• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ecodemica, Vol. No. 1 September 2019

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Ecodemica, Vol. No. 1 September 2019"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN

(STUDI KASUS PADA PT. SINAR ABADI ABBA BANDUNG)

Puji Rahayu [email protected]

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perputaran piutang terhadap kinerja di PT Sinar Abadi Abba Bandung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana.

Sumber penelitian ini menggunakan data sekunder. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan dokumentasi. Sampel penelitian ini sebanyak 5 periode laporan keuangan di PT Sinar Abadi Abba Bandung dengan menggunakan teknik

purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perputaran piutang di PT Sinar Abadi Abba Bandung bekisar antar 15,75 dan 19,32 kali dengan nilai rata-rata sebesar 16,98 kali. Kinerja Perusahaan di PT Sinar Abadi Abba Bandung bekisar antar 14,25% dan 21,87% dengan nilai rata-rata sebesar 17,18%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa perputaran piutang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan dimana kontribusi pengaruh yang diberikan variabel independen terhadap variabel dependen adalah sebesar 0,502 artinya Perputaran Piutang memberikan kontribusi pengaruh sebesar 50,2%

terhadap Kinerja PT Sinar Abadi Abba Bandung, sedangkan sisanya 49,8%

merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti.

Kata Kunci: Perputaran Piutang, Kinerja Perusahaan ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the effect of accounts receivable turnover on performance company at PT Sinar Abadi Abba Bandung. This

research method uses a quantitative approach with descriptive analysis and simple regression analysis. This research source uses secondary data. This research data collection uses documentation. The sample of this study was 5 periods of financial statements at PT Sinar Abadi Abba Bandung by using purposive sampling

technique. The results of this study indicate that the accounts receivable turnover at PT Sinar Abadi Abba Bandung ranged between 15.75 and 19.32 times with an average value of 16.98 times. The company's performance at PT Sinar Abadi Abba Bandung ranged between 14.25% and 21.87% with an average value of 17.18%. Hypothesis testing results indicate that the accounts receivable turnover has a significant effect on company performance where the contribution of the influence given by the independent variable to the dependent variable is 0.502, meaning that Accounts Receivable Turnover contributes 50.2% to the

Performance of PT Sinar Abadi Abba Bandung, while the remaining 49, 8% is the influence of other variables not examined.

Keywords: Accounts Receivable Turnover, Company Performance

(2)

PENDAHULUAN

Tujuan utama berdirinya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang maksimal. Laba atau laba usaha merupakan suatu pengukuran laba perusahaan yang berasal dari aktivitas operasi yang masih berlangsung. Semakin besar laba usaha yang dapat di peroleh maka perusahaan akan mampu untuk bertahan hidup, tumbuh dan berkembang serta tangguh menghadapi persaingan.Laba usaha (profit) dapat ditingkatkan secara optimal dengan memperoleh pendapatan yang lebih besar dibanding dengan biaya. Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan profit disebut dengan Profitabilitas.

Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri.

Profitabilitas digunakan sebagai tolak ukur berhasil atau tidaknya perusahaan dalam menghasilkan laba serta efisiensi dan efektivitas manajemen dalam mengelola sumber dana yang dimilikinya.

Untuk mengukur efektifitas operasi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan disebut dengan Rasio profitabilitas (Profitability Ratio), Rasio ini dapat diukur dengan menggunakan beberapa ratio yaitu return on equity (ROE), return on investemen (ROI), dan return on assets (ROA). Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah return on asstes, hal ini dikarenakan yang berhubungan dengan assets atau aktiva perusahaan adalah ROA (Nazer, et. al., 2016:28).

KAJIAN LITERATUR Sub Judul1

Text artikel ditulis disini, text artikel ditulis disini, text artikel ditulis disini.

Sub Judul2 text artikel

ROA merupakan salah satu bentuk dari ratio profitabilitas yang dimaksudkan untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan untuk operasi perusahaan untuk menghasilkan keuntungan (Kasmir, 2013:80).

PT. Sinar Abadi ABBA Bandung meupakan perusahaan distributor furniture yang cukup ternama di kota Bandung. Perusahaan ini berkomitmen untuk memberikan harga yang

kompetitif kepada setiap calon konsumennya. Selain itu perusahaan pun memiliki komitmen untuk melakukan pengiriman barang tepat pada waktunya. Guna menunjang kondisi kas perusahaan yang stabil, maka perusahaan harus memiliki kondisi kas yang lancar. Dengan semakin baik kondisi keuangan yang salah satunya tercermin dari perputaran piutang yang lancar maka diharapkan kinerja perusahaan pun akan semakin baik pula. Kinerja perusahaan salah satunya diukur oleh return on assets (ROA) semakin tinggi ROA maka tentunya kinerja perusahaan pun akan semakin baik pula.

METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam

penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif, karena adanya variabel-variabel yang akan ditelaah hubungannya serta tujuannya untuk memberikan gambaran secara

terstuktur, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antar variabel yang diteliti yaitu Perputaran Piutang terhadap Kinerja Perusahaan.

(3)

PEMBAHASAN Analisis Deskriptif

Perputaran Piutang di PT Sinar Abadi Abba Bandung

Tabel 4.1 Perputaran Piutang di PT Sinar Abadi Abba Bandung

Tabel 4.2 Analisis Deskriptif Perputaran Piutang

N Min Max Mean Std.

Deviation 10 15.75 19.32 16.98 1.12985

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui besarnya nilai Perputaran Piutang bekisar antar 15,75 dan 19,32 kali dengan nilai rata-rata sebesar 16,98 kali dengan standar deviasi sebesar 1,13.

Kinerja Keuangan Perusahaan di PT Sinar Abadi Abba Bandung

Tabel 4.3 Kinerja Perusahaan di PT Sinar Abadi Abba Bandung

Tabel 4.4 Analisis Deskriptif Kinerja Perusahaan

N Min Max Mean Std.

Deviation 10 0.1425 0.2187 0.1718 0.02232

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui besarnya nilai Kinerja Perusahaan bekisar antar 14,25% dan 21,87% dengan nilai rata-rata sebesar 17,18% dengan standar deviasi sebesar 0,02.

Uji Normalitas

Tabel 4.3 Uji Normalitas Jarque- Bera

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan hasil uji normalitas yang telah dilakukan terhadap data penelitian yang dipaparkan pada gambar 4.1 dapat diketahui nilai probability sebesar 0,354. Hal ini menunjukan bahwa nilai sig > 0.05, maka H0 di terima yang berarti data residual berdistribusi normal.

0 1 2 3 4 5

-0.03 -0.02 -0.01 0.00 0.01 0.02 0.03 0.04

Series: Residuals Sample 1 10 Observations 10 Mean 3.05e-17 Median -0.001410 Maximum 0.036135 Minimum -0.021373 Std. Dev. 0.015748 Skewness 1.002593 Kurtosis 3.983800 Jarque-Bera 2.078597 Probability 0.353703 Tahun Penjualan Kredit Piutang Awal Piutang Akhir Rata-rata

Piutang

Perputaran Piutang 2009 30,310,795,519.00 1,845,927,447.11 1,848,958,526.66 1,847,442,986.88 16.41 2010 38,790,109,954.00 1,848,958,526.66 2,133,456,047.47 2,007,667,041.82 19.32 2011 37,629,218,087.00 2,133,456,047.47 2,107,236,212.87 2,120,346,130.17 17.75 2012 35,163,581,018.00 2,107,236,212.87 2,004,324,118.03 2,055,780,165.45 17.10 2013 37,654,360,092.00 2,004,324,118.03 2,183,952,885.34 2,094,138,501.68 17.98 2014 38,008,566,246.00 2,183,952,885.34 2,242,505,408.51 2,213,229,146.93 17.17 2015 34,078,118,718.00 2,242,505,408.51 2,044,687,123.08 2,143,596,265.80 15.90 2016 32,084,479,135.00 2,044,687,123.08 1,989,237,706.37 2,016,962,414.73 15.91 2017 34,224,661,819.00 1,989,237,706.37 2,156,153,694.60 2,072,695,700.48 16.51 2018 34,215,964,294.00 2,156,153,694.60 2,189,821,714.82 2,172,987,704.71 15.75

Tahun Laba Bersih Total Assets ROA 2009 9,922,629,645 69,651,420,598 14.25%

2010 9,142,531,065 46,250,156,238 19.77%

2011 9,541,873,241 43,630,846,950 21.87%

2012 9,407,304,522 53,005,349,671 17.75%

2013 9,304,498,949 54,722,689,562 17.00%

(4)

Uji Heteroskedastisitas

Gambar 4.3 Heteroskedastisitas Model

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa dalam model tidak terdapat heterokedastisitas karena pada gambar tidak ada pola yang jelas. Hal ini menandakan bahwa dalam model, variansi dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain sama atau konstan. Sehingga asumsi tidak adanya heteroskedastisitas atau adanya homoskedastisitas sudah terpenuhi untuk persamaan.

Uji Autokorelasi

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan hasil analisis di atas diketahui bahwa DW = 1,711 dengan n

= 10 sehingga dU = 1,32 dan 4 - dU = 2,68. Berdasarkan pengambilan keputusan yang menyatakan bahwa jika nilai 1,32 < DW < 2,68 maka dapat disimpulkan tidak terjadi autokorelasi.

Dengan demikian tidak terjadi hubungan yang kuat antar residual pada model.

Model Regresi Sederhana

Tabel 4.6 Hasil Analisis Regresi

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Dari tabel di atas didapat nilai konstanta a = -0,066 dan nilai koefisien b = 0,014. Dengan demikian diperoleh model regresi sebagai berikut:

Y = -0,066 + 0,014 X

Analisis Koefisien Korelasi

Tabel 4.7 Analisis Korelasi Product Moment

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan analisis diatas dapat diketahui bahwa nilai koefisisen korelasi sebesar 0,708. Nilai tersebut kemudian diinterpretasikan

berdasarkan kriteria obyektif

berdasarkan tabel interpretasi koefisien korelasi yang disajikan pada tabel 3.5 maka koefisien korelasi sebesar 0,708 menunjukkan adanya hubungan positif dan dikategorikan tingkat hubungan yang kuat antara Perputaran Piutang dengan Kinerja Perusahaan.

-.04 -.02 .00 .02 .04

.14 .16 .18 .20 .22

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Residual Actual Fitted

R-squared 0.501936 Mean dependent var 0.171839 Adjusted R-squared 0.439678 S.D. dependent var 0.022315 S.E. of regression 0.016703 Akaike info criterion -5.169547 Sum squared resid 0.002232 Schwarz criterion -5.109030 Log likelihood 27.84774 Hannan-Quinn criter. -5.235934 F-statistic 8.062198 Durbin-Watson stat 1.711273 Prob(F-statistic) 0.021832

Dependent Variable: Y Method: Least Squares Date: 09/04/19 Time: 11:39 Sample: 1 10

Included observations: 10

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -0.065480 0.083748 -0.781872 0.4568

X 0.013977 0.004922 2.839401 0.0218

R-squared 0.501936 Mean dependent var 0.171839 Adjusted R-squared 0.439678 S.D. dependent var 0.022315 S.E. of regression 0.016703 Akaike info criterion -5.169547 Sum squared resid 0.002232 Schwarz criterion -5.109030 Log likelihood 27.84774 Hannan-Quinn criter. -5.235934 F-statistic 8.062198 Durbin-Watson stat 1.711273 Prob(F-statistic) 0.021832

Y X

Y 1.000000 0.708475 X 0.708475 1.000000

(5)

Analisis Koefisien Determinasi Tabel 4.8 Koefisien Determinasi

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan tabel 4.8 nilai koefisien determinasi sebesar 0,502 menunjukan bahwa Perputaran Piutang memberikan pengaruh sebesar 50,2% terhadap Kinerja Perusahaan sedangkan 49,8%

sisanya merupakan pengaruh dari variabel lainnya yang tidak diamati dalam penelitian ini.

Pengujian Hipotesis

Tabel 4.9 Hasil Pengujian Hipotesis

Sumber: Hasil Pengolahan Peneliti dengan Eviews 10, 2019

Berdasarkan output SPSS diatas, nilai prob. yang diperoleh sebesar 0,00.

Selain itu, diperoleh hasil bahwa nilai thitung adalah sebesar 2,844. sedangkan pada α =5% dengan df = 8 diperoleh ttabel = 2,306.

PENUTUP

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Kinerja PT Sinar Abadi Abba Bandung, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Perputaran Piutang di PT Sinar Abadi Abba Bandung mengalami fluktuatif yang cenderung menurun dari tahun 2009 hingga 2018, terlihat bahwa perusahaan mengalami Perputaran Piutang terkecil pada tahun 2010 dan perusahaan yang mengalami Perputaran Piutang terbesar terjadi pada tahun 2018.

2. Kinerja Perusahaan di PT Sinar Abadi Abba Bandung bekisar mengalami fluktuatif yang cenderung menurun dari tahun 2009 hingga 2018, terlihat bahwa perusahaan mengalami Kinerja Keuangan terkecil pada tahun 2011 dan perusahaan yang mengalami Kinerja Keuangan terbesar terjadi pada tahun 2009.

3. Perputaran Piutang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Perusahaan di PT Sinar Abadi Abba Bandung.

REFERENSI

Arikunto, S. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta: Rineka Cipta.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19 (edisi kelima).

Semarang: Universitas Diponegoro.

Gitman, Lawrence J. 2015. Principles of Management Finance 12th Edition. Boston: Pearson Education, Inc.

Gujarati, Damodar. 2011. Dasar-Dasar Ekonometrika. Jakarta: Erlangga.

Hery. 2015. Analisis Laporan Keuangan. Edisi 1. Yogyakarta:

Center For Academic Publishing Services.

Ikhsan, Arfan. dkk. 2016. Analisis Laporan Keuangan. Medan:

Madenatera.

R-squared 0.501936 Mean dependent var 0.171839 Adjusted R-squared 0.439678 S.D. dependent var 0.022315 S.E. of regression 0.016703 Akaike info criterion -5.169547 Sum squared resid 0.002232 Schwarz criterion -5.109030 Log likelihood 27.84774 Hannan-Quinn criter. -5.235934 F-statistic 8.062198 Durbin-Watson stat 1.711273 Prob(F-statistic) 0.021832

Dependent Variable: Y Method: Least Squares Date: 09/04/19 Time: 11:39 Sample: 1 10

Included observations: 10

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -0.065480 0.083748 -0.781872 0.4568

X 0.013977 0.004922 2.839401 0.0218

R-squared 0.501936 Mean dependent var 0.171839

Adjusted R-squared 0.439678 S.D. dependent var 0.022315 S.E. of regression 0.016703 Akaike info criterion -5.169547 Sum squared resid 0.002232 Schwarz criterion -5.109030 Log likelihood 27.84774 Hannan-Quinn criter. -5.235934 F-statistic 8.062198 Durbin-Watson stat 1.711273 Prob(F-statistic) 0.021832

(6)

Kasmir. 2013. Analisis laporan keuangan. Edisi 1. Jakarta : Rajawali Pers.

Kieso, Donald E. Jerry J.Weygandt, Paul D. Kimmel. 2014.

Accounting Principles Pengantar Akuntansi Edisi 7 Jilid 1. Jakarta:

Salemba Empat.

Martani, Dwi., dkk. 2016. Akuntansi Keuangan Menengah. Jakarta Selatan: Salemba Empat.

Munawir. 2010. Analisa Laporan Keuangan, Edisi Keenam, Cetakan Kedelapan. Yogyakarta:

Liberty.

Naser, Aqwa. et. Al,. 2016. Manajemen keuangan. Medan : Febi Uinsu Fress.

Prastowo, Dwi dan Rifka Julianty.

2012. Analisa Laporan Keuangan;Konsep dan Aplikasi Edisi Revisi. Yogyakarta: YKPN.

Reeve, James M., et. al. 2015.

Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia Principles of assounting-Indonesia Adaptation Buku 1 Alih Bahasa Damayanti Dian. Jakarta: Salemba Empat.

Sawir, Agnes. 2013. Analisa Kinerja Keuangan dan Perencanaan keauangan. Perusahaan. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Soemarso. 2010. Akuntansi Suatu Pengantar. Edisi 5. Cetakan keenam. Jakarta: Rineka Cipta.

Srimindarti, Ceacilia. 2012. Balanced Scorecard sebagai Alternatif untuk Mengukur Kinerja. Fokus Ekonomi, Vol. 3.

Stice, Earl K, James D Stice dan Fred Skousen. 2013. Akuntansi Keuangan Menengah, Edisi 16, Buku 2. Edisi Bahasa Indonesia.

Terjemah Oleh Ali Akbar.

Jakarta: PT. Salemba Empat.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitataif dan Kombinasi (Mixed Methods).

Bandung: Alfabeta.

Sutrisno. 2012. Manajemen Keuangan Teori, Konsep dan Aplikasi.

Yogyakarta: EKONISIA.

Syamsudin, Lukman. 2013.

Manajemen Keuangan

Perusahaan. Jakarta: PT.

Gramedia Pustaka Utama.

Tambunan, Agus Porman. 2013.

Analisis Saham Pasar Perdana (IPO). Jakarta: PT Elex Media

Komputindo Kelompok

Gramedia.

Tiong, Piter. 2017. “Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Mitra Phanastika Mustika Tbk”.

Jurnal Of Manajemen &

Business.

Warren, Carl S., James M. Reeve., and Philip E. Fess. 2013. Pengantar Akuntansi Edisi 21, Buku 1.

Jakarta: Salemba Empat.

Weston, J. Freddan., dan Thomas, E Copeland. 20015. Manajemen Keuangan Jilid 2. Jakarta : Binarupa Aksara Publisher.

Wild, Subramanyam, dan Halsey.

2012. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Kedelapan.

Diterjemahkan oleh: Yanivi S.

Bachtiar dan S. Nurwahyu Harahap. Jakarta: Salemba Empat.

Yuwono, Sony., Edy Sukarno., dan Muhammad Ichsan. 2013.

Petunjuk Praktis Penyusunan Balanced Scorecard : Menuju Organisasi yang Berfokus Pada Strategi. Jakarta : Gramedia.

BIODATA PENULIS Nama lengkap : Puji Rahayu 2003-2006 : SDN Padasuka II 2007-2010 : SMPN 16 Bandung 2011-2014 : SMKN 7 Bandung

(7)

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pengujian hipotesis kedua ditemukan bahwa kekuatan lengan memiliki kontribusi yang signifikan dengan kemampuan dribble pada permainan bola basket siswa

Pengujian simultan (Uji F) dilakukan untuk menguji pengaruh variabel independen hipotesis yang diperoleh untuk t-tabel sebesar 2,048 (lihat pada tabel statistik). Maka

Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan melalui kepuasan kerja terhadap kinerja memiliki pengaruh signifikan 0,439 terhadap kinerja

Penelitian ini menguji pengaruh perputaran kas, perputaran persediaan dan perputaran piutang (variabel independen) terhadap profitabilitas (variabel dependen)

Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini berkaitan dengan ada atau tidak pengaruh signifikan dari variabel bebas (perputaran persediaan, perputaran piutang dan

Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen yang terdiri dari kesadaran merek (X1), asosiasi merek (X2),

Pengaruh Persepsi Nilai Terhadap Kepuasan Berdasarkan pengujian hipotesis, terbukti bahwa terdapat pengaruh positif dari variabel persepsi nilai terhadap kepuasan, artinya semakin baik

Hasil pengujian hipotesis menunjukkan variabel kompleksitas tugas audit berhubungan negatif - 0,086 dengan nilai probabilitas 0,534 dan jika diukur dengan derajat signifikan yang