• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO "

Copied!
126
0
0

Teks penuh

Untuk itu seorang guru mata pelajaran pendidikan akhlak akidah diharapkan dapat memberikan arahan yang dapat membangun akhlak siswa. Capaian Pembelajaran Pendidikan Akidah dan Akhlak Siswa Kelas X IPS MAN 1 Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, penulis meneliti hubungan antara hasil belajar pendidikan akhlak akidah dengan akhlak siswa kelas X IPS MAN 1 Lampung Timur tahun pelajaran 2019/2020.

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Hasil Pembelajaran Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Siswa Kelas X IPS MAN 1 Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020.

Rumusan Masalah

Bagi peneliti, ilmu dan pengalaman penelitian bertambah sebagai calon guru sehingga dapat digunakan di sekolah untuk meningkatkan moral siswa. Bagi siswa, untuk memperbaiki dan meningkatkan akhlaknya sehingga dapat diterapkan di sekolah, di rumah dan di masyarakat. Bagi sekolah untuk menyumbangkan pemikiran-pemikiran untuk mendukung dan meningkatkan moral siswa agar menjadi lebih baik lagi.

Penelitian Relevan

Pengertian Akhlak

لاح سفنلل ةيعاد اهل ىلإ اهلاعفأ نم ريغ ركف لاو ةيور

Macam - macam Akhlak

Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa indikator akhlak terpuji yang dapat dimiliki oleh setiap peserta didik ini akan menjadikan manusia yang berakhlak mulia dan tercipta keharmonisan dalam berhubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Menurut Mahjuddin, akhlak tercela adalah “perbuatan buruk terhadap Tuhan, sesama manusia, dan makhluk lain.”10 Akhlak tercela juga dapat diartikan sebagai perilaku yang dilarang oleh Allah SWT dan tidak sesuai dengan prinsip syariah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Berdasarkan uraian di atas dapat dipahami bahwa indikator akhlak tercela ini, jika ada siswa yang memilikinya, akan menjadikan dirinya sebagai orang yang berakhlak buruk dan menimbulkan ketidakharmonisan dalam hubungannya dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Faktor - faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Akhlak

Hasil Belajar Pendidikan Aqidah Akhlak 1. Pengertian Hasil Belajar

  • Macam - macam Hasil Belajar
  • Faktor - faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
  • Pengertian Pendidikan Aqidah Akhlak
  • Dasar - dasar Pendidikan Aqidah Akhlak
  • Tujuan Pendidikan Aqidah Akhlak

Asas aqidah akhlak ialah ajaran Islam itu sendiri, sumber hukum dalam Islam, iaitu al-Quran dan al-Hadis. Ketika ditanya tentang akidah akhlak Nabi Muhammad SAW, Siti Aisyah berkata, "Asas akidah akhlak Nabi Muhammad SAW ialah al-Quran." Hubungan Akhlak Pelajar dengan Hasil Pembelajaran Akidah Akhlak Mata Pelajaran Akidah Akhlak.

Keterkaitan Antara Akhlak Peserta Didik dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Pelajaran Aqidah Akhlak

Kerangka Konseptual Penelitian

Hipotesis Penelitian

Hipotesis Alternatif (Ha): Terdapat hubungan antara hasil belajar pendidikan akhlak akidah dengan akhlak siswa X IPS MAN 1 Lampung Timur tahun ajaran 2019/2020. Hipotesis Nol (Ho): Tidak terdapat hubungan antara hasil belajar pendidikan akhlak akidah dengan akhlak siswa kelas X IPS MAN 1 Lampung Timur tahun ajaran 2019/2020. Ada hubungan antara hasil belajar pendidikan Aqidah Akhlak dengan moral siswa kelas X IPS MAN 1 Lampung Timur tahun pelajaran.

Rancangan Penelitian

Definisi Operasional Variabel

  • Sampel
  • Teknik Pengambilan Sampel

Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil belajar mata pelajaran aqidah akhlaq yang diperoleh dari guru mata aqidah akhlaq berupa nilai ulangan harian. Sugiyono menyatakan bahwa “variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau akibat, karena adanya variabel bebas”.32 Dalam penelitian ini variabel terikatnya adalah semangat kerja siswa. Akhlak peserta didik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tingkah laku atau sifat yang ditampilkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari yang dipengaruhi oleh hasil belajar yang diperoleh dari pendidikan akhlak akidah.

Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS MAN 1 Lampung Timur yang berjumlah 139 siswa. Berdasarkan pernyataan di atas, maka sampel merupakan wakil dari populasi yang ada selama satu minggu, dalam sampel ini harus benar-benar mewakili seluruh populasi dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X IPS 1 sampai dengan kelas X IPS 4, maka sampel yang akan penulis gunakan adalah kelas yang akan keluar nantinya dalam teknik pengambilan sampel.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling, “teknik area sampling digunakan untuk menentukan sampel apabila objek yang akan diteliti atau sumber datanya sangat besar”. Karakteristik penelitian ini homogen (sama), sehingga pengambilan sampel menggunakan Teknik Cluster Random Sampling. Kemudian pada penelitian ini seluruh populasi kelas X IPS yang berjumlah 139 siswa dibagi menjadi 4 rombongan belajar yang terdiri dari kelas X IPS 1 sampai dengan X IPS 4. Dari keempat kelas tersebut diambil kelas mana yang akan dijadikan sampel dengan membuat 4 gulungan kertas masing-masing tertulis kelas X IPS1, kelas X IPS2, kelas X IPS 3 dan kelas X IPS 4.

Setelah diundi, dipilih satu kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas X IPS 1, sehingga sampel penelitian ini terdiri dari 29 orang.

Teknik Pengumpulan Data

  • Metode Angket
  • Metode Dokumentasi

Teknik ini digunakan oleh area yang lebih besar untuk menentukan area yang lebih kecil. Kuesioner tertutup adalah pertanyaan dan alternatif jawaban yang ditentukan oleh peneliti, responden tinggal memilih. Dalam format ini, responden bersifat pasif, tidak memiliki kewenangan untuk menjawab apapun selain yang peneliti berikan.

Pada saat membuat kuesioner, penulis menggunakan kuesioner tertutup berbentuk pilihan ganda, dimana responden cukup menandai salah satu alternatif jawaban dengan skala Likert dengan tanda silang (X). Metode ini digunakan sebagai metode utama untuk memperoleh data tentang moral siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur. Metode dokumentasi adalah cara pengumpulan data melalui peninggalan tertulis seperti arsip dan buku-buku tentang pendapat, teori atau hukum yang berkaitan dengan masalah penelitian39.

Dari pernyataan di atas dapat dipahami bahwa metode dokumentasi adalah metode pengumpulan data dengan meneliti objek yang menjadi dokumentasi seperti sejarah berdirinya MAN 1 Lampung Timur, keadaan perkembangan sarana dan prasarana/fasilitas MAN 1 Lampung Timur, dokumentasi juga digunakan untuk mendapatkan data struktur organisasi, denah ruangan, jumlah siswa, jumlah tenaga pendidik dan pegawai/pegawai, hasil belajar dan sebagainya. Metode ini digunakan peneliti untuk mendapatkan data pendukung untuk kelengkapan penelitian yang dilakukan di MAN 1 Lampung Timur.

Instrumen Penelitian

Dalam menyusun kisi-kisi instrumen, penulis mengelompokkan indikator masing-masing variabel (yaitu variabel bebas dan variabel terikat). Berdasarkan saran tersebut disimpulkan bahwa validitas adalah ketepatan instrumen pengumpulan data sebagai alat ukur untuk membuka data yang ada di lapangan, ditinjau dari jenis validitasnya. Instrumen yang andal adalah instrumen yang jika digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, akan menghasilkan data yang sama.

Teknik Analisis Data

  • Deskripsi Lokasi Penelitian
  • Misi MAN 1 Lampung Timur
  • Tujuan MAN 1 Lampung Timur

Bahwa sejarah MAN 1 Lampung Timur berdiri pada tahun 1968, madrasah ini awalnya bernama Sekolah Persiapan Metro Institut Agama Islam Negeri (SPIAIN). Nama MAN 1 Lampung Timur resmi digunakan sejak 17 September 2014 berdasarkan KMA No. 157 Tahun 2014, semula MAN 1 Metro Lampung Timur.. dilanjutkan Drs. H. Imam Sakroni terakhir tanggal 6 Februari 2016, yang sebelumnya diketuai oleh Drs. H.Moh. Berdasarkan hasil observasi di lapangan MAN 1 Lampung Jalan Ki Hajar Dewantara Desa Banjar Rejo Kabupaten Lampung Timur.

Kondisi siswa di MAN 1 Lampung Timur berkembang dari tahun ke tahun, mulai dari seleksi calon siswa baru hingga. Untuk mengetahui hasil belajar aqidah akhlak kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur, penulis mengambil dokumentasi yaitu. Sumber : Buku Hasil Kajian Dosen mata pelajaran pendidikan akhlak akidah siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur tahun ajaran 2019/2020.

Sumber : Buku Hasil Belajar Pendidik Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Sehingga dapat dipahami bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MAN 1 Lampung Timur tahun pelajaran 2019/2020 adalah baik. Data Moral Siswa Kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur Data moral siswa diukur dengan menggunakan angket sebanyak 20 butir.

Kuesioner dibagikan kepada sampel sebanyak 29 siswa untuk mengetahui hubungan antara hasil belajar pendidikan akhlak aqidah dengan akhlak siswa di MAN 1 Lampung Timur, penulis menyebarkan kuesioner yang diberikan kepada responden sebanyak 29 siswa. Berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur pada tahun pelajaran diperoleh data moral siswa. Berdasarkan survey yang dilakukan angket terhadap moral siswa kelas X MAN 1 Lampung Timur tahun ajaran 2019/2020, ditemukan bahwa moral siswa yang paling rendah adalah amanah, dermawan dan sabar.

JUMLAH 1.734

  • Temuan Khusus
  • Pembahasan

Untuk menguji hipotesis yang penulis ajukan dalam penelitian ini yaitu “Adakah hubungan antara hasil belajar pendidikan akhlak aqidah siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur pada tahun pelajaran, data tersebut dimasukkan ke dalam karya tabel untuk mencari korelasinya. Selanjutnya untuk menguji hipotesis yang diterima, penulis melakukannya dengan membandingkan r xy yang diperoleh dengan tabel ukuran r yang diberikan pada tabel nilai “r” momen hasil perkalian dengan terlebih dahulu menghitung db (derajat kebebasan) sebagai berikut : db = N. artinya ada hubungan antara variabel X dan variabel Y yaitu “Ada hubungan yang signifikan antara hasil belajar pendidikan akhlak akidah dengan akhlak siswa kelas X IPS 1 di MAN 1 Lampung Timur”.

Berdasarkan tabel nilai r, tingkat keeratan variabel X dan Y yaitu hasil belajar pendidikan Aqidah Akhlak dan akhlak siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur dengan nilai koefisien (rxy) sebesar 0,689. dalam kategori kuat. Setelah diperoleh data hasil belajar dan akhlak siswa, hasil perhitungan dalam analisis data diperoleh r hitung sebesar 0,689 yaitu antara yang memiliki tingkat interpretasi kuat, sehingga dapat diketahui bahwa korelasi antara hasil belajar pendidikan akhlak aqidah dengan akhlak siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur memiliki hubungan yang kuat. Hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan antara hasil belajar pendidikan Aqidah Akhlak dengan moral siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur” diterima dengan tingkat keeratan yang kuat.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara hasil belajar pendidikan Aqidah Akhlak dengan moral siswa. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hasil belajar pendidikan akhlak aqidah dengan akhlak siswa kelas X IPS 1 MAN 1 Lampung Timur tahun pelajaran 2019/2020 dengan afinitas yang kuat.

PENUTUP

Saran

Dengan mempertimbangkan hasil penelitian yang telah selesai, bersamaan dengan kesimpulan penelitian ini, penulis berharap para pembaca dan penulis dapat menerapkan akhlak yang baik sesuai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan hasil belajar lebih jauh lagi. menambah pengetahuan. Dengan demikian, penulis berharap agar para santri meningkatkan akhlak santri yaitu akhlak yang dapat dipercaya, dermawan dan sabar, serta menjaga dan lebih memantapkan akhlak yang paling tinggi dari survey angket santri yaitu akhlak syukur, berhemat dan kejujuran. Sebagai manusia muslim yang beriman hanya kepada Allah SWT, sudah selayaknya kita memiliki akhlak yang baik terhadap sesamanya, terutama kepada Allah SWT sebagai pencipta kita.

Mulyono Abdurrahman, Børn med indlæringsvanskeligheder, (Jakarta Rineka Cipta, 2012) Nanang Martono, kvantitative forskningsmetoder (Purwokerto: Rajawali Press, . 2010). Slamet Mulyono, Relation between Islamic Religious Education Learning Achievement and Morals of Class V Students of SD IT Wahdatul Ummah Metro Thesis Academic Year, Tarbiyah Faculty of IAIN Metro, 2015. Uswatun Khasanah, Relationship of Guidance by Islamic Religion Subject Educators and Morals of Middle School PGRI 2 Batanghari Students, Lampung East Thesis Academic Year, Fakultet for IAIN Metro, 2014.

Referensi

Dokumen terkait

“Metode Internalisasi Nilai-nilai Akhlak dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 17 Kota Palu.” Ta’lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol.. Handoyo,

The objective of this thesis work is to develop the Hexapod robot and implement the distribute control to the Hexapod robot.. The Hexapod robot is equipped with 18 servos motor