I. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SDLB TUNANETRA
KELAS I
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan faktual
dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.1 Mengenal bilangan asli sampai
dengan 20 dengan
menggunakan benda-benda konkret
4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 20 dengan urutan yang benar
3.2 Mengenal lambang bilangan asli sampai 20
4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 20
3.3 Menjelaskan perbandingan dua bilangan sampai 20 dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret
4.3 Mengurutkan bilangan- bilangan sampai 20 dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret
3.4 Mengenal satuan panjang dengan satuan tak baku menggunakan benda di lingkungan sekitar
4.4 Melakukan pengukuran panjang dengan satuan tak baku menggunakan benda di lingkungan sekitar
3.5 Menjelaskan penjumlahan bilangan yang melibatkan
bilangan asli sampai dengan 10 dengan menggunakan benda- benda konkret
4.5 Menyelesaikan masalah penjumlahan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 10
3.6 Mengenal bangun ruang dengan menggunakan benda- benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
4.6 Mengelompokkan bangun ruang menggunakan benda- benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
KELAS II
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengenal bilangan asli sampai 50 dengan menggunakan
menggunakan benda-benda konkret
4.1 Membilang bilangan asli sampai dengan 50
3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 50
4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 50
3.3 Membedakan lambang bilangan sampai 50
4.3 Mengurutkan lambang bilangan asli sampai 50
3.4 Menjelaskan perbandingan dua bilangan sampai 50 dengan menggunakan benda-benda konkret
4.4 Mengurutkan bilangan- bilangan sampai 50 dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya dengan menggunakan kumpulan benda-benda konkret
3.5 Menjelaskan penjumlahan bilangan yang melibatkan
bilangan asli sampai dengan 20 dengan menggunakan benda- benda konkret
4.5 Menyelesaikan masalah penjumlahan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 20
3.6 Menjelaskan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 20 dengan menggunakan benda- benda konkret
4.6 Menyelesaikan masalah pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 20
3.7 Menjelaskan perbandingan waktu menggunakan ukuran tidak baku dengan
memperkirakan lama waktu suatu aktivitas berlangsung menggunakan istilah sehari- hari (lebih lama, lebih cepat)
4.7 Membandingkan waktu dengan memperkirakan lama suatu aktivitas berlangsung
menggunakan istilah sehari- hari (lebih lama, lebih cepat)
3.8 Menjelaskan perbandingkan berat menggunakan ukuran tidak baku dengan
memperkirakan berat suatu benda menggunakan istilah sehari-hari (lebih berat, lebih ringan)
4.8 Membandingkan berat benda menggunakan ukuran tidak baku dengan memperkirakan berat suatu benda
menggunakan istilah sehari- hari (lebih berat, lebih ringan)
3.9 Menjelaskan perbandingkan ukuran panjang menggunakan ukuran tidak baku dengan memperkirakan panjang suatu benda menggunakan istilah sehari-hari (lebih panjang, lebih pendek)
4.9 Membandingkan ukuran panjang menggunakan ukuran tidak baku dengan
memperkirakan panjang suatu benda menggunakan istilah sehari-hari (lebih panjang, lebih pendek)
3.10 Mengenal bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga dan lingkaran) menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
4.10 Mengelompokkan bangun- bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga dan lingkaran)
KELAS III
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4. Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengenal bilangan asli sampai dengan 100 dengan
menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 100
3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 100 dan
mendeskripsikan kemunculan bilangan dengan bahasa yang sederhana
4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 100
3.3 Mengenal pola-pola bilangan yang berkaitan dengan
kumpulan benda atau gerakan
4.3 Memprediksi dan membuat pola bilangan yang berkaitan
dengankumpulan benda atau gerakan
3.4 Menjelaskan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 50 serta
mengaitkan penjumlahan dan pengurangan
4.4 Menyelesaikan masalah
penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan
bilangan asli sampai dengan 50 serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan
3.5 Menjelaskan perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli dengan hasil sampai dengan 50 serta mengaitkan perkalian dan pembagian
4.5 Menyelesaikan masalah
perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli
dengan hasil sampai dengan 50 serta mengaitkan perkalian dan pembagian
3.6 Menjelaskan panjang (termasuk jarak) dalam satuan baku yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar
4.6 Menghitung satuan panjang (termasuk jarak) dalam satuan baku kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar
3.7 Menjelaskan garis dan ruas garis menggunakan model benda konkret
4.8 Mengidentifikasi garis dan ruas garis menggunalkan model konkret
3.9 Menjelaskan unsur-unsur yang membentuk segitiga dan
segiempat
4.9 Menentukan unsur-unsur yang membentuk segitiga dan
segiempat (segitiga memiliki tiga sudut dan tiga sisi, segiempat memiliki empat sudut dan empat sisi) 3.10 Menjelaskan segitiga dan
segiempat berdasarkan sifat
4.10 Mengelompokkan segitiga (samakaki, samasisi,
geometrisnya sembarang, lancip, tumpul dan siku-siku) dan segiempat (persegi, persegi panjang, trapesium, jajargenjang, belahketupat, dan layang- layang)
KELAS IV
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah di sekolah, dan tempat bermain
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengenal bilangan asli sampai 1.000 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 1.000 dengan urutan yang benar dan lancar
3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 1.000 dan
4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 1.000
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR mendeskripsikan kemunculan
bilangan dengan bahasa yang sederhana
3.3 Mengenal dan memprediksi pola-pola bilangan sederhana.
4.3 Menuliskan dan membuat pola bilangan sederhana
3.4 Menjelaskan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 100 serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan
4.4 Menyelesaikan masalah
penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 100 serta mengaitkan
penjumlahan dan pengurangan 3.5 Menjelaskan perkalian dan
pembagian yang melibatkan bilangan asli dengan hasil kali sampai dengan 100 serta mengaitkan perkalian dan pembagian
4.5 Menyelesaikan masalah
perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli
dengan hasil kali sampai dengan 100 serta mengaitkan perkalian dan pembagian 3.6 Menjelaskan nilai dan
kesetaraan pecahan mata uang
4.6 Mengurutkan nilai mata uang dan menunjukkan berbagai kesetaraan pecahan mata uang 3.7 Memahami letak bilangan pada
garis bilangan
4.7 Menyajikan bilangan pada garis bilangan
3.8 Mengenal lambang (>) “lebih dari” dan (<) “kurang dari”
4.8 Menggunakan lambang (>)
“lebih dari” dan (<) “kurang dari” untuk membandingkan suatu bilangan
3.9 Mengenal konsep bilangan pecahan menggunakan benda kongkrit dan garis bilangan
4.9 Membuat bilangan pecahan dengan menggunakan benda konkret
3.10 Menjelaskan sifat simetri lipat bangun datar dengan
menggunakan benda-benda konkret.
4.10 Mengidentifikasi simentri lipat pada bangun datar
menggunakan benda-benda konkret
3.11 Mengenal satuan waktu yang berkaitan kehidupan sehari- hari di lingkungan sekitar
4.11 Melakukan pengukuran waktu berkaitan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar
KELAS V
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah di sekolah, dan tempat bermain
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengenal bilangan asli sampai 5.000 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
4.1 Membilang angka bilangan asli sampai dengan 5.000 dengan urutan yang benar dan lancar
3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 5.000 dan
mendeskripsikan kemunculan bilangan dengan bahasa yang sederhana
4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 5.000
3.3 Mengenal dan memprediksi pola bilangan sederhana
4.3 Menuliskan dan membuat pola bilangan sederhana
3.4 Menjelaskan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 1.000 serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan
4.4 Menyelesaikan masalah
penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan asli sampai dengan 1.000 serta mengaitkan
penjumlahan dan pengurangan 3.5 Menjelaskan berbagai bentuk
pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen) dan hubungan di antaranya
4.5 Mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan (biasa,
campuran, desimal, dan persen) dan hubungan di antaranya 3.6 Menjelaskan penjumlahan dan
pengurangan pecahan berpenyebut sama
4.6 Menyelesaikan masalah
penjumlahan dan pengurangan pada pecahan berpenyebut sama,
3.7 Menjelaskan keliling segitiga dan persegi panjang
menggunakan benda konkret
4.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling segitiga dan persegi panjang menggunakan benda konkret 3.8 Menjelaskan faktor dan
kelipatan suatu bilangan
4.8 Menentukan faktor dan kelipatan suatu bilangan 3.9 Menjelaskan bilangan prima 4.9 Menentukan bilangan prima 3.10 Menjelaskan kelipatan
persekutan dan Kelipatan
Persekutan Kecil (KPK) dari dua bilangan
4.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kelipatan persekutuan dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK)dari dua buah bilangan
3.11 Menjelaskan faktor persekutuan dan faktor
persekutuan terbesar (FPB) dari dua buah bilangan
4.11 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan faktor
persekutuan dan faktor
persekutuan terbesar (FPB) dari
dua buah bilangan 3.12 Mengenal satuan berat pada
kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar
4.12 Menggunakan satuan berat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar
KELAS VI
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) 3. Memahami pengetahuan
faktual dengan cara mengamati [mendengar membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah di sekolah, dan tempat bermain
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengenal bilangan asli sampai 10.000 dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain
4.1 Membilang bilangan asli sampai dengan 10.000 dengan urutan yang benar dan lancar
3.2 Mengenal lambang bilangan sampai 10.000 dan
4.2 Menuliskan lambang bilangan asli sampai 10.000
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR 3.3 Menjelaskan perkalian dan
pembagian yang melibatkan bilangan asli dengan hasil kali sampai dengan 1.000 serta mengaitkan perkalian dan pembagian
4.3 Menyelesaikan masalah
perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan asli
dengan hasil kali sampai
dengan 1.000 serta mengaitkan perkalian dan pembagian
3.4 Menjelaskan luas segitiga, persegipanjang, dan persegi
4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas segitiga, persegipanjang, dan persegi 3.5 Menjelaskan nilai terkecil dan
terbesar dari hasil pengukuran panjang atau berat berdasarkan pembulatan yang disajikan dalam bentuk tabel sederhana
4.5 Menentukan nilai terkecil dan terbesar dari hasil pengukuran panjang atau berat berdasarkan data yang disajikan dalam
bentuk tabel sederhana 3.6 Menjelaskan perkalian dan
pembagian pecahan yang berpenyebut sama
4.6 Menyelesaikan masalah
perkalian dan pembagian pada pecahan yang berpenyebut sama