2) Pemeringkatan:

Setelah data dimasukkan, dilakukan pemeringkatan berdasarkan kriteria tertentu.

Pemeringkatan membantu mengelompokkan data dan mengidentifikasi pola atau tren.

3) Pencetakan Daftar Forum Konsultasi Publik (FKP):

Data yang telah diproses kemudian digunakan untuk mencetak daftar peserta Forum Konsultasi Publik (FKP).

FKP merupakan forum di mana data sosial ekonomi dibahas dan dievaluasi.

4) Forum Konsultasi Publik:

Tahap akhir di mana data disajikan dan dibahas bersama para pemangku kepentingan.

Forum ini memungkinkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menginterpretasi data dan merumuskan langkah-langkah selanjutnya.

(8)

5 1) Metode Sampling

Metode sampling yang digunakan dalam registrasi sosial ekonomi berbeda-beda tergantung pada tujuan dan metode pengumpulan data yang digunakan. Beberapa metode sampling yang sering digunakan antara lain:

a. Sampling Acak (Random Sampling)

Metode ini dilakukan dengan memilih individu atau rumah secara acak tanpa ada kriteria tertentu, sehingga dapat memberikan hasil yang representatif dan dapat dipercaya dalam menggambarkan populasi.

b. Sampling Stratifikasi (Stratified Sampling)

Metode ini dilakukan dengan membagi populasi menjadi beberapa kelompok (strata) berdasarkan karakteristik penting seperti kelas sosial, pendidikan, atau umur dan metode ini dilakukan di setiap strata untuk memastikan bahwa setiap kelompok penting dalam penelitian.

c. Sampling Proporional (Proportionate Sampling)

Metode ini dilakukan di mana jumlah sampel dalam setiap strata sama dengan persentase populasi dalam setiap strata, hal ini digunakan untuk memastikan bahwa setiap kelompok dalam populasi dijalin dalam jumlah yang masing- masing sesuai dengan persentasinya dalam populasi total.

d. Sampling Sistematic (Systematic Sampling)

Metode ini dibutuhkan hanya pada setiap jumlah tertentu (contoh, setiap 10th rumah) dari jalur awal acak, hal ini digunakan untuk memastikan bahwa sampel telah merata disembarangi populasi.

e. Sampling Kluster (Cluster Sampling)

Metode ini dibagi menjadi beberapa kluster, dan kemudian beberapa kluster dipilih secara acak untuk dijelaskan, hal ini lebih efisien dalam pengumpulan data namun memerlukan pertimbangan lebih lanjut untuk memastikan bahwa kluster-kluster yang dipilih representatif.

f. Sampling Konvenensial (Convenience Sampling)

Metode ini digunakan di mana sampel dipilih dari individu atau rumah yang mudah dijani atau mudah dihubungi, namun metode ini dapat membawa kemungkinan error seperti pengaruh sumber sampel yang tidak representatif.

Pilihan metode sampling tergantung pada tujuan penelitian, keterbatasan waktu dan budget, dan kualitas data yang diinginkan. Penting untuk memastikan bahwa metode sampling yang dipilih memastikan hasil yang valid, aman, dan representatif bagi populasi yang diujungkan.

(9)

6

5. Tujuan dan Manfaat dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) a. Tujuan

1) Mengumpulkan data kependudukan tunggal atau satu data yang dapat digunakan untuk berbagai program dan kebijakan pemerintah secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien.

2) Mengumpulkan data utama terkait sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

3) Memperoleh data yang akurat dan valid: Dengan cara pengumpulan data melalui metode door to door dengan moda paper and pencil interviewing (PAPI) atau sering disebut wawancara tatap muka menggunakan kuesioner cetak, serta geotag dan foto yang dikhususkan untuk keluarga miskin, pemerintah dapat memperoleh data yang akurat dan valid

4) Mengintegrasikan perlindungan dan bantuan sosial tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

b. Manfaat

a. Mengurangi kesalahan data yang dapat terjadi dalam pengumpulan data secara konvensional atau manual.

b. Membantu dalam pengembangan dan pengaturan program-program pemerintah yang terkait dengan sosial dan ekonomi masyarakat

c. Membantu pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan terkait peningkatan

kesejahteraan, termasuk penyaluran bantuan-bantuan yang melibatkan masyarakat kurang mampu serta mendukung perencanaan program dan pembangunan di seluruh wilayah republik Indonesia

(10)

7

BAB III PENUTUP

F. Kesimpulan

Pendataan Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. Data Regsosek bertujuan untuk menjembatani koordinasi dalam memastikan pemakaian data yang

konsisten dan terhubung dengan data induk kependudukan. Regsosek ini merupakan syarat utama dalam reformasi system perlindungan social.

Pendataan lapangan Regsosek dilaksanakan pada 15 Oktober-14 November 2022.

Sedangkan, pada tahun 2023 adalah pengolahan data, analisis data, dan terakhir adalah diseminasi (penyerahan data). Sehingga saat ini belum ada data akhir yang dihasilkan karena proses pengolahan datanya belum selesai dan akan selesai pada bulan Maret 2023 (berdasarkan petugas lapangan Regsosek yang telah kami wawancara).

G. Saran

Pemerintah hingga Petugas Enumerator diharapkan lebih gencar dalam

menyosialisasikan pentingnya Regsosek, karena dengan diadakannya Regsosek sendiri juga nantinya akan berdampak kepada Masyarakat itu sendiri, misalnya, untuk

meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bansos (bantuan sosial), kesehatan, hingga administrasi kependudukan.

(11)

8

DAFTAR PUSTAKA

https://waluyorejo.kec-puring.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/4/172

https://www.bps.go.id/regsosek/

https://kapuaskab.bps.go.id/news/2022/09/12/54/pendataan-awal-registrasi-sosial-ekonomi-- regsosek--2022.html

https://www.kominfo.go.id/content/detail/45002/pendataan-awal-registrasi-sosial-ekonomi- dimulai/0/artikel_gpr

https://pusdiklat.bps.go.id/diklat/bahan_diklat/BA_2144.pdf

https://uma.ac.id/jspui/bitstream/123456789/526/5/118220011_file5.pdf

Referensi

Dokumen terkait

Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun,

Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun

Guna memperoleh pengertian yang lebih saksama, kiranya FGD dapat didefinisikan sebagai suatu metode dan teknik dalam mengumpulkan data kualitatif di mana sekelompok

Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun

Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun

Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun

Teknik analisis yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun

Teknik analisis yang digunakan penlis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menyusun dan