• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN-LAMPIRAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "LAMPIRAN-LAMPIRAN "

Copied!
110
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Konsep dan Pengertian Pelayanan

Pelayanan publik yang dilakukan oleh birokrasi publik dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat negara kesejahteraan. Pemberian pelayanan publik oleh PNS kepada masyarakat sebenarnya merupakan implikasi dari fungsi PNS sebagai PNS.

Pentingnya Manajemen Pelayanan

Adanya pengaduan masyarakat terhadap kegiatan birokrasi menjadi indikator bahwa pelayanan pemerintah masih dirasakan lambat, kurang responsif terhadap pengaduan dan kebutuhan masyarakat, kurang terbuka dan kurang efisien (berbiaya tinggi), termasuk pelayanan yang diberikan oleh aparat kepolisian, misalnya kendaraan bermotor. layanan administrasi kendaraan. Dengan demikian, pemberian pelayanan prima dapat mendatangkan kepuasan bagi semua pihak, baik masyarakat, pegawai (pekerja, pimpinan), dan pemerintah atau negara.

Dimensi Kualitas Layanan Publik

Pemilihan penyelenggara pelayanan publik atau pejabat yang ditunjuk bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan dan menyelesaikan pengaduan/masalah dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Tempat dan lokasi serta fasilitas pelayanan memadai, mudah dijangkau oleh masyarakat dan memungkinkan penggunaan teknologi telekomunikasi dan informasi.

Standar Pelayanan

Ketiga hal di atas disusun dengan fokus pada prinsip pelayanan, yang menekankan pada ciri kemudahan penyelenggaraan, pembiayaan murah, dan manfaat optimal bagi pemberi dan penerima layanan. Lebih lanjut Saefullah (1999:5) menyatakan bahwa daya saing suatu organisasi sangat ditentukan oleh pelayanan yang diberikan kepada pelanggan yang mempunyai kepentingan terhadap organisasi tersebut. Organisasi pemerintah yang tugas pokoknya memberikan pelayanan publik juga perlu meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat, dan cara pelayanan pemerintah ini dapat belajar dari pendekatan pelayanan yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang mengutamakan kualitas pelayanan dalam kegiatan usahanya.

Pendekatan ini memberi kesan bahwa birokrasi pemerintah sangatlah besar dan sangat berkuasa.

Perspektif Good Governance

Sedangkan prinsip tata pemerintahan yang baik. good governance) tidak hanya sebatas pada penggunaan peraturan perundang-undangan yang ada, namun dikembangkan dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance, yang tidak hanya melibatkan pemerintah atau negara saja, namun harus mencakup birokrasi internal dan birokrasi eksternal. Eksekutif (pemerintah) dituntut untuk menyelenggarakan tata kelola yang baik, antara lain untuk menciptakan kesetaraan antara negara dan masyarakat. Tata pemerintahan yang baik akan bersifat transparan kepada masyarakatnya, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Asas ini mempunyai arti bahwa tata pemerintahan yang baik mempunyai ciri menjamin kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat terhadap setiap kebijakan publik yang dilaksanakan.

Kerangka Konseptual

Transparansi tidak lain adalah keterbukaan terkait seluruh aspek pemberian layanan yang dilakukan pada lembaga pemberi layanan. Data pada Tabel 10 di atas menunjukkan penilaian responden mengenai kesesuaian pembayaran biaya layanan yang dibayarkan dengan ketentuan yang sesuai. Berdasarkan penilaian responden di atas, dapat dikatakan masyarakat cukup puas dengan transparansi biaya pelayanan di instansi ini.

Berdasarkan penilaian responden, secara umum dapat dikatakan bahwa mereka puas dengan transparansi layanan yang ada.

Definisi Konseptual

METODE PENELITIAN

Tipe Penelitian dan Dasar Penelitian

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif yaitu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan fakta-fakta atau gejala-gejala yang terdapat di lapangan, dalam hal ini fakta-fakta yang berkaitan dengan transparansi pelayanan pengurusan dokumen STNK pada instansi ini. Sedangkan dasar penelitiannya adalah penelitian survei, yaitu penelitian yang mengumpulkan data secara langsung di lapangan.

Populasi dan Sampel

Penentuan sampel atau responden penelitian dilakukan dengan sengaja mengingat populasi penelitian baik anggota masyarakat maupun pejabat mempunyai ciri-ciri yang homogen yaitu homogenitas populasi dilihat dari kepentingan warga yang dilayani yaitu seluruh anggota masyarakat yang mengolah. dalam pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, mereka berharap adanya pelayanan yang transparan, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Dengan pertimbangan tersebut maka ditetapkan besar sampel sebanyak 50 orang yang terdiri dari 40 responden masyarakat dan 10 orang petugas pelayanan di kantor Samsat Kabupaten Gowa.

Jenis dan Sumber Data

Selain diperoleh dari responden penelitian, data penelitian juga diusahakan untuk memperoleh data dari berbagai informan yaitu Kepala Satuan Pelayanan Kepolisian Samsat Gowa. Sedangkan data sekunder merupakan data penelitian dari instansi setempat, datanya berupa catatan atau dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini, antara lain data mengenai jumlah masyarakat yang mengurus surat kendaraan bermotor, peraturan mengenai sistem dan prosedur pelayanan. , dan dokumen lain yang berkaitan dengan masalah penelitian ini.

Teknik Pengumpulan Data

Penggunaan teknik wawancara ini dimaksudkan untuk memperoleh data akurat dari informan mengenai transparansi pelayanan STNK. Wawancara juga dilakukan kepada petugas pelayanan dan informan penelitian yang mengetahui mekanisme pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang ada di kantor Samsat Kabupaten Gowa. Teknik pengumpulan data ini digunakan untuk memperoleh data yang lebih akurat mengenai pelayanan yang diberikan aparat kepada masyarakat, yaitu dengan mengamati secara langsung kinerja kerja aparat dalam memberikan pelayanan.

Teknik Analisis Data

Kantor Gabungan SAMSAT merupakan kantor pada Unit Pelaksana Teknis Pelayanan (UPTD) yang berkedudukan di Wilayah Kota/Kabupaten. Berdasarkan pernyataan tersebut jelas terlihat bahwa petugas dalam memberikan pelayanan STNK di Kantor Samsat Gowa sangat menaati peraturan yang ada. Data penilaian responden pada Tabel 6 di atas menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai jangka waktu pemberian pelayanan yang dilakukan aparat dinilai sangat tepat, yang dinilai responden dengan persentase 50.

Retribusi jasa yang ada tidak dimaksudkan untuk mencari keuntungan, melainkan dikembalikan kepada masyarakat sebagai bentuk jasa dan pembiayaan material yang berkaitan dengan jasa tersebut.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Lokasi Penelitian

Pol.Kep / 13 / Persatuan Dalam Satu Atap (SAMSAT).” Tugas pokok lembaga kepolisian dalam kedudukannya dalam badan Samsat adalah sebagai unit pelaksana registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Ke-25 staf tersebut bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Data kendaraan bermotor berdasarkan jenis yang didaftarkan dan diidentifikasi oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Selatan di Samsat Gowa (kondisi Desember 2013).

Tabel 1.  Keadaaan  personil  Regident  Samsat  Gowa  (Keadaan  Desember 2013)
Tabel 1. Keadaaan personil Regident Samsat Gowa (Keadaan Desember 2013)

Deskripsi Hasil Penelitian tentang Transparansi Pelayanan

  • Transparansi Prosedur Pelayanan
  • Transparansi Waktu Penyelesaian dalam Pelayanan
  • Transparansi Pembiayaan Pelayanan

Berdasarkan penilaian responden, dapat dikatakan bahwa sebagian besar responden menjawab bahwa penanganan perkara di kantor Samsat sudah sesuai dengan waktu yang dijanjikan, namun masih ada sebagian responden yang memberikan pendapat negatif, misalnya saja hal ini. waktu. penanganan kasus tidak memenuhi waktu yang dijanjikan. Namun dari segi pelaksanaan atau biaya yang harus ditanggung masyarakat, terdapat perbedaan antara biaya pelayanan pada organisasi publik dengan biaya pelayanan pada organisasi swasta. Adapun biaya yang dibayarkan sehubungan dengan pelayanan di Kantor Samsat Gowa menurut saya sudah sesuai dengan ketentuan yang ada, karena berdasarkan bukti pembayaran yang saya terima, jumlah yang saya bayarkan sesuai dengan yang tertera di uang tunai. mendaftar jumlah kompensasi ini dinyatakan.

Ketiga instansi yang ada ini bersinergi dalam pelayanannya, sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik.

Tabel 3.  Deskripsi  penilaian  responden  terhadap  kejelasan  prosedur  pelayanan Regident pada Samsat Gowa
Tabel 3. Deskripsi penilaian responden terhadap kejelasan prosedur pelayanan Regident pada Samsat Gowa

Deskripsi Kepuasan Masyarakat terhadap Transparansi

Sedangkan aspek penting lainnya adalah waktu pelayanan yang tepat dan cepat atau pelanggan atau warga tidak perlu antri terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan. Sementara itu, terkait waktu atau jam pelayanan yang dilakukan instansi ini, sejumlah masyarakat sedapat mungkin mengatur jam istirahat pegawai dengan sistem bergilir agar waktu pelayanan tidak terganggu. Karena seringkali ketika pegawai sedang istirahat, terkadang mereka memanfaatkan jam istirahatnya yang sudah lewat dari waktu tersebut, padahal hanya satu jam dari jam pelayanan yang ada setelah jam istirahat tersebut, apalagi hari senin – kamis, sehingga praktis pelayanannya. setelah istirahat kurang maksimal.

Transparansi penentuan biaya pelayanan di Kantor Samsat Gabungan dari hasil observasi juga terlihat sangat transparan karena seluruh biaya pelayanan yang harus dikeluarkan oleh warga penerima pelayanan di instansi ini cukup jelas karena informasi mengenai biaya-biaya tersebut dipasang pada TV Monitor dan juga pada papan informasi, sehingga masyarakat dengan mudah melihat dan mengetahui besaran biaya yang diperlukan untuk setiap jenis layanan yang diinginkan, dan semua biaya tersebut ditentukan berdasarkan hukum. peraturan yang berlaku.

Tabel 11.  Penilaian  responden  terhadap  kepuasan  dalam  menerima  pelayanan terkait dengan kejelasan prosedur pelayanan
Tabel 11. Penilaian responden terhadap kepuasan dalam menerima pelayanan terkait dengan kejelasan prosedur pelayanan

Pembahasan

Pada aspek transparansi lead time pelayanan, terlihat penilaian responden terhadap ketepatan waktu pemberian layanan, sebanyak 82 persen responden menyatakan waktu pelayanan cukup tepat waktu. Sedangkan terkait transparansi pembiayaan layanan, responden menyatakan penetapan tarif layanan sangat jelas dan tegas dengan persentase keseluruhan sebesar 76 persen, sedangkan penilaian responden untuk kategori kesesuaian biaya yang dibayarkan dengan fasilitas yang ada dinilai sangat baik. tepat dan sangat tepat mencapai 74 persen sehingga dapat tercapai. Transparansi tarif layanan dikatakan cukup baik. Kepuasan masyarakat terhadap transparansi penyelenggaraan pelayanan kepolisian di Kantor Gabungan Samsat Kabupaten Gowa tercermin dari penilaian responden. Secara umum cukup puas, hal ini terlihat dari penilaian responden pada indikator kepuasan terhadap transparansi prosedur yang dinilai puas oleh 66 persen responden yang ada, kemudian kepuasan warga terhadap transparansi waktu pelayanan. dan juga cukup puas, dengan skor ulasan positif atau skor yang menunjukkan sangat puas dan cukup puas mencapai 74 persen.

Sedangkan pada kategori penilaian responden mengenai transparansi biaya pelayanan secara umum responden menyatakan puas, hal ini juga terlihat dari penilaian responden pada kategori positif dimana tingkat persentase memberikan penilaian sangat puas dan sangat puas. senang karena mencapai 78 persen.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Transparansi dalam penyelenggaraan pelayanan kepolisian di Kantor Gabungan Samsat Kabupaten Gowa sebagai indikator penelitian menunjukkan bahwa transparansi secara umum terlaksana dengan baik, hal ini terlihat dari penilaian responden terhadap transparansi prosedur pelayanan dari aspek kejelasan prosedur. Penilaian responden tertinggi mencapai 38 persen yang menyatakan cukup jelas dan 18 persen yang menyatakan sangat jelas, sedangkan dari aspek kemudahan dalam mengikuti prosedur, pernyataan responden juga masuk dalam kategori positif yaitu lebih dari separuh ( 70%) yang menilai cukup mudah dan sangat mudah.

Saran

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Kep/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Satuan Pelayanan Instansi Pemerintah.

Gambar

Tabel  1  Keadaan personil Regident Samsat Gowa .........................   59  Tabel  2  Data kendaraan bermotor berdasarkan jenis yang telah
Tabel 1.  Keadaaan  personil  Regident  Samsat  Gowa  (Keadaan  Desember 2013)
Tabel 2.  Data  kendaraan  bermotor  berdasarkan  jenis  yang  telah  diregistrasi dan identifikasi Ditlantas Polda Sulsel pada Samsat  Gowa (Keadaan Desember 2013)
Tabel 3.  Deskripsi  penilaian  responden  terhadap  kejelasan  prosedur  pelayanan Regident pada Samsat Gowa
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Hal ini dapat kita lihat dari pendapat yang dikemukakan oleh Jean Jaqques Rosseau, seorang

A : Sukses untuk penilaian saya pribadi sebagai seorang polisi, dapat dikatakan sudah sukses tapi masih perlu arahan dan pengembangan dan penilaian dari oranglain, sebab

Saya sebagai seorang guru selalu memberikan informasi baru (misalkan: tugas rumah atau tambahan materi) kepada siswa dengan bahasa yang mudah dipahami 5.. Saya

Sebagaimana hasil riset (penelitian) yang saya lakukan berupa wawancara, maka hasil yang didapatkan dari responden pertama adalah menunjukkan bahwa responden

Pelaksanaan wawancara dilakukan dengan cara berikut ini, wawancara diawali dari seorang responden, kemudian dapat dilanjutkan lagi sesuai dengan yang ditunjuk

Namun SOP tersebut belum terlihat terpampang dikarenakan terkendala papan informasi sebagaimana dikemukakan Ibu Rumanah Laelasari, SH selaku Kasi Pelayanan Umum yang menyatakan bahwa:

Lampiran 4 PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Alamat : Nomor Responden : Setelah mendapatkan informasi tentang latar belakang, tujuan,

Lampiran 3 Form Permohonan Menjadi Responden Lembar Informasi Saya Athaya Shofiyya Saleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung sedang melakukan penelitian untuk