• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Interaksi Obat pada Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan Penyakit Penyerta Rawat Inap di Rumah Sakit X Samarinda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Evaluasi Interaksi Obat pada Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan Penyakit Penyerta Rawat Inap di Rumah Sakit X Samarinda"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

40

DAFTAR PUSTAKA

Agustin, O. A., & Fitrianingsih. (2020). Kajian Interaksi Obat Berdasarkan Kategori Signifikansi Klinis Terhadap Pola Peresepan Pasien Rawat Jalan di Apotek X Jambi. E-Sehad, 1(1), 1–10.

Amisi, W. G., Nelwan, J. E., & Kolibu, F. K. (2018). Hubungan Antara Hipertensi Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Pada Pasien Yang Berobat Di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kesmas, 7(4).

Arovah, N. I. (2005). Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung Koroner Dengan Prosedur Uji Latih Jantung. Medikora, 1(1), 23–35.

Birhasani, Bs, L., & T, R. (2011). D-Dimer Penderita Sindrom Koroner Akut Dan Stenosis. Indonesian Journal Of Clinical Pathology And Medical

Laboratory, 17, 134–138.

File:///C:/Users/A4/Appdata/Local/Temp/351-178-1-Sm.Pdf

Chaliks, R. (2016). Anatomi Fisiologi Manusia. Pusdik Sdm Kesehatan, 260.

Chaliks, R., Karim, D., Tresia, S., Dewi, R., Poltekkes, H., & Makassar, K.

(2021). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Umum X Kota Makassar Analysis Of Factors That Affect The Incidence Of Drug Interactions In Hypertensive Patients At A Regional General Hospitals In Mak. Xvi(1), 55–61.

Chan, F., Kurniawan, A. R., Kalila, S., Amalia, F., Apriliani, D., & Herdana, S. V. (2019). The Impact Of Bullying On The Confidence Of Elementary School Student. Jurnal Pendas Mahakam, 4(2), 152–157.

Guntur, G. (2019). A Conceptual Framework For Qualitative Research: A Literature Studies. Capture : Jurnal Seni Media Rekam, 10(2), 91–106.

Https://Doi.Org/10.33153/Capture.V10i2.2447

(2)

41

Hendera, & Rahayu, S. (2018). Interaksi Antar Obat Pada Peresepan Pasien Rawat Inap Pediatrik Rumah Sakit X Dengan Menggunakan Aplikasi Medscape. Journal Of Current Pharmaceutical Sciences, 1(2), 75–80.

Kemenkes Ri. (2014). Situasi Kesehatan Jantung. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan Ri, 3.

Https://Doi.Org/10.1017/Cbo9781107415324.004

Kementerian Kesehatan. (2006). Pharmaceutical Care Penyakit Cardiovascular. 1–102.

Kurniawati, F., Yasin, N. M., Dina, A., Atana, S., & Hakim, S. N. (2021).

Kajian Adverse Drug Reactions Terkait Interaksi Obat Di Bangsal Rawat Inap Rumah Sakit Akademik Ugm. Jurnal Manajemen Dan Pelayanan Farmasi (Journal Of Management And Pharmacy Practice), 10(4), 297–308. Https://Doi.Org/10.22146/Jmpf.60228

Marleni, L., & Alhabib, A. (2017). Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Di Rsi Siti Khadijah Palembang. Jurnal Kesehatan, 8(3), 478.

Https://Doi.Org/10.26630/Jk.V8i3.663

Medscape, 2022, Drug Interaction Checker, (Online), (Http://Www.Reference.Medscape.Com/Drug Interactionchecker), Diakses Tanggal 27 Juni 2022

Miftah, M. (2018). Model Dan Format Analisis Kebutuhan Multimedia Pembelajaran Interaktif. Jurnal Teknodik, 095–106.

Https://Doi.Org/10.32550/Teknodik.V13i1.443

Negara, I. C., & Prabowo, A. (2018). Penggunaan Uji Chi–Square Untuk Mengetahui Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Umur Terhadap Pengetahuan Penasun Mengenai Hiv–Aids Di Provinsi Dki Jakarta.

Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Terapannya 2018, 1–8.

Nuraini, B. (2015). Risk Factors Of Hypertension. J Majority, 4(5), 10–19.

(3)

42

Oktaviani, D. J., Widiyastuti, S., Maharani, D. A., Amalia, A. N., Ishak, A. M.,

& Zuhrotun, A. (2020). Farmaka Farmaka. Farmaka, 18(1), 1–15.

Robiyatul, S., Alfiar, I., Rahayuningsih, N., Blocker, C. C., & Aldosteron, A.

(2021). Kajian Interaksi Obat Aktual Pada Pasien Jantung Koroner Di Rumah Sakit X Kota Tasikmalaya. 6(1), 7–11.

Satoto, H. H. (2014). Patofisiologi Penyakit Jantung Koroner. Jai (Jurnal Anestesiologi Indonesia), 6(3), 209–224.

Https://Doi.Org/10.14710/Jai.V6i3.9127

Sianturi, E. T., Dan Evi, K. (2019). Pengaruh Pektin Terhadap Penurunan Resiko Penyakit Jantung Koroner. Majority, 8(1), 162–167.

Tajudin, T., Faradiba, V., & Nugroho, I. D. W. (2019). Analisis Kombinasi Penggunaan Obat Pada Pasien Jantung Koroner Dengan Penyakit Penyerta Di Rumah Sakit X Cilacap Tahun 2019. Jurnal Ilmiah

Kefarmasian, 6–13. Http://E-

Jurnal.Stikesalirsyadclp.Ac.Id/Index.Php/Jp%0aanalisis

Taroreh, G. N., Mpila, D., & Citraningtyas, G. (2017). Evaluasi Penggunaan Obat Pada Pasien Dengan Penyakit Jantung Koroner Di Instalasi Rawat Inap Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Pharmacon, 6(4), 55–66. Https://Doi.Org/10.35799/Pha.6.2017.17718

Tiani, S., Wahjudi, P., & Wati, M. D. (2015). Determinan Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah Pasien Rawat Jalan Poli Jantung Dan Poli Penyakit Dalam RSUD Dr. Soebandi Jember. E-Jurnal Pustaka Kesehatan, 3(3).

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan intake serat, natrium, dan antioksidan antara penderita penyakit jantung koroner dan penyakit jantung non koroner pasien

Pengaruh Konsumsi Serat Dan Antiokasidan (Vitamin A, C Dan E) Terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner (Studi Pasien Rawat.. Jalan Di

PERBEDAAN INTAKE SERAT, NATRIUM, DAN ANTIOKSIDAN ANTARA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DAN PENYAKIT JANTUNG.. NON KORONER PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD Dr MOEWARDI

Kecerdasan Spiritual dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Dokter Moewardi Surakarta “ ini

a. bagaimana karakteristik kasus penyakit jantung koroner usia lanjut di Instalasi Rawat Inap RSUP DR. bagaimana pola pengobatan pada kasus pasien penyakit jantung koroner di

Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pasien yang menderita penyakit jantung koroner mengenai penyakit jantung koroner di poliklinik jantung RSUD DR

Dari 89 data rekam medis periode bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2020, angka kejadian Penyakit Jantung Koroner banyak terjadi pada pasien dengan jenis kelamin laki-laki

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat yang diberikan pada pasien yang menderita penyakit jantung koroner PJK dengan tambahan penyakit penyerta di poliklinik