• Tidak ada hasil yang ditemukan

gambaran motivasi mahasiswa bimbingan skripsi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "gambaran motivasi mahasiswa bimbingan skripsi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

GAMBARAN MOTIVASI MAHASISWA BIMBINGAN SKRIPSI PROGRAM STUDI BK DAN PROGRAM STUDI BIOLOGI

DI STKIP PGRI SUMATERA BARAT Oleh:

Chindy Yosenia*

Dr. Yuzarion Zubir, S.Ag., S.Psi., M.Si.,**

Ryan Hidayat Rafiola, M.Pd., Kons**

Mahasiswa Bimbingan dan Konseling STKIP PGRI Sumatera Barat

ABSTRAK

This research has been background by there is student guidance minithesis who has low motivation in doing minithesis guidance. The purpose this research are the general purpose is to describe student motivate the guidance minithesis Counseling and guidance study program and Biology study program at STKIP PGRI of West Sumatera and the special purpose is to describe (1) motivation as promotor student to guide minithesis, (2) motivation as director the student action to guide minithesis, (3) motivation as selector student doing guide minithesis, (4) and motivation as activation and to increase the student doing to guide minithesis. This research is description research quantity. Population in this research is class in 296 students. The technique tates sample is done by proportional random sampling. the total sample in this research 75 students. The instrument is used questionnare. Where as for analize data is used persentase technique. The result research basic abaout motivate student minithesis guidance Counseling and Guidance of program study and Biology study program at STKIP PGRI of West Sumatera can be taken the conclusion like: in generally there is in high enough category and in specially there are, (1) is seen from motivation as promoter in high enough category, (2) is seen from motivation as director in high category, (3) is seen from motivation as selector in high enough category, (4) is seen motivation as activation and increase in high category. This research is recommended to student minithesis guindace can increase her motivation.

Keyword: Student Motivation Minithesis Guidance

Pendahuluan

Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi.

Mahasiswa juga merupakan calon intelektual atau calon cendikiawan muda dalam lapisan masyarakat. Menurut Yahya (Putri dan Budiani, 2012) “Mahasiswa diartikan sebagai pelajar dan menimba ilmu pengetahuan yang tinggi, dimana pada tingkat ini mereka dianggap memiliki kematangan fisik dan perkembangan pemikiran luas, sehingga nilai lebih tersebut mereka dapat memiliki kesadaran untuk menentukan sikap dirinya serta mampu bertanggung jawab dengan sikap dan tingkah lakunya. Di Perguruan Tinggi mahasiswa memiliki hak yang diperoleh dan memiliki kewajiban yang harus dilaksanakan serta aturan yang dipatuhi.

Setiap mahasiswa memiliki motivasi di dalam dirinya dalam melakukan suatu kegiatan atau aktivitas demi mencapai tujuan

yang diinginkan. Motivasi merupakan upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan dari luar subjek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai tujuan. Senada dengan pendapat Mc. Donald (Sardiman, 2009: 73)

“Motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan muncul

feeling’ dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan”. Motivasi dapat juga dikatakan serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kindisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelakkan perasaan tidak suka itu. Menurut Hamalik (2009: 161) fungsi motivsi yaitu: (1) mendorong timbulnya kelakuan atau suatu perbuatan, (2) motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan-

(3)

perbuatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkannya, (3) dan motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya suatu perbuatan tersebut digerakkan oleh motivasi apabila gerakkannya lambat maka kecil motivasiyang dimiliki seseorang dan begitu juga sebaliknya. Setiap mahasiswa harus memiliki motivasi yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi, baik motivasi dalam belajar, motivasi dalam mengerjakan tugas-tugas dan bahkan motivasi dalam melakukan bimbingan skripsi.

Tugas akhir seorang mahasiswa adalah membuat skripsi. Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa melalui penelitian yang sesuai dengan bidang studinya yang wajib dibuat oleh mahasiswa S1 sebagai syarat untuk mendapatkan gelar sarjana. Menulis skripsi yang dilakukan oleh mahasiswa akan dibimbing oleh 2 orang dosen pembimbing yaitu dosen pembimbing 1 dan dosen pembimbing 2. Pembimbing skripsi ini bertujuan untuk membimbing mahasiswa agar lancar dalam menulis skripsi. Menurut Conell (Leo: 18) “Pembimbing adalah seseorang yang memberi nasihat kepada mahasiswa yang dibimbing untuk merencanakan dan melakukan penelitian, menulis laporan penelitian, serta membantu menghasilkan penelitian yang baik”. Prosedur bimbingan sangat penting untuk memastikan keberhasilan mahasiswa dalam melakukan penelitian.

Mahasiswa harus menjalani proses bimbingan skripsi dengan serius karena proses bimbinganlah kegiatan penelitian menjadi terbantu. Peran pembimbing sangat penting bagi kelancaran dan kesuksesan mahasiswanya dalam menyelesaikan skripsi atau tugas akhir. Senada dengan pendapat Delany (Leo: 6) bahwa “Bimbingan penelitian yang berkualitas dapat mengembangkan potensi dan membagun jati diri mahasiswa serta reputasi penelitian lembaga. Reputasi bimbingan yang mempunyai profil penelitian yang kuat membawa keuntungan bagi lembaga untuk menarik mahasiswa yang mempunyai motivasi dan berkualitas tinggi”.

Dalam melakukan bimbingan skripsi mahasiswa harus memiliki motivasi yang tinggi agar mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan skripsi nya dengan baik dan tepat waktu, sebaliknya apabila mahasiswa memiliki motivasi yang rendah maka mahasiswa tersebut bisa lalai dalam mengerjakan skripsinya.

Berdasarkan 2 program studi yang peneliti wawancara di kampus STKIP PGRI

Sumatera Barat mulai tanggal 6 Maret 2016 yaitu program studi BK dan program studi Biologi, bahwa adanya mahasiswa bimbingan skripsi yang bermalas-malasan untuk bimbingan, adanya mahasiswa bimbingan skripsi yang kurang memiliki kepercayaan diri untuk bimbingan, adanya mahasiswa bimbingan skripsi yang memilih aktivitas lain dari pada bimbingan, adanya mahasiswa bimbingan skripsi yang menemukan kesulitan sehingga tidak terdorong untuk bimbingan lagi, adanya mahasiswa bimbingan skripsi yang mengundur-ngundur waktu untuk bimbingan skripsi, dan adanya mahasiswa bimbinga skripsi yang merasa tidak mampu menyelesaikan skripsi. Setelah peneliti melakukan wawancara, kenyataan yang peneliti temukan yaitu adanya mahasiswa yang memiliki motivasi yang rendah dalam melakukan bimbingan skripsi sehingga lalai untuk menyelesaikannya. Idealnya seorang mahasiswa yang sedang bimbingan dan menulis skripsi hendaknya memiliki semangat yang tinggi dalam melakukan bimbingan skripsi agar skripsi dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Dari kenyataan yang peneliti peroleh di kampus, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Gambaran Motivasi Mahasiswa Bimbingan Skripsi Program Studi BK dan Program Studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat”.

Metode Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan yaitu pendekatan deskpriptif kuantitif. Pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang menggambarkan suatu keadaan atau situasi tertentu sebagaimana adanya secara sistematis, aktual, akurat, dan ditentukan hubungan antar variabel yang akan diteliti serta penelitian yang memusatkan penelitian pada permasalahan dan pemecahan masalah yang berlangsung saat ini. Menurut Yusuf (2007:83)bahwa “Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang bertujuan mendeskripsikan secara sistematis, aktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat populasi tertentu, atau mencoba menggambarkan fenomena secara detail”.

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa penelitian deskriptif bukan hanya terbatas menyimpulkan data saja, namun dapat melihat, meninjau dan menggambarkan objek yang diteliti sebagaimana adanya dan menarik kesimpulan setelah menemukan analisis terhadap data yang telah ditetapkan. Dengan demikian

(4)

penlitian ini mendeskripsikan tentang gambaran motivasi mahasiswa bimbingan skripsi program studi BK dan program studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat.

Penelitian ini dilaksanakan 2 hari pada tanggal 10-11 Mei 2016 yang bertempat di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP PGRI) Sumatera Barat.

Peneliti memilih tempat ini sebagai tempat penelitian karena fokus masalah yang akan diteliti adalah fenomenanya ditemukan pada mahasiswa program studi BK dan mahasiswa program studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat.

Peneliti mengambil sasaran yang akan diteliti yaitu mahasiswa program studi BK dan mahasiswa program studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat. Populasi dari penelitian ini sebanyak 296 mahasiswa dan sampel penelitian sebanyak 75 responden. Dalam pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik proportional random sampling.

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data interval. Menurut Bungin (2005: 131) “variabel interval adalah data yang memiliki ruas atau interval, atau jarak yang berdekatan dan sama”. Data yang akan diintervalkan adalah gambaran motivasi mahasiswa bimbingan skripsi.

Agar pengumpulan data berjalan dengan lancar maka peneliti menjalankan prosedur sebagai berikut:

1. Melakukan studi kepustakaan untuk mendalami teori-teori yang berkaitan dengan Gmbaran Motiovasi Mahasiswa Bimbingan Skripsi.

2. Membuat kisi-kisi instrumen.

3. Menyusun atau merumuskan item.

4. Angket disusun dengan lima alternatif jawaban, dimana jawaban menggunakan skor 1-5 pada kolom jawaban yang telah tersedia, maka skala pengukuran yang akan digunakan penelitian ini adalah dengan menggunakan “Skala Likert”.

Peneliti menggunakan 5 alternatif jawaban yang telah disediakan dalam penelitian ini yaitu Selalu, Sering, Kadang-kadang, Jarang, dan Tidak Pernah.

5. Angket diuji ahli oleh 2 orang Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (Prodi BK STKIP PGRI Sumbar).

6. Melakukan uji coba angket kepada 30 responden untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen. Analisis data dilakukan setelah data terkumpul melalui angket. Data yang terkumpul melalui angket dideskripsikan melalui

pengolahan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Memeriksa kelengkapan isi instrumen (angket) yang telah diterima dari sampel penelitian.

Membuat tabel pengolahan data berdasarkan item pernyataan penelitian yang telah dijawab responden.

b. Mencari dan menghitung jumlah skor serta memasukkan data ketabel pengolahan.

c. Perumusan kriterium Sturgess.

Sturgess (Mangkuatmodjo,

2003: 38) mengemukakan untuk mencari interval skor menggunakan rumus sebagai berikut:

i = Skor Tertinggi - Skor Terendah Alternatif jawaban

d. Menghitung masing-masing frekuensi yang diperoleh dengan menggunakan teknik analisis persentase yang dikemukakan oleh Sudjana (2001: 50) sebagai berikut:

P = f x 100 N Keterangan : P = Persentase f = Frekuensi N = Jumlah sampel 100= Bilangan tetap Hasil dan Pembahasan

1. Gambaran Motivasi Mahasiswa Bimbingan Skripsi Program Studi BK dan Program Studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, gambaran mahasiswa bimbingan skripsi progrsm studi BK dan program studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat terdapat 6 mahasiswa mamahasiswa memiliki motivasi yang rendah (8%), 26 mahasiswa memiliki motivasi yang cukup tinggi (34,7 %), 24 mahasiswa memiliki motivasi yang tinggi (32%), dan 19 mahasiswa memiliki motivasi sangat tinggi (25,3%). Dapat disimpulkan bahwa motivasi mahasiswa bimbingan skripsi berada pada kategori cukup tinggi.

Jika motivasi mahasiswa tinggi dalam melakukan bimbingan skripsi maka mahasiswa akan dapat menyelesaikan skripsi dengan baik dan cepat dan apabila mahasiswa memiliki motivasi yang rendah ia akan lalai dan tidak memiliki daya penggerak dan pengarah dari dalam

(5)

dirinya untuk melakukan bimbingan skripsi. Sebagaimana Winkel (Wahab, 2015: 127) mengatakan “Motivasi merupakan daya penggerak dalam diri seseorang individu untuk melakukan kegiatan tertentu demi mencapai suatu tujuan tertentu”.

2. Gambaran Motivasi Mahasiswa Bimbingan Skripsi Program Studi BK dan Program Studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat

a. Dilihat dari Indikator sebagai Pendorong

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa Motivasi mahasiswa dilihat dari indikator sebagai pendorong terdapat 7 mahasiswa memiliki motivasi yang rendah (9,3%), 24 mahasiswa memiliki motivasi yang cukup tinggi (32%), 23 mahasiswa memiliki motivasi yang tinggi (30,7%), 21 mahasiswa memiliki motivasi yang sangat tinggi (28%). Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa bimbingan skripsi pada indikator ini berada pada kateogori cukup tinggi.

Meskipun data yang diperoleh menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa bimbingan skripsi berada pada kategori cukup tinggi namun ada 9,3 percent yang memiliki motivasi rendah. Rendahnya motivasi yang bersiifat mendorong akan membuat mahasiswa lalai dan suka menunda nunda sesuatu yang harus diselesaikan segera. Sehubungan dengan hal tersebut, Sardiman (2009: 85) ada tiga fungsi motivasi yang salah satunya yaitu mendorong manusia unuk berbuat, jadi sebagai penggerak atau motor yang melepas energi.

b. Dilihat dari Indikator sebagai Pengarah Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa 1 mahasiswa memiliki motivasi yang sangat rendah (1,3%), 4 mahasiswa memiliki motivasi yang rendah (5,3%), 23 mahasiswa memiliki motivasi yang cukup tinggi (30,7%), 28 mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi (37,3%), dan 19 mahasiswa memiliki motivasi yang sangat tinggi (25,3%).

Dapat disimpulkan bahwa motivasi mahasiswa bimbingan skripsi pada indikator ini berada pada kategori tinggi.

Menurut Hamalik (2009: 161) menyatakan salah satu fungsi motivasi, yaitu: motivasi sebagai pengarah.

Artinya mengarahkan perbuatan- perbuatan seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Apabila seseorang tidak mengenal arah dan dan tujuannya maka akan hadir sifat ragu- ragu yang tentunya akan memperlambat suatu proses dan menjadikan kehilangan semangat dalam melakukan bimbingan skripsi yang seharusnya dapat dilakukan dalam waktu satu semester menjadi beberapa semester sehingga ketertinggalan dan rasa malas untuk memulai kembalipun akan timbul.

c. Dilihat dari Indikator sebagai Penyeleksi

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa 1 mahasiswa memiliki motivasi yang sangat rendah (1,3%), 8 mahasiswa memiliki motivasi yang rendah (10,7%), 27 mahasiswa memiliki motivasi yang cukup tinggi (36%), 22 mahasiswa memiliki motivasi yang tinggi (29,3%), dan 17 mahasiswa memiliki motivasi yang sangat tinggi (22,7%). Dapat disimpulkan bahwa motivasi mahasiswa bimbingan skripsi pada indikator ini berada pada kateogori cukup tinggi.

Menurut Sardiman (2009: 85) salah satu fungsi motivasi yaitu:

menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dikerjakan yang serasi guna mencapai tujuan, dengan menyisihkan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat dan tidak berguna dalam mencapai tujuan yang diingkan. Dalam melakukan bimbingan skripsi hendaknya mahasiswa menyeleksi kegiatan atau aktivitas yang dapat mengganggu proses bimbingan dan meninggalkan kegiatan yang dirasa kurang penting.

d. Dilihat dari Indikator sebagai Pengaktif dan Meningkatkan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa 8 mahasiswa memiliki motivasi yang rendah (10,7%), 23 mahasiswa memiliki motivasi yang cukup tinggi (30,7%), 27 mahasiswa memiliki motivasi yang tinggi (36%), 17 mahasiswa memiliki motivasi yang

(6)

sangat tinggi (22,7%). Dapat disimpulkan bahwa motivasi bimbingan skripsi pada indikator ini berada pada kategori tinggi.

Sukmadinata (2011; 62-63) menyatakan bahwa salah satu fungsi motivasi yaitu: mengaktifkan dan meningkatkan kegiatan, suatu perbuatan atau kegiatan yang tidak bermotif atau motifnya sangat lemah, akan dilakukan dengan tidak sungguh- sungguh, tidak terarah dan kemungkinan besar tidak akan membawa hasil. Sebaliknya apabila motivasinya besar dan kuat, maka akan dilakukan dengan sungguh-sungguh, terarah, dan penuh semangat, sehingga kemungkinan akan berhasil lebih berhasil.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Gambaran Motivasi Mahasiswa Bimbingan Skrpsi Program Studi BK dan Program Studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat sebagai berikut:

1. Secara umum motivasi mahasiswa bimbingan skripsi program studi BK dan program studi Biologi di STKIP PGRI Sumatera Barat berada pada kateogori cukup tinggi.

2. Secara khusus

a. Dilihat dari indikator motivasi sebagai pendorong berada pada kategori cukup tinggi.

b. Dilihat dari indikator motivasi sebagai pengarah berada pada ketegori tinggi.

c. Dilihat dari indikator motivasi sebagai penyeleksi berada pada kategori cukup tinggi.

d. Dilihat dari indikator sebagai pengaktif dan meningkatkan berada pada kategori tinggi.

Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diberikan beberapa saran kepada:

1. Mahasiswa

Mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan motivasinyadalam melakukan bimbingan skripsi agar dapat menyelesaikan skripsi dengan bai, cepat dan tepat waktu.

2. Dosen

Dosen agar dapat memberikan motivasi juga kepada mahasisea. Sehingga motivasi it uterus ada dan mahasiswa

dapat menyelesaikan skripsi dengan tepat waktu.

3. Pihak kampus

Agar pihak kampus memberikan penunjang sebagai pemupuk motivasi mahasiswa dalam bimbingan skripsi untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang lengkap untuk menunjang mutu kualitas skripsi yang dibuat

4. Peneliti Selanjutnya

Sebagai pedoman bagi mahasiswa yang berminat mengadakan penelitian lebih lanjut dan mengenai motivasi yang dikaitkan dengan variabel yang lain sehingga lebih banyak lagi informasi yang bisa dihasilkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas dunia pendidikan Kepustakaan

Putrid, Anggia dan Budiani, Melta Santi.

2012. Pengaruh Kelelahan Emosional terhadap Prilaku Belajar Mahasiswa yang Bekerja. Jurnal Ilmiah.

Hamalik, Oemar. 2009. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sardiman. 2009. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Leo, Sutanto. 2013. Kiat Jitu Menulis Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Jakarta:

Erlangga.

Bungin, Burhan. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana.

Yusuf, Murip. 2013. Profesi Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Mangkuatmojo, Soegyarto. 2003. Pengantar Statistik. Jakarta: Rineka Cipta.

Wahab, Rohmalina. 2015. Psikologi Belajar.

Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Landasan Psikologi proses Pendidikan.

Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Referensi

Dokumen terkait

Our macroeconomic policy needs to encompass and provide solutions on how best we coordinate to synergize our policies on structural reforms in the real sector to develop new sources of

Dedi Hermon, M.P 2, Yuherman, SP, M.Pd3 1 Mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat 2 3 Dosen Program Studi Pendidikan Geografi PGRI Sumatera Barat ABSTRAK Penelitian ini bertujuan