• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SDLB TUNANETR

N/A
N/A
Mela Mawaddatun Nisa

Academic year: 2024

Membagikan "KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SDLB TUNANETR"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

I. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SDLB TUNANETRA

KELAS I

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”.

Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual

dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

4. Menyajikan pengetahuan

faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang

mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

(2)

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1 Mengenal bilangan asli sampai

dengan 20 dengan

menggunakan benda-benda konkret

4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 20 dengan urutan yang benar

3.2 Mengenal lambang bilangan asli sampai 20

4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 20

3.3 Menjelaskan perbandingan dua bilangan sampai 20 dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret

4.3 Mengurutkan bilangan- bilangan sampai 20 dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret

3.4 Mengenal satuan panjang dengan satuan tak baku menggunakan benda di lingkungan sekitar

4.4 Melakukan pengukuran panjang dengan satuan tak baku menggunakan benda di lingkungan sekitar

3.5 Menjelaskan penjumlahan bilangan yang melibatkan

bilangan asli sampai dengan 10 dengan menggunakan benda- benda konkret

4.5 Menyelesaikan masalah penjumlahan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 10

3.6 Mengenal bangun ruang dengan menggunakan benda- benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

4.6 Mengelompokkan bangun ruang menggunakan benda- benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

(3)

KELAS II

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”.

Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan

faktual dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

4. Menyajikan pengetahuan

faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang

mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengenal bilangan asli sampai 50 dengan menggunakan

menggunakan benda-benda konkret

4.1 Membilang bilangan asli sampai dengan 50

3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 50

4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 50

(4)

3.3 Membedakan lambang bilangan sampai 50

4.3 Mengurutkan lambang bilangan asli sampai 50

3.4 Menjelaskan perbandingan dua bilangan sampai 50 dengan menggunakan benda-benda konkret

4.4 Mengurutkan bilangan- bilangan sampai 50 dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret

3.5 Menjelaskan penjumlahan bilangan yang melibatkan

bilangan asli sampai dengan 20 dengan menggunakan benda- benda konkret

4.5 Menyelesaikan masalah penjumlahan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 20

3.6 Menjelaskan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 20 dengan menggunakan benda- benda konkret

4.6 Menyelesaikan masalah pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 20

3.7 Menjelaskan perbandingan waktu menggunakan ukuran tidak baku dengan

memperkirakan lama waktu suatu aktivitas berlangsung menggunakan istilah sehari- hari (lebih lama, lebih cepat)

4.7 Membandingkan waktu dengan memperkirakan lama suatu aktivitas berlangsung

menggunakan istilah sehari- hari (lebih lama, lebih cepat)

3.8 Menjelaskan perbandingkan berat menggunakan ukuran tidak baku dengan

memperkirakan berat suatu benda menggunakan istilah sehari-hari (lebih berat, lebih ringan)

4.8 Membandingkan berat benda menggunakan ukuran tidak baku dengan memperkirakan berat suatu benda

menggunakan istilah sehari- hari (lebih berat, lebih ringan)

(5)

3.9 Menjelaskan perbandingkan ukuran panjang menggunakan ukuran tidak baku dengan memperkirakan panjang suatu benda menggunakan istilah sehari-hari (lebih panjang, lebih pendek)

4.9 Membandingkan ukuran panjang menggunakan ukuran tidak baku dengan

memperkirakan panjang suatu benda menggunakan istilah sehari-hari (lebih panjang, lebih pendek)

3.10 Mengenal bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga dan lingkaran) menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

4.10 Mengelompokkan bangun- bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga dan lingkaran)

(6)

KELAS III

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”.

Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan

faktual dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

4. Menyajikan pengetahuan

faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang

mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengenal bilangan asli sampai dengan 100 dengan

menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 100

(7)

3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 100 dan

mendeskripsikan kemunculan bilangan dengan bahasa yang sederhana

4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 100

3.3 Mengenal pola-pola bilangan yang berkaitan dengan

kumpulan benda atau gerakan

4.3 Memprediksi dan membuat pola bilangan yang berkaitan

dengankumpulan benda atau gerakan

3.4 Menjelaskan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 50 serta

mengaitkan penjumlahan dan pengurangan

4.4 Menyelesaikan masalah

penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan

bilangan asli sampai dengan 50 serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan

3.5 Menjelaskan perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli dengan hasil sampai dengan 50 serta mengaitkan perkalian dan pembagian

4.5 Menyelesaikan masalah

perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli

dengan hasil sampai dengan 50 serta mengaitkan perkalian dan pembagian

3.6 Menjelaskan panjang (termasuk jarak) dalam satuan baku yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar

4.6 Menghitung satuan panjang (termasuk jarak) dalam satuan baku kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar

3.7 Menjelaskan garis dan ruas garis menggunakan model benda konkret

4.8 Mengidentifikasi garis dan ruas garis menggunalkan model konkret

3.9 Menjelaskan unsur-unsur yang membentuk segitiga dan

segiempat

4.9 Menentukan unsur-unsur yang membentuk segitiga dan

segiempat (segitiga memiliki tiga sudut dan tiga sisi, segiempat memiliki empat sudut dan empat sisi) 3.10 Menjelaskan segitiga dan

segiempat berdasarkan sifat

4.10 Mengelompokkan segitiga (samakaki, samasisi,

(8)

geometrisnya sembarang, lancip, tumpul dan siku-siku) dan segiempat (persegi, persegi panjang, trapesium, jajargenjang, belahketupat, dan layang- layang)

(9)

KELAS IV

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan

faktual dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah di sekolah, dan tempat bermain

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam

tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengenal bilangan asli sampai 1.000 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 1.000 dengan urutan yang benar dan lancar

3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 1.000 dan

4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 1.000

(10)

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR mendeskripsikan kemunculan

bilangan dengan bahasa yang sederhana

3.3 Mengenal dan memprediksi pola-pola bilangan sederhana.

4.3 Menuliskan dan membuat pola bilangan sederhana

3.4 Menjelaskan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 100 serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan

4.4 Menyelesaikan masalah

penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 100 serta mengaitkan

penjumlahan dan pengurangan 3.5 Menjelaskan perkalian dan

pembagian yang melibatkan bilangan asli dengan hasil kali sampai dengan 100 serta mengaitkan perkalian dan pembagian

4.5 Menyelesaikan masalah

perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli

dengan hasil kali sampai dengan 100 serta mengaitkan perkalian dan pembagian 3.6 Menjelaskan nilai dan

kesetaraan pecahan mata uang

4.6 Mengurutkan nilai mata uang dan menunjukkan berbagai kesetaraan pecahan mata uang 3.7 Memahami letak bilangan pada

garis bilangan

4.7 Menyajikan bilangan pada garis bilangan

3.8 Mengenal lambang (>) “lebih dari” dan (<) “kurang dari”

4.8 Menggunakan lambang (>)

“lebih dari” dan (<) “kurang dari” untuk membandingkan suatu bilangan

3.9 Mengenal konsep bilangan pecahan menggunakan benda kongkrit dan garis bilangan

4.9 Membuat bilangan pecahan dengan menggunakan benda konkret

3.10 Menjelaskan sifat simetri lipat bangun datar dengan

menggunakan benda-benda konkret.

4.10 Mengidentifikasi simentri lipat pada bangun datar

menggunakan benda-benda konkret

3.11 Mengenal satuan waktu yang berkaitan kehidupan sehari- hari di lingkungan sekitar

4.11 Melakukan pengukuran waktu berkaitan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar

(11)

KELAS V

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan

faktual dengan cara mengamati [mendengar membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah di sekolah, dan tempat bermain

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam

tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengenal bilangan asli sampai 5.000 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 5.000 dengan urutan yang benar dan lancar

(12)

3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 5.000 dan

mendeskripsikan kemunculan bilangan dengan bahasa yang sederhana

4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 5.000

3.3 Mengenal dan memprediksi pola bilangan sederhana

4.3 Menuliskan dan membuat pola bilangan sederhana

3.4 Menjelaskan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 1.000 serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan

4.4 Menyelesaikan masalah

penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 1.000 serta mengaitkan

penjumlahan dan pengurangan 3.5 Menjelaskan berbagai bentuk

pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen) dan hubungan di antaranya

4.5 Mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan (biasa,

campuran, desimal, dan persen) dan hubungan di antaranya 3.6 Menjelaskan penjumlahan dan

pengurangan pecahan berpenyebut sama

4.6 Menyelesaikan masalah

penjumlahan dan pengurangan pada pecahan berpenyebut sama,

3.7 Menjelaskan keliling segitiga dan persegi panjang

menggunakan benda konkret

4.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling segitiga dan persegi panjang menggunakan benda konkret 3.8 Menjelaskan faktor dan

kelipatan suatu bilangan

4.8 Menentukan faktor dan kelipatan suatu bilangan 3.9 Menjelaskan bilangan prima 4.9 Menentukan bilangan prima 3.10 Menjelaskan kelipatan

persekutan dan Kelipatan

Persekutan Kecil (KPK) dari dua bilangan

4.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kelipatan persekutuan dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK)dari dua buah bilangan

3.11 Menjelaskan faktor persekutuan dan faktor

persekutuan terbesar (FPB) dari dua buah bilangan

4.11 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan faktor

persekutuan dan faktor

persekutuan terbesar (FPB) dari

(13)

dua buah bilangan 3.12 Mengenal satuan berat pada

kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar

4.12 Menggunakan satuan berat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar

(14)

KELAS VI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan

faktual dengan cara mengamati [mendengar membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah di sekolah, dan tempat bermain

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam

tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengenal bilangan asli sampai 10.000 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain

4.1 Membilang bilangan asli sampai dengan 10.000 dengan urutan yang benar dan lancar

3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 10.000 dan

4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 10.000

(15)

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.3 Menjelaskan perkalian dan

pembagian yang melibatkan bilangan asli dengan hasil kali sampai dengan 1.000 serta mengaitkan perkalian dan pembagian

4.3 Menyelesaikan masalah

perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli

dengan hasil kali sampai

dengan 1.000 serta mengaitkan perkalian dan pembagian

3.4 Menjelaskan luas segitiga, persegipanjang, dan persegi

4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas segitiga, persegipanjang, dan persegi 3.5 Menjelaskan nilai terkecil dan

terbesar dari hasil pengukuran panjang atau berat berdasarkan pembulatan yang disajikan dalam bentuk tabel sederhana

4.5 Menentukan nilai terkecil dan terbesar dari hasil pengukuran panjang atau berat berdasarkan data yang disajikan dalam

bentuk tabel sederhana 3.6 Menjelaskan perkalian dan

pembagian pecahan yang berpenyebut sama

4.6 Menyelesaikan masalah

perkalian dan pembagian pada pecahan yang berpenyebut sama

Referensi

Dokumen terkait

Buku ini disajikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif yang terdiri atas 6 bab yakni: (1) bilangan cacah sampai 10.000, (2) pecahan, (3) pola gambar dan pola bilangan,

Misalkan A adalah sebuah himpunan terurut. Perhatikan bahwa W tidak mempunyai elemen pertama. 2) Tinjaulah N, yakni bilangan asli (dengan urut alami).. yakni himpunan kuasa dari

2. Guru meluruskan miskonsepsi dan memberikan penegasan terhadap kosa kata dan pola kalimat.. Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran yang telah

Pembahasan : Bilangan yang akan kita susun adalah bilangan yang terdiri dari 33 angka beda dintara 100 dan 400, berarti yang bisa menjadi ratusan hanya angka 1, 2, dan 3 Banyak angka

Penilaian Keterampilan Aspek yang dinilai sangat baik baik cukup kurang 4 3 2 1 Peserta didik dapat mengidentifikasi lambang bilangan asli 1 – 10 secara mandiri

Himpunan bilanagan prima dapat dinyatakan dengan P = {2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, ...} Oleh karena bilangan prima merupakan bilangan asli, dengan demikian bilangan prima dapat

Pernyataan Benar atau Salah No Pernyataan Benar B Salah S 21 Bilangan 3, 7, 9, 11, 13 merupakan suatu pola bilangan yang tersusun atas penjumlahan 2 22 Bangun datar paling sedikit

Kelebihan tersebut yaitu; 1 merangsang anak untuk lebih cepat mengenal angka 2 menguatkan minat anak dalam konsep bilangan 3 merangsang kecerdasan dan ingatan anak 4 mengembangkan