• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dispersi Koloid dan Sifat-sifatnya

N/A
N/A
Tsi

Academic year: 2024

Membagikan "Dispersi Koloid dan Sifat-sifatnya"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DISPERSI KOLLOIDAL DAN SIFAT-SIFATNYA

1. Contoh dari koloid liofilik...

a. Polioksietilen Lauril Eter b. Arsen(II)sulfida

c. Gelatin dalam air d. Na Lauril Sulfat

2. Bagaimana terjadinya misel...

a. liofilik berada dalam medium cair yang konsentrasinya tinggi (ditingkatkan) dan terjadi agregasi

b. amfifil berada dalam medium cair yang konsentrasinya rendah (diturunkan) dan terjadi agregasi

c. liofilik berada dalam medium cair yang konsentrasinya rendah (diturunkan) dan terjadi agregasi

d. amfifil berada dalam medium cair yang konsentrasinya tinggi (ditingkatkan) dan terjadi agregasi

3. Apa saja contoh koloid amfifilik, kecuali...

a. Polioksietilen Lauril Eter b. Disolusi gom

c. Na Lauril Sulfat

d. Cetil Trimetil Ammonium Bromida

4. Bagaimana cara membedakan antara dispersi koloidal dengan larutan sejati?

a. Uji efek Tyndall karena larutan sejati akan memancarkan cahaya, sedangkan disperse koloidal tidak memancarkan cahaya

b. Uji efek Rumah kaca karena larutan sejati akan memancarkan cahaya, sedangkan disperse koloidal tidak memancarkan cahaya

c. Uji efek Tyndall karena larutan sejati tidak akan memancarkan cahaya, sedangkan disperse koloidal memancarkan cahaya

d. Uji efek Rumah kaca karena larutan sejati tidak akan memancarkan cahaya, sedangkan disperse koloidal memancarkan cahaya

5. Apa saja contoh koloid amfifilik, kecuali...

a. Disolusi gom

b. Polioksietilen Lauril Eter

c. Cetil Trimetil Ammonium Bromida d. Na Lauril Sulfat

6. Perbedaan antara koloid liofilik, amfifilik dan liofobik berdasarkan sifat fase dispers....

a. Molekul organik-Agregat/misel-Partikel anorganik b. Molekul anorganik-Agregat/misel-Partikel organik c. Molekul anorganik-Agregat/misel-Partikel anorganik d. Molekul organik-Agregat/misel-Partikel anorganik

7. Sebutkan metode khusus yang dibutuhkan dalam pembuatan koloid liofobik....

a. Metode dispersi dan sedimentasi b. Metode dispersi dan kondensasi c. Metode presipetasi dan sedimentasi d. Metode presipitasi dan kondensasi

(2)

8. Di bawah ini merupakan jenis-jenis sistem koloid, kecuali....

a. Liofobik b. Amfifilik c. Liofilik d. Amfifobik

9. Kepanjangan dari CMC adalah a. Critical Micelle Concentration b. Critical Massa Concentration c. Concentration Massa Critical d. Concentration Micelle Critical 10. Koloid gabungan terbentuk dari...

a. Terbentuk dari molekul-molekul atau ion-ion tertentu yang disebut amfifobik atau zat aktif permukaan

b. Terbentuk dari molekul-molekul atau ion-ion tertentu yang disebut liofilik atau zat aktif permukaan

c. Terbentuk dari molekul-molekul atau ion-ion tertentu yang disebut liofobik atau zat aktif permukaan

d. Terbentuk dari molekul-molekul atau ion-ion tertentu yang disebut amfifil atau zat aktif permukaan

PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN

1. Hitung tegangan permukaan dari suatu cairan yang mempunyai kerapatan 1,008 g/cm³ dan naik setinggi 8,50 cm pada pipa kapiler yang mempunyai jari-jari dalam 0,02 cm.

Jika dengan pipa kapiler yang sama, air naik setinggi 6,50 cm, mempunyai kerapatan 1g/cm³ (tegangan permukaan air= 71,97 dyne/cm)!

a. 94,86 dyne/cm b. 95,96 dyne/cm c. 94 dyne/cm d. 97 dyne/cm

2. Apa saja metode yang digunakan untuk pengukuran tegangan muka dan tegangan antar muka? Kecuali...

a. Metode tekanan gelembung b. Metode Kenaikan Kapiler c. Metode cincin Biru d. Metode berat tetesan

3. Sampel yang digunakan pada percobaan adalah...

a. Larutan Tween 80 b. Suspensi amylum c. Larutan gula d. Larutan CMC

4. Apa yang dimaksud tegangan antar muka?

a. tegangan muka yang diukur pada bidang batas cairan yang saling bercampur b. tegangan muka yang diukur pada bidang batas padatan yang saling bercampur c. tegangan muka yang diukur pada bidang batas cairan yang tidak saling bercampur d. tegangan muka yang diukur pada bidang batas padatan yang tidak saling bercampur

(3)

5. Jika diketahui berat pikno kosong 200 g, berat pikno berisi air 230 g, dan kerapatan air 1 g/ml. berapa volume air??

a. 30L b. 30 mL c. 3L d. 3 mL

6. Satuan tegangan muka adalah...

a. dyne/mm b. g/ml c. centipoise d. dyne/cm

7. Berapa kerapatan zat X jika berat pikno berisi zat X adalah 250 g (pikno kosong 200g), dan volume pikno 25 mL?

a. 20 g/ml b. 2 g/ml c. 0,2 g/ml d. 200 g/ml

8. Apa yang dimaksud dengan tegangan muka?

a. Gaya yang terjadi pada permukaan suatu cairan yang menghalangi ekspansi cairan tersebut

b. Hubungan antara tekanan gesek (shearing stress) dengan kecepatan gesek (shearing rate) pada cairan

c. Tahanan dari suatu cairan untuk mengalir; makin tinggi viskositas, akan makin besar tahanannya

d. Penggolongan bahan menurut tipe aliran dan deformasi 9. Tegangan muka dilambangkan dengan…

a. Ƞ b. Σ c. ρ d. ɣ

Referensi

Dokumen terkait

pada gambar Dispersi Dispersi Perbandingan sifat Perbandingan sifat Macam koloid Macam koloid Penggunaan Penggunaan... Farmasi : krim penyakit kulit, sirup obat,

• Larutan sejati : campuran dr 2 / lebih komponen yg membentuk suatu dispersi molekul yg homogen, merupakan sistem 1 fase.. • Sistem adalah suatu ruangan yg diberi batas/sejumlah zat

Fase demonstrasi, guru melakukan demonstrasi mengenai contoh perbedaan koloid, larutan, suspensi, aerosol, emulsi, sol, buih, busa (siklus I) dan contoh sifat koloid efek

Fase demonstrasi, guru melakukan demonstrasi mengenai contoh perbedaan koloid, larutan, suspensi, aerosol, emulsi, sol, buih, busa (siklus I) dan contoh sifat koloid efek

Koloid adalah sistem dispersi yang ukuran partikelnya ( 1nm-100nm ) berada di antara suspensi dan larutan, relatif dapat diamati. Pembuatan koloid dapat dilakukan dengan dua

difusibilitas (daya difusi koloid kecil karena ukuran partikelnya sangat besar dibandingkan partikel sejati), sifat penampakan (sistem koloid sering jernih sejernih

Perbandingan sifat antara larutan, koloid, dan suspensi Sifat Sistem Larutan Koloid Suspensi Bentuk Campuran homogen Homogen, tetapi bersifat heterogen dengan ultramikroskop

Jurnal farmasi membahas fenomena antarmuka, dispersi koloid, tegangan permukaan, dan pengujian bahan seperti gliserin dan tween 20 dalam