1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini, perkembangan madzhab dan sekte-sekte di Indonesia menunjukkan perkembangan yang dinamis. Dinamika madzhab dan sekte ini ditunjukkan bukan hanya dalam wacana diskusi, seminar, atau pun kuliah-kuliah semata, melainkan telah pada tataran praktis berupa penerapan dalam realitas kehidupan baik secara individu maupun kelompok (organisasi). Secara sosial- religius, berkembangnya wacana dan praktek madzhab dan sekte-sekte di Indonesia ini berkorelasi dengan perkembangan pengetahuan dan dinamika sosial keagamaan masyarakat itu sendiri.
Perkemabangan dinamika sosial keagaam masyarakat Indonesia dimulai sejak Islam masuk dan menyebar di Indonesia. Sejak awal corak aliran yang berkembang adalah sunni, khususnya dari kalangan madzhab Syafii. Setidaknya penganut madzhab Syafi’i ini terlihat di sebagian besar wilayah di Indonesia.
Namun demikian seiring perkembangannya penyebaran mazhab-mazhab fikih lainnya juga mengalami perkembangan. Madzhab-madzhab fikih ini lahir dan tumbuh untuk merespon kebutuhan kaum muslimin terhadap pengetahuan tentang hukum-hukum agama mereka dan menyiapkan hukum-hukum tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap hadirnya masalah-masalah baru dalam kehidupan. Para tokoh atau imam mazhab seperti Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, Ahmad bin Hanbal dan lainnya, masing-masing menawarkan kerangka metodologi, teori dan kaidah-kaidah ijtihad yang menjadi pijakan mereka dalam menetapkan hukum. Maka, dalam makalah ini akan dibahas tentang mahzab fikih yang ada di Indonesia.
2
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana sejarah masuknya mazhab fikih di Indonesia?
2. Apa saja mazhab fikih yang ada di Indonesia?
3. Bagaimana pengaruh mazhab fikih dalam praktik hukum islam di Indonesia?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui sejarah masuknya mazhab fikih di Indonesia embagian mahzab dalam Islam
2. Untuk mengetahui mazhab fikih apa saja yang ada di Indonesia.
3. Untuk mengetahui pengaruh mazhab fikih dalam praktik hukum islam di Indonesia.