Subsitem Pembiaya an Kesehatan
Nama kelompok :
1. Shinta Amelia W (6411418084) 2. Sinta Dwi H (6411418085)
3. Riza Rahayuning W (6411418089) 4. Syahrina N.R (6411418112)
5. Defi Fitrianingrum (6411418113)
Tatanan yang menghimpun berbagai upaya penggalian,
pengalokasian dan pembelanjaan sumber daya keuangan secara terpadu dan saling mendukung untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan kesehatan guna meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
DEFINISI
TUJUAN
Tersedianya pembiayaan kesehatan dengan jumlah yang mencukupi, teralokasi secara adil dan termanfaatkan secara berdaya guna dan berhasil guna, untuk
terselanggaranya pembagunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya.
Pembiayaan Kesehatan Dalam Sistem Kesehatan Nasional
•Pembiayaan
kesehatan adalah bentuk dan cara penyelenggaraan berbagai upaya:
- Penggalian,
- Pengalokasian, dan - Pembelanjaan dana kesehatan
•Mendukung
penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
(Depkes,2009)
5
Unsur-unsur Utama -
• Dana; sumber pemerintah, pemerintah daerah dan pemerintah daerah kabupaten/kota baik dari sektor kesehatan dan sektor lain terkait dari masyarakat maupun swasta serta sumber lain yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan kesehatan
-
• Sumber daya; meliputi sumber daya manusia pengelola, saran, standar,
regulasi dan kelembagaan yang digunakan secara berhasil guna dan berdaya guna dalam upaya penggalian , pengalokasian dan pembelanjaan dana
kesehatan untuk mendukung terselanggaranya pembagunan kesehatan
-
• Pengelolaan dana kesehatan; seperangkat aturan yang disepakati dan secara konsisten dijalankan oleh para pelaku sub sistem pembiayaan kesehatan, baik oleh pemerintah, pemerintah daerah secara lintas sektor, swasta, maupun masyarakat yang mekanisme penggalian, pengalokasian,
pembelanjaan dana kesehatan, dan mekanisme pertanggung jawabnnya
Prinsip- prinsip
Pembiayaan
Kesehatan
Kecukupan : Alokasi dana terus diupayakan peningkatan dan kecukupannya sesuai kebutuhan menuju sekurang-kurangnya 5%dari PDB atau 15% dari total anggaran pendapatan dan belanja setiap tahunnya
Efektif dan Efisien : Pembelanjaan dilakukan melalui kesesuaian
Adil dan transparan :
Dimanfaatkan secara adil dalam rangka menjamin terpeliharanya dan terlindungnya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.
A
C
B
Penyelengaraan Subsistem Pembiayaan Kesehatan
Penggalian dana merupakan kegiatan menghimpun dana yang
diperlukan untuk penyelenggaran
pembagunan kesehatan, baik yang bersumber dari
pemerintah, swasta, masyarakat dan sumber
lain.
Pengalokasian dana merupakan
penatapan peruntukan dan penggunaan dana sesuai kebutuhan.
Pembelanjaan merupakan pemakaian dana
yang telah dialokasikan sesuai dengan peruntukan secara
berdaya guna dan berhasil guna
7
Pekembangan Subsistem
Pembiayaan Kesehatan
Pengeluaran pemerintah untuk kesehatan terus meningkat
Kontribusi pengeluaran
pemerintah untuk kesehatan masih kecil, yaitu 38% dari total pembiayaan kesehatan
Proporsi pembiayaan
kesehatan yang bersumber dari pemerintah belum
mengutamakan upaya pencegahan dan promosi
Pembiayaan kesehatan sudah
semakin meningkat dari tahun
ke tahun
9
Tata Hubungan Antar Subsistem Dan
Lingkungannya
• Ketertaikan antara subsistem
pembiayaan kesehatan dengan lain- lainya adalah penyelenggaraannya guna menghasilkan ketersediaan pembiayaan kesehatan dengan jumlah yang mencukupi, teralokasi secara adil, dan termanfaatkan secara berhasil guna dan berdaya guna untuk terselenggaranya upaya kesehatan secara merata,
terjangkau dan bermutu bagi seluruh masyarakat.
• Tersediannya pembiayaan yang memadai juga akan
menunjang terselenggaranya
sub sistem lainnya.
Pengalokasian Dana Pemerintah
•Perencanaan anggaran dengan mengutamakan upaya kesehatan prioritas secara bertahap dan terus ditingkatkan jumlah
pengalokasiannya sehingga sesuai dengan kebutuhan
•Dana pemerintah untuk
pembagunana kesehatan diarahkan untuk membiayai upaya kesehatan primer, sekunder, dan tersier dengan mengutamaakan masyarakat rentan dan miskin, daerah terpenci,
perbatasan, pulau-pulau terluar dan terdepan, serta yang tidak diminati swasta.
•Pengalokasian dana untuk pelayanan kesehatan perorangan dilakukan
melalui kepesertaan dalam jaminan
pemeliharaan kesehatan yang diatur
http://www.academia.edu/11907432/S UBSISTEM_PEMBIAYAAN_KESEHATAN http://manajemenpelayanankesehatan .net/naskah-akademis-sistem-kesehat an-provinsi-riau/bab-ii-subsitem-pemb iayaan-kesehatan/
http://www.slideshare.net/mobile/noer redenta/2-sistem-kesehatan-nasional
Sumber
THANK YOU