LKIP dari Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Tahun 2019. ix) Pada sasaran strategis 1: Peningkatan pertumbuhan perikanan terdapat 5 program pendukung. Penyusunan LKIP Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Tahun 2019 dimaksudkan sebagai wujud akuntabilitas pelaksanaan kegiatan yang tercermin dari pencapaian kinerja, visi, misi, realisasi pencapaian key performance indicator dan goal dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Tugas, Fungsi, dan Wewenang Organisasi
Tujuan penyusunan laporan dinas perikanan adalah untuk menciptakan pengelolaan yang baik dan bertanggung jawab.
Aspek Strategis Organisasi
Dinas Sumber Daya Manusia (SDM) dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dan dibantu oleh empat orang pejabat tahap III yaitu Sekretaris, Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pembudidaya, Kepala Bidang Pengelolaan dan Pembinaan Nelayan, Kepala Dinas Perikanan Divisi Pengembangan dan Kelembagaan. Sedangkan jasa yang memungut retribusi adalah penyelenggaraan pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Struktur Organisasi
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama pada Instansi Pemerintah Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Badan Negara Sistem Akuntabilitas Kinerja (SAKIP); . Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 03 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang.
Sistematika Penyajian
PENDAHULUAN A. Latar Belakang
PERENCANAAN KINERJA
Rencana Strategis 2019 – 2023
- Mengembangkan ekonomi daerah yang kompetitif dan berbasis kerakyatan
- Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel
- Meningkatkan Pendapatan per kapita Nelayan/ pembudidaya ikan 2. Meningkatkan Akuntabilitas Kinerja Dinas Perikanan
Selain itu, Renstra Dinas Perikanan akan dijabarkan ke dalam Rencana Kerja Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang (Renja), yang merupakan dokumen perencanaan SKPD untuk jangka waktu 1 (satu) tahun. Misi lain yang diemban Dinas Perikanan adalah misi keempat Pengelola Kabupaten Tangerang dalam RPJMD.
Meningkatnya produksi perikanan
Penetapan target indikator ini pada tahun 2019 sampai dengan 2023 mempertimbangkan keinginan Kementerian untuk selalu meningkatkan kontribusi produksi perikanan terhadap BRDP daerah setiap tahunnya dan mengevaluasi hasil produksi ikan tahun lalu yang tumbuh sebesar (0,6).
Meningkatnya nilai tambah produk perikanan
- Perjanjian Kinerja Tahun 2019
Nilai tambah adalah selisih antara nilai jual produk olahan ikan (Rp/Kg) dengan nilai bahan baku dan kontribusi dari agen pembentuk lainnya (Rp/Kg). Perlu ditetapkan target persentase nilai tambah produk olahan ikan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian target tersebut. Penetapan target persentase nilai tambah produk perikanan dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan pasar, baik konsumen maupun produsen tidak dirugikan.
Dinas Perikanan menetapkan target peningkatan nilai tambah produk perikanan sebesar 20% sehingga persentase nilai tambah merupakan nilai yang rasional. II - 10 Keselarasan dan keterkaitan antara visi dan misi Bupati Tangerang dengan tujuan dan sasaran Dinas Perikanan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang, dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Penyusunan Kesepakatan Kinerja Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Tahun 2019 mengacu pada dokumen Renstra Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang untuk dokumen Rencana Kerja (Renja) Tahun 2019, dan dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2019, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang memiliki Kinerja Tahun 2019 - persetujuan.
Sesuai dengan maksud dan tujuan jangka menengah Dinas Perikanan sebagaimana materi yang telah disepakati oleh Kepala Dinas Perikanan dengan Bupati Tangerang dan besaran anggaran yang direncanakan Program/Kegiatan tahun 2019 adalah sebagai berikut. Perjanjian Kinerja Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Tahun 2019 NO IKU TANDA STRATEGIS (KEPALA INDIKATOR KINERJA) UNIT TAR. Anggaran yang dialokasikan untuk melaksanakan kesepakatan kinerja antara Bupati Tangerang dengan Kepala Dinas Perikanan sebesar Rp.
AKUNTABILITAS KINERJA
Nilai AKIP Dinas
Nilai AKIP (Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) tahun 2019, dalam hal ini Dinas Perikanan, memuat dua unsur penilaian, yaitu nilai LKIP tahun 2018 (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah) dan nilai pelaksanaan SAKIP tahun 2019. Berdasarkan Surat Inspektorat Nomor 700/174- Insp/2019 tanggal 22 Maret 2019 perihal laporan hasil evaluasi atas laporan kinerja aparatur daerah, instansi pemerintah se-Kabupaten Tangerang Tahun 2018, Dinas Perikanan meraih skor AKIP 72,41 kategori BB, deskripsi sangat baik, bertanggung jawab, berkinerja baik , untuk memiliki sistem manajemen kinerja yang andal. Untuk mengukur dan meningkatkan kinerja serta meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintah, setiap instansi pemerintah harus menetapkan Key Performance Indicators (IKU).
Dengan demikian, kinerja kunci terkandung dalam sasaran dan tujuan strategis suatu instansi pemerintah, sehingga KPI merupakan ukuran keberhasilan sasaran dan tujuan strategis suatu instansi pemerintah. Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang telah menetapkan Indikator Kinerja Utama Satuan Kerja Perangkat Daerah melalui Peraturan Bupati Tangerang Nomor: 16 Tahun 2019 tentang Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang juga melakukan kajian terhadap Key Performance Indicators, dalam melakukan kajian tersebut memperhatikan capaian kinerja, permasalahan dan isu-isu strategis yang sangat mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi.
Selain itu, berdasarkan hasil evaluasi kinerja, dibuat analisis capaian kinerja untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai alasan tercapai atau tidak tercapainya kinerja yang diharapkan. Dalam laporan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dapat memberikan rangkuman penilaian tingkat pencapaian tujuan kegiatan dari setiap rangkaian indikator kinerja kegiatan dan penilaian tingkat pencapaian tujuan untuk setiap indikator kinerja tujuan yang ditetapkan dalam dokumen. Rencana Strategis dan Rencana Kerja Tahun 2019. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, tujuan yang telah ditetapkan dalam mewujudkan visi dan misi agensi pemerintahan.
Sasaran 1 yaitu : Meningkatnya Produksi Perikanan dengan indikator kinerja utama (IKU) Pertumbuhan Produksi Ikan (PPI)
Luaran dari kegiatan ini adalah rehabilitasi saluran bendungan sepanjang 50 meter, pagar bendungan sepanjang 50 meter, edukasi mangrove kepada 240 siswa SMA sebagai generasi muda, penanaman 20.000 pohon mangrove di kawasan anamina. Penetapan lokasi ini dilakukan tahun lalu berdasarkan hasil kajian tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Buku Kajian Program Unggulan GERBANG MAPAN. 2) Program pengembangan kawasan budidaya, dengan sasaran program: Tersedianya kawasan budidaya. Tahun 2019 merupakan tahap pertama dalam Rencana Strategis dimana pengembangan Kawasan Akuakultur dilakukan terlebih dahulu untuk mempersiapkan Pengembangan Kawasan Akuakultur yang memberikan output berupa dokumen perencanaan Viability Study (VS) dan Detailed Engineering Design (DED).
Dengan berakhirnya Renstra Tahun 2023, diharapkan Pengembangan Kawasan Budidaya Akuakultur telah selesai 100% dan beroperasi secara optimal. Untuk tahun 2019, dimaksudkan dalam tahap pembuatan FS dan DED yang menunjukkan pada tahap pengembangan 20% 100% kawasan budidaya. Hal ini dikarenakan adanya kegiatan rehabilitasi tambak sehingga operasional steelhead agak terganggu sehingga produksi benih di BBI kurang optimal.
Tentunya hal ini mempengaruhi proses produksi benih dalam pemijahan (kawin) ikan indukan. Kegiatan ini meliputi pelatihan bagi 90 pekebun, staf pengamanan BBI dan staf operasional BBI selama 1 tahun. Rincian realisasi hasil adalah Bimtek Diversifikasi Usaha Budidaya Air Payau dan Air Tawar untuk 20 pembudidaya ikan, Bimtek Pengembangan Ikan Hias untuk 20 pembudidaya ikan, Bimtek Budidaya Air Tawar untuk 20 pembudidaya ikan, Workshop Teknologi Probiotik untuk 30 pembudidaya, Pemberdayaan Masyarakat ( kolaborasi dengan Aleta) sebanyak 100 orang .
Program pendukung tujuan 2 terdiri dari kegiatan yang mendukung terwujudnya pencapaian tujuan dengan indikator persentase nilai tambah produk perikanan. Program ini bertujuan untuk menciptakan stabilitas harga ikan di TPI dengan indikator kenaikan harga ikan di TPI. Turunnya harga ikan tentu menjadi harapan positif bagi konsumen (yang langsung memakannya) maupun produsen yang mengolah produk ikan.
Penurunan harga ikan bagi produsen pengolahan ikan juga dapat meningkatkan nilai tambah yang diperoleh karena mereka berkorban untuk mendapatkan bahan baku ikan sehingga keuntungan lebih besar. Peningkatan Fasilitas Pelelangan Ikan yang berujung pada perolehan fasilitas pelelangan di 3 TPI yaitu TPI Kronjo, TPI Cituis, TPI Tanjung Pasir. Fasilitas yang dilelang antara lain sarana kebersihan di tiga TPI, pengadaan PDAM di TPI Tanjung Pasir, pengadaan pompa air uap di TPI Kronjo, perbaikan gedung BPN di UPT Wilayah Kronjo (BPN).
Pengelolaan tempat pelelangan ikan menghasilkan Sosialisasi Perda Retribusi Daerah di 3 TPI, pelaksanaan Jum'at Bersih (JUMSIH) setiap minggu di 3 TPI dan pembayaran retribusi kepada ikan. Hal-hal yang mendukung tercapainya pelaksanaan program ini karena didukung oleh beberapa kegiatan yaitu. Kegiatan ini menghasilkan pembelian 1 paket sarana pengolahan ikan, 80 unit alat cold chain, 3 unit freezer.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA TAHUN 2019
Tabel 3.10 diatas menggambarkan bahwa Misi 1 adalah membangun perekonomian daerah yang berdaya saing dan berbasis kerakyatan, yang memiliki 2 tujuan yaitu. Meningkatkan kualitas tata kelola yang profesional, transparan dan bertanggung jawab yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas instansi dengan indikator yaitu nilai AKIP Dinas Perikanan yang tidak melebihi tujuan. Evaluasi bertujuan untuk mengetahui pencapaian saat ini, kemajuan dan hambatan yang dihadapi dalam mencapai misi, sehingga dapat dievaluasi dan dipelajari untuk perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa mendatang.
III - 26 Selanjutnya dilakukan pengukuran kinerja terhadap indikator kinerja yang telah dicapai pada tahun 2019 serta perbandingan tujuan dan realisasi indikator target dari 2 tujuan dan 3 indikator kinerja dari 2 misi, sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Tahun 2019. Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang untuk analisis capaian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan secara rinci dapat dilihat sebagai berikut. 34; Peningkatan Produksi Perikanan” adalah 113,18% dari target 100% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja 2019, sehingga persentase peningkatan kinerja adalah 113,18%, pencapaian ini melebihi target yang dijanjikan. Pengukuran kinerja ini akan terus berlanjut dalam melihat tingkat keberhasilan capaian produksi perikanan dari tahun ke tahun.
Data peningkatan produksi perikanan dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2019 dapat dilihat pada grafik berikut. Realisasi tahun 2019 sebesar 1,2% dibandingkan target akhir Renstra Dinas Perikanan sebesar 6,5%, capaian kinerja tahun 1 dari target akhir hingga tahun 2023 mencapai 18,5. Dengan tahun dasar tahun 2018 dimana produksi perikanan sebesar 40.581,02 ton diharapkan produksi perikanan dapat tercapai pada akhir tahun renstra yaitu hingga tahun 2023.
Produksi Ikan (Ton)
Meningkatnya Nilai Tambah Produk
- Strategi Peningkatan Kinerja
Berdasarkan evaluasi tingkat efisiensi dan efektivitas, setiap program kegiatan Dinas Perikanan telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan harapan dan tujuannya. Ketiga adalah analisis hasil pengukuran target perbaikan kinerja, peningkatan kinerja anggaran (realisasi anggaran) dan nilai kinerja. Sebagaimana tertuang dalam renstra, pelaksanaan berbagai tugas dan kegiatan dinas perikanan tahun 2019 diarahkan pada 3 sasaran strategis.
Pencapaian kinerja Aktivitas yang mendorong rata-rata pencapaian kinerja Program sebesar 45% pada Sasaran 1 memperoleh pencapaian kinerja sebesar 113,18%. Penjelasan atas rendahnya rata-rata kinerja Program pada Target 2 disebabkan oleh penurunan 200% produksi benih di BBI. Untuk pencapaian kinerja aktivitas yang mendorong pencapaian kinerja rata-rata program di Sasaran 2, perolehan kinerja sebesar 350%.
Sedangkan pencapaian kinerja kegiatan yang mendorong kinerja rata-rata program pada tujuan 3 mencapai tingkat keberhasilan sebesar 96,5%. Dengan melaksanakan seluruh Program Kegiatan Dinas Perikanan Tahun 2019 dan berhasil mencapai keberhasilannya, diharapkan tujuan Dinas Perikanan dapat meningkatkan pendapatan perkapita nelayan. Pencapaian kinerja yang melebihi target tetap harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam bentuk program kegiatan.
PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP DI KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2019TRIWULAN II
PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT
PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM