• Tidak ada hasil yang ditemukan

kerjasama sekolah dan masyarakat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "kerjasama sekolah dan masyarakat"

Copied!
153
0
0

Teks penuh

Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir anak putus sekolah di kabupaten Sakra Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat diwujudkan dalam berbagai bentuk yaitu kerjasama, komunikasi dan partisipasi.

MOTTO

PERSEMBAHAN

Jika pendataan dilakukan di semua jenjang pendidikan, anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur tentu terkena dampak dari banyak aspek. Kedua, kendala yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, perekonomian keluarga yang buruk, keluarga yang tidak harmonis, rendahnya minat belajar dan tingkat pendidikan orang tua.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Permasalahan yang ingin kami jelaskan sehubungan dengan penelitian dalam skripsi ini setelah mengemukakan pendapat di atas adalah pentingnya membangun hubungan kerjasama antara sekolah dan masyarakat untuk memprediksi angka putus sekolah di kabupaten Sakra Barat. Berdasarkan data di atas memberi semangat untuk melakukan penelitian mendalam mengenai penyebab anak putus sekolah di kabupaten Sakra Barat.

Identifikasi Masalah

Bagaimana hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di kabupaten Sakra Tahun Barat? Bagaimana bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di kabupaten Sakra Barat?

Tujuan Penelitian

Kendala apa saja yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di Kabupaten Sakra Barat? Penelitian ini juga ingin melihat bentuk kolaborasi antara sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di kabupaten Sakra Barat.

Manafaat Penelitian

Penelitian Terdahulu yang Relevan

Ketiga: Tesis Merry Elika Evelyn Titaley berjudul: Faktor-faktor yang menyebabkan siswa putus sekolah di SMPN 4 dan SMP Taman Siswa, Jakarta Pusat pada tahun 2012. Berikutnya, tesis Merry Elika Evelyn Titaley berjudul: Faktor-faktor yang menyebabkan siswa putus sekolah SMP di SMPN 4 dan SMP Taman Siswa Jakarta Pusat pada tahun 2012.

Sistematika Pembahasan

  • Kerjasama Sekolah dan Masyarakat a. Kerjasama
  • Masyarakat
  • Putus Sekolah
  • Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah
  • Antisipasi Anak Putus Sekolah
  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Lokasi Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Observasi
  • Wawancara
  • Kondisi Geografis Kecamatan Sakra Barat a) Sejarah
  • Pertanian
  • Perekonomian
  • Pendidikan
  • Wilayah Administratif
  • Desa Definitif
  • Penduduk
  • Hasil Pertanian

Sedangkan penelitian yang dilakukan peneliti ini mengkaji kolaborasi sekolah dan masyarakat secara lebih komprehensif untuk meminimalisir anak putus sekolah. Bab ini akan menjelaskan beberapa penyebab anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat. Bagian ini membahas secara rinci peran strategis masyarakat dalam meminimalisir anak putus sekolah di kabupaten Sakra Barat.

Adapun bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat untuk meminimalisir putus sekolah yang harus dikembangkan oleh kedua belah pihak, yaitu: 29. Ada pula permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian kualitatif jenis ini, yaitu permasalahan anak putus sekolah. sekolah di Kecamatan Sakra Barat. Penelitian ini akan mengamati keadaan siswa putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur.

Teknik wawancara dilakukan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai kerjasama sekolah dan masyarakat untuk menurunkan anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat. Data anak putus sekolah dan penyebabnya tentunya ada pada kepala sekolah, dewan guru, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan orang tua siswa di Kecamatan Sakra Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara digunakan untuk menggali data tentang hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat dalam mengurangi angka putus sekolah di kabupaten Sakra Barat, dan untuk menggali data tentang bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat untuk membantu anak-anak di kabupaten Sakra Barat dalam mengurangi angka putus sekolah.

93Sugioyono, Pengertian Penelitian…, 127. . data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data yaitu data yang berkaitan dengan kerjasama sekolah-masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di kabupaten Sakra Barat. Hubungan Kolaboratif Sekolah-Masyarakat dalam Mengurangi Putus Sekolah di Kecamatan Sakra Barat Putus Sekolah di Kecamatan Sakra Barat.

Hubungan Kerjasama Sekolah dan Masyarakat dalam Meminimalisasi Anak Putus Sekolah di Kecamatan Sakra Barat Anak Putus Sekolah di Kecamatan Sakra Barat

  • Data dan Penyebab Anak Putus Sekolah
  • Tabel Anak Putus Sekolah dan Penyebabnya
  • Bentuk-Bentuk Kerjasama Sekolah dan Masyarakat dalam Mengantisipasi Anank Putus Sekolah

Salah satu faktor yang menghambat anak-anak di Desa Montong Beter putus sekolah adalah faktor keluarga. Selain faktor keluarga, ada pula faktor lain yang menghambat anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat. Salah satu faktor penyebab anak putus sekolah adalah karena anak nakal suka mengganggu temannya sehingga temannya tidak mau bersekolah.

Peneliti menemukan kasus lain di tempat lain, yaitu anak-anak putus sekolah karena sering bolos. Kasus lain yang peneliti temukan di Desa Gunung Rajak mengenai anak putus sekolah disebabkan oleh faktor ekonomi. Kasus anak putus sekolah terjadi di Desa Sukarara. Ada keluarga yang anaknya putus sekolah.

Dengan demikian, banyaknya anak putus sekolah sebagian besar disebabkan oleh pernikahan dini dan menjadi pekerja migran (bermigrasi ke Malaysia). Fokus penelitian selanjutnya setelah mengetahui penyebab anak putus sekolah adalah untuk mengetahui bagaimana pihak sekolah dan masyarakat bekerjasama dalam mengurangi anak di kabupaten Sakra Barat. Hambatan yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam mengurangi angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat.

TABEL ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN SAKRA BARAT  TAHUN AJARAN 2019/2020
TABEL ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN SAKRA BARAT TAHUN AJARAN 2019/2020

Kendala yang Dihadapi Sekolah dan Masyarakat dalam Meminimalisasi Anak Putus Sekolah di Kecamatan Sakra Barat

Peneliti mencoba menelusuri desa lain khususnya desa Kembang Are, dan berhasil mewawancarai Kepala Madrasah Aliyah, mengenai permasalahan sekolah dan kendala masyarakat dalam meminimalisir anak putus sekolah, menyatakan bahwa : 117. Salah satu kendala kita dalam meminimalisir anak putus sekolah Pasalnya, para pelajar tersebut putus sekolah karena memutuskan merantau ke Malaysia untuk mencari pekerjaan dan uang karena kondisi ekonomi keluarga mereka yang sangat memprihatinkan. Karena siswa yang putus sekolah pindah ke desa lain yang jauh dari sekolah kami.

Menurut salah satu tokoh desa, kendala yang dihadapi pihak sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir anak putus sekolah di Desa Rensing adalah: 119. Peneliti menyelidiki kasus anak putus sekolah di Desa Mengkuru, dan mereka berhasil mewawancarai anak-anak tersebut secara langsung dan mengungkap alasan mereka putus sekolah yaitu:121. Akhirnya kami memilih menikah usia dini di MA 3. 122. Selanjutnya peneliti berhasil mewawancarai orang tua yang anaknya putus sekolah di Desa Borok Toyang.

Anak saya terpaksa putus sekolah karena keadaan ekonomi keluarga yang kurang terjamin, sedangkan anak saya meskipun sekolahnya gratis, kami tidak mampu membayar biaya sekolah dan kebutuhan lainnya karena anak kami yang putus sekolah lebih hebat. dari 6 bersaudara, dan semua adiknya juga bersekolah. Kasus anak putus sekolah selanjutnya tepatnya di Desa Mengkuru, setelah dilakukan wawancara dengan adik dan orang tuanya, dimana kasus ini menjadi kendala pihak sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah, dijelaskan bahwa : 125. Faktor lain yang menyebabkan anak putus sekolah menyebabkan anak putus sekolah dan menjadi penghambat sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir putus sekolah tersebut.

Bentuk Kerjasama Sekolah dan Masyarakat dalam Meminimalisasi Anak Putus Sekolah di Kecamatan Sakra Barat

Penjelasan di atas dapat disimpulkan dari hasil wawancara peneliti dengan berbagai informan mengenai hasil kerjasama sekolah-masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah. Data lain hasil kerjasama sekolah dengan masyarakat terkait dalam meminimalisir angka putus sekolah. Program Paket A merupakan program pemerintah untuk meluluskan anak-anak yang putus sekolah pada tingkat sekolah dasar (SD).

Langkah pertama kami dalam pemerintahan desa adalah mendata anak-anak putus sekolah di wilayah desa Rensing. Dalam menangani anak putus sekolah, pihak sekolah di sekitar Desa Bungtiang dan pemerintah desa meminta kerjasama untuk mengurangi anak putus sekolah. Ini adalah upaya yang kami lakukan untuk mengantisipasi anak-anak di SMAN 2 Sakra Barat.134 putus sekolah.

Salah satu upaya sekolah dalam memprediksi anak putus sekolah setelah peneliti berhasil mewawancarai kepala sekolah SMPN 3 Sakra Barat menyatakan bahwa: 135. Salah satu guru yang mengajar di SMPN 1 Sakra Barat menjelaskan tentang peran serta sekolah dan masyarakat dalam mengurangi putus sekolah dan menceritakan kepada peneliti : 136. Salah satu guru yang mengajar di SMPN 2 Sakra Barat menceritakan kepada peneliti tentang kerjasama pihak sekolah dan masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah yaitu : 137.

Pembahasan

  • Deskripsi Hasil Penelitian
  • Analisis Data dan Diskusi Hasil Penelitian

Sekolah dan masyarakat menghadapi kendala dalam menurunkan anak putus sekolah karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Kerja sama antara sekolah dan masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat terjadi karena adanya kesamaan tanggung jawab antara keduanya yaitu antara sekolah dan masyarakat. Bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat dalam menurunkan anak putus sekolah di Kabupaten Sakra Barat juga ada, yaitu: (a) Kemitraan orang tua dan guru, dan (b) Kemitraan Keluarga-Sekolah-Masyarakat. b) Faktor-faktor yang menghambat terwujudnya hubungan kerjasama.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kendala yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir anak putus sekolah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal siswa. Itulah beberapa faktor penyebab anak putus sekolah yang menjadi kendala pihak sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di kabupaten Sakra Barat. Kedua faktor inilah yang mendominasi kesulitan sekolah dan masyarakat dalam membangun hubungan kerjasama untuk meminimalisir anak putus sekolah di Kabupaten Sakra Barat.

2 Hambatan yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat tahun 2020 dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu (a) faktor internal dan eksternal. c) Kondisi keluarga yang tidak harmonis. 3 Bentuk kerjasama sekolah-masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat pada tahun 2020 antara lain (a) Pemberian bantuan (beasiswa) kepada siswa kurang mampu yang berprestasi. Permasalahan anak putus sekolah di Kecamatan Zahodna Sakra tidak dapat dan sulit dihindari karena dipengaruhi oleh berbagai aspek didalamnya.

PENUTUP

Kesimpulan

Luaran kerjasama sekolah-masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat antara lain: (a) Pemberian bantuan (beasiswa) kepada siswa kurang mampu yang berprestasi.

Implikasi

  • UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM (2013 – 2018)
  • Desa Gunung Rajak No Nama-Nama Anak
  • Desa Bungtiang
  • Desa Rensing

Semua teori tersebut menunjukkan hasil yang sama setelah menganalisis permasalahan anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat b) Implikasi praktis. Apakah pihak sekolah membina hubungan kerjasama dengan masyarakat untuk mengurangi anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat? Bagaimana hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat untuk menurunkan anak putus sekolah di kabupaten Sakra Barat.

4 Apa faktor penyebab anak putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat di wilayah ini? 5 Apakah pihak sekolah menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat? 7 Bagaimana hubungan kerjasama sekolah dan masyarakat dalam menurunkan angka putus sekolah di Kecamatan Sakra Barat.

8 Bagaimana bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat untuk meminimalisir anak putus sekolah di kabupaten Sakra Barat. 9 Hambatan apa saja yang dihadapi sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah di Kabupaten Sakra Barat? 10 Apa hasil kolaborasi sekolah dan masyarakat dalam meminimalisir angka putus sekolah pada anak di Kecamatan Sakra Barat?

Gambar

TABEL ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN SAKRA BARAT  TAHUN AJARAN 2019/2020

Referensi

Dokumen terkait

terjebak dalam pikiran bahwa tugas-tugas sekolah harus diselesaikan dengan sempurna, dan mereka menekan anak-anak mereka secara berlebihan,” padahal pada proses belajar yang

• Hambatan apa saja yang dihadapi Kepala Sekolah dalam pelaksanaan kerja sama sekolah dengan masyarakat dalam mewujudkan Manajemen Peningkatan Mutua. Latar Belakang Rumusan Masalah

Kepala sekolah professional tidak saja dituntut untuk melaksanakan berbagai tugasnya di sekolah, tetapi ia juga harus mampu menjalin kerjasama dengan

Bentuk Kerjasama antara pihak sekolah dan orangtua dalam mengatasi perilaku menyimpang peserta didik terdiri dari beberapa bentuk yakni : sekolah melaksanakan

Hasil siklus II apabila ditinjau dari indikator keberhasilan meningkatkan keterampilan sosial dan kerjasama anak dengan bermain angin puyuh sudah meningkat tetapi

Kegiatan kerjasama di luar Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui jalur Sekolah Pascasarjana adalah setiap kegiatan kerjasama yang secara legal- formal maupun administratif

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1 Upaya sekolah menjalin kerjasama dengan orangtua siswa yaitu dengan menciptakan iklim sekolah nyaman, melakukan komunikasi awal dengan orangtua,

Perjanjian kerjasama antara MI Walisongo Kempreng dengan Puskesmas Japanan Mojowarno tentang pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah