• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA "

Copied!
119
0
0

Teks penuh

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara aktivitas belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara aktivitas belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X SMA Negeri 1 Sekampung tahun ajaran 2018/2019.

Lampiran 1 Surat Panduan Skripsi Lampiran 2 Izin Pra-Survei Lampiran 3 Surat Tanggapan Survei Lampiran 4 Izin Penelitian Lampiran 5 Surat Tugas.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Berdasarkan hasil observasi penulis dengan guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Sekampung Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur penulis menemui beberapa permasalahan yang menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa masih tergolong rendah yaitu: Masih adanya siswa yang tidak mendengarkan penjelasan guru, masih ada siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru, masih ada siswa yang tidak mencatat hal-hal penting dalam penjelasan guru, masih ada siswa yang tidak menjawab pertanyaan guru, tidak menjawab, masih ada siswa yang tidak menjawab pertanyaan teman sekelas, masih ada siswa yang tidak bertanya kepada guru tentang materi yang belum dipahami, masih ada siswa yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru tidak, dan masih banyak siswa yang mendapat nilai di bawah KKM atau standar nilai yang ditetapkan sekolah. Berdasarkan hasil nilai pada tabel di atas terlihat bahwa masih banyak siswa kelas X yang tidak mengalami nilai tuntas belajar yaitu nilai dibawah 72 ada 179 siswa atau 64,4% sehingga banyak siswa harus berpartisipasi dalam kegiatan remedial untuk mengalami pembelajaran yang lengkap. Berdasarkan persentase ketuntasan siswa yang mencapai 64,4% maka aspek yang harus diperhatikan sesuai dengan judul yang diangkat oleh penulis adalah aktivitas belajar siswa.

Berdasarkan uraian di atas, penulis ingin melakukan penelitian dengan judul “Hubungan Aktivitas Belajar dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sekampung”.

Identifikasi Masalah

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Penelitian Relevan

  • Pengertian Hasil Belajar
  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi hasil belajar
  • Kriteria Hasil Belajar
  • Pendidikan Agama Islam (PAI)
  • Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam

Adakah hubungan aktivitas belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung tahun ajaran 2018/2019. 5 Romi Afridayanti, Hubungan Aktivitas Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Pada Pendidikan Agama Islam Di SMA Negeri 1 Rumbio Jaya Tahun 2012, UIN Sultan Syarif Kasim Riau Pekan Baru. 7 Muhammad Khairul Amri, Hubungan antara kegiatan belajar di rumah dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelompok VIII SMP Negeri 1 Metro tahun pelajaran.

Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang ditampilkan untuk menentukan tingkat kemajuan siswa atau hasil belajar.

Aktivitas Belajar Siswa

  • Pengertian Aktivitas Belajar Siswa
  • Jenis-jenis Aktivitas Belajar Siswa

Kegiatan belajar dapat diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk belajar dalam situasi belajar mengajar.29 Mengajar adalah mengarahkan kegiatan belajar siswa agar mau belajar. Berdasarkan pengertian di atas, dapat kita pahami bahwa kegiatan belajar adalah segala kegiatan jasmani dan rohani yang melibatkan kerja, pikiran dan jasmani, terutama dalam pengertian kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang akan ditentukan. Kegiatan yang dilakukan siswa tentunya diharapkan menjadi kegiatan yang bermanfaat yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.

Apabila siswa melakukan kegiatan yang relevan dengan kegiatan belajar mengajar, tentunya diharapkan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.

Hubungan Aktivitas Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Sedangkan menurut Slamet, siswa dapat dikatakan aktif dalam pembelajaran jika mereka bertanya, memberikan pendapat, yang kemudian bermuara pada percakapan dengan guru. Dalam kegiatan pembelajaran kegiatan sangat diperlukan, karena tanpa adanya kegiatan proses pembelajaran tidak dapat berlangsung dengan baik. Berdasarkan pengertian di atas dapat dipahami bahwa aktivitas siswa sangat diperlukan dalam pembelajaran, karena akan menentukan hasil belajar siswa itu sendiri dan menilai apakah materi yang disampaikan oleh guru dapat dipahami dan mampu mengubah sikap siswa. perilaku.

Dalam teori di atas dijelaskan bahwa aktivitas belajar siswa dan hasil belajar memiliki hubungan yang sangat erat, aktivitas belajar sangat menentukan hasil belajar siswa.

Kerangka Konseptual Penelitian

Oleh karena itu kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dapat kita simpulkan tentang keberhasilan proses pendidikan yang sedang berlangsung dan sebagai alat untuk menentukan apakah kegiatan pembelajaran akan dilanjutkan atau tidak. Pendidikan agama Islam merupakan pendidikan yang sangat penting, karena menentukan sikap, perilaku, tata krama, dan norma agama peserta didik. Agar proses yang direncanakan dan tujuan pembelajaran dapat tercapai, maka dalam proses pencapaian tujuan pembelajaran pendidikan agama Islam, kegiatan pembelajaran merupakan salah satu unsur yang dapat menentukan derajat keberhasilan proses pembelajaran.

Kegiatan mengajar merupakan unsur yang sangat penting untuk pembentukan peserta didik agar peserta didik memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru dan peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran tersebut. Karena keaktifan siswa menentukan hasil belajar, jika siswa memiliki keaktifan tinggi maka akan memiliki hasil belajar yang tinggi sedangkan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah akan memiliki hasil belajar yang rendah.

Hipotesis Penelitian

Sugiyono mengklaim bahwa hipotesis merupakan jawaban sementara dari rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dituangkan dalam bentuk pernyataan. Berdasarkan pernyataan di atas, peneliti dapat menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan hipotesis adalah jawaban sementara atas permasalahan yang ditemukan dalam penelitian, dimana peneliti harus mencari kebenaran di lapangan. Ada hubungan aktivitas belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung tahun ajaran 2018/2019.

Rancangan Penelitian

Variabel dan Definisi Operasional Variabel

Penulis hanya mengambil 6 poin dari 8 poin kegiatan pembelajaran karena 2 poin yaitu kegiatan menggambar (menggambar, membuat grafik, peta, diagram) dan kegiatan motorik (melakukan percobaan, membuat konstruksi, memperbaiki model, bermain, berkebun, beternak) adalah tidak sesuai dengan kegiatan yang dikaji dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. Hasil belajar pendidikan agama Islam merupakan hasil dari proses pembelajaran melalui upaya bimbingan sadar untuk membimbing peserta didik mencapai kedewasaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan ajaran dan pada akhirnya bisa. Wujud dari hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam penelitian ini adalah nilai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam diambil dari nilai semester ganjil siswa.

Ketika semua subjek mendapatkan angka yaitu angka dari 1 sampai 1000, kita membuat sampel acak dengan salah satu cara yaitu lotto, ordinal dan dengan bantuan tabel angka acak. Berdasarkan pendapat di atas, maka penulis mengambil sampel dengan cara random drawing yaitu: menuliskan nomor mata pelajaran pada slip kecil, satu nomor untuk setiap makalah. Tanpa prasangka, kami mengambil 40 gulungan dari 278 gulungan kertas, sehingga angka pada gulungan kertas tersebut mewakili jumlah peneliti.

Teknik Pengumpulan Data

Observasi adalah pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematis gejala-gejala yang diselidiki. Penulis menggunakan metode tersebut untuk memperoleh data kegiatan pembelajaran yang berlangsung di kelas X SMA Negeri 1 Sekampung tahun ajaran 2018/2019. Metode ini digunakan penulis untuk memperoleh laporan hasil belajar Pendidikan Agama Islam yang diperoleh dari guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, serta untuk memperoleh data atau informasi tentang keadaan sekolah, baik jumlah siswa maupun kondisinya. . para guru.

Instrumen Penelitian

Valid artinya instrumen dapat digunakan untuk mengukur apa yang perlu diukur.49 Validitas instrumen dalam penelitian ini. Reliabilitas mengacu pada pemahaman bahwa suatu instrumen dapat dipercaya cukup untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut baik. Oleh karena itu, sekalipun instrumen yang valid sudah pasti reliabel, reliabilitas instrumen tersebut harus diuji.

Teknik Analisis Data

Jika rxy ini lebih besar dari harga tabel, maka hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Sebaliknya, jika rxy ini lebih kecil dari harga tabel, maka hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini ditolak dan hipotesis nol (H0) diterima.

Temuan Umum

  • Deskripsi Lokasi Penelitian a. Profil SMAN 1 Sekampung

Prestasi non akademik yang diraih Sekolah dalam 3 tahun terakhir Tidak ada nama/jenis kejuaraan tingkat keberhasilan tahun. Untuk mengetahui secara umum data tentang hubungan kegiatan belajar dengan hasil belajar, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode angket. Berdasarkan angket yang dibagikan kepada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung pada tanggal 13 Agustus 2018, penulis memasukkannya dalam bentuk angka dengan ketentuan sebagai berikut: Jawaban Selalu mendapat skor 5, Jawaban sering mendapat nilai hitung.

4, Jawaban Kadang-kadang mendapat skor 3, Jawaban Jarang mendapat skor 2, Jawaban Tidak Pernah Mendapat skor 1. Berdasarkan hasil angket kegiatan pembelajaran yang telah dibagikan diperoleh skor tertinggi 76 dan terendah 37 .Setelah diketahui nilai mean dan standar deviasi hasil kuesioner, langkah selanjutnya adalah membagi kategori pengukuran subjek penelitian menjadi tiga yaitu tinggi, sedang dan rendah.

Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas terlihat bahwa aktivitas belajar siswa dari 40 responden yang menjadi sampel penelitian, sebanyak 2 responden menjawab aktivitas belajar dalam kategori tinggi (5%) dan 38 responden. responden menjawab kegiatan pembelajaran berada pada kategori sedang (95%). Dari data tersebut terlihat bahwa aktivitas belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Sekampung tahun pelajaran 2018/2019 berada pada kategori sedang. Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas terlihat bahwa dari 40 siswa yang menjadi sampel penelitian, 10 siswa (25%) dan siswa yang hasil belajarnya sangat baik.

Dengan demikian hasil belajar siswa kelas X mata pelajaran Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Sekampung tahun pelajaran 2018/2019 adalah baik.

Temuan Khusus

Ha : Terdapat hubungan aktivitas belajar dengan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung tahun ajaran 2018/2019. Ha : Tidak terdapat hubungan aktivitas belajar dengan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam siswa kelas X SMA Negeri 1 Sekampung tahun pelajaran 2018/2019. Selanjutnya untuk menguji hipotesis yang diterima, penulis melakukan dengan membandingkan 𝑟𝑥𝑦 yang diperoleh dengan besaran tabel “r” yang tertera pada tabel nilai product moment “r”, dengan memperhitungkan derajat kebebasan db = N.

Dengan demikian 𝑟𝑥𝑦 0,888 lebih besar dari tabel “r”, maka hipotesis (Ha) diterima dan hipotesis (H0) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel (x) dan variabel (y) yaitu “Hubungan antara kegiatan belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X SMA Negeri 1 Sekampung Tahun Pelajaran 2018/2019”.

Pembahasan

PENUTUP

KESIMPULAN

Berdasarkan analisis hasil penelitian yang menunjukkan besarnya 𝑟𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 yang tertera pada nilai tabel “r” Product Moment, pada (N) sebesar 40. Dengan demikian pada penelitian ini terdapat korelasi antara aktivitas belajar dan hasil belajar pada Pendidikan Agama Islam Kelas X SMA Negeri 1 Desa.

SARAN

Jumiati, Hubungan antara waktu belajar di sekolah dan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran kimia dengan prestasi belajar kimia siswa kelas X semester 1 MAN Tempel Sleman tahun ajaran UIN Kalijaga Negri Yogyakarta. Muhammad Khairul Amri, Hubungan Kegiatan Belajar di Rumah Dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Metro Tahun Ajaran SMA Islam Negeri Jurai Siwo Metro. Romi Afridayanti, Hubungan Aktivitas Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Rumbio Jaya Tahun 2012, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekan Baru.

Referensi

Dokumen terkait

Variabel kontrol yaitu tentang hasil belajar Pendidikan Agama Islam, pada SD Negeri 01 Tuban Gondangrejo Karanganyar tahun pelajaran 2014/2015, dengan indikator: nilai

Skripsi beIjudul "HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM" (Studi Penelitian Di Kelas XI SMA PGRI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi dengan prestasi belajar siswa pada pelajaran agama islam Metode penelitian yang digunakan dalam

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Materi Tajwid dengan Metode Card Sort pada Siswa Kelas XII Mekatronika 2 SMK Negeri 3 Salatiga Tahun

ABSTRAK PENGARUH KREATIVITAS GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 3 BATANGHARI Oleh:

vi ABSTRAK UPAYA GURU MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI MASA PANDEMI COVID-19 KELAS XI SMA NEGERI 1 RAMAN UTARA

Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang signifikan antara sumber belajar dan lingkungan fisik belajar dengan hasil belajar mata pelajaran pendidikan Agama islam maka dalam

Jika skor hasil belajar pendidikan agama Islam dikelompokkan kedalam lima kategori maka diperoleh tabel distribusi frekuensi dan persentase hasil belajar pendidikan agama Islam sebagai