Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
P U T U S A N
Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Batam yang mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :
1. Nama lengkap : Zulkarnaen Fabanyo Bin Abdul Rahman;
2. Tempat lahir : Ternate;
3. Umur/Tanggal lahir : 34 tahun/19 Agustus 1986;
4. Jenis kelamin : Laki-laki;
5. Kebangsaan : Indonesia;
6. Tempat tinggal : Perumahan Putra kelana Jaya THP 2 Blok D4 No.
20, RT 004, RW 014 Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau;
7. Agama : Islam;
8. Pekerjaan : Karyawan Swasta (Direktur PT. JAYA AGUNG PADAELO);
Terdakwa Zulkarnaen Fabanyo Bin Abdul Rahman tidak ditahan;
Terdakwa menghadap sendiri;
Pengadilan Negeri tersebut;
Setelah membaca:
- Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Batam Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm tanggal 22 Desember 2020 tentang penunjukan Majelis Hakim;
- Penetapan Majelis Hakim Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm tanggal 22 Desember 2020 tentang penetapan hari sidang;
- Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;
Setelah mendengar keterangan Saksi-saksi, Ahli dan Terdakwa serta memperhatikan barang bukti yang diajukan di persidangan;
Setelah mendengar pembacaan tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut Umum yang pada pokoknya sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa ZULKARNAEN FABANYO Bin ABDUL RAHMAN bersalah melakukan “TINDAK PIDANA YANG MELAKUKAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 TANPA IZIN SEBAGAIMANA PASAL 59 AYAT (4),” sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 102 Jo Pasal 59 Ayat (4) Jo Pasal 116 Ayat (1) Huruf B UU RI No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
Halaman 1 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa ZULKARNAEN FABANYO Bin ABDUL RAHMAN dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda sebanyak Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan dengan perintah Terdakwa tetap ditahan;
3. Menyatakan barang bukti berupa :
- 13 (tiga belas) lembar Foto Copy Gros Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT. Jaya Agung Padaelo yang telah disahkan oleh Notaris Justitia Ferryanto, SH;
- 1 (satu) bundel Foto Copy Company Profile PT. Jaya Agung Padaelo yang telah di cap dan ditanda tangani;
- 1 (satu) bundel Foto Copy Report Of Demucking Vessel MT. Tigerwolf (Laporan Pekerjaan Demucking di Kapal MT.Tigerwolf) yang telah di cap dan ditanda tangani;
Terlampir dalam berkas perkara;
- 1 (satu) unit kapal MT. PETROMAX Eks Kapal MT. TIGERWOLF berbendera INDONESIA IMO 92950505 MMSI 525121013;
- 1 (satu) lembar Surat Laut Sementara Nomor AL.520/61/8.SM/DK/2020 tanggal 23/07/2020;
- 4 (empat) lembar Surat Ukur Internasional (1969) Sementara Nomor : 5839/Pst tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Keselamatan Konstruksi kapal barang Nomor : 115/ATHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Keselamatan Perlengkapan Kapal barang Nomor : 115/ATHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 2 (dua) lembar Catatan Perlengkapan untuk memenuhi konvensi Internasional Tentang Keselamatan Jiwa dilaut, 1974 sebagaiamana diubah dengan protokol 1988 dari padanya Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Keselamatan Radio Kapal barang Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Catatan perlengkapan Fasilitas Radio Untuk Memenuhi Konvensi Internasional tentang keselamatan jiwa dilaut, 1974 sebagaimana diubah dengan protokol 1988 dari padanya Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Shore Based Maintenance Certificate;
- 1 (satu) lembar Asuransi MAG;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Garis Muat Internasional (1966) Nomor
Halaman 2 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 7 (tujuh) lembar Internasional Load Line Certificate;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Internasional Pencegahan Pencemaran Oleh Minyak Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Pengukuhan untuk perpanjangan masa berlaku sertifikat sampai pemeriksaan pada pelabuhan berikutnya atau untuk tenggang waktu diberlakukan peraturan 10.5 atau 10.6;
- 7 (tujuh) lembar Suplemen sertifikat Internasional pencegahan pencemaran oleh minyak Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Internasional Pencegahan pencemaran Udara Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Pengukuhan untuk perpanjangan masa berlaku sertifikat sampai pemeriksaan pada pelabuhan berikutnya atau untuk tenggang waktu diberlakukan peraturan 9.5 atau 9.6;
- 3 (tiga) lembar Suplemen sertifikat Internasional pencegahan pencemaran oleh Udara Nomor 115/AHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar Engine Internasional Air Pollution Prevention certificate (Dalin Marine Disel Works);
- 2 (dua) lembar Suplement To Engine International Air Pollution Prevention Certificate (Dalin Marine Disel Works);
- 1 (satu) lembar Engine Internasional Air Pollution Prevention certificate (Zhenjiang Marine Disel Works);
- 2 (dua) lembar Suplement To Engine International Air Pollution Prevention Certificate (Zhenjiang Marine Disel Works);
- 1 (satu) lembar Engine Internasional Air Pollution Prevention certificate (Zhenjiang Marine Disel Works);
- 2 (dua) lembar Suplement To Engine International Air Pollution Prevention Certificate (Zhenjiang Marine Disel Works);
- 1 (satu) lembar Engine Internasional Air Pollution Prevention certificate (Zhenjiang Marine Disel Works);
- 2 (dua) lembar Suplement To Engine International Air Pollution Prevention Certificate (Zhenjiang Marine Disel Works);
- 1 (satu) lembar Sertifikat Internasional pencegahan pencemaran oleh kotoran Nomor 115/ATHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar pengukuhan untuk perpanjangan sertifikat jika berlaku kurang dari 5 tahun di man diberlakukan aturan 8.3;
- 1 (satu) lembar Sertifikat internasional pencegahan pencemaran untuk
Halaman 3 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
pengangkutan barang cair beracun dalam bentuk curah Nomor : 115/ATHUB/VII/2020 tanggal 23 Juli 2020;
- 1 (satu) lembar pengukuhan untuk perpanjangan masa berlaku sertifikat sampai pemeriksaan pada pelabuhan berikutnya atau untuk tenggang waktu diberlakukan peraturan 10.5 atau 10.6;
- 7 (tujuh) lembar Lis Of Products,Tank Group Key, Oprational Notes, Pollution Notes, General Notes, Tank Plan dan Strength Notes;
- 1 (satu) lembar Sertifikat internasional sistem anti tritip;
- 1 (satu) lembar catatan sistem anti tritip;
- 1 (satu) lembar sertifikat of insurance or other financial scurity in respect of liability for the removal of wrecks;
- 2 (dua) lembar Maritim& Coastguard Agency;
- 1 (satu) lembar Attestation for compliance of insurance or other financial security in respect of nairobi intenational convention on the removal of wrecks, 2007;
- 1 (satu) lembar Sertifikat dana jaminan ganti Rugi Pencemaran Minyak;
- 1 (satu) lembar Sertifikat dana jaminan ganti rugi pencemaran minyak bahan bakar;
- 1 (satu) lembar Dokumen keselamatan pengawakan minimum;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Manajemen Keselamatan sementara;
- 1 (satu) lembar Dokumen penyesuaian Manajemen keselamatan;
- 1 (satu) lembar Sertifikat Keselamatan Kapal Internasional sementara;
- 11 (sebelas) lembar Dokumen dari PT. Sam Segara Dumai;
- 2 (dua) lemba Dokumen Riwayat kapal;
- 13 (tiga belas) lembar Dokumen Infinity 8 PTE LTD;
- 1 (satu) buah Buku Oil Record Book (part I);
- 1 (satu) buah Buku Oil Record Book (part II);
Dikembalikan kepada pemiliknya yang sah yaitu PT. Naga Sinar Maritim;
- 9 (sembilan) Buah Sekop;
- 2 (dua) Buah Blower Elektrik;
- Karung 1 = 340 Kg (Tiga Ratus Empat Puluh Kilogram) limbah B3;
- Karung 1 = 480 Kg (Empat Ratus Delapan Puluh Kilogram) limbah B3;
- Karung 1 = 370 Kg (Tiga Ratus Tuju Puluh Kilogram) limbah B3;
- Karung 1 = 190 Kg (Seratus Sembilan Puluh Kilogram) limbah B3;
- Sample Barang bukti 58,5 Kg (Lima Puluh Delapan koma Lima Kilogram);
Dirampas untuk dimusnahkan;
Halaman 4 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
4. Membebankan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah);
Setelah mendengar permohonan Terdakwa yang pada pokoknya mohon keringanan putusan karena Terdakwa menyesali dan berjanji tidak akan mengulanginnya lagi;
Setelah mendengar tanggapan Penuntut Umum terhadap permohonan Terdakwa yang pada pokoknya tetap pada tuntutan pidananya semula;
Menimbang, bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa berdasarkan surat dakwaan sebagai berikut:
Bahwa Terdakwa ZULKARNAEN FABANYO Bin ABDUL RAHMAN selaku Direktur PT. JAYA AGUNG PADAELO pada hari Selasa sampai dengan Jum’at tanggal 26 Mei 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020 sekira jam 11.00 Wib atau setidak pada bulan Mei 2020 atau setidak – tidaknya pada tahun 2020 bertempat di diatas kapal MT. TIGERWOLF yang berada di sekitar perairan Rempang Galang, Kota Batam pada posisi 0º 43 934 ʹ ʺ T – 104º 5ʹ 767 ʺ U yang merupakan wilayah Perairan Republik Indonesia yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Batam yang berwenang memeriksa dan mengadilinya, yang melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin sebagaimana pasal 59 ayat (4), perbuatan tersebut Terdakwa lakukan dengan cara sebagai berikut :
- Bahwa pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sekira pukul 11.00 wib saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH menyuruh saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi CHANDRA M Bin YASIMUN MUHARNI, saksi IWAN SAPUTRA bin JASMALIK, saksi SULAIMAN Bin AMRAN, saksi EGA SAHPUTRA Bin NURMANSYAH, dan saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS melakukan pengelolaan limbah berupa sludge dengan masuk kedalam sebuah tangki cargo kapal MT. TIGER WOLF tersebut selanjutnya saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi CHANDRA M Bin YASIMUN MUHARNI, saksi IWAN SAPUTRA bin JASMALIK, saksi SULAIMAN Bin AMRAN, saksi EGA SAHPUTRA Bin NURMANSYAH, dan saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS menscrup dinding tanki kapal menyekop air dan sludge dan dimasukkan kedalam kantong plastic kemudian saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi CHANDRA M Bin YASIMUN MUHARNI, saksi IWAN SAPUTRA bin JASMALIK, saksi SULAIMAN Bin AMRAN, saksi EGA SAHPUTRA Bin NURMANSYAH, dan saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS membuang kotoran di dinding tanki cargo kapal MT. TIGER WOLF dengan cara di scrap di bagian lantai dan dinding tangki tersebut setelah semuanya
Halaman 5 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
di scrap kemudian kotoran tersebut dimasukkan kedalam palstik setelah terkumpul lalu dinaikkan keatas dek kapal dengan menggunakan tali setelah semuanya bersih saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi CHANDRA M Bin YASIMUN MUHARNI, saksi IWAN SAPUTRA bin JASMALIK, saksi SULAIMAN Bin AMRAN, saksi EGA SAHPUTRA Bin NURMANSYAH, dan saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS naik keatas dan istirahat kemudian di disuruh lagi oleh saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH masuk kedalam tangki yang lainnya dan melakukan pekerjaan yang sama sampai 6 (enam) tangki dan pekerjaan tersebut berlangsung sampai hari Kamis tanggal 28 Mei 2020 sekira pukul 17.00 WIB;
- Bahwa selanjutnya pada hari Jum’at tanggal 29 Mei 2020 sekira pukul 09.00 wib saksi SANDY PRATAMA PUTRA, SIK, saksi INDRA SAHPUTRA yang merupakan anggota Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri dan saksi Ir.
EDISON, M.Si yang merupakan petugas dari Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri melaksanakan patroli rutin dengan menggunakan Kapal Patroli Polisi XXXI-1010 Ditpolairud Polda Kepri di sekitar perairan Rempang Galang Batam mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan tank cleaning di sekitar perairan Galang Batam, setelah mendapat informasi tersebut saksi SANDY PRATAMA PUTRA, SIK, saksi INDRA SAHPUTRA dan saksi Ir. EDISON, M.Si langsung bertolak menuju perairan Galang Batam setibanya diperairan Rempang Galang, Batam pada posisi koordinat 0º 43’ 934” N - 104º 5’ 767” E melihat 1 (satu) unit kapal MT. TIGER WOLF sedang labuh jangkar dan langsung melakukan pemeriksaan dan ditemukan beberapa karung karung kecil yang berisi Sludge hasil tank cleaning kapal MT. TIGER WOLF dan alat – alat yang digunakan untuk melakukan tank cleaning tersebut, menurut keterangan saksi ASHARI Bin AHMAD PIETER selaku Nakhoda Kapal MT. TIGER WOLF bahwa yang melakukan tank cleaning tersebut adalah karyawan harian PT. JAYA AGUNG PADAELO yang sudah turun dari atas kapal MT. TIGER WOLF dan selama pekerjaan tank cleaning tersebut tidak ada Petugas Syahbandar yang mengawasi selanjutnya terhadap limbah B3 dan alat – alat yang digunakan berupa 13 (tiga belas) buah sekop, kain majun, baby bag, jumbo bag, 2 (dua) buah blower electrik dan lampu penerangan beserta sapu, secrap, masker warna putih dan lampu senter dibawa Kantor Ditpolairud Polda Kepri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut;
- Bahwa berdasarkan Hasil Analisis dan Evaluasi sampel Sludge dari kapal MT. TIGERWOLF di Perairan Batam Kepulauan Riau Laporan No. 11-
Halaman 6 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
a/LOG/Lab.QC/VI/2020 yang dilakukan oleh Laboratorium Quality Control Logistik Minyak dan Gas (PEM AKAMIGAS) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan kesimpulan senyawa turunan benzene, amine dan toluene ditemukan didalam 2 sampel sludgee tersebut merupakan limbah B3 yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan manusia;
- Bahwa berdasarkan berita acara hasil permohonan bantuan pengukuran volume limbah B3 oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kota Batam massa Limbah B3 yang ditemukan di kapal MT. TIGERWOLF setelah penimbangan dengan jumlah 1428,5 (seribu empat ratus dua puluh delapan) Kg.
- Bahwa berdasarkan keterangan Ahli RACHMAT ANTONIUS NIRANG, ST., M.MTr., menerangkan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim pada pasal 72 persyaratan yang harus dilengkapi oleh badan usaha untuk melakukan Pencucian Tangki (Tank Cleaning) adalah :
1. Izin Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh Direktur Jenderal;
2. Pemberian izin usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah;
3. Badan Usaha pelaksana pencucian tangki kapal wajib memiliki persyaratan sebagai berikut :
a. Memiliki tenaga pencucian tangki kapal yang berpegalaman sekurang-kurangnya 2 (dua) orang;
b. Memiliki atau menguasai peralatan dan perlengkapan pencucian tangki kapal yang terdiri atas :
1. Pompa cairan;
2. Blower;
3. Kompresor udara;
4. Detector gas;
5. Pakaian pelindung dan perlengkapanya;
6. Masker gas;
7. Lampu pengaman;
8. Sepatu karet;
9. Peralatan pemadam kebakaran jinjing;
10. Alat pelokalisir minyak;
11. Bahan penyerap;
12. Cairan pengurai minyak;
Halaman 7 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
13. Kapal kerja;
14. Sarana penampung limbah;
- Bahwa Terdakwa ZULKARNAEN FABANYO Bin ABDUL RAHMAN dalam melakukan pengelolaan limbah B3 tidak memiliki izin dari Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya;
Perbuatan Terdakwa ZULKARNAEN FABANYO Bin ABDUL RAHMAN dengan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 102 Jo Pasal 59 ayat (4) Jo Pasal 116 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum, Terdakwa tidak mengajukan keberatan/eksepsi;
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum telah mengajukan Saksi-saksi sebagai berikut:
1. Dodi Habsar Bin Suharyo, di bawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut::
- Bahwa Saksi kenal dan memiliki hubungan pekerjaan dengan Terdakwa;
- Bahwa saksi dihadapkan kepersidangan sehubungan dengan ditemukannya hasil pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. Tiger Wolf ; - Bahwa pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. Tiger Wolf tersebut terjadi pada tanggal 26 Mei 2020 sekira pukul 11,00 Wib disekitar perairan Galang Batam ;
- Bahwa Saksi selaku pekerja yang melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal dan pekerja harian lepas di PT. JAYA AGUNG PADAELO ; - Bahwa Saksi baru pertama kali melakukan pekerjaan tank cleaning ; - Bahwa Saksi melakukan tank cleaning diatas kapal tersebut bersama 10 orang teman saksi dan kesemuannya merupakan pekerja lepas di di PT. JAYA AGUNG PADAELO
- Bahwa yang menjadi man power/ mandor lapangan untuk pekerjaan di tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF adalah Dasril ;
- Bahwa pada saat melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF Saksi menggunakan alat bantu yaitu 13 buah sekop, kain majun, baby bag, jumbo bag, blower dan lampu penerangan beserta sapu, secrap, masker warna putih dan lampu senter ;
- Bahwa alat-alat tersebut saksi bawa pada tanggal 26 Mei 2020 ;
- Bahwa tanki yang sudah saksi bersihkan adalah sekitar 6 (enam) tanki kapal ;
Halaman 8 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa proses tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF yang saksi lakukan, adalah Dasril memerintahkan saksi dan teman saksi untuk memasang blower kedalam tanki untuk singkulasi udara, selanjutnya Dasril menyuruh masuk kedalam tanki sedalam 15 meter, kemudian menyekop air dan slude dan dimasukkan kedalam kantong plastic, kemudian saksi dan teman saksi yang lainya membuang kotoran di dinding tangki kargo kapal dengan cara discrap, kemudian kotoroan tersebut dimasukkan kedalam plastic, setelah terkumpul lalu dinaikkan keatas kapal dengan menggunakan tali ;
- Bahwa crew kapal tidak ada membantu saksi dalam melakukan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF;
- Bahwa pada saat melakukan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF saksi tidak ada diawasi oleh KSOP Batam maupun dari Dinas Lingkungan Hidup;
- Bahwa Saksi tidak ada memiliki kualifikasi maupun pernah ikut pelatihan untuk melakukan pekerjaan tersebut, karena saksi baru pertama kali ikut ; - Bahwa Saksi menerima upah Rp. 200.000.00 per hari dan apabila saksi bekerja pada malam hari saksi mendapat tambahan upah sebesar Rp.
75.000,00;
- Bahwa yang membayarkan upah kepada saksi adalah Dasril;
- Bahwa saksi bekerja sebagai pekerja harian lepas di PT. JAYA AGUNG PADAELO sejak bulan November 2019 ;
- Bahwa pimpinan di PT. JAYA AGUNG PADAELO adalah Terdakwa Zulkarnain Fabanyo ;
- Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat membenarkan dan tidak keberatan ;
2. Chandray M. Bin Yasimun Muharni, di bawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut::
- Bahwa Saksi kenal dan memiliki hubungan pekerjaan dengan Terdakwa
;
- Bahwa saksi dihadapkan kepersidangan sehubungan dengan ditemukannya hasil pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. Tiger Wolf ; - Bahwa pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF dilakukan pada tanggal 26 Mei 2020 sekira pukul 11.00 WIB disekitar perairan galang Batam;
- Bahwa Saksi bekerja sebagai pekerja yang melakukan tank cleaning di diatas kapal MT.TIGER WOLF;
Halaman 9 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa Saksi melakukan pekerjaan tank cleaning tersebut bersama dengan 10 orang antara lain Dasril, Sahendra, Sarduki sedangkan 5 orang lagi saksi tidak tau namannya ;
- Bahwa yang menjadi man power / mandor lapangan untuk pekerjaan di tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF adalah Dasril ;
- Bahwa saat melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF Saksi menggunakan alat bantu 13 buah sekop, kain majun, baby bag, jumbo bag, blower dan lampu penerangan beserta sapu, secrap, masker warna putih dan lampu senter ;
- Bahwa proses tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF yang saksi lakukan, adalah dasril memerintahkan saksi dan teman saksi untuk memasang blower kedalam tanki untuk singkulasi udara, selanjutnya Dasril menyuruh masuk kedalam tanki sedalam 15 meter, kemudian menyekop air dan slude dan dimasukkan kedalam kantong plastic, kemudian saya dan teman saksi ang lainya membuang kotoran di dinding tangki kargo kapal dengan cara discrap, kemudian kotoroan tersebut dimasukkan kedalam plastic, setelah terkumpul lalu dinaikkan keatas kapal dengan menggunakan tali;
- Bahwa pada saat melakukan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF saksi tidak ada diawasi oleh KSOP Batam maupun dari Dinas Lingkungan Hidup;
- Bahwa Saksi tidak ada memiliki kualifikasi maupun pernah ikut pelatihan untuk melakukan pekerjaan tersebut, karena saksi baru pertama kali ikut ; - Bahwa Saksi menerima upah Rp. 200.000.00 per hari dan apabila saksi bekerja pada malam hari saksi mendapat tambahan upah sebesar Rp.
75.000,00;
- Bahwa yang membayarkan upah kepada saksi adalah Dasril;
- Bahwa saksi bekerja sebagai pekerja harian lepas di PT. JAYA AGUNG PADAELO sejak 26 Mei 2020;
- Bahwa pimpinan di PT. JAYA AGUNG PADAELO adalah Terdakwa Zulkarnain Fabanyo;
- Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat membenarkan dan tidak keberatan;
3. Ir. Edison, M. Si, di bawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut::
- Bahwa Saksi tidak kenal dan tidak memiliki hubungan pekerjaan dengan Terdakwa;
Halaman 10 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa saksi dihadapkan kepersidangan sehubungan dengan diamankannya kapal MT. Tiger Wolf yang melakukan tank cleaning ; - Bahwa Saksi merupakan Pegawai Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri yang ikuta melakukan mengamankan kapal MT. TIGER WOLF bersama pihak kepolisian ;
- Bahwa yang dimaksud dengan tank cleaning merupakan pembersihan atau pencucian tangki ;
- Bahwa yang dimaksud dengan demucking adalah bagian dari pekerjaan tank cleaning yaitu proses pembersihan dan penangangkatan lumpur (sludge) minyak dari dasar tanki ke main deck ;
- Bahwa SOP dalam pelaksanaan pekerjaan tank cleaning yaitu ketentutan prosedur atau panduan dalam proses pekerjaan pembersihan tanki, bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada semua pihak yang terkait dalam pembersihan tanki dengan cara yang aman terhadap pencemaran lingkungan, pedoman menejerial dalam pengawasan pekerjaan, serta tanggap darurat terhadap keselamatan kerja dalam SOP diantaranya memuat prosedur :
a. sebelum pekerjaan seperti penyiapan (dokumen perizinan, dokumen kerjasama, pemberitahuan pekerjaan dan pengawasan instansi terkait, penyiapan peralatan atau material) ;
b. Pelaksanaan pekerjaan (tank washing, desloping, gas freeing, de mucking,)
c. Selesai pekerjaan (final cleaning and inspection, complete) - Bahwa Setiap pekerjaan tank cleaning maupun de mucking wajib memiliki
izin dari pemerintah dan pengawasan dari syahbandar;
- Bahwa bentuk izin tersebut antara lain Izin pengelolaan limbah B3, izin persetujuan pelaksanaan pencucian tanki kapal, surat pengawasan pencucian tanki kapal;
- Bahwa mekanisme dalam pelaksanaan pekerjaan tank cleaning setelah mendapatkan/ memperoleh izin tank cleaning tersebut Mekanisme dalam pelaksanaan pekerjaan tank cleaning adalah pemilik kapal/keagenan kapal mengurus semua persyaratan, menunjuk perusahaan Tank Cleaning yang akan melaksanakan pekerjaan tank cleaning tersebut, pemilik/kapten kapal/keagenan bertanggung jawab terhadap pengelolaan limbah dan memastikan bahwa limbah dari hasil tank cleaning dikelola sesuai ketentuan sampai ke pemanfaat/ pemusnah. Pemiik/agen kapal memastikan bahwa perusahaan tank cleaning yang ditunjuk memiliki
Halaman 11 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
dokumen dan legalitas yang sesuai dan lengkap serta memiliki kerjasama dengan pihak pengelola limbah berikutnya. Perusahaan tank cleaning memberitahukan rencana pekerjaan ke instansi lingkungan hidup, dinas lingkungan hidup memperivikasi dan memberikan tanda terima atau surat pemberitahuan pekerjaaan tank cleaning selanjutnya perusahaan tank cleaning atau agen mengajukan dokumen pekerjaan tank cleaning/permohonan izin kerja dan pengawasan tank cleaning ke kantor KSOP setelah semua dokumen persyaratan administrasi lengkap dan sudah disetujui oleh Syahbandar/KSOP barulah kegiatan tank cleaning dapat dilakukan;
- Bahwa PT. JAYA AGUNG PADAELO maupun agent kapal MT. TIGER WOLF tidak pernah memberitahukan rencana pekerjaan tank celeaning dan de mucking diatas kapal MT. TIGER WOLF ke kantor Dinas Lingkungan dan kehutanan;
- Bahwa Saksi maupun instansi tempat saksi bekerja yaitu di Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Kepri tidak mengenal atau mengetahui dan tidak pernah melakukan pengawasan terhadap kegiatan pekerjaan dari PT. JAYA AGUNG PADAELO yang melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut;
- Bahwa Sanksi hukum terhadap pekerjaan tank cleaning yang dilakukan oleh PT. JAYA AGUNG PADAELO yang melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. TIGER WOLF tanpa izin, mengacu kepada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat dipidana dan didenda sebagaimana pasal 102 yang berbunyi "setiap orang yang melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 59 ayat (4), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp.1.000.000.000 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp.
3.000.000.000 (tiga miliar rupiah);
- Bahwa dapat saksi jelaskan manifest adalah dokumen untuk pengakutan Limbah B3 di dalam dokumen manifest memuat sumber atau penghasil limbah, pengangkutan, dan tujuan akhir pengelolaan limbah serta memuat data limbah B3 yaitu, jumlah, jenis limbah dan kemasan. Volume limbah B3 dalam manivest harus sesuai dengan jumlah limbah yang dihasilkan.
Terkait Surat Keterangan Laporan pengangkutan Limbah Berbahaya Dan Beracun (B3) Nomor 205 / SCAB / BA / LB3 / VT 2020 tanggal 26 Mei
Halaman 12 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
2020 yang ditanda tangani oleh PT. JAYA AGUNG PADAELO selaku penghasil limbah B3 dengan PT. SEMESTA CITRA ALAM BATAM selaku pengangkut Limbah B3. Bahwa manifest dikeluarkan oleh perusahaan pengangkut/Transporter dalam hal ini PT. Semesta Citra Alam Batam ; - Bahwa PT. JAYA AGUNG PADAELO tidak memiliki izin pengelolaan
Limbah bahan berbahaya dan beracun untuk kegiatan Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Dalam hal penanggung jawab usaha dan atau kegiatan tidak dapat melakukan pengelolaan limbah B3, kegiatan pengelolaan limbah B3 lanjutan dapat dilakukan oleh pihak pengelola Limbah B3 yang memiliki izin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pengangkutan dan Pengumpulan hasil tank cleaning kapal MT TIGER WOLF. Oleh PT. Semesta Citra Alam Batam. Saya Belum/tidak ada diperlihatkan Penunjukan dan atau kerjasama pengelolaan Limbah B3 hasil Tank cleaning kapal MT. Tiger Wolf antara PT Jaya Agung Padaelo dan PT Semesta Citra Alam Batam ;
- Bahwa PT Semesta Citra Alam Batam merupakan perusahaan pengelolaan limbah B3 memiliki izin Pengumpulan dan Pengangkutan Limbah B3, PT Semesta Citra Alam Batam dapat melakukan kegiatan pengangkutan Limbah B3 sebagaimana izin yang dimiliki;
- Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat membenarkan dan tidak keberatan;
4. Sandy Pratama Putra, SIK, di bawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut::
- Bahwa Saksi tidak kenal dan tidak memiliki hubungan pekerjaan dengan Terdakwa;
- Bahwa saksi dihadapkan kepersidangan sehubungan dengan diamankannya kapal MT. Tiger Wolf yang melakukan tank cleaning ; - Bahwa Saksi merupakan anggota kepolisian yang mengamankan kapal MT. TIGER WOLF;
- Bahwa Pekerjaan tank cleaning di kapal MT. TIGER WOLF tidak dilengkapi dengan izin dari pemerintah;
- Bahwa Saksi melakukan mengamankan kapal MT. TIGER WOLF bersama dengan rekan dari kepolisian dan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri ;
- Bahwa Saksi mengamankan kapal MT.TIGER WOLF Pada hari Jum’at tangga 29 Mei 2020 di sekitar perairan Galang Batam pada posisi koordinat 0˚43’ 934”N-104˚5’767”E ;
Halaman 13 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa Nakhoda kapal MT. TIGER WOLF adalah sdr. Ashari;
- Bahwa yang melakukan pekerjaan tank cleaning di kapal MT. TIGER WOLF adalah karyawan harian lepas PT. JAYA AGUNG PADAELO ; - Bahwa yang melakukan pekerjaan tank cleaning tersebut Ada 16 orang;
- Bahwa pimpinan dari PT. JAYA AGUNG PADAELO adalah Terdakwa ; - Bahwa Pada hari Jum’at pada tanggal 29 Mei 2020 pukul 09.00 WIB saya bersama dengan dengan Subditgakkup Ditpol Airud Polda Kepri beserta petugas dari Dinas Lingkuhan Hidup dan Kehutanan melakukan patrol rutin dengan menggunakan kapal patrol disekitar perairan rempang galang Batam, lalu saya dan rekan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan tank cleaning disekitar perairan galang Batam, selanjutnya saya dan rekan saya langsung menuju perairan tersebut dan pada posisi koordinat 0˚43’ 934”N-104˚5’767”E melihat 1 unit kapal MT. TIGER WOLF sedang labu jangkar dan langsung melakukan pemeriksaan, selanjutnya ditemukan beberapa karung kecil yang berisi sludge hasil tank cleaning dan alat alat yang digunakan untuk melakukan tank cleaning tersebut ;
- Bahwa Pada saat melakukan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF saksi tidak ada diawasi oleh KSOP Batam maupun dari Dinas Lingkungan Hidup ;
- Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat membenarkan dan tidak keberatan;
5. Indra Sahputra, di bawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut::
- Bahwa Saksi tidak kenal dan tidak memiliki hubungan pekerjaan dengan Terdakwa;
- Bahwa saksi dihadapkan kepersidangan sehubungan dengan diamankannya kapal MT. Tiger Wolf yang melakukan tank cleaning ; - Bahwa Saksi merupakan anggota kepolisian yang mengamankan kapal MT. TIGER WOLF;
- Bahwa Pekerjaan tank cleaning di kapal MT. TIGER WOLF tidak dilengkapi dengan izin dari pemerintah ;
- Bahwa Saksi melakukan mengamankan kapal MT.TIGER WOLF bersama dengan rekan dari kepolisian dan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri ;
- Bahwa Saksi mengamankan kapal MT.TIGER WOLF Pada hari Jum’at tanggal 29 Mei 2020 di sekitar perairan Galang Batam pada posisi koordinat 0˚43’ 934”N-104˚5’767”E ;
Halaman 14 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa Nakhoda kapal MT.TIGER WOLF adalah sdr. Ashari ;
- Bahwa yang melakukan pekerjaan tank cleaning di kapal MT.TIGER WOLF adalah karyawan harian lepas PT. JAYA AGUNG PADAELO ; - Bahwa yang melakukan pekerjaan tank cleaning tersebut Ada 16 orang;
- Bahwa pimpinan dari PT. JAYA AGUNG PADAELO adalah Terdakwa ; - Bahwa Pada hari jum’at pada tanggal 29 Mei 2020 pukul 09.00 WIB saksi bersama dengan dengan Subditgakkup Ditpol Airud Polda Kepri beserta petugas dari Dinas Lingkuhan Hidup dan Kehutanan melakukan patrol rutin dengan menggunakan kapal patrol disekitar perairan rempang galang Batam, lalu saya dan rekan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan tank cleaning disekitar perairan galang Batam, selanjutnya saya dan rekan saya langsung menuju perairan tersebut dan pada posisi koordinat 0˚43’ 934”N-104˚5’767”E melihat 1 unit kapal MT. TIGER WOLF sedang labu jangkar dan langsung melakukan pemeriksaan, selanjutnya ditemukan beberapa karung kecil yang berisi sludge hasil tank cleaning dan alat alat yang digunakan untuk melakukan tank cleaning tersebut ;
- Bahwa pada saat melakukan tank cleaning diatas kapal MT.TIGER WOLF saya tidak ada diawasi oleh KSOP Batam maupun dari Dinas Lingkungan Hidup ;
- Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat membenarkan dan tidak keberatan ;
Menimbang, bahwa Penuntut Umum telah mengajukan Ahli sebagai berikut
1. Rachmat Antonius Nirang, ST., M. MTr, di bawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
- Bahwa Ahli tidak kenal dengan Terdakwa;
- Bahwa Tank Cleaning adalah kegiatan pencucian atau pembersihan tangki kapal biasanya dalam rangka penggantian muatan tangki kapal atau pada saat kapal akan melaksanakan docking sedangkan demucking adalah proses pemberishan dan pengangkatan lumpur minyak (oil sludge) dari dasar tangki ke main deck kapal dan merupakan bagian dari kegiatan tank cleaning;
- Bahwa Tahapan-tahapan dalam melaksanakan pekerjaan tank cleaning diatas kapal sebagai berikut:
a. Gas Freeing, b. Tank Washing, c. De-sloping, d. De-mucking, e. Sludge packaging, f. Slop treatment;
Halaman 15 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim yang dapat melakukan pencucian tangki kapal (Tank Cleaning) pada pasal 70 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) adalah:
(1) a. Awak Kapal atau
b. Badan Usaha yang bergerak di bidang pencucian tangki kapal.
(2) Pencucian tangki kapal oleh awak kapal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dapat dilakukan bagi kapalyang telah dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan pencucian tangki kapal antara lain:
a. Pompa cairan;
b. Blower;
C. Kompresor udara;
d. Detector gas;
e. Pakaian pelindung dan perlengkapanya;
f. Masker gas;
g. Lampu pengaman;
h. Sepatu karet;
i. Peralatan pemadam kebakaran jinjin;
j. Bahan penyerap;
(3) Badan usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b wajib memiliki: a. Izin usaha, b. Izin kerja;
- Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim pada pasal 71 pencucian tangki kapal yang dilaksanakan oleh awak kapal dan badan usana harus dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Iimbah atau kotoran hasil pencucian tangki harus ditampung ditangki endap untuk selanjutnya dipindahkan ke fasilitas penampungan di pelabuhan ;
b. Kegiatan pencucian tangki kapal tersebut harus dicatat dan dilaporkan kepada pejabat pemegang fungsi keselamatan kapal di pelabuhan setempat ;
- Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim pada pasal 72 persyaratan yang harus dilengkapi oleh badan usaha untuk melakukan Pencucian Tangki (Tank Cleaning) adalah:
Halaman 16 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
(1) lzin Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh Direktur Jenderal;
(2) Pemberian izin usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah;
(3) Badan Usaha pelaksana pencucian tangki kapal wajib memiliki persyaratan sebagai berikut;
a. Memiliki tenaga pencucian tangki kapal yang berpegalaman sekurang-kurangnya 2 (dua) orang;
b. Memiliki atau menguasai peralatan dan perlengkapan pencucian tangki kapal yang terdiri atas:
1. Pompa cairan;
2. Blower;
3. Kompresor udara;
4. Detector gas;
5. Pakaian pelindung dan perlengkapanya;
6. Masker gas;
7. Lampu pengaman;
8. Sepatu karet;
9. Peralatan pemadam kebakaran jinjing;
10.Alat pelokalisir minyak;
11. Bahan penyerap;
12. Cairan pengurai minyak;
13. Kapal kerja;
14. Sarana penampung limbah;
- Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 tahun 2014 tentang Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim pada pasal 73 ayat (2) Pelaksanaan pencucian tangki kapal dilaksanakan oleh badan usaha maupun oleh awak kapal diawasi oleh Syahbandar pada pelabuhan setempat dengan penerbitkan surat izin kerja berupa surat keterangan pengawasan pencucian tangki kapal (supervising statement letter of shif tangk cleaning), setelah pencucian tangki kapal selesai dilakukan diberikan surat Keterangan Pencucian Tanki Kapal oleh Syahbandar pada pelabuhan setempat sesuai dengan Peraturan Meneteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2014 tentabng Pencegahan Pencemaran Lingkungan Maritim pada pasal 73 ayat (5);
- Bahwa menurut keterangan saudara DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku Man Power / Mandor PT. Jaya Agung Padaelo yang memimpin pekerjaan
Halaman 17 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
tank cleaning menerangkan bahwa Pekerjaan tank cleaning dilakukan diatas kapal MT. TIGER WOLF dimulai pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sampai dengan hari Kamis tanggal 28 Mei 2020 sekira pukul 17.00 wib dan pembersihan tanki cargo kapal MT. TIGER WOLF tersebut sebanyak 12 (dua belas) tangki cargo yang dilakukan oleh 10 (sepuluh) orang yang merupakan pekerja harian di PT. Jaya Agung Padaelo dan dana untuk membeli peralatan dan pembayaran gaji untuk melaksanakan pekerjaan tank cleaning tersebut adalah saudara ZULKARNAEN PABANYO selaku Direktur PT. Jaya Agung Padaelo dan pekerjaan tersebut tidak ada dilakukan pengawasan dari KSOP Batam;
- Bahwa menurut keterangan saudara ZULKARNAEN PABANYO selaku Direktur PT. Jaya Agung Padaelo yang melakukan pekerjaan tangk cleaning atau demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF menerangkan bahwa Perusahaan yang di pimpin tersebut adalah PT. JAYA AGUNG PADAELO dalam hal melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT.
TIGER WOLF tidak ada memiliki kualifikasi dalam hal pekerjaan demucking dan PT. JAYA AGUNG PADAELO tersebut bergerak dibidang jasa service marine safety Equipment, Electrical dan mekanik dan baru pertama kali ini menerima order pekerjaan demucking, PT. JAYA AGUNG PADAELO dalam hal melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT.
TIGER WOLF tidak ada di lengkapi izin dari merintah selanjutnya Pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut tidak ada melaporkan ke pihak KSOP Batam maupun ke Dinas Lngkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri;
- Bahwa berdasarkan hasil analisis dan evaluasi sample sludge dari atas kapal. MT. TIGER WOLF di Laboratorium Quality Control logistic Minyak dan Gas E GAS Kementerian Energi Dan Sumber Daya Manusia Politeknik nergi Dan Mineral "AKAMIGAS", adapun sample yang diambil langsung Dr. OKSIL VENRIZA, S.Si., M.Eng Selaku Dosen Politeknik Energi Dan Mineral "AKAMIGAS" Cpeu dengan nomor sample 001 dengan kode sample 0 Bag nomor 2 (dua) dan nomor sample 002 dengan kode sample nomor 1 (satu) dengan Menyimpulkan;
- Bahwa berdasarkan hasil analisa awal dicurigai sample sludge mengandung senyawa hidrokarbon yang bersifat racun dan membahayakan lungkungan dan manusia;
Menimbang, bahwa Terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut:
Halaman 18 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa Terdakwa dihadapkan kepersidangan sehubungan dengan Pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. TIGER WOLF di sekitar perairan Galang Batam adalah karena Terdakwa selaku Direktur PT. Jaya Agung Padaelo yang memenangkan tender pekerjaan pembersihan tanki cargo kapal MT. TIGER WOLF tersebut;
- Bahwa tugas dan tanggung jawab Terdakwa selaku Direktur PT. Jaya Agung Padaelo adalah bertanggung jawab atas semua yang terjadi di perusahaan yang Terdakwa pimpin dan bertugas mengawasi semua pekerjaan di perusahaan;
- Bahwa perusahaan yang Terdakwa pimpin yaitu PT. Jaya Agung Padaelo belum memilki struktur karyawan, Terdakwa hanya merekrut karyawan untuk pekerja harian saja karena Terdakwa belum punya dana untuk merekrut dan menggaji karyawan;
- Bahwa karyawan yang Terdakwa rekrut ketika ada proyek pekerjaan dikapal untuk menjadi pekerja harian di PT. Jaya Agung Padaelo yang Terdakwa pimpin tersebut adalah saksi DASRIL EFENDI BinTUAH, saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS;
- Bahwa Terdakwa sebagai Direktur di PT. Jaya Agung Padaelo sejak 30 Maret 2016 sesuai dengan Grosse Akte pendirian nomor 45 tanggal 30 Maret 2016 dimana Terdakwa selaku Direktur PT. Jaya Agung Padaelo yang disyahkan oleh Notaris JUSTITIA FERRYANTO, SH;
- Bahwa pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT. TIGER WOLF di sekitar perairan Galang Batam dilakukan pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 sekira 11.00 wib dimana pekerjaan tersebut bukan merupakan pekerjaan tank cleaning akan tetapi pekerjaan tersebut adalah demucking;
- Bahwa yang mendasari Terdakwa mengatakan pekerjaan tersebut bukan merupakan pekerjaan tank cleaning akan tetapi pekerjaan tersebut adalah merupakan demucking berdasarkan surat penunjukan kerja dari agen pelayaran kapal MT. TIGER WOLF yaitu PT. BUANA LINTAS LAUTAN dengan nomor : 001/BULL-BTM/SPK/V/2020 dimana isi suratnya adalah untuk melakukan pekerjaan demucking pada kapal MT. TIGER WOLF yang akan dilakukan di parairan Galang Batam dan di perairan Tanjung Pinggir adapaun untuk pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan pada tanggal 26 Mei 2020;
- Bahwa yang melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF pada tanggal 26 Mei 2020 tersebut dipimpin oleh saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku Man Power atau Mandor yang merupakan
Halaman 19 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
pekerja harian di PT. Jaya Agung Padaelo bersama - sama dengan saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saudara saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS yang merupakan karyawan harian PT. Jaya Agung Padaelo beserta 13 (tiga belas) orang buruh harian untuk melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF;
- Bahwa perusahaan yang Terdakwa gunakan sehingga Terdakwa memenangkan tender pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut adalah PT. Sarana Alam Semesta yang Terdakwa kirim kan company profile nya ke PT. Buana Lintas Lautan Cabang Batam untuk memenangkan tender pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut;
- Bahwa Terdakwa tidak tahu mengapa membuat Surat Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Limbah B3 Sisa Tank Cleaning (Sludge) No : 002/JAP-SCAB/-20 antara PT. Jaya Agung Padaelo dan PT. Semesta Citra Alam Batam yang dibuat pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2020 antara sedangkan PT. Jaya Agung Padaelo yang Terdakwa pimpin tersebut bekerjasama dengan PT Sarana Alam Semesta dikarenakan Terdakwa tidak membaca pada saat menandatangani surat perjanjian tersebut;
- Bahwa surat Kerjasama Konsorsium Tank Cleaning, Sloping Pengangkutan, Pengumpulan dan pengelolaan Limbah B3 yang buat bersama - sama pada hari Senin Tanggal 02 Maret 2020 adalah PT. JAYA AGUNG PADAELO selaku pemilik dan penghasil Limbah B3 yang disebut Pihak I sedangkan selaku Pihak II adalah PT. TELAGA BIRU SEMESTA selaku pelaksana pekerjaan tank cleaning, sloping dan pengelola limbah B3, dan Pihak III PT. SEMESTA CITRA ALAM BATAM selaku pengumpul limbah B3 akan tetapi surat perjanjian konsorsium tersebut belum sah karena belum ditandatangi oleh para pihak dan menurut saksi SURYA PRI ANDY SIMAJUNTAK bahwa pekerjaan demucking adalah bukan termasuk pekerjaan tank cleaning;
- Bahwa PT. JAYA AGUNG PADAELO selaku pemilik dan penghasil limbah B3 yang melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLE tersebut pekerjaan demucking tersebut tidak ada melaporkan kegiatan kepada PT. TELAGA BIRU SEMESTA selaku pelaksana pekerjaan tank cleaning sesuai dengan surat perjanjian kerjasama konsorsium yang tersangka buat tersebut;
- Bahwa perusahaan yang Terdakwa pimpin yaitu PT. JAYA AGUNG PADAELO dalam hal melakukan pekerjaan tank cleaning diatas kapal MT.
Halaman 20 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
TIGER WOLF tidak ada memiliki kualifikasi dalam hal pekerjaan demucking;
- Bahwa yang memerintahkan saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku Man Power atau Mandor yang merupakan pekerja harian di PT. Jaya Agung Padaelo bersama - sama dengan saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS yang merupakan karyawan harian PT. Jaya Agung Padaelo beserta 13 (tiga belas) orang buruh harian untuk melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT.
TIGER WOLF adalah Terdakwa sendiri;
- Bahwa gaji yang diterima oleh saudara saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku Man Power atau Mandor yang merupakan pekerja harian di PT. Jaya Agung Padaelo bersama - sama dengan saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS yang merupakan karyawan harian PT. Jaya Agung Padaelo beserta 13 (tiga belas) orang buruh harian untuk melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT.
TIGER WOLF sebesar Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) perhari ditambah uang lembur sebesar Rp. 75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah) dan gaji tersebut semuanya Terdakwa bayarkan kepada saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku mandor lapangan untuk dibayarkan kepada para pekerja tank cleaning;
- Bahwa yang menyiapkan atau membeli peralatan untuk melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut berupa 2 (dua) buah blower, jumbo bag, baby jumbo, plastic, sekop sebanyak 13 (tiga belas) buah, kain majun, senter, sarung tangan, secrup adalah saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku mandor lapangan dimana uang pembelian peralatan tersebut sebesar Rp. 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) Terdakwa berikan kepada saksi DASRIL EFENDI Bin TUA;
- Bahwa pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut yang dilakukan oleh saksi DASRIL EFENDI Bin TUAH selaku Man Power atau Mandor yang merupakan pekerja harian di PT. Jaya Agung Padaelo bersama - sama dengan saksi DODI HABSAR Bin SUHARYO, saksi SAHENDRA Bin MURLAN LUBIS yang merupakan karyawan harian PT.
Jaya Agung Padaelo beserta 13 (tiga belas) orang buruh harian untuk melakukan pekerjaan demucking diatas kapal MT TIGER WOLF yang saksi pekerjakan tersebut tidak ada pengawasan dari petugas KSOI Batam;
Halaman 21 dari 41 Putusan Nomor 1003/Pid.Sus/2020/PN Btm
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
- Bahwa harga penawaran pekerjaan demucking diatas kapal MT. TIGER WOLF tersebut dengan harga Rp. 730.000.000,- (tujuh ratus tiga puluh juta rupiah) ditambah biaya Mob De Mob sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) sudah Terdakwa terima secara keseluruhan;
- Bahwa perusahaan Terdakwa tidak memilik izin utuk melaksanakan tank cleaning di sebuah tangki cargo kapal MT. Tiger Wolf dan perusahaan yang Terdakwa tunjuk hanya mempunyai izin untuk mengangkut limbah.;
Menimbang, bahwa untuk mendukung keterangannya tersebut, Terdakwa telah mengajukan Saksi A de Charge dipersidangan sebagai berikut : 1. Ayu Lestari, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :
- Bahwa saksi tidak ada hubungan keluarga dengan terdakawa;
- Bahwa saksi bekerja di PT Jaya Bakti Gemilang;
- Bahwa saksi pernah bekerjasama dengan Terdakwa;
- Bahwa saksi bekerja di bagian painting & blasting;
- Bahwa selama bekerjasama dengan Terdakwa tidak pernah mengalami masalah;
- Bahwa Terdakwa selaku direktur PT. JAYA AGUNG PADAELO;
- Terhadap keterangan Saksi, Terdakwa memberikan pendapat membenarkan dan tidak keberatan;
Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajukan barang bukti sebagai berikut:
- 13 (tiga belas) lembar Foto Copy Gros Akta Pendirian Perseroan Terb