IMPLIKASI RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN PROFITABILITAS PADA PT. TIRAN MAKASSAR
Maria Priska1, A. Zainal Abidin2, Abdul Sumarlin3
1,2,3Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YPUP Makassar
1[email protected], 2[email protected]
ABSTRACT
This research aimed to find out the level of liquidity, solvency, and profitability at PT. Tiran Makassar.
The variable in this research was independent variable namely liquidity, solvency, and profitability at PT.
Tiran Makassar. In collecting quantitative data, the researcher used secondary data which was obtained from observation and documentation. The result of financial ratio assessment at PT. Tiran Makassar was taken from observation period 2018 to 2020. Liquidity ratio indicated that current ratio from 2018 to 2020 was increased. For solvency ratio, it was found that the debt ratio decreased in 2020, while debt equity ratio was increased in 2018 until 2020. Furthermore, the profitability ratio based on Net Profit Margin (NPM) was increased in 2018 and 2020, however it was decreased in 2019. While, when it was seen from Return on Asset (ROA), the probability asset was increased in 2018 until 2019. It means that the company was able to generate profit. In addition, the ratio of Return on Investment (ROI) was increased in 2018 and 2019. Nevertheless, it was decreased in 2020 due to Covid 19 pandemic.
Keywords: Ratio of Liquidity, Solvency, and Profitability.
PENDAHULUAN
Kegiatan usaha (Busines) yang dijalankan oleh suatu perusahaan tentu mempunyai beberapa tujuan yang ingin di capai oleh pemilik prusahaan, untuk itu tentu saja perusahaan membutuhkan dana yang berasal dari berbagai sumber yaitu, Internal dan Eksternal. Sumber dana Internal merupakan sumber dana yang berasal dari dalam perusahaan seperti laba ditahan dan akumulasi penyusutan, sedangkan sumber dana Eksternal perusahaan merupakan dana dari luar perusahaan yaitu di peroleh dari pinjaman kreditur dan investor.
Sumber dana Eksternal akan digunakan perusahaan sebagai pelengkap apabila dana internal kurang mencukupi. Dan semakin ketatnya persaingan perusahaan diindonesia pada saat ini perusahaan- perusahaan tersebut terus berinovasi dalam menghasilkan produk-produknya sehingga dapat bersiang dengan baik.
Laporan keuangan merupakan segala proses yang berkaitan dengan penyediaan informasi keuangan suatu perusahaan dan informasi tersebut didapat dijadikan sebagai
gambaran kinerja keuangan tersebut. Laporan keuangan juga merupakan informasi kuantitatif tentang posisi keuangan dan merupakan pertanggung jawaban pimpinan atas perusahaan yang telah dipercayakan pada pimpinan mengenai suatu kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan.
PT. Tiran Makassar merupakan distributor resmi produk unilever pada daerah Makassar, adapun pembagian untuk jenis tokoh yang dibawahi oleh PT. Tiran Makassar ada dua, yaitu supermarket dan tokoh khusus kecantikan dan makanan yang ada pada pasar tradisional.
Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik mengadakan penelitian dengan judul
“Implikasi Rasio Likuiditas, Solvabilitas Dan Profitabilitas Pada PT. Tiran Makassar”.
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
“Apakah likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas pada PT. Tiran Makassar mengalami peningkatan”?
Berdasarkan rumusan masalah yang ingin diteliti oleh peneliti maka yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas pada perusahaan PT. Tiran Makassar.
TINJAUAN LITERATUR
Manajemen keuangan adalah segala kegiatan atau aktivitas organisasi maupun perusahaan yang berhubungan dengan cara bagaimana memperoleh pendanaan modal kerja, cara menggunakan atau mengalokasikan dana, serta mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama.
Menurut Fahmi (2018), Manajemen keuangan merupakan penggabungan dari ilmu dan seni yang membahas, mengkaji, dan menganalisis tentang bagaimana seorang manejer keuangan dengan mempergunakan seluruh sumberdaya perusahaan untuk mencari dana, mengelola dana, dan membagi dana dengan tujuan mampu memberikan profit atau kemakmuran bagi para pemegang saham.
Fungsi manajemen keuangan juga harus berkaitan dengan fungsi manajemen yang lain supaya tercipta keteraturan dan harmoni dalam manajemen perusahaan.
Menurut Harmono (2017), ada beberapa fungsi manajemen keuangan yaitu:
1. Kepuasan investasi 2. Kepuasan pendanaan.
3. Kebijakan deviden.
Setiap fungsi harus mempertimbangkan tujuan perusahaan, mengoptimalkan kombinasi tiga kebijakan keuangan yang mampu maningkatkan nilai kekayaan bagi para pemegang saham.
Laporan keuangan menjadi lebih berarti sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh bernbagai pihak, perlu dilakukan analisis laporan keuangan.
Menurut Sukmawati (2019), Laporan keuangan merupakan segala proses yang berkaitan dengan penyediaan informasi keuangan suatu perusahaan, dan salah satu hasil dari suatu pelaporan keuangan, laporan keuangan yang lengkap akan terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan perubahan ekuitas, laporan laba rugi komprehensip, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan, dan informasi komparatif.
Tujuan laporan keuangan tidak hanya mencakup isi dari suatu laporan keuangan, melainkan untuk memberikan informasi keuangan yang bermanfaat bagi infestor, investor potensial, dan kreditor dalam
pengambilan keputusan investasi dan kredit.
Keputusan investor untuk membeli, menahan, dan menjual investasi tergantung pada penilaian atas resiko dan return.
Untuk melakukan analisis rasio keuangan, diperlukan perhitungan rasio-rasio keuangan yang mencerminkan aspek-aspek tertentu. Setiap analisis keuangan bisa saja merumuskan rasio tertentu yang dianggap mencerminkan aspek tertentu.
Menurut Suartini dan Sulistio (2017), Rasio keuangan merupakan teknik analisis dalam bidang manajemen keuangan yang dimanfaatkan sebagai alat ukur kondisi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu, ataupun hasil-hasil usaha dari suatu perusahaan pada suatu periode tertentu dengan jalan membandingkan dua buah variabel yang diambil dari laporan keungan perusahaan, baik daftar neraca maupun laba rugi.
RASIO LIKUIDITAS
Menurut Sutrisno (2017), Rasio likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajian-kewajibanya yang segera harus dipenuhi.
Rumus yang digunakan adalah:
Rasio lancar (current ratio)
Rasio cepat (quick rasio)
Rasio kas (cash ratio)
RASIO SOLVABILITAS
Menurut Hanafi (2016), Solvabilitas merupakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban-kewajiban jangka panjangnya.
Rumus yang digunakan adalah :
RASIO PROFITABILITAS
Menurut Husnan (2018), Profitabilitas merupakan untuk mengukur seberapa jauh kemempuan perusahaan menghasilkan laba
dari penjualanya, dari aset-aset yang dimilikinya.
Rumus rasio profitabilitas adalah : Gross profit margin
Net Profit Margin
Cash Flow Marjin
Return on Investment (ROI)
Return on Equity (ROE)
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga bahwa Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas pada PT. Tiran Makassar Mengalami fluktuasi terkadang mengalami kenaikan dan terkadang mengalami penurunan.
Pada penelitian ini variabel yang digunakan adalah variabel Independen, yang termasuk dalam variabel independen dalam penelitian ini adalah, Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas pada PT. Tiran Makassar.
METODE PENELITIAN
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan Kuantitatif untuk mengetahui rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan profitabilitas pada PT. Tiran Makassar.
Penelitian ini dilakukan di PT. Tiran Makassar yang berlokasi jln. Parangloe Block H1 no 7 kota makassar sedangkan waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah selama 2 (dua) bulan.
Data penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder.
Pada penelitian ini variabel yang digunakan adalah variabel Independen, yang termasuk dalam variabel independen dalam penelitian ini adalah, Likuiditas, Solvabilitas, dan Profitabilitas pada PT. Tiran Makassar.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas.
HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun rasio yang digunakan dalam mengetahui laporan keuangan (laporan neraca dan laporan laba rugi) perusahaan adalah yaitu menggunakan rasio keuangan, dimana dalam penelitian ini ditentukan pada rasio likuiditas, rasio sovabiltias dan rasio profitabilitas, yang dapat diuraikan satu persatu sebagai berikut : RASIO LIKUIDITAS
Rasio likuiditas merupakan kemampuan suatu perusahaan untuk membayar kewajiban- kewajiban yang segera harus dipenuhi.
Rasio Lancar (Current Ratio)
Rasio lancar merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek atau yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan.
Rumus rasio lancar adalah:
Tabel 1. Perhitungan Current Ratio (Rasio Lancar) pada PT. Tiran Makassar Tahun
2018 sampai dengan Tahun 2020.
Tahun Aktiva Lancar (Rp)
Utang Lancar (Rp)
Rasio Lancar (%) 2018 46.206.445.205 10.108.426.951 4,571 2019 48.180.249.143 10.686.210.386 4,501 2020 45.820.936.408 4.306.637.052 10,639
Sumber: data primer diolah (2021).
Berdasarkan tabel 1 maka dapat dijelaskan bahwa current ratio pada PT.Tiran Makassar pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya karena aktiva lancarnya lebih besar dibanding utang lancarnya, semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan utang lancar semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk menutupi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya.
Rasio Cepat (Quick Ratio)
Rasio cepat adalah rasio yang digunakan untuk menghitung kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban-
kewajiban atau utang lancar dengan aktiva yang lebih likuid.
Rasio cepat (quick rasio)
Tabel. 2. Perkembangan Quick Ratio (Rasio Cepat) pada PT. Tiran Makassar Tahun
2018 sampai denganTahun 2020.
Tahun
Aktiva Lancar (Rp)
Persediaan (Rp)
Utang Lancar (Rp)
Rasio Cepat (%)
2018 46.206.4 45.205
32.650.750.
255
10.108.4 26.951
134,10 2019 48.180.2
49.143
28.688.271.
558
10.686.2 10.386
40,45 2020 45.820.9
36.408
28.082.572.
485
4.306.63 7.052
411,88
Sumber: data primer diolah (2021).
Tabel 2 yaitu pertumbuhan rasio cepat (tahun 2018 sampai dengan tahun 2020), terlihat bahwa untuk tahun 2018 rasio cepat sebesar 134,10%, hal ini disebabkan karena adanya kenaikan dalam jumlah aktiva yang likuid, Kemudian tahun 2019 rasio cepat (quick ratio) menurun, karena jumlah persediaan menurun, selanjutnya untuk tahun 2020 rasio cepat meningkat karena adanya kenaikan aktiva yang likuid dalam perusahaan.
Rasio Kas (Cash Ratio)
Rasio kas ini digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar utang yang segera harus dipenuhi dengan kas yang tersedia dalam perusahaan yang dapat segera diuangkan.
Kas Rasio Kas =
Utang Lancar
Tabel. 3. Perkembangan Cash Ratio (Rasio Kas) pada PT. Tiran Makassar Tahun 2018
sampai dengan Tahun 2020.
Tahun Kas (Rp)
Utang Lancar (Rp)
Rasio Kas (%) 2018 153.333.410 10.108.246.951 15,17 2019 185.025.400 10.686.210.386 1,731 2020 182.368.600 4.306.637.052 4,234
Sumber: data primer diolah (2021).
Berdasarkan tabel 3 maka dapat dijelaskan bahwa rasio kas pada PT.Tiran Makassar pada tahun 2018-2020 kurang
memiliki uang kas yang tersedia untuk membayar utang yang disebabkan karena adanya pandemi covid 19 yang melanda Indonesia di tahun 2020 ini.
RASIO SOLVABILITAS
Rasio solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibayar dengan utang-utang dan digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajiban baik jangka panjang maupun jangka pendek apabila perusahaan dibubarkan.
Rasio total utang terhadap total aktiva (Debt Ratio)
Debt ratio dimaksudkan untuk mengukur berapa besar bagian dari keseluruhan dana yang dibelanjai dengan hutang.
Total Hutang
Debt Ratio = x 100%
Total aktiva
Tabel. 4. Hasil Perhitungan Rasio Utang Tahun 2018 sampai dengan 2020 Pada PT.
Tiran Makassar.
Tahun Rasio Utang (Debt ratio)
(%)
Perkembangan (%)
2018 17,50 -
2019 18,05 0,55
2020 7,11 -10,94
Rata- rata
14,22 -5,19
Sumber: data primer diolah (2021).
Dari tabel 4 yakni rasio utang pada perusahaan PT. Tiran Makassar, maka perkembangan rasio utang untuk tahun 2018 dan 2019 meningkat, namun pada tahun 2020 menurun yang disebabkan karena adanya peningkatan total aktiva yang terjadi pada 3 tahun terakhir ini.
Rasio Utang Terhadap Modal (Debt to Equity Ratio)
Rasio debt to equity rato (DER) adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui besarnya perbandingan antara jumlah dana yang disediakan oleh kreditor dengan jumlah dana yang berasal dari pemilik perusahaan.
Total Utang
Rasio utang terhadap modal = x 100%
Total Modal.
Tabel. 5. Hasil Perhitungan Debt to Equity ratio (DER) tahun 2018-2020 Pada PT.
Tiran Makassar.
Tahun Rasio DER (%)
Perkembangan (%) Tahun Rasio DER
(%)
Perkembangan (%)
2018 25,72 -
2019 25,99 0,002
2020 9,06 0,645
Sumber: data primer diolah (2021).
Berdasarkan tabel 5 tersebut dapat dijelaskan bahwa Debt to equity ratio pada PT.
Tiran Makassar pada tahun 2018 sampai dengan 2019 mengalami peningkatan dan perusahaan ini mampu untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya, sedangkan pada tahun 2020 DER pada PT. Tiran Makassar menurun berarti perusahaan berada pada posisi solvaber hal ini ditandai bahwa setiap tahunnya total aktiva lancar mengalami kenaikan.
RASIO PROFITABILITAS
Analisis rasio profitabilitas adalah suatu analisis untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba pada suatu periode tertentu, sehingga dalam mengukur profitabilitas digunakan rasio profitabilitas, dimana rasio profitabilitas digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen secara
keseluruhan yang ditunjukkan oleh besar kecilnya tingkat keuntungan yang
diperoleh dalam hubungannya dengan penggunaan investasi.
Net Profit Margin
Rasio net profit margin adalah rasio yang menunjukkan berapa besar keuntungan kotor yang diperoleh dari penjualan produk unilever.
Laba Bersih
Net Profit Margin = x 100%
Penjualan
Tabel. 6. Perkembangan Rasio Net Profit Margin Tahun 2018 sampai dengan 202
Pada PT. Tiran Makassar Tahun Net profit
margin (%)
Perkembangan NPM
(%)
2018 44,43 -
2019 20,90 -23,53
2020 33,87 12,97
Rata- rata
33,06 -5,28
Sumber: data primer diolah (2021).
Tabel. 6 yakni hasil perhitungan net profit margin untuk tahun 2018 sampai dengan 2020 yang menunjukkan bahwa untuk tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 44,43%, begitu pula dengan tahun 2020 meningkat walau tidak sebanding pada tahun 2018 yakni sebesar 33,87%, terjadinya peningkatan net profit margin disebabkan karena adanya peningkatan pendapatan usaha, hal ini disebabkan karena semakin tinggi hasil pengembalian atas aset berarti semakin tinggi pula laba bersih yang dihasilkan dari setiap dana yang tertanam dalam total aset.
Sedangkan pada tahun 2019 menurun sebesar 20,90% yang disebabkan karena adanya penurunan pendapatan usaha yang dicapai oleh perusahaan.
Rasio Return on Asset (ROA)
Rasio return on asset (ROA) yaitu suatu rasio yang bertujuan untuk mengukur seberapa besar efisiensi suatu perusahaan dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan laba.
EBIT
ROA = --- x 100%
Total Aktiva
Tabel. 7. Hasil Perhitungan ROA pada PT.
Tiran Makassar Tahun 2018 sampai dengan 2020
Tahun ROA (%) Peningkatan (%)
2018 2,68 -
2019 3,50 0,82
2020 3,18 -0,32
Rata-rata 3,12 0,57
Sumber: data primer diolah (2021).
Dari tabel. 7 yakni hasil perhitungan ROA pada PT. Tiran Makassar dari tahun 2018 sampai dengan 2020, nampak bahwa untuk tahun 2018 dan 2019 mengalami peningkatan karena adanya kenaikan EBIT atau laba bersih sebelum pajak, namun pada tahun 2020 mengalami penurunan sebab adanya penurunan EBIT.
Rasio Return on Investment (ROI)
Rasio return on investment (ROI).
merupakan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan yang akan digunakan untuk menutup investasi yang dikeluarkan.
EAT
ROI = --- x 100%
Total Aktiva
Tabel. 8. Hasil Perhitungan ROI pada PT.
Tira Makassar Tahun 2018 sampai dengan 2020
Tahun ROI (%) Peningkatan (%)
2018 2,26 -
2019 2,82 0,56
2020 2,54 -0,28
Rata-rata 2,54 0,14
Sumber: data primer diolah (2021).
Dari tabel. 8 yakni hasil perhitungan ROI pada PT. Tiran Makassar dari tahun 2018 sampai dengan 2020, nampak bahwa untuk tahun 2018 dan 2019 mengalami peningkatan karena adanya kenaikan EAT atau laba bersih setelah pajak, namun pada tahun 2020 mengalami penurunan sebab adanya penurunan EAT akibat adanya pandemi covid 19 yang melanda Indonesia khususnya di Makassar.
Berdasarkan hasil analisis data kinerja keuangan melalui pendekatan rasio keuangan dengan menggunakan data time series dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2020, maka dalam pelaksanaan pembahasan hasil penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pertumbuhan kinerja keuangan yang ada dalam perusahaan khususnya pada PT. Tiran Makassar.
Sebelum dilakukan pembahasan hasil penelitian ini, maka terlebih dahulu akan disajikan hasil penilaian kinerja keuangan pada PT. Tiran Makassar dengan periode pengamatan tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 yang dapat disajikan melalui tabel berikut ini :
Tabel. 9. Hasil Penilaian Kinerja Keuangan Pada PT. Tiran Tahun 2018 sampai dengan
2020 N
o. Jenis Rasio
Tahun 2018 2019 2020 1. Rasio Likuiditas
a. Rasio lancar 4.571 4,501 10,63 9 b. Rasio kas 15,17 1,731 4,234 c. Rasio cepat 1,454
5
0,404 5
4,118 8 2. Rasio
Solvabilitas
a. Rasio total utang terhadap total
aktiva (Debt ratio)
17,50 18,05 7,11
b. Rasio Utang terhadap modal (Debt to Equity Ratio)
25,72 25,99 90,64
3. Rasio Profitabilitas a. Rasio Net profit margin (NPM)
44,43 20,90 33,87
b. Rasio Return on asset (ROA)
2,68 3,50 3,18 c. Rasio Return
on Investment (ROI)
2,26 2,82 2,45
Sumber: data primer diolah (2021).
Berdasarkan tabel 9 yaitu hasil penilaian rasio keuangan pada PT. Tiran Makassar dengan periode pengamatan tahun 2018 sampai dengan 2020 yang meliputi rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas. Hasil analisis data keuangan pada PT. Tiran Makassar dilihat dari rasio likuiditas yang menunjukkan bahwa rasio lancar (current ratio) untuk tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 mengalami kenaikan, yang disebabkan karena adanya kenaikan jumlah aktiva lancar, yang berarti bahwa perusahaan berada dalam kondisi baik karena perusahaan memiliki kemampuan untuk membayar kewajiban jangka pendek atau yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Kemudian dilihat dari rasio kas pada PT. Tiran Makassar untuk tahun 2018 dan 2020 meningkat, yang disebabkan karena adanya kenaikan jumlah kas, yang berarti bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk membayar utang yang segera harus dipenuhi dengan kas yang tersedia dalam perusahaan yang dapat segera diuangkan. Selanjutnya dilihat dari rasio cepat untuk tahun 2018 meningkat karena adanya kenaikan dalam jumlah aktiva yang likuid, Kemudian tahun 2019 menurun, karena jumlah persediaan menurun, sedangkan tahun 2020 rasio cepat meningkat karena adanya kenaikan aktiva yang likuid dalam perusahaan.
Kemudian dilihat dari analisis rasio solvabilitas pada PT. Tiran Makassar melalui debt ratio terlihat bahwa pada tahun 2018 dan 2019 meningkat yang berarti bahwa
perusahaan mempunyai kemampuan kemampuan mengukur seberapa besar bagian dari keseluruhan dana yang dibelanjai dengan hutang, sedangkan untuk tahun 2020 Debt ratio menurun yang disebabkan karena penurunan total aktiva yang terjadi selama tahun 2020. Sedangkan dilihat dari rasio debt to equity ratio selama tahun 2018 sampai dengan 2020 mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini dapat diartikan bahwa PT.
Tiran Makassar berada dalam keadaan baik dan mampu membayar utang jangka panjangnya.
Selanjutnya dilihat dari analisis rasio profitabilitas terlihat bahwa untuk rasio net profit margin senantiasa mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini berarti bahwa perusahaan PT. Tiran Makassar berada dalam kondisi yang baik yang disebabkan karena adanya peningkatan pendapatan usaha perusahaan. Sedangkan dilihat dari rasio return on asset (ROA) menunjukkan bahwa ROA yang dicapai oleh perusahaan dalam 3 tahun terakhir ini berada dalam kondisi yang baik karena perusahaan mempunyai kemampuan dalam menghasilkan laba dengan semua aktiva yang dimiliki oleh perusahaan PT. Tiran Makassar. Sedangkan dilihat dari kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan yang akan digunakan untuk menutup investasi yang dikeluarkan, dimana setiap tahun 2018 dan 2019 mengalami peningkatan, sedangkan tahun 2020 rasio ROI menurun.
PENUTUP
Hasil analisis rasio keuangan dilihat dari rasio likuiditas, nampak bahwa untuk rasio lancar dan rasio kas dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 mengalami kenaikan.
Faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan rasio likuiditas karena jumlah aktiva lancar yang dimiliki oleh perusahaan meningkat cukup tinggi. Sehingga perusahaan mempunyai kemampuan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban finansialnya.
Berdasarkan hasil analisis mengenai rasio solvabilitas, nampak bahwa untuk debt ratio mengalami penurunan pada tahun 2020, sedangkan debt equity ratio dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 mengalami peningkatan. Faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan rasio solvabilitas setiap tahunnya karena utang jangka panjang mengalami penurunan.
Hasil analisis rasio profitabilitas dilihat dari NPM pada tahun 2018 dan 2020 meningkat, namun pada tahun 2019 menurun.
Sedangkan dilihat dari rasio ROA untuk tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 meningkat, yang berarti bahwa perusahaan mempunyai kemampuan dalam menghasilkan laba atau keuntungan. Sedangkan untuk rasio ROI tahun 2018 dan 2019 meningkat, namun pada tahun 2020 mengalami penurunan akibat terjadinya pandemi covid 19.
Hasil kesimpulan yang telah ditemukan diatas maka dapat direkomendasikan dalam bentuk saran yaitu:
Sebaiknya keuangan pada PT.Tiran Makassar di atur lebih baik lagi, agar perusahaan mampu memenuhi semua kewajiban baik itu jangka pendek maupun jangka panjangnya, dan dapat memperoleh laba yang lebih baik lagi di masa depan.
DAFTAR PUSTAKA
Echar, S. (2017). Metode Penelitian Manajemen Dan Bisnis. Cetakan pertama. Bogor
Fahmi, I. (2015). pengantar Manajemen Keuangan Cetakan Keempat.
Bandung: Alfabeta
Fahmi, I. (2018). Pengantar Manajemen Keuangan. Cetakan kelima. Bandung:
Alfabeta
Hanafi, M.Dkk. (2016). Analisis Laporan Keuangan Edisi Kelima. Yogyakarta:
Upp Stim YPKN
Harjito, A. (2014). Manajemen Keuangan Edisi Keempat.
Harmono. (2017). Manajemen Keuangan Edisi Keenam. Jakarta: PT. Bumi Aksara Husnan, S.Dkk. (2018). Dasar-Dasar
Manajemen Keuangan Edisi Kesatu.
Kasmis. (2017). Pengantar Manajemen Keuangan Cetakan keenam. Jakarta:
PT Fajar Interpratama Mandiri
Mulyawan, S. (2015). Manajemen Keuangan Cetakan Kesatu. Bandung: VC Pustaka Setia.
Musthafa. (2017). Manajemen Keuangan Cetakan Kesatu.
Prastowo, D. (2015). Analisis Laporan Keuangan Konsep Dan Aplikasi Edisi Ketiga.
Suartini, S., & Sulistiyo, H. (2017). Analisis Laporan Keuangan. Malang: Mitra Wacana Media
Sugiono, A.Dkk. (2016) Analisis Laporan Keuangan.
Sugiono. (2018). Metode Penelitian, Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.
Bandung: Alfabeta
Sutrisno. (2017). Manajemen Keungan Cetakan Kesatu.