PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan
Berdasarkan uraian di atas, maka permasalahan yang ingin diteliti adalah “Bagaimana gambaran kejadian persalinan sesar di RSUD Al Fatah Ambon?”. Diketahui jumlah janin pada ibu yang menjalani persalinan sesar di RSUD Al Fatah Ambon.
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Pengertian Sectio Caesarea
- Jenis-Jenis Sectio Caesarea
- Etiologi
- Komplikasi
- Tinjauan Umum Variabel Yang Diteliti
- Usia Ibu
- Tingkat Pendidikan
- Umur Kehamilan
- Status Gravida
- Jumlah Janin
Pendarahan dapat terjadi jika selama operasi atau sayatan cabang-cabang arteri terpengaruh dan terjadi atonia uteri. Komplikasi ini disebabkan oleh kurangnya kekuatan jaringan parut pada dinding rahim sehingga dapat menyebabkan ruptur uteri pada kehamilan berikutnya. Pada penelitian ini usia ibu dikelompokkan berdasarkan usia reproduksi sehat, yaitu usia dibawah 20 tahun (usia reproduksi muda).
Hasil penelitian yang dilakukan Wiguna menunjukkan bahwa kelompok usia maksimal ibu hamil yang menjalani operasi caesar adalah 20 – 35 tahun (Wiguna dkk, 2020). Tingkat pendidikan yang lebih tinggi akan memudahkan seseorang atau masyarakat dalam menyerap informasi dan menerapkannya dalam perilaku dan gaya hidup sehari-hari, khususnya dalam bidang kesehatan. Ibu yang memiliki tingkat pendidikan tinggi cenderung lebih sadar akan kesehatannya selama hamil dibandingkan dengan ibu yang memiliki tingkat pendidikan rendah.
Semakin tinggi pendidikan formal seorang ibu, diharapkan pengetahuan dan kesadarannya dalam mengantisipasi permasalahan kehamilan dan persalinan akan semakin meningkat, sehingga kebutuhan akan pemantauan kehamilan secara teratur dan berkala akan semakin meningkat. Dengan demikian, ibu dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi mempunyai kemungkinan lebih besar untuk melahirkan melalui operasi caesar. Usia kehamilan adalah masa sejak terjadinya pembuahan sampai dengan lahirnya janin setelah mengalami perkembangan janin di dalam rahim, yang dihitung sejak hari pertama haid terakhir.
Lamanya kehamilan sejak ovulasi hingga bayi lahir kurang lebih 280 hari atau 40 minggu dan tidak boleh lebih dari 40 minggu. Dari hasil penelitian Juliath diketahui bahwa sebagian besar responden yang melakukan tindakan operasi caesar di IGD RSUP Sanglah Denpasar berada pada usia kehamilan cukup bulan yaitu usia kehamilan 37 minggu hingga 42 minggu (Juliatih, 2020). . Status gravida dibedakan menjadi: primigravida adalah wanita yang hamil pertama kali, multigravida adalah wanita yang hamil kedua kali, grande multi gravida adalah wanita yang hamil lebih dari 2 kali dan seterusnya, tergantung banyaknya kehamilan (Dorland, 2011).
Diketahui mayoritas tindakan operasi caesar di ruang bersalin darurat RS Sanglah Denpasar adalah multigravida, yaitu ibu yang sedang mengandung anak kedua hingga keempat. Tunggal bila jumlah buahnya satu, gameli bila jumlah buahnya dua, rangkap tiga bila jumlah buahnya tiga, dan seterusnya. Ibu dengan kehamilan ganda (kehamilan ganda) memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan secara caesar dibandingkan ibu dengan janin tunggal.
KERANGKA KONSEP, HIPOTESIS, DEFENISI OPERASIONAL
Hipotesis
Defenisi Operasional
Dari tabel 5.1 diperoleh hasil bahwa ibu bersalin dengan Sectio Secarea di RSUD Al-Fatah Ambon tertinggi pada kelompok umur 20-30 tahun masing-masing sebanyak 90 kasus (52,9%) dan terendah pada kelompok umur 31- 41 tahun. , masing-masing 80 kasus (47,1%). Dari tabel 5.2 diketahui ibu melahirkan menggunakan Sectio Secarea di RSUD Al-Fatah Ambon. Dari Tabel 5.3 diketahui bahwa jumlah ibu bersalin melalui Sectio Secarea RS Al-Fatah Ambon terbanyak pada kelompok Usia Kehamilan Terminal dengan terendah pada kelompok Postterm 14 (8,2%).
Dari tabel 5.4 diketahui bahwa jumlah ibu melahirkan dengan Sectio Secarea di RSUD Al-Fatah Ambon terbanyak pada kelompok Gravida Primigravida, dan terendah pada kelompok Multigravida sebanyak 10 (5,9%). Dari tabel 5.4 diketahui ibu melahirkan menggunakan Sectio Secarea di Rumah Sakit Umum Al-Fatah Ambon. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 170 orang yang mendapat Sectio Secarea di RS Al-Fatah Ambon, yang tertinggi pada kelompok Pendidikan Rendah, dan terendah pada kelompok Pendidikan Tinggi sebanyak 72 orang (42,4%). .
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 170 orang yang menjalani Sectio Secarea di RS Al-Fatah Ambon, yang tertinggi pada kelompok Usia Kehamilan Cukup Bulan dengan yang terendah pada kelompok Postterm 14 (8,2%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 170 orang yang mendapat Sectio Secarea di RS Al-Fatah Ambon, tertinggi pada kelompok Gravida Primigravida dan terendah pada kelompok Multigravida 10 (5,9%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 170 orang yang menjalani Sectio Secarea di RSUD Al-Fatah Ambon, yang tertinggi pada kelompok Jumlah Janin Unik dengan yang terendah pada kelompok Gamely 4 (2,4%).
Dari hasil uji statistik yang dilakukan, diketahui bahwa dari 170 orang yang mendapat Sectio Secarea di RSUD Al-Fatah Ambon, yang tertinggi terdapat pada kelompok usia kehamilan. Dari hasil uji statistik yang dilakukan diketahui bahwa dari 170 orang yang mendapat Sectio Secarea di RS Al-Fatah Ambon, tertinggi pada kelompok Gravida Primigravida dan terendah pada kelompok Multigravida 10 (5,9%). Dari hasil uji statistik yang dilakukan diketahui bahwa dari 170 orang yang menjalani Sectio Secarea di RS Al-Fatah Ambon, yang tertinggi terdapat pada kelompok Jumlah Janin Unik dengan yang terendah pada kelompok Gamely 4 (2,4%). ).
Gambaran Kejadian Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Dr H Chasan Boesoirie Ternate Tahun 2017-2018. Saya akan melakukan penelitian dengan judul “Deskripsi Kejadian Operasi Caesar di Rumah Sakit Umum Al Fatah Ambon”. Saya telah mendapat penjelasan secara detail dan mengetahui maksud dan tujuan penelitian “Deskripsi Peristiwa Persalinan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Al Fatah Ambon”.
METODE PENELITIAN
Tempat Dan Waktu Penelitian
Dalam pemilihan lokasi penelitian ini, Rumah Sakit Umum Al Fatah Ambon dianggap sebagai rumah sakit yang menangani kasus kelahiran normal dan bedah, dimana terjadi peningkatan angka operasi caesar.
Populasi Dan Sampel
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melahirkan pada bulan Agustus 2018 sampai dengan Agustus 2021 secara operasi caesar di ruang obstetri RSUD Al Fatah dengan menggunakan rumus (Slovenia).
Jenis dan Teknik Pengumpulan Data
Pengolahan Data dan Analisa Data
Etika Penelitian
Informasi atau data harus diberikan oleh peserta dan tanpa menyebutkan nama atau prosedur lainnya.
Alur Penelitian
Rumah Sakit Umum Al-Fatah atau yang lebih dikenal dengan Rumah Sakit Al-Fatah memiliki sejarah perkembangan yang panjang. Status RS Al-Fatah yang sebelumnya hanya memberikan layanan persalinan, dinaikkan menjadi RS Umum karena harus merawat korban konflik dan segala macam penyakit yang dideritanya. Jumlah tempat tidur juga ditambah (menjadi 48) untuk memenuhi kebutuhan ruang akibat adanya perubahan fungsi Rumah Sakit Bersalin menjadi Rumah Sakit Umum.p.
Pada tahun 2002, tepatnya tanggal 27 September 2002, Yayasan Masjid Raya Al-Fatah mendapat izin tetap dari Menteri Kesehatan RI untuk mendirikan Rumah Sakit Umum yang diberi nama Rumah Sakit Al-Fatah. Dan dengan bantuan Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2005, tahap pembangunan perluasan rumah sakit tersebut kini telah selesai. Dan dengan bantuan United Nations Development Program (UNDP), juga telah dibangun unit pengolahan limbah padat dan cair di RS Al-Fatah.
Setelah dilakukan survei mengenai gambaran kejadian persalinan sektoral di RSUD Al-Fatah Ambon, maka dapat dibahas hasilnya berdasarkan variabel yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa dari 170 orang, kejadian Sectio Secare tertinggi terjadi pada kelompok umur 20-30 tahun yaitu sebanyak 90 kasus (52,9%), dan terendah pada kelompok umur. kelompok 31-41 tahun yaitu 80 kasus (47,1%). Dari hasil uji statistik diketahui bahwa dari 170 orang, kejadian Sectio Secare tertinggi terjadi pada kelompok umur 20-30 tahun yaitu sebanyak 90 kasus (52,9%), dan terendah pada kelompok umur 31-41 tahun. . kelompok umur yaitu 80 kasus (47,1%).
Dari hasil uji statistik yang dilakukan diketahui bahwa dari 170 orang yang mendapat Sectio Secarea di RSUD Al-Fatah Ambon, tertinggi pada kelompok Tingkat Pendidikan Rendah, dan terendah pada kelompok Tingkat Pendidikan Atas. ,72 (42,4%). Dapat dikatakan bahwa persalinan sesar lebih besar kemungkinannya terjadi pada ibu dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Gambaran tingkat kecemasan ibu yang akan menghadapi operasi caesar di RS Baptis Batu.
Deskripsi indikasi ibu dan indikasi janin melakukan persalinan sesar di RS Sari Mulia Banjarmasin tahun 2015. Deskripsi persalinan sesar di unit gawat darurat obstetri RSUD Sangla Denpasar tahun 2020. Faktor penyebab peningkatan kejadian operasi caesar di rumah.Liun Kendage Rumah Sakit Umum Daerah Tahuna.
HASIL PENELITIAN
Univariat
Dimana pada masa reproduksi sehat diketahui usia aman untuk hamil, melahirkan dan melahirkan adalah 20-34 tahun. Menurut asumsi peneliti, ibu yang memiliki tingkat pendidikan tinggi cenderung lebih sadar akan kesehatannya selama hamil dibandingkan dengan ibu yang memiliki tingkat pendidikan rendah. Hal ini berdasarkan pendapat Notoatmodjo (2018) yang menyatakan bahwa jenjang pendidikan adalah jenjang pendidikan yang ditentukan oleh tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang ingin dicapai dan kemauan untuk berkembang.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kejadian persalinan sesar sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan tentang persalinan sesar pada kehamilan berikutnya. Deskripsi kasus Sectio caesarea berdasarkan status rujukan ke RSU Dokter Soedarso Pontianak (Tesis PhD, Universitas Tanjungpura). Pengaruh relaksasi autogenous terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi caesar di ruang delima RSUD Dr. dr.
PEMBAHASAN
PENUTUP
Saran
Diharapkan penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu yang mengidapnya. Untuk itu saya mohon keikutsertaan anda untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan.