Ekonomi moneter
bagaimana inflasi dapat mempengaruhi peran uang sebagai alat penyimpan nilai. Apa dampak dari inflasi yang tinggi terhadap nilai uang dalam jangka panjang?
jawab :
Inflasi dapat mempengaruhi peran uang sebagai alat penyimpan nilai artinya ketika tingkat inflasi sangat tinggi, semakin lama saat uang disimpan secara terus menerus maka nilai mata uang itu turun kemampuan nya. Sehingga menyebabkan masyarakat berusaha untuk segera membelanjakannya daripada menyimpannya. Dalam situasi ini, uang tidak berfungsi sebagai
penyimpan nilai yang efektif. Inflasi dapat mempengaruhi nilai uang karena terjadi kenaikan harga barang/jasa sehingga menyebabkan daya beli menurun. Uang yg disimpan sebenarnya nilai nya tetap, sedangkan harga barang secara umum naik, jadi uang itu
mempunyai nilai yg rendah untuk mendapatkan suatu barang saat tingkat inflasi tinggi, saat uang disimpan secara terus menerus maka nilai mata uang itu turun kemampuan nya.
dampak dari inflasi tinggi dalam jangka panjang berarti bahwa saat kita membeli/mempunyai suatu barang dengan nominal yang sama maka jumlah barang tersebut mempunyai nilai quantity lebih sedikit. Sehingga menurunkan daya beli masyarakat, terutama yang berpenghasilan tetap atau rendah. Mereka harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, sehingga kesejahteraan mereka menurun. Oleh karena itu terjadi ketidakstabilan
perekonomian yang berakibat pada naiknya tingkat harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus, berakibat pada makin tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia.
referensi :
Buku ESPA 4227 Ekonomi Moneter UT.
Riset operasi
Dalam suatu penawaran pekerjaan senilai 250 juta yang diikuti oleh 5 perusahaan dan salah satunya adalah perusahaan anda, pertanyaannya berapa peluang perusahaan anda akan menang? dan apakah hubungan antara peserta tender tersebut.
jawab :
Untuk menghitung peluang perusahaan untuk memenangkan penawaran senilai 250 juta maka diasumsikan setiap perusahaan memiliki peluang yang sama untuk memenangkan penawaran.
Dalam konteks riset operasi kita dapat menerapkan konsep teori
probabilitas tujuan nya untuk mengukur ketidakpastian dengan membuat prediksi atau hipotesis, sehingga seseorang dapat mengambil keputusan yang sesuai.
Jumlah perusahaan yang ikut serta berjumlah 5 perusahaan Jumlah perusahaan yang akan menang berjumlah 1 perusahaan Peluang perusahaan akan menang = (Jumlah perusahaan yang akan menang ) dibagi (Jumlah perusahaan yang ikut serta)
Dan mendapatkan hasil
Peluang perusahaan Anda akan menang = 1/5 atau dalam hitungan persen 20 %
Jadi, peluang perusahaan saya akan menang dalam penawaran pekerjaan senilai 250 juta tersebut adalah 1/5 atau 20%.
Hubungan antara peserta tender adalah pesaing dalam artian semua peserta tender mempunyai peluang yang sama tergantung pada hasil presentasi ataupun harga penawaran yang diajukan dan kualitas proposal yang lengkap akan memberikan peluang yang lebih besar untuk
memenangkan tender tersebut.
Sumber: Buku EKMA4413 RISET OPERASI Manajemen operasi
Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat, sehingga berdampak terhadap segala aspek, satu diantaranya aspek ekonomi. Coba jelaskan teknologi proses modern yang mendukung proses produksi!
jawab :
Saya Nisa Aliya izinkan saya menjawab pertanyaan tersebut, kemajuan teknologi
memberikan dampak positif bagi aspek ekonomi salah satunya peningkatan produktivitas dalam memproduksi suatu barang sehingga menjadi lebih cepat, lebih mudah dan lebih banyak. Namun ada juga dampak negatif dari teknologi salah satunya adalah
tenaga kerja bisa digantikan oleh mesin di masa yg akan datang contoh nya dalam suatu pusat perbelanjaan tenaga kasir nantinya akan terganti oleh teknologi AI, saat ini sudah ada metode pembayaran di suatu pusat perbelanjaan metode self service.
teknologi proses modern yang mendukung proses produksi yaitu penggunaan berbagai macam teknologi modern untuk dapat mempercepat proses produksi dengan menghasilkan jumlah yang lebih banyak secara efisien dan efektif.
contoh teknologi nya berupa:
1. Robotika
Mereka mampu melakukan berbagai tugas seperti merakit produk, mengangkut barang, dan bahkan inspeksi kualitas.
Robotika membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya tenaga kerja, dan memungkinkan produksi berjalan 24/7.
2. Manufaktur Additive (3D Printing)
3D printing adalah teknologi yang memungkinkan pembuatan objek tiga dimensi dari model digital.
Ini telah membawa revolusi dalam prototyping, produksi suku cadang, dan bahkan pencetakan produk akhir.
3D printing memungkinkan perusahaan untuk menciptakan prototipe dengan cepat, mengurangi waktu siklus produk, dan memungkinkan desain yang lebih kompleks.
3. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence - AI)
AI digunakan untuk analisis data yang lebih dalam dan prediksi yang
akurat. Dalam konteks produksi, AI digunakan untuk perencanaan
produksi yang lebih efisien, pengawasan kualitas otomatis, dan identifikasi potensi masalah dalam proses produksi.
AI juga memungkinkan peralatan untuk belajar dari pengalaman dan beradaptasi dengan kondisi yang berubah.