LAPORAN KEGIATAN MAGANG IDUKA
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) CONRAD BALI HOTEL
Oleh :
Nama : Malika Alya Visca NIM : 2115081018
PENDIDIKAN VOKASIONAL SENI KULINER JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI
FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
2024
ii
HALAMAN PENGESAHAN
Judul/Topik : Laporang Kegiatan Magang IDUKA/Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Conrad Bali Hotel
Lokasi Kegiatan : Conrad Bali Hotel
Nama : Malika Alya Visca NIM : 2115081018
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur Penyusun panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya Penyusun mampu menyelesaikan Laporan Kegiatan Magang dengan judul “Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Conrad Bali Hotel dengan tepat waktu. Laporan ini disusun dari hasil praktik langsung di dunia industri, yang merupakan persyaratan untuk dapat memenuhi pelaksanaan program Magang Industri yang telah disusun oleh Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja.
Dalam penyusunan laporan akhir ini Penyusun banyak mendapatkan dukungan, bimbingan serta semangat dari berbagai pihak. Maka dari itu dengan penuh rasa hormat Penyusun mengucapkan terima kasih kepada :
1. Tim LPPPM Universitas Pendidikan Ganesha yang telah membantu dan memberi informasi dalam pelaksanaan Magang IDUKA.
2. Ibu Ni Putu Aryanti selaku Training Manager (Learning & Development Manager) sekaligus mentor dalam kegiatan magang industri di Conrad Bali Hotel.
3. Ibu Dr. Ni Wayan Sukerti, S.Pd., M.Pd selaku Person In Charge (PIC) program Magang Industri di Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner.
4. Ibu Dr. Cokorda Istri Raka Marsiti, S.Pd,.M.Pd selaku pembimbing yang telah memberikan saran dan masukkan untuk kelancaran pelaksanaan program magang industri ini.
5. Pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam menyelesaikan laporan ini.
Penyusun menyadari, bahwa laporan ini masih jauh dari yang sempurna, untuk itu Penyusun sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan selanjutnya dimasa yang akan datang. Terakhir, Penyusun berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan kalangan akademis maupun non akademis yang berpayung dalam dunia pendidikan. Akhir kata Penyusun ucapkan terima kasih.
Singaraja, 1 Desember 2024 Penyusun,
iv
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR GAMBAR ... v
DAFTAR TABEL ... vii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Magang ... 1
1.2 Tujuan Magang ... 2
1.3 Manfaat Magang ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM TEMPAT MAGANG ... 4
2.1 Profil Industri Tempat Magang ... 4
2.2 Visi dan Misi Hilton Hotel International Company (Hilton Worldwide) ... 8
2.3 Struktur Organisasi Conrad Bali ... 9
2.4 Fasilitas Hotel Conrad Bali ... 9
BAB III PELAKSANAAN MAGANG ... 23
3.1 Analisa Kegiatan ... 23
3.2 Proses Kerja ... 27
3.3 Kendala dan Solusi ... 29
BAB IV PENUTUP ... 31
4.1 Kesimpulan ... 31
4.2 Saran ... 32
DAFTAR PUSTAKA... 34
LAMPIRAN ... 35
Lampiran 1. Dokumentasi Kegiatan Magang ... 35
Lampiran 2. Jadwal Kegiatan Harian ... 37
Lampiran 3. Nilai Mentor ... 66
v
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Hilton Hotel International Company ... 4
Gambar 1. 2 Conrad Bali Hotel... 7
Gambar 1.3 Logo Hilton Worldwide ... 8
Gambar 1.4 Struktur Organisasi General Hotel Conrad Bali ... 9
Gambar 1.5 Restoran Suku ... 9
Gambar 1.6 Restoran Eight Degrees South... 10
Gambar 1.7 Restoran Rin ... 10
Gambar 1.8 Azure Bar... 11
Gambar 1.9 Azure Court ... 11
Gambar 1.10 East Lobby Lounge ... 11
Gambar 1. 1 Deluxe Garden... 12
Gambar 1.12 Deluxe Resort ... 13
Gambar 1.13 Deluxe Ocean ... 13
Gambar 1.14 Deluxe Lagoon ... 13
Gambar 1. 5 Ocean Suite ... 14
Gambar 1.16 Deluxe Suite ... 14
Gambar 1.17 Lagoon Suite ... 15
Gambar 1.18 Deluxe Lagoon Suite ... 15
Gambar 1. 9 Presidential Suite ... 15
Gambar 1.20 Conrad Suite ... 16
Gambar 1.21 Conrad Ocean Suite ... 16
Gambar 1.22 Conrad Pool Suite... 17
Gambar 1.23 Conrad Penthouse ... 17
Gambar 1.24 Kecak Ballroom... 18
Gambar 1. 5 Janger Meeting Room ... 18
Gambar 1.26 Infinity Chapel ... 18
Gambar 1.27 Balinese Water Garden ... 19
Gambar 1.28 Floating Garden ... 19
Gambar 1.29 Fitness Centre ... 20
Gambar 1. 0 Swimming Pool ... Error! Bookmark not defined. Gambar 1.31 Bicyle Tours ... 21
vi
Gambar 1.32 Kura-Kura Kids Club ... 21
Gambar 1.33 Jiwa SPA... 22
Gambar 1.34 Orientasi ... 35
Gambar 1.35 Runner Buffet ... 35
Gambar 1.36 Runner Bbq Buffet ... 35
Gambar 1.37 Menyiapkan Coffee Break ... 35
Gambar 1.38 Cleanning Area ... 35
Gambar 1.39 Mengisi HACCP form ... 35
Gambar 1.40 Kegiatan Closing ... 35
Gambar 1.41 A'la Carte Preparation ... 35
Gambar 1.42 A'la Carte Production ... 36
Gambar 1.43 Farewell Trainee ... 36
Gambar 1.44 Food Preparation ... 36
Gambar 1.45 Report Canape ... 36
Gambar 1.46 Labeling Produk ... 36
Gambar 1.47 A'la Production ... 36
Gambar 1.48 Handle A'la Carte ... 36
Gambar 1.49 Membuat Canape... 36
vii
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Analisa Kegiatan ... 23 Tabel 1.2 Hasil Analisa Kegiatan ... 27 Tabel 1.3 Kendala dan Solusi ... 29
1
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Magang
Industri kuliner merupakan salah satu sektor yang terus berkembang pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dengan meningkatnya permintaan terhadap produk makanan dan minuman berkualitas, dibutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktik yang relevan. Bagi mahasiswa, magang industri menjadi salah satu program penting untuk menjembatani antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan kebutuhan praktis dunia kerja. Program magang ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola, mempersiapkan, dan menyajikan produk makanan dan minuman sesuai standar industri.
Selama menempuh pendidikan, mahasiswa mempelajari berbagai materi terkait teknik memasak, manajemen dapur, hingga inovasi produk. Namun, proses pembelajaran di kelas sering kali memiliki keterbatasan dalam memberikan gambaran tentang dinamika kerja di dapur profesional. Melalui program magang, mahasiswa dapat merasakan langsung budaya kerja dan tantangan nyata yang dihadapi oleh para profesional di industri kuliner.
Pengalaman ini sangat berharga untuk membangun karakter dan keterampilan yang tidak dapat sepenuhnya diajarkan di ruang kelas.
Selain sebagai sarana pembelajaran, magang industri juga merupakan langkah strategis untuk membangun jaringan profesional. Mahasiswa yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional restoran, hotel, atau perusahaan makanan berkesempatan untuk berinteraksi dengan para chef, manajer dapur, dan pekerja industri lainnya. Hubungan ini tidak hanya membuka wawasan mereka terhadap beragam peran dalam industri kuliner tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk mendapatkan peluang kerja di masa depan.
Dunia industri kuliner menuntut inovasi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah. Mahasiswa yang menjalani magang memiliki kesempatan untuk mengamati trend terbaru, seperti penggunaan bahan organik, teknik memasak modern, atau penyajian
2
makanan dan minuman dengan estetika yang menarik. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan ide-ide kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman. Pengalaman ini juga membantu mahasiswa memahami pentingnya menjaga kualitas dan konsistensi produk untuk memenangkan hati pelanggan.
Magang juga memainkan peran penting dalam pembentukan sikap profesional. Dalam lingkungan industri, mahasiswa diajarkan untuk bekerja dengan disiplin, menjaga kebersihan, dan berkomunikasi secara efektif dalam tim. Mahasiswa juga belajar menghadapi tekanan kerja, seperti memenuhi pesanan pelanggan dalam waktu singkat tanpa mengesampingkan kualitas.
Semua aspek ini berkontribusi pada pembentukan karakter yang tangguh dan siap kerja di dunia nyata.
Dalam pelaksanaan magang, mahasiswa juga dihadapkan pada berbagai tantangan yang memerlukan keterampilan problem-solving. Misalnya, bagaimana menyelesaikan masalah jika bahan baku kurang tersedia, menangani keluhan pelanggan, atau bekerja di bawah tekanan waktu.
Tantangan ini memberikan pelajaran yang sangat berharga, sehingga mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi situasi-situasi sulit di dunia kerja.
Secara keseluruhan, magang industri bagi mahasiswa merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang tidak hanya memperkuat kompetensi teknis tetapi juga membentuk sikap dan keterampilan profesional. Melalui pengalaman ini, mahasiswa dapat mengasah kemampuan mereka untuk menjadi tenaga kerja yang kompetitif, inovatif, dan siap bersaing di industri kuliner yang semakin dinamis. Dengan bekal pengalaman magang, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan industri kuliner di masa depan.
1.2 Tujuan Magang
Pelaksanaan magang di industri ini memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Meningkatkan keterkaitan dan kesepadanan (Link and Match), menciptakan sinergi antara dunia pendidikan dan industri untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja.
3
2. Mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi, menghubungkan inovasi dari dunia pendidikan dengan kebutuhan teknologi industri.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membantu menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, adaptif, dan berdaya saing.
1.3 Manfaat Magang
Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan magang industri ini, yakni:
Bagi Mahasiswa
1. Mempersiapkan dan menambah pengalaman kerja yang dapat digunakan ketika terjun ke dunia industri profesional.
2. Mengasah dan meningkatkan soft skill dan hard skill sesuai dengan bidang yang ditekuni.
3. Melatih kepercayaan diri yang dapat dimanfaatkan sebagai modal ketika terjun ke dunia industri profesional.
4. Membuka peluang untuk bekerja di industri profesional melalui kinerja ketika melaksanakan magang sebagai trainee.
Bagi Institusi Pendidikan
1. Menghubungkan Pendidikan dengan Kebutuhan Industri, meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja melalui pengalaman langsung mahasiswa.
2. Evaluasi Kompetensi Mahasiswa, mengetahui sejauh mana mahasiswa mampu mengaplikasikan teori dalam situasi kerja nyata.
3. Memperkuat Kerja Sama dengan Industri, membangun hubungan strategis antara institusi pendidikan dan industri untuk kolaborasi yang lebih luas Bagi Pihak Industri Tempat Magang
1. Mendapatkan Sumber Daya Manusia yang Potensial, menemukan calon tenaga kerja yang berbakat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
2. Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi, memanfaatkan tenaga tambahan dari peserta magang untuk mendukung kegiatan operasional.
3. Memperkenalkan Dunia Industri kepada Generasi Muda, membantu mahasiswa memahami proses bisnis, teknologi, dan standar kerja di dunia nyata.
4
BAB II
GAMBARAN UMUM TEMPAT MAGANG
2.1 Profil Industri Tempat Magang
A. Hilton Hotel International Company (Hilton Worldwide)
Gambar 1.1 Hilton Hotel International Company
Pada tahun 1919, Conrad Hilton membeli hotel pertamanya, Mobley Hotel, di Cisco, Texas. Tahun-tahun berikutnya, dia mengembangkan usahanya dengan membeli hotel-hotel lain di Texas. Pada tahun 1925, hotel pertama dengan merek Hilton, Dallas Hilton, dibuka. Dua tahun kemudian, Conrad Hilton membuka hotel Hilton di Waco yang terkenal karena menjadi hotel pertama di dunia yang memiliki fasilitas air keran dingin dan penyejuk ruangan di tempat umum. Pada tahun 1943, Hilton membeli Plaza Hotel dan mengelola Roosevelt Hotel di Manhattan, menjadikannya sebagai pendiri perusahaan perhotelan yang menjangkau keseluruhan Amerika Serikat. Empat tahun kemudian, Roosevelt Hotel menjadi hotel pertama di dunia yang memiliki fasilitas televisi di setiap kamarnya. Pada tahun 1946, perusahaan Hilton resmi melantai di Bursa Efek New York dengan nama Hilton Hotels Corporation.
Hilton berkembang menjadi perusahaan internasional ketika mereka membuka Palacio Hilton di Chihuahua, Meksiko, serta empat hotel di Bermuda. Pada tahun 1948, Hilton Hotels mendirikan Hilton International untuk mengelola hotel-hotel Hilton di luar Amerika Serikat, setahun sebelum Hilton membuka Caribe Hilton di Puerto Rico, dimana konon minuman piña colada pertama dicetuskan. Pada tahun 1949 pula, Hilton Hotels membeli The Waldorf-Astoria, sebuah hotel mewah legendaris di Kota New York. Hilton terus berkembang di pasar internasional pada tahun 1950an. Hotel pertama
5
Hilton di Eropa dibuka pada tahun 1953, dengan berdirinya Castellana Hilton di Madrid, Spanyol. Pada tahun 1955, Istanbul Hilton dibuka di Turki. Istanbul Hilton (sekarang dikenal dengan nama Hilton Istanbul Bosphorus) masih beroperasi hingga sekarang, menjadikannya hotel tertua Hilton di luar Amerika Serikat. Selanjutnya, Hilton mendobrak pasar Amerika Tengah dengan dibukanya El Panama Hilton di Kota Panama pada tahun 1957, Kanada dengan dibukanya The Queen Elizabeth di Montreal pada tahun 1958, Timur Tengah dan Afrika dengan dibukanya Nile Hilton di Kairo pada tahun 1959, Oseania dengan dibukanya Chevron Hilton di Sydney pada tahun 1960, Amerika Selatan dengan dibukanya Hotel Carrera di Santiago de Chile pada tahun 1961, dan Asia dengan dibukanya Hong Kong Hilton dan Tokyo Hilton pada tahun 1963.
Hilton dikenal karena mendirikan HILCRON, kantor reservasi hotel pertama di dunia, pada tahun 1955. HILCRON memiliki delapan pegawai yang bertugas untuk mengatur reservasi 25 hotel Hilton saat itu dengan menggunakan papan tulis. Reservasi dapat dilakukan melalui telepon, telegram atau teleprinter.
Hilton sempat memisahkan diri dari Hilton International dari tahun 1964 hingga tahun 2005. Hilton International selanjutnya berganti kepemilikan usaha, mulai dari Trans World Corp. (pemilik Trans World Airlines) antara tahun 1964 dan 1986, UAL Corp. (pemilik United Airlines, The Hertz Corporation, dan Westin Hotels & Resorts) antara tahun 1986 dan 1987, dan Ladbroke Group plc antara tahun 1987 dan 2005. Untuk mengurangi kebingungan konsumen, pada tahun 1997, Hilton dan Hilton International memutuskan untuk menggunakan strategi promosi dan branding yang sama, meskipun mereka tetap berstatus sebagai perusahaan tersendiri. Situasi ini bertahan hingga tahun 2005, ketika Hilton membeli Hilton International dari Ladbroke Group plc seharga £3,3 miliar ($5,71 miliar).
Conrad Hilton meninggal pada 25 Desember 1979. Perusahaan Hilton dilanjutkan oleh putranya, Barron, yang mengambil alih posisi sebagai Ketua.
Barron mendirikan merek Conrad Hotels pada tahun 1985. Selain untuk mengenang jasa ayahnya, pendirian Conrad Hotels adalah untuk mengatasi
6
masalah yang ditimbulkan akibat pemisahan perusahaan Hilton dari Hilton International. Karena Hilton secara hukum tidak dibolehkan untuk membuka gerai di luar Amerika Serikat, mereka menggunakan merek Conrad untuk tetap dapat mendobrak pasar internasional. Sebaliknya, Hilton International yang juga tidak dibolehkan membuka hotel di Amerika Serikat menggunakan merek Vista Hotels untuk tetap dapat beroperasi di Amerika Serikat. Ketika kedua perusahaan tersebut bergabung pada tahun 2005, merek Vista Hotels dihapuskan, sementara Conrad Hotels tetap dipegang dan dikembangkan sebagai salah satu merek mewah Hilton. Di akhir tahun 1980-an, Hilton mendirikan hotel dengan merek CrestHill. Meskipun konsep ini dianggap gagal, beberapa hotel yang masih beroperasi dikembangkan menjadi pelopor merek Hilton Garden Inn pada tahun 1991.
Pada Desember 1999, Hilton membeli Promus Hotel Corporation yang membawahi merek-merek hotel DoubleTree, Embassy Suites, Hampton Inn, Homewood Suites, dan Red Lion seharga $3,1 miliar.[17] Pada tahun 2001, Hilton memutuskan untuk menjual Red Lion ke WestCoast Hospitality, untuk menghindari potensi konflik pemasaran dengan Hilton Garden Inn yang juga berkelas menengah keatas. Pada Januari 2006, Hilton mengembangkan konsep hotel mewah Waldorf Astoria yang terinspirasi dari The Waldorf-Astoria Hotel di New York. Merek ini merupakan jawaban Hilton dalam pasar hotel mewah, menyaingi merek-merek seperti The Ritz-Carlton dan St. Regis.
Antara tahun 2007 dan 2013, Hilton dibawahi oleh Blackstone Group, perusahaan perbankan yang merogoh kocek sebesar $26 miliar untuk membeli Hilton, menjadikannya perusahaan hotel terbesar di dunia saat itu.[20] Meski begitu, transaksi ini menjerat Blackstone dalam banyak hutang, sehingga mereka memutuskan untuk menjual saham mayoritas mereka per tahun 2013.
Hilton mulai melantai lagi di Bursa Efek New York pada 12 Desember 2013.
Pada masa ini, Hilton memindahkan kantor pusatnya dari Beverly Hills ke Fairfax, Virginia. Pada Februari 2011, Hilton meluncurkan Home2 Suites by Hilton, merek hotel baru pertama mereka selama 20 tahun. Merek ini mengusung konsep hotel bergaya apartemen (all-suite) yang ditargetkan untuk wisawatan bisnis dan keluarga.
7
Pada tahun 2014, Hilton mengumumkan dua merek hotel kelas atas. Yang pertama, Curio Collection by Hilton, adalah koleksi hotel independen dengan strategi pemasaran sendiri-sendiri. Yang kedua adalah Canopy by Hilton, merek hotel yang mengambil inspirasi desain dari lingkungan disekitarnya. Di awal tahun 2017, Hilton menambahkan koleksi hotel independennya dengan kehadiran Tapestry Collection, yang mencakup hotel-hotel independen dengan kelas lebih rendah dibandingkan dengan Curio Collection.
Sejak pertengahan tahun 2010-an, Hilton mulai bergeliat di pasar hotel menengah. Pada tahun 2016, Hilton mencetuskan merek hotel Tru by Hilton, yang mengambil konsep budget, dengan kamar-kamar berukuran kecil namun memiliki fasilitas layaknya hotel berbintang. Pada tahun 2020, Hilton meluncurkan merek Motto by Hilton, hotel yang memiliki suasana meriah dan menargetkan kaum muda-mudi. Pada Agustus 2023, Hilton membuka properti pertama dengan merek Tempo by Hilton, hotel kelas menengah yang mengedepankan gaya hidup, dengan adanya fasilitas seperti ruang kerja berbagi dan ruang kebugaran. Di akhir tahun 2023, Hilton juga meluncurkan merek hotel ekonomi pertama mereka, Spark by Hilton.
Pada tahun 2018, Hilton mencetuskan merek hotel mewah mereka yang ketiga, LXR Hotels & Resorts. Mengikuti Curio Collection dan Tapestry Collection, LXR menghadirkan hotel-hotel independen dengan tema mereka sendiri, namun dikelola oleh Hilton. Pada Februari 2019, Hilton menambahkan Signia by Hilton dalam deretan merek hotel mereka. Signia disebutkan sebagai properti kelas atas yang menawarkan ruang pertemuan untuk wisatawan bisnis, sebagai pesaing merek-merek JW Marriott dan Grand Hyatt.
B. Conrad Bali
Gambar 1. 2 Conrad Bali Hotel
8
Conrad Bali adalah salah satu bagian dari Hilton Company. Owner dari Conrad Bali adalah Bapak Tatang Hermawan dan dikelola oleh PT. Oriental Indah Bali Hotel. Conrad Balu buka pertama kali pada tahun 2004 dengan luas tanah seluas 6,8 hektar di bagian selatan pantai pulau Bali. Conrad Bali dibangun dengan konsep modern contemporary design sehingga walaupun sudah berdiri dari 2004 hotel design hotel ini masih terlihat modern. Conrad Bali Memiliki 283 room Resort, 15 Resort Suite, 55 Conrad Suites dan 7 HouseUse. Lokasi Conrad Bali ini juga sangat strategis dikarenakan dekat dengan tempat wisata seperti pantai Tanjung dan tempat permainan lainnya seperti watersport di sekitar Tanjung Benoa Sehingga para wisatawan dpat menikmati liburan mereka.
2.2 Visi dan Misi Hilton Hotel International Company (Hilton Worldwide)
Gambar 1.3 Logo Hilton Worldwide
Conrad Bali Hotel dibawah naungan Hilton Brands memiliki visi yakni,
“Fill The Earth with The Light and Warmth of Hospitality by Delivering exceptional experiences to every hotel guests (mengisi bumi dengan cahaya dan kehangatan dari keramah-tamahan dengan memberikan pengalaman luar biasa kepada setiap tamu hotel)”. Sedangkan misi yang perlu dijalankan oleh Hilton Worldwide untuk memenuhi visi perusahaan yaitu, “Be the most hospitable company in the world, creating heartfelt experiences for guests, meaningful oppertunities for team members, high value for owner and positive impact in communities (menjadi perusahaan paling ramah di dunia, menciptakan pengalaman yang tulus bagi para tamu, kesempatan yang berarti bagi anggota tim, nilai tinggi bagi pemilik dan dampak positif di komunitas)”.
9 2.3 Struktur Organisasi Conrad Bali
Gambar 1.4 Struktur Organisasi General Hotel Conrad Bali
2.4 Fasilitas Hotel Conrad Bali A. Restoran dan Bar
Conrad Bali menyediakan berbagai restaurant dan bar yang dapat dinikmati tamu hotel maupun pengunjung dari luar. Ada beberapa fasilitas restoran dan bar yang ada di Conrad Bali yaitu Suku, Eight Degrees South, Rin, Azure, Dan East Lobby Lounge.
Suku
Gambar 1.5 Restoran Suku
Restoran Suku merupakan All Day Dinning Restaurant (Main Restaurant).
Suku menyoroti warisan kuliner Bali serta favorit dari seluruh Asia termasuk Jepang, Singapura, Cina, serta Thailand India hingga makanan western. Seperti hidangan nasi goreng, mie goreng, serta soto ayam otentik dari Indonesia, atau
10
lompat ke seberang untuk kepiting cabai Singapura, atau jelajahi lebih jauh untuk menikmati pad thai, tataki daging sapi, tempura, atau ayam dan nasi hainan klasik. Jam operasional Suku sebenarnya 24 jam namun untuk dine in hanya buka mulai pukul 11.00 - 23.00 WITA, dikarenakan pada mulai pukul 07.00 - 11.00 WITA digunakan untuk operasional Breakfast, total seats suku adalah sebanyak 236 seats.
Eight Degrees South
Gambar 1.6 Restoran Eight Degrees South
Eight Degrees South (EDS) Restaurant merupakan restoran yang menghadap 8 derajat selatan ke arah pantai dengan kapasitas 80 seats merupakan tempat makan khas tepi pantai yang menyajikan hidangan laut tangkapan segar yang disiapkan dengan cara tradisional dari timur ke barat.
Nikmati makanan seperti mahi-mahi, baramundi, ikan mentega, tuna, atau kerang, udang dan kepiting Papua yang disiapkan dengan berbagai metode memasak dan rempah-rempah untuk dipilih sambil menatap pinggir pantai.
Jam operasional dimulai dari jam 18.00 - 22.00 WITA. Restaurant ini sering mengadakan berbagai acara yang menarik seperti Full moon BBQ event yang hanya di adakan setiap bulan Purnama, selain itu ada Romantic Dinner merupakan set menu pasangan yang lokasinya di gazebo pribadi pinggir pantai.
Rin
Gambar 1.7 Restoran Rin
11
Masakan Jepang kontemporer dan pengalaman Teppanyaki tepi kolam renang. Terletak di tepi kolam renang Conrad Suite yang tenang, RIN menawarkan area tempat duduk dalam dan luar ruangan dengan sejumlah kecil meja dengan jarak yang cukup, memungkinkan perendaman total untuk momen makan pribadi dan memanjakan. Restaurant ini menjual berbagai masakan jepang ala carte, set menu dan teppanyaki. Rin restaurant juga menyediakan Breakfast (07.00 – 11.00 WITA), Afternoon Tea dan Cocktails.
Jam operasional Rin Restaurant mulai dari 12.00 -23.00 WITA.
Azure Bar dan Court
Gambar 1.8 Azure Bar Gambar 1.9 Azure Court Azure bar adalah bar yang terlekat di tepi kolam yang menyajikan koktail, mocktail, bir dingin, atau nikmati smoothie dingin dan makan ringan atau camilan sore di tepi kolam renang di kursi berjemur santai atau di bale pribadi di tepi pantai. Azure memiliki total seats sebanyak 150 yang tersebar di tepi pantai dan kolam renang. Jam operasioanal azure adalah dimulai dari pukul 11.00 - 22.00 WITA.
East Lobby Lounge
Gambar 1.10 East Lobby Lounge
East Lobby Lounge adalah tempat dimana para tamu biasa bersantai yang memiliki view kolam dan pantai. East juga menyediakan berbagai koktail,
12
anggur, dan bir yang terinspirasi secara lokal selain minuman mereka juga menyediakan berbagai snack khusus yang bisa dipesan hingga tengah malam.
Selain itu East juga menyediakan Afternoon Tea set dimana tamu dapat menikmati teh dengan berbagi snack dan roti. Jam Operasional East Lobby Lounge dimulai dari pukul 12.00 – 23.30 WITA
In Room Dining (IRD)
In Room Dinning di conrad adalah Room Service/pemesanan makanan melalui kamar, In Room Dining beroperasi selama 24 jam. IRD menyediakan menu Breakfast hingga Supper, menu untuk IRD diambil dari menu di restoran Suku.
B. Kamar
Conrad Bali mengoprasikan 360 Kamar tamu terdiri dari 305 kamar pada Conrad Resort serta 55 kamar pada Conrad Suite. Pada Conrad Resort dibagi menjadi beberapa kategori yaitu, Deluxe Garden, Deluxe Resort, Deluxe Ocean, Deluxe Langoon. Resort Suite dibagi menjadi beberapa katagori antara lain, Ocean suites, Deluxe Suites, Langoon Suites, Deluxe Langoon Suites dan Presidential Suite. Sedangkan untuk Conrad Suite dibagi menjadi 4 katagori, yaitu 1 Penthouse Suite, 4 Ocean Suites, 2 Pool Suite, dan 48 Conrad Suites.
Deluxe Garden Kamar
Gambar 1. 11 Deluxe Garden
Deluxe yang berukuran 45 meter persegi dengan Garden View. Deluxe garden memiliki dua tipe bed yaitu King dan Twin. Kamar ini memiliki teras tersendiri dengan pemandangan kebun yang indah.
Deluxe Resort
13
Gambar 1.12 Deluxe Resort
Kamar Deluxe Resort berukuran 45 meter persegi. Deluxe Resort adalah jenis kamar yang memiliki teras tersendiri dengan pemandangan menghadap kelaut.
Deluxe Ocean
Gambar 1.13 Deluxe Ocean
Kamar Deluxe Resort berukuran 45 meter persegi. Deluxe ocean adalah jenis kamar yang ukurannya lebih besar dibandingkan deluxe garden yang memiliki teras tersendiri dengan pemandangan menghadap kepantai dan Samudra Hindia.
Deluxe Lagoon
Gambar 1.14 Deluxe Lagoon
14
Kamar Deluxe Lagoon berukuran 45 meter persegi. Deluxe lagoon adalah jenis kamar yang luas memiliki teras tersendiri yang memiliki akses langsung ke kolam renang. Untuk keamanan di beritahukan kepada tamu yang tinggal di deluxe lagoon tidak di perkenakan membawa anak di bawah 12 tahun karena sangat berbahaya karena kamar ini langsung ke kolam renang.
Resort Suite
Kamar Suite yang dimiliki Conrad Bali hanya tersedia untuk ukuran King Size Bed saja serta memiliki berbagai keistimewaan dan fasilitas yang lengkap sebagai berikut:
Ocean Suite
Gambar 1. 15 Ocean Suite
Room berukuran 90 meter persegi, dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan, dan teras.
Deluxe Suite
Gambar 1.16 Deluxe Suite
Deluxe Lagoon Suite berukuran 135 m2. Deluxe suite ukurannya lebih besar di bandingkan Ocean Suite karena di kamar ini memiliki ruang tamu, memiliki kolam renang sendiri, ruang makan, dan teras.
Lagoon Suite
15
Gambar 1.17 Lagoon Suite
Lagoon Suite Room berukuran 90 meter persegi. Dilengkapi dengan ruang tamu, ruang makan, dan sundeck tersendiri dan memiliki teras dengan akses langsung dengan kolam renang.
Deluxe Lagoon Suite
Gambar 1.18 Deluxe Lagoon Suite
Deluxe Lagoon Suite adalah jenis kamar yang serupa dengan Deluxe Suite.
Kelebihan kamar ini adalah memiliki teras tersendiri dengan akses menuju kolam renang. Untuk tamu yang membawa anak dibawah 12 tahun disarankan tidak tinggal di kamar ini.
Presidential Suite
Gambar 1. 19 Presidential Suite
16
Presidential Suite berukuran 315 meter persegi. Merupakan jenis kamar yang paling besar di Resort Conrad Bali. Kamar ini terletak di lantai empat dengan sundeck dan memiliki kolam renang sendiri. Dengan fasilitas yang lengkap serta pemandangannya menghadap ke laut.
Conrad Suite
Gambar 1.20 Conrad Suite
Conrad Suite berukuran 110 meter persegi. Semua tamu Conrad Suites menerima layanan pribadi dan hak-hak istimewa termasuk akses eksklusif ke Suites Lounge Conrad Bali, Beach Club, dan kolam renang, afternoon tea dan cocktail malam, serta kemudahan lainnya.
Conrad Ocean Suite
Gambar 1.21 Conrad Ocean Suite
Kamar dengan ukuran tempat tidur King dan Queen yang memiliki teras sendiri dengan pemandangan menghadap ke Samudra Hindia.
Conrad Pool Suite
17
Gambar 1.22 Conrad Pool Suite
Conrad Pool Suite adalah salah satu kamar yang memiliki kolam renang sendiri dengan ukuran 30 meter di lengkapi dengan gazebo dan taman.
Conrad Penthouse
Gambar 1.23 Conrad Penthouse
Penthause adalah kamar yang paling modern dan mewah yang ada di Conrad Bali. Dengan ukuran 340 meter persegi dan pemandangannya 180 derajat menuju panorama samudra dan menghadap ke laut yang di lengkapi dengan kolam renang pribadi dengan ukuran 40 meter persegi dan taman yang indah.
B. Fasilitas Penunjuang
Adapun beberapa fasilitas penunjang yang ada di conrad bali antara lain seperti berikut:
Meeting Venue
Conference Center yang dimiliki Conrad Bali terletak di lantai dasar dan memiliki pintu masuk terpisah sendiri. Pusat Konferensi terdiri dari Ballroom (5.723 kaki persegi) 531 meter persegi yang dapat dibagi menjadi dua ruangan yang terpisah, dengan tujuh ruang pertemuan tambahan dan ruang rapat. Ada sebuah halaman di tengah pusat konferensi untuk semioutdoor atau coffee break.
Ballroom
18
Gambar 1.24 Kecak Ballroom
Ruangan konferensi dengan fasilitas modern yang diperlukan untuk presentasi berkualitas tinggi, dengan akses internet broadband dan panggung besar lengkap dengan audio visual. Conrad Bali memiliki 2 Ballroom antara lain Ballroom 1 dengan luas 180 meter persegi serta Ballroom 2 dengan luas 351 meter persegi.
Meeting Room
Gambar 1. 25 Janger Meeting Room
Meeting Room di Conrad Bali terdiri dari 4 ruangan yaitu meeting Room 1 berukuran 46 meter persegi, Meeting Room 2 lebih besar dari Meeting Room 1. Meeting Room 3 dengan ukuran 65 meter persegi Serta Meeting Room 4 dengan ukuran 117 meter persegi.
Wedding Venues and Celebration Infinity Chapel
Gambar 1.26 Infinity Chapel
19
Infinity Chapel adalah chapel dengan arsitektur unik, dikelilingi oleh kolam dengan jalan yang terbuat dari marmer. Chapel ini memiliki ketinggian 12 meter, berkapasitas 60 orang.
Balinese Water Garden
Gambar 1.27 Balinese Water Garden
Berupa Paviliun Bali yang mengapung di tengah kolam teratai. Paviliun dapat didekorasi dengan gaya tradisional Bali atau kontemporer. Dapat menampung hingga 150 tamu.
Floating Garden
Gambar 1.28 Floating Garden
Sebuah rumput terawat memperluas ke gazebo dengan latar belakang air mancur. Terletak di Level 2, Taman mengambang dengan taman yang cantik adalah alternatif yang menyegarkan untuk pernikahan pantai dan dapat menampung hingga 140 tamu.
Indoor Activity Wellness Centre
Wellness Centre terletak di lantai 3 di Suite area. Tempat ini digunakan sebagai tempat yoga dan meditasi.
20 Fitness Centre
Gambar 1.29 Fitness Centre
Fitness Centre atau Fitness Club terletak di lantai satu bagian dari North Wing.
Fitness Centre di buka selama 24 jam, selain menyediakan alat olahraga juga menyewakan sepeda untuk para tamu.
Retail Village
Retail Village merupakan salah satu tempat favorit para guest. Retail Village ini ialah tempat shopping yang terletak di lantai tiga dekat dengan lobby. Ada beberapa shop yang terletak di Retail Village menjual kerajinan tangan, pakaian, makanan, photograph service, dan lain-lain.
Swimming Pool
Gambar 1. 30 Swimming Pool
Conrad Bali Hotel memiliki 3 pool, yaitu Main Pool yang di buka selama 24 jam, Lagoon Pool yang terletak mengelilingi resort dan Suite Pool yang terletak di kawasan Suite.
Bicycle Tours
21
Gambar 1.31 Bicyle Tours
Bicycle Tours biasanya mengeksplorasi daerah Nusa Dua-Sawangan. Team Member Guest Activities sebagai tour guide dan selama perjalanan tour guide akan menjelaskan tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Bali dan jika sedang ada upacara adat, para tamu bisa memiliki kesempatan untuk mengikutinya atau sekedar melihat-lihat.
Bali Beach Activities
Sepakbola pantai dan Volley Pantai merupakan salah satu activities yang dilakukan di pantai dan aktivitas ini gratis.
Guest Activity Culture Activities
Aktivitas ini biasanya dilaksanakan setiap jam 02.00 PM di Balinese Water Garden, para tamu diundang untuk mengetahui budaya Bali dengan kegiatan budaya sehari-hari. Program ini termasuk belajar Bahasa Indonesia, pakaian adat bali, dan demonstrasi memasak makanan tradisional Indonesia dan bali.
Childrens Activities Kura-kura Club
Gambar 1.32 Kura-Kura Kids Club
22
Tersedia untuk anak-anak yang berusia antara 3 - 12 tahun. Kura-kura Club menawarkan kegiatan diawasi seperti berburu harta karun, layang layang dan pembuatan kue.
Jiwa SPA
Gambar 1.33 Jiwa SPA
SPA dengan 17 kamar perawatan, termasuk 2 Spa Paviliun, 5 Spa Villas 25 meter spa pool, steam, sauna, reflexology lounge dan salon. Perawatan tidak hanya untuk wanita tapi juga pria dan anak anak. Jiwa Spa memiliki signatures treatment, body rituals dan face and beauty treatment.
Reflection Lounge
Reflection Lounge merupakan fasilitas yang disediakan hotel untuk tamu yang early check in atau late check out.
Conrad Suite Lounge
Conrad Suite Lounge terletak di lantai 2 Suite Area. Conrad Suite Lounge merupakan salah satu fasilitas untuk tamu-tamu Suite yang biasanya digunakan untuk check in dan check out. Namun Conrad Suite Lounge tidak bisa diakses untuk anak- anak berumur di bawah 12 tahun. Conrad Suite Lounge juga bisa di akses oleh tamu yang tinggal di resort dengan mendapatkan benefit untuk mengakses lounge ini.
23
BAB III
PELAKSANAAN MAGANG
3.1 Analisa Kegiatan
Ketika melaksanakan magang industri, ada berbagai kegiatan yang perlu dianalisis untuk memastikan pengalaman magang berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun perusahaan. Berikut adalah beberapa kegiatan yang telah penyusun analisa selama melaksanakan 6 bulan kegiatan magang industri:
Tabel 1.1 Analisa Kegiatan
Subjek/Objek Analisa Hasil Analisa
Pembagian Tugas dan Struktur Organisasi
Pembagian Tugas
Peserta magang (trainee) memiliki tugas untuk membantu operasional dengan tingkat yang paling bawah, seperti: berpenampilan sesuai standar operasional prosedur, menjaga sanitasi peralatan dan area kerja serta personal hygiene, persiapan kerja, memanajemen stock produk (FIFO, FEFO dan LIFO), labeling produk, menyiapkan food sample, mengemas SOS, melaporkan SOS dengan melampirkan dokumentasi, mengisi form HACCP, dan mendapatkan ilmu dan pengetahuan secara full time mengenai Kitchen Knowledge.
Struktur Organisasi
Struktur Organisasi di Banquet Kitchen di ketuai oleh Head Chef dengan jajarannya yakni Senior Sous Chef, Junior Sous Chef, Chef de Parte (CDP), Demi Chef de Parte (Demi CDP), Demi Chef dan Commis.
Sedangkan struktur organisasi Suku Kitchen diketuai oleh Chef de Cuisine (CDC) dengan
24
jajarannya yakni, Senior Sous Chef, Chef de Parte (CDP), Demi Chef de Parte (Demi CDP), Demi Chef dan Commis.
Head Banquet dan CDC memberikan tanggungjawab untuk membimbing dan mengarahkan peserta magang kepada Commis secara langsung dengan Sous Chef (Banquet Kitchen) atau CDP (Suku Kitchen) sebagai penanggungjawab.
Penggunaan Alat Kerja
Terdapat berbagai jenis alat kerja yang menjadi pendukung utama keseluruhan operasional kerja, seperti: Blower Gas (menaikkan atau memperbesar tekanan udara atau gas yang akan dialirkan), Combi yang dapat digunakan dengan 3 mode memasak (Steam, Roast dan Steam Roast), dan Steamer untuk menanak nasi yang terdiri dari 3 susun dengan kapasitas masing-masing yakni 9kg beras.
Manajemen Waktu dan Jadwal Kerja
Manajemen waktu
Waktu kerja dikelola dengan cukup baik, tidak ada pemborosan waktu kerja. Namun, jam operasional kerja dapat bertambah kurang lebih 1 jam akibat permintaan tamu dan vendor penyelenggara event atau pesanan A’la Carte yang bertambah.
Perencanaan jadwal kerja
Jadwal kerja pada Banquet Kitchen dan Suku Kitchen dapat dikatakan realistis dan mendukung produktivitas selama operasional.
Hubungan Kerja Komunikasi internal
25
Pola komunikasi Team Banquet Kitchen dan Suku Kitchen terbilang cukup baik, baik antar staff maupun antara Leader dan Team.
Kerja sama tim (Teamwork)
Teamwok Banquet Kitchen Team maupun Suku Kitchen sangat baik, dimana sesama Team akan mendukung dan mem-backup tugas satu sama lain demi mendukung kelancara operasional saat preparation maupun ketika menangani event dan A’la Carte.
Pengelolaan Sumber Daya
Sumber daya manusia
Leader mampu mengelola team-nya, seperti memberikan kiat, motivasi dan mengevaluasi kinerja team.
Sumber daya material
Efisiensi penggunaan bahan dan alat pada saat operasional sangat baik karena Departemen Culinary memiliki tujuan untuk menekan angkat “waste” baik dari segi bahan, alat, waktu dan kinerja karyawannya.
Kesesuaian antara Teori dan Praktik
Teori dan Praktik
Teori yang penyusun terima pada saat perkuliahan tidak semuanya sesuai dengan kondisi di lapangan. Salah satu contohnya yakni: pada saat melaksanakan praktik di perkuliahan, jumlah atau takaran bahan harus sesuai dengan yang tertera pada Perencanaan Praktik (PP). Sedangkan saat berada di industri peserta magang dituntut untuk bisa menentukkan takaran bahan dengan insting
26
tetapi tetap menghasilkan rasa makanan yang sesuai.
Kesenjangan
Banyak hal-hal baru yang penyusun temui selama melaksanakan magang industri di Conrad Bali Hotel yang tidak diperoleh di perkuliahan, seperti: teknik memotong yang baik dan benar; Cutting Board Color Code;
manajemen stock barang dengan metode FIFO, FEFO, LIFO dan Average; Safety Food Temperature; Western, Indian dan Japanese Inggredients; Product Labeling; Food Presentation; Types of Food Allergics; Food Based Product (Dairy, Gluten, dll); serta Dressing dan Sauce Recipes.
Kepuasan dan Manfaat Bagi Industri
Kontribusi peserta magang
Dengan adanya kegiatan magang industri ini, peserta magang memberikan manfaat nyata bagi industri tempat magang. Operasional sangat terbantu mulai dari pengadaan stock barang, perawatan alat, persiapan kerja, operasional A’la Carte, HACCP record, serta efektivitas dan evisiensi waktu dan tenaga kerja bagi karyawan.
Umpan Balik
Catatan yang diberikan mentor setelah penyusun menyelesaikan kegiatan magang adalah: diharapkan penyusun mampu mempelajari lebih dalam mengenai dasar- dasar kuliner, mengasah kemampuan melalui praktik yang konsisten, menyerap dan mengimplementasikan pengetahuan yang di
27
dapat di industri pada perkuliahan atau kehidupan sehari-hari, serta bekerja dengan kreatifitas dan inovasi untuk mengekspresikan diri pada makanan yang disajikan.
Dampak Lingkungan Kerja
Budaya Kerja
Budaya kerja di industri memberikan pengaruh pada produktivitas peserta magang, seperti: meningkatkan motivasi dan semangat kerja, membentuk kedisiplinan dan profesionalisme, peserta magang mampu beradaptasi dengan cepat, mempengaruhi pola pikir dan kreativitas, mempengaruhi loyalitas, membentuk keterampilan kolaborasi, serta mengajarkan manajemen waktu dan prioritas.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Conrad Bali Hotel menaruh perhatian khusus pada keselamatan kerja karyawan dan peserta magang (baik dalam skala paling kecil hingga besar), sehingga karyawan dan peserta magang merasa terjamin.
3.2 Proses Kerja
Selama melaksanakan magang industri di Conrad Bali Hotel, penyusun menganalisis alur produksi produk dari bahan baku hingga menjadi makanan yang siap untuk disajikan kepada tamu hotel.
Tabel 1.2 Hasil Analisa Kegiatan
Subjek/Objek Analisa Hasil Analisa
Analisis Proses
Tahapan proses kerja disetiap outlet dimulai dari:
1. Opening
Mencermati BEO atau Banquet Event Order (Banquet Kitchen); menyiapkan
28
peralatan persiapan seperti cutting board, knives, 3 jenis tempat sampah (sampah basah, sampah kering dan sampah plastik), merendam peralatan persiapan (knives, whisk, ledle, spatula, spoon, dan peeler) dengan larutan J-512 (larutan sanitasi);
menghidupkan wok stove, stove, dan deep fryer; menyiapkan seasoning dan sauce (garam, gula, kaldu jamur dan kaldu ayam bubuk); serta memeriksa food preparation hari sebelumnya.
2. Running
Mengolah produk (Banquet Kitchen);
memproduksi Canape (Suku); meng- handle A’la Carte Order (Suku); stand by and in charge di Buffet (Banquet Kitchen dan Suku); platting menu untuk Set Menu (Banquet Kitchen); serta menyiapkan food samples.
3. Clossing
Banquet Kitchen
Mengemas SOS; melaporkan jumlah SOS;
clear up dan cleanning area; serta mengisi HACCP form.
Suku Kitchen
Clear up dan cleanning area; memeriksa stock A’la Carte Condiment untuk hari berikutnya; A’la Carte Prepare untuk hari berikutnya; Production (membuat salad dressing, A’la Carte menu, dll); restocking breads dan A’la Carte Condiment; serta mengisi HACCP form.
29 Efisiensi
Proses kerja secara menyuruh mulai dari opening, running hingga closing menghasilkan alur kerja yang jelas, tertata dan rapih.
Kesesuaian dengan standar
Seluruh proses operasional (Opening, Running, Clossing) disesuaikan dengan standar operasional prosedur Departemen Culinary Conrad Bali. SOP harus dipertahankan mengingat Conrad Bali Hotel merupakan salah satu Hilton Property dengan kategori pelayanan kelas atas.
3.3 Kendala dan Solusi
Selama melaksanakan magang industri di Conrad Bali Hotel, penyusun menemui beberapa kendala sebagai berikut:
Tabel 1.3 Kendala dan Solusi
Kendala Solusi
Kurangnya pemahaman awal mengenai jobdesc, penyusun sering kali tidak memahami jobdesc atau tanggung jawab yang diberikan karena minimnya pengalaman kerja atau arahan awal yang kurang jelas.
Berinisiatif untuk bertanya kepada senior jika ada hal yang tidak/kurang dipahami, membuat catatan dan meminta contoh praktik dari senior.
Perbedaan budaya kerja, seperti pola komunikasi, aturan kerja, atau etika kerja, membuat penyusun sedikit merasa kesulitan untuk beradaptasi.
Observasi lingkungan kerja dan pelajari budaya kerja yang berlaku, bersikap fleksibel dan terbuka untuk menerima masukan, dan bertanya atau berdiskusi dengan senior untuk memahami kebiasaan yang berlaku.
30 Belum mengetahui fungsi
dan cara mengoperasikan alat-alat yang terdapat pada kitchen.
Meminta petunjuk kepada senior kemudian membuat catatan mengenai cara mengoperasikan alat tersebut.
Belum mengetahui tata letak atau layout alat-alat dan bahan-bahan di kitchen.
Meminta pendampingan kepada senior untuk menjelaskan layout di kitchen, seperti tempat menyimpan cutting board, knives, bahan kering, vegetables, dan lain-lain.
Kurangnya kepercayaan diri, penyusun kerap merasa kurang percaya diri akibat tantangan yang dihadapi.
Fokus pada tujuan awal magang dan mencari inspirasi dari pengalaman orang lain, berkomunikasi dengan teman atau mentor untuk mendapatkan dukungan, dan apresiasi pencapaian kecil untuk meningkatkan kepercayaan diri.
Kendala komunikasi, seperti sulit
menyampaikan ide dan menerima instruksi.
Tidak ragu untuk meminta klarifikasi jika terdapat instruksi yang kurang jelas.
Manajemen waktu yang kurang baik, penyusun mengalami kesulitan untuk mengatur waktu antara tugas magang dan tugas kuliah sebagai mahasiswa akhir.
Prioritaskan tugas berdasarkan urgensi dan kepentingannya, dalam hal ini penyusun memutuskan untuk fokus melaksanakan kegiatan magang industri terlebih dahulu.
Deadline pengumpulan laporan akhir kegiatan magang yang tidak sesuai dengan periode magang penyusun.
Menyusun sedikit demi sedikit laporan akhir, dan memanfaatkan waktu istirahat magang untuk mencari dan melengkapi data-data yang perlu dicantumkan pada laporan akhir.
31
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Pelaksanaan magang industri bagi mahasiswa merupakan langkah strategis yang memberikan manfaat signifikan dalam untuk bersiap menghadapi dunia kerja. Magang menjadi wadah untuk menerapkan teori yang telah dipelajari selama masa kuliah ke dalam praktik nyata di lingkungan profesional. Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan teknis seperti teknik memasak, manajemen dapur, dan estetika penyajian, tetapi juga memahami standar operasional yang berlaku di industri kuliner. Hal ini menjadikan magang sebagai elemen penting dalam mencetak lulusan yang kompeten dan mampu memenuhi kebutuhan industri.
Selain itu, magang industri memberikan pengalaman berharga dalam membangun karakter dan sikap profesional mahasiswa. Mahasiswa belajar untuk bekerja di bawah tekanan, menjaga kebersihan, serta berkolaborasi secara efektif dalam tim. Tantangan yang dihadapi selama magang, seperti mengatasi kendala bahan baku atau menangani keluhan pelanggan, membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan problem-solving dan daya tahan mental. Di sisi lain, magang juga membuka wawasan mahasiswa terhadap trend terbaru di industri, seperti inovasi bahan makanan, teknik memasak modern, dan strategi penyajian kreatif, yang dapat menjadi inspirasi untuk karier mereka di masa depan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan magang industri bagi mahasiswa adalah pengalaman transformatif yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan praktis dunia kerja. Magang tidak hanya membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dan non-teknis, tetapi juga memperluas jaringan profesional yang dapat mendukung karier di masa depan. Dengan manfaat yang begitu luas, program magang industri menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak tenaga kerja kuliner yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di pasar kerja global.
32 4.2 Saran
Bagi Instansi Pendidikan
1. Peningkatan Kerjasama dengan Industri.
Instansi pendidikan perlu menjalin kerjasama yang lebih erat dengan berbagai perusahaan di industri pariwisata. Hal ini memastikan program magang yang tersedia relevan dengan kebutuhan pasar dan dapat memberikan pengalaman kerja yang nyata bagi mahasiswa.
2. Penyusunan Kurikulum yang Terintegrasi
Kurikulum pendidikan harus dirancang agar mendukung program magang.
Mata kuliah yang diajarkan sebaiknya relevan dengan keterampilan yang dibutuhkan selama magang, seperti manajemen dapur, inovasi kuliner, dan pengelolaan pelanggan.
3. Pembekalan Sebelum Magang
Sebelum terjun ke dunia industri, mahasiswa perlu dibekali dengan pelatihan dasar terkait etika kerja, komunikasi, serta penggunaan alat atau teknologi yang mungkin digunakan selama magang. Hal ini dapat meningkatkan kesiapan menghadapi tuntutan kerja.
4. Monitoring dan Evaluasi Program Magang
Instansi pendidikan perlu melakukan pemantauan selama magang berlangsung melalui kunjungan ke tempat magang atau laporan berkala dari mahasiswa. Evaluasi program juga penting untuk meningkatkan kualitas magang di masa mendatang.
Bagi Conrad Bali Hotel
1. Penyediaan Peralatan Dapur yang Memadai
Industri perlu memastikan bahwa dapur dilengkapi dengan peralatan yang lengkap, modern, dan dalam kondisi baik. Peralatan seperti microwave, mixing bowl, kompor, food processor, dan alat masak lainnya harus memadai untuk mendukung proses operasional.
2. Sistem Penyimpanan yang Terorganisir
Fasilitas penyimpanan seperti lemari, freezer, dan chiller harus memadai untuk menyimpan bahan makanan sesuai dengan kebutuhan operasional.
33
Sistem penyimpanan yang terorganisir akan mempermudah karyawan dalam mengakses bahan yang diperlukan.
34
DAFTAR PUSTAKA
"History and Heritage – Hilton Worldwide". hiltonworldwide.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Januari 2016.
"About Hilton: History & Heritage". Hilton Worldwide. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Agustus 2017. Diakses tanggal 25 Juni 2024.
"Hilton Hotels, 1947 Annual Report".Corporation, Hilton Hotels. "Hilton Hotels, 1949 Annual Report". digitalcollections.lib.uh.edu. Diakses tanggal 26 Juni 2024.
"Conrad Opening 16th Luxury Hotel in Bali, Indonesia". Hospitality Net. Diakses tanggal 29 Juni 2024.
"Hilton Buka 4 Jaringan Hotel Baru di Indonesia, Ini Rinciannya". Liputan 6.
Diakses tanggal 29 Juni 2024.
35
LAMPIRAN
Lampiran 1. Dokumentasi Kegiatan Magang
Gambar 1.34 Orientasi Gambar 1.35 Runner Buffet
Gambar 1.36 Runner Bbq Buffet Gambar 1.37 Menyiapkan Coffee Break
Gambar 1.38 Cleanning Area Gambar 1.39 Mengisi HACCP form
Gambar 1.40 Kegiatan Closing Gambar 1.41 A'la Carte Preparation
36
Gambar 1.42 A'la Carte Production Gambar 1.43 Farewell Trainee
Gambar 1.44 Food Preparation Gambar 1.45 Report Canape
Gambar 1.46 Labeling Produk Gambar 1.47 A'la Production
Gambar 1.48 Handle A'la Carte Gambar 1.49 Membuat Canape
37 Lampiran 2. Jurnal Harian
No Hari, Tanggal Waktu
Pelaksanaan Jenis Kegiatan TTD
Mentor September
1 Minggu, 15 September
2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Membuat Tuile 2. Menyiapkan Condiment Buffet 3.
Istirahat 4. Clear up alat 5. Clear up Banquet Kitchen 6.
Mengecek kelengkapan menu Buffet 7. Mengisi HACCP form 8. Platting Canapé 9. Setup hidangan Buffet 10.
Membuat dekorasi meja Buffet (Flower Vas) 11. Runner 12. Menyiapkan Food Sample dari Buffet 13. Closing Buffet 14. Menyiapkan SOS dari extra food Buffet 15.
Mengisi HACCP 16. Report SOS
2 Senin, 16 September 2024 12.00 – 21.00 WITA
1. Opening Banquet Kitchen 2. Refill seasoning 3. Mengisi HACCP 4. Menyiapkan Buffet Dinner untuk 65pax (Soup, Hot Dishes, Simple Grilles Selection) 5. Membuat Tuile 6.
Membuat Cruoton 7. Membuat Acar 8. Menyiapkan Condiment 9. Membersihkan dah merapikan Chiller 10.
Istirahat 11. Menyiapkan Set Menu Dinner untuk 94pax (Hot Appetizer dan Side Dishes Main Course) 12. Mengisi
38
HACCP 13. Vacuum stock bumbu dan saus 14. Clear up Banquet Kitchen 15. Platting Set Menu 16. Clear up 17.
Closing 3 Selasa, 17 September 2024 DO (Day Off)
4 Rabu, 18 September 2024 DO (Day Off)
5 Kamis, 19 September 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Menyiapkan chicken lasagna 2. Membuat condiment sambal matah 3. Mengisi HACCP 4. General cleanning Banquett Kitchen 5. Istirahat 6. Persiapan setup buffet 7.
Setup buffet (2 line) 8. Stand by di buffet 9. Runner buffet 10. Closing 1 line buffet 11. Mengambil food sample 12.
Closing Buffet 13. Menyiapkan SOS dari extra food di buffet 14. Mengisi HACCP 15. Closing Banquett Kitchen
6 Jum’at, 20 September
2024 08.00 – 17.00 WITA
1. Opening buffet kitchen 2. Restocking seasoning 3.
Mengisi HACCP 4. Membuat Cruton 5. Prepare buffet dinner 100pax 6. Prepare buffet dinner untuk 60pax 7.
Membuat dan menyiapkan condiment 8. Istirahat 9.
Restocking bahan makanan 10. Membuat canapé 11.
Labeling bahan makanan persiapan buffet 21 September 2024 12. Closing Banquett Kitchen
39 7 Sabtu, 21 September 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Mengisi HACCP 2. Menanak nasi 3. Menyiapkan menu Bbq (Pepes) 4. Membuat Tuile 5. Cleaning area 6.
Menyiapkan menu-menu Bbq 7. Istirahat 8. Setup buffet 2 line 9. Setup Bbq (Appetizer dan Main Course) 10. Runner 11. Closing Bbq 12. Menyiapkan SOS 13. Labeling Condiment Bbq 14. Dokumentasi SOS 15. Report SOS 16.
Cleaning area.
8 Minggu, 22 September
2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Prepare Condiment 2. Prepare Cold Box dan Hot Box 3.
In charge dan di Buffet Lunch 4. Runner Buffet Lunch 5.
Closing Buffet Lunch 6. Break (Istirahat) 7. Prepare menu untuk Set Menu Dinner 8. Menyiapkan dan menata plate untuk Appetizer, Soup dan Main Course 9. Platting Appetizer 10. Platting Soup 11. Platting Main Course 12.
Clear up 13. Cleanning area Banquette Kitchen 9 Senin, 23 September 2024 DO (Day Off)
10 Selasa, 24 September 2024 PH (Public Holiday)
11 Rabu, 25 September 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Mengisi dan melengkapi HACCP form 2. Prepare Buffet Dinner Menu untuk 26 September 3. Istirahat 4. Prepare untuk Buffet Dinner 5. Setup Buffet Dinner Menu (2 line)
40
6. In charge dan stand by di Buffet line 7. Runner 8.
Closing Buffet line 1 9. Stand by 10. Closing Buffet line 2 11. Mengemas SOS 12. Report SOS 13. Mengisi HACCP
12 Kamis, 26 September 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. In charge di Buffet Lunch 2. Runner 3. Stand by di Buffet Lunch 4. Closing Buffet Lunch 5. Mengemas SOS 6. Break (Istirahat) 7. Prepare Buffet Dinner 8. Setup line Buffet Dinner 9. In charge di Buffet line 10. Runner 11.
Stand by di Buffet line 12. Closing Buffet line 1 13. Stand by di Buffet line 14. Closing Buffet line 2 15. Mengemas SOS 16. Cleanning Banquette Kitchen area 17. Mengisi HACCP form 18. Report SOS Lunch dan Dinner
13 Jum’at, 27 September
2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Membuat Tuile (106 pax) 2. Menanak nasi 3. Prepare Set Menu Dinner 4. Break (istirahat) 5. Menyiapkan dan menata plate untuk Cold Appetizer, Hot Appetizer dan Main Course 6. Clear up 7. Cleanning Banquette Kitchen Area 8. Menyiapkan food samples 9. Mengisi HACCP form 10. Labeling food preparation untuk 28 September 14 Sabtu, 28 September 2024 13.00 – 22.00 WITA 1. Prepare menu untuk Buffet Dinner 2. Labeling food
preparation 3. Cleanning Banquette Kitchen area 4. Break
41
(istirahat) 5. Prepare menu untuk Buffet Dinner 6. Setup Buffet Dinner (2 line) 7. In charge di Buffet Dinner 8.
Runner 9. Stand by di Buffet Dinner 10. Mengambil food sample 11. Mengemas dan labeling food samples 12.
Closing Buffet Dinner 13. Mengemas SOS 14. Menyiapkan menu untuk After Party 15. Mengisi HACCP form 16.
Report SOS 15 Minggu, 29 September
2024 DO (Day Off)
16 Senin, 30 September 2024 DO (Day Off) Oktober
1 Selasa, 1 Oktober 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Membuat Tuile (120 pax) 2. Cleanning Banquette Kitchen area 3. Break (Istirahat) 4. Prepare menu untuk Set Menu Dinner 5. Prepare plates untuk Appetizer, Soup dan Main Course 6. Platting Appetizer, Soup dan Main Course 7. Support Pastry untuk Platting Dessert 8. Clear Up 9.
Mengisi HACCP 10. Labeling food samples 2 Rabu, 2 Oktober 2024 DO (Day Off)
42 3 Kamis, 3 Oktober 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Menyiapkan condiment untuk Buffet Dinner 2.
Mengemas stock bumbu dasar dan saus 3. Labeling dan menyimpan stock bumbu dasar dan saus 4. General cleanning chiller Banquette Kithcen 5. Istirahat 6. Prepare menu Buffet Dinner 7. Setup 2 line Buffet 8. Stand by dan Incharge di Buffer 9. Runner 10. Closing line 1 Buffet 11.
Labeling back up makanan untuk SOS dan Breakfast 12.
Closing line 2 Buffet 13. Clear up Water Garden Kithcen 14. Mengemas SOS 15. Report SOS 16. Mengisi HACCP 17. Cleanning Banquette Kitchen
4 Jum’at, 4 Oktober 2024 DC (Doctor Control) 5 Sabtu, 5 Oktober 2024 DC (Doctor Control)
6 Minggu, 6 Oktober 2024 13.00 – 22.00 WITA
1. Melengkapi HACCP form 2. Membuat Tuile 3. Labeling preparation untuk 7/10/2024 4. Cleanning Banquette Kitchen 5. Istirahat 6. Prepare condiment dan garnish untuk Set Menu 7. Menyiapkan dan menata plate untuk
Appetizer, Soup dan Main Course 8. Memberikan garnish pada Appetizer 9. Platting condiment Soup (Spinach, Ravioli dan Tuile) 10. Cleanning Water Garden Kitchen 11.
43
Platting side dish untuk main course 12. Mengambil food samples 13. Sanitized peralatan dan meja di Banquette Kitchen 14. Mengisi form HACCP
7 Senin, 7 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA 1. Orientasi Job Desk di Outlet Suku (Cold Kitchen)
8 Selasa, 8 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Daily Briefing 3. Membuat Canape 4. Report Canape 5. Break (Istirahat) 6. Refill condiment A'la Carte 7. Membuat A'la Carte 8.
Prepare Canape untuk Nusantara Buffet 9. Cleanning Cold Kitchen Suku 10. Mengisi HACCP form 11. Restocking Bread untuk A'la Carte 12. Membuat A'la Carte order untuk In Room Dinning (IRD)
9 Rabu, 9 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Refill condiment untuk A'la Carte 6. Break/Istirahat 7. Setup Canape dan Salad untuk Buffet Nusantara 8. Stand by dan Incharge di Salad dan Kids Station 9. Runner 10. Mengambil food samples 11. Closing Buffet 12. Mengisi form HACCP
44 10 Kamis, 10 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Break/Istirahat 6.
Prepare condiment A'la Carte Suku Restaurant, IRD dan East Lobby Lounge 7. Membuat A'la Carte order 8.
Restock Mix Lettuce dan Romaine (Wash, Pack, Labeling dan Storing) 9. Cleanning Cold Kitchen 10. Membuat HACCP form 11. Restock Bread 12. Handling IRD dan East Lobby Longue order
11 Jum’at, 11 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Refill A'la Carte condiment (Gado-Gado Betawi, Gohu Ikan, Rujak Aceh dan Fruit Platter) 6. Break/Istirahat 7. Prepare salad untuk Kecak Buffet (Ayam Pelalah, Lawar Bebek, Serombotan dan Tuna Sambal Matah) 8. Membuat A'la Carte order 9.
Refill Dressing unutk A'la Carte 10. Cleanning Cold Kitchen 11. Membuat HACCP form
12 Sabtu, 12 Oktober 2024 DO (Day Off)
45 13 Minggu, 13 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Refill condiment A'la Carte 6. Refill Dressing untuk A'la Carte 7. Production (Gado-Gado dan Ayam Pelalah) 8. Break/Istirahat 9.
Handling A'la Carte order dari Suku Restaurant, IRD dan East Lobby Longue 10. Refill dried condiment 11.
Cleanning Cold Kitchen 12. Mengisi HACCP form 13.
Membuat order ke Butcher
14 Senin, 14 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Break/Istirahat 6.
Refill A'la Carte Condiment 7. Production (Roasted Squash) 8. Restocking Lettuce (Wash, Pack, Labeling, Storing dan Report) 9. Membuat A'la Carte order 10.
Restock Bread 11. Cleanning Cold Kitchen 12. Mengisi HACCP form
15 Selasa, 15 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Membuat A'la Carte order 6. Refill A'la Carte condiment 7. Break/Istirahat 8.
Membuat A'la Carte order 9. Prepare Canape untuk
46
Nusantara Buffet 10. Restock Bread 11. Cleanning Cold Kitchen 12. Mengisi HACCP form
16 Rabu, 16 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Break/Istirahat 6.
Setup Canape untuk Nusantara Buffet 7. Setup Kids Station 8. Stand by dan Incharge di Salad dan Kids Station 9.
Mengambil food samples 10. Runner 11. Closing Buffet 12. Storing salad back up untuk A'la Carte 13. Cleanning Cold Kitchen 14. Mengisi HACCP form 15. Membuat A'la Carte order untuk IRD
17 Kamis, 17 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Refill A'la Carte condiment 6. Prepare Sandwich untuk East Lobby Longue 7. Labeling A'la Carte preparation dan condiment,
Dressing, dried inggredient dan dried condiment 8. Prepare Fruit Platter untuk A'la Carte 9. Break/Istirahat 10.
Handling A'la Carte order 11. Restocking bread 12.
Cleanning Cold Kitchen 13. Mengisi HACCP form
47 18 Jum’at, 18 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Refill Dressing 6.
Restock Lettuce (Wash, Pack, Labeling dan Storing) 7.
Production (Onion Caramelized) 8. Refill A'la Carte condiment 9. Break/Istirahat 10. Handling A'la Carte order 11. Prepare salad untuk Kecak Buffet 12. Cleanning Cold Kitchen 13. Restock Bread 14. Handling IRD dan East Lobby Longue order 15. Mengisi HACCP form 19 Sabtu, 19 Oktober 2024 DO (Day Off)
20 Minggu, 20 Oktober 2024 DO (Day Off)
21 Senin, 21 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Prepare A'la Carte condiment 6. Break/Istirahat 7. Handle A'la Carte order 8.
Refill A'la Carte condiments 9. Closing 10. Cleanning Cold Kitchen area 11. Restocking bread 12. Mengisi HACCP form
22 Selasa, 22 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Prepare salad untuk Nusantara Buffet 6. Break/Istirahat 7. Handle A'la Carte
48
order 8. Refill A'la Carte condiments 9. Closing 10.
Cleanning Cold Kitchen area 11. Restocking bread 12.
Mengisi HACCP form
23 Rabu, 23 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Platting salad untuk Nusantara Buffet 6. Melengkapi condiments live salad untuk Nusantara Buffet 7. Prepare A'la Carte condiments 8.
Break/istirahat 9. In charge dan stand by di Cold Station Nusantara Buffet 10. Runner 11. Mengambil food samples 12. Closing Buffet 13. Mengemas salad backup untuk dialihkan ke A'la Carte Menu 14. Cleanning cold kitchen area 15. Mengisi HACCP form
24 Kamis, 24 Oktober 2024 DO (Day Off)
25 Jum’at, 25 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Prepare salad untuk Kecak Buffet 6. Break/Istirahat 7. Handle A'la Carte order 8. Refill A'la Carte condiments 9. Closing 10. Cleanning Cold Kitchen area 11. Restocking bread 12. Mengisi HACCP form
49 26 Sabtu, 26 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Platting salad untuk Kecak Buffet 6. Melengkapi condiments live salad untuk Kecak Buffet 7. Prepare A'la Carte condiments 8.
Break/istirahat 9. In charge dan stand by di Cold Station Kecak Buffet 10. Runner 11. Mengambil food samples 12.
Closing Buffet 13. Mengemas salad backup untuk dialihkan ke A'la Carte Menu 14. Cleanning cold kitchen area 15. Mengisi HACCP form
27 Minggu, 27 Oktober 2024 DO (Day Off)
28 Senin, 28 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan sauce dish untuk canape 2. Briefing 3.
Membuat canape 4. Production (membuat stock rolled Gado-Gado) 5. Handle A'la Carte order 6. Refill A'la Carte condiments 7. Production (membuat dan melengkapi condiments Roasted Squash Salad) 8. Break/istirahat 9.
Handle A'la Carte order 10. Closing 11. Refill A'la Carte condiments 12. Restocking bread 13. Mengisi HACCP 29 Selasa, 29 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA 1. Menyiapkan sauce dish untuk canape 2. Membuat
canape 3. Briefing 4. Report canape 5. Handel A'la Carte
50
order 6. Prepare salad untuk Nusantara Buffet 7.
Break/istirahat 8. Handle a'la carte order 9. Restocking fruits dan vegetables 10. Closing 11. Cleanning cold kitchen area 12. Mengisi HACCP form 13. Restocking bread
30 Rabu, 30 Oktober 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Platting salad untuk Nusantara Buffet 6. Melengkapi condiments live salad untuk Nusantara Buffet 7. Prepare A'la Carte condiments 8.
Break/istirahat 9. In charge dan stand by di Cold Station Nusantara Buffet 10. Runner 11. Mengambil food samples 12. Closing Buffet 13. Mengemas salad backup untuk dialihkan ke A'la Carte Menu 14. Mengisi HACCP form 31 Kamis, 31 Oktober 2024 DO (Day Off)
November
1 Jum’at, 1 November 2024 DO (Day Off)
2 Sabtu, 2 November 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Platting salad untuk Kecak Buffet 6. Melengkapi condiments live salad untuk
51
Kecak Buffet 7. Break/istirahat 8. In charge dan stand by di Cold Station Kecak Buffet 9. Runner 10. Mengambil food samples 11. Closing Buffet 12. Mengemas salad backup untuk dialihkan ke A'la Carte Menu 13. Mengisi HACCP form
3 Minggu, 3 November 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Prepare a'la carte condiments 6. Handle a'la carte order 7. Renew a'la carte condiments untuk menu Rujak Aceh 8. Storing Indonesian Appetizer Dressing (Packing, Vacuum, Labeling, Storing) 9. Break/istirahat 10. Handle a'la carte order 11. Restocking bread 12. Closing 13. Cleanning cold kitchen area 14.
Mengisi HACCP form 4 Senin, 4 November 2024 PDO (Pending DO)
5 Selasa, 5 November 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Break/istirahat 6. In charge dan stand by di Nusantara Buffet 7. Runner 8.
Mengambil food samples 9. Closing 10. Mengemas salad backup untuk dialihkan ke a'la carte 11. Mengisi HACCP
52 6 Rabu, 6 November 2024 DO (Day Off)
7 Kamis, 7 November 2024 DO (Day Off)
8 Jum’at, 8 November 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Prepare a'la carte condiments 4. Production (Ayam Pelalah) 5. Handle a'la carte order 6. Refill a'la carte dry condiments 7. Break/istirahat 8. Handle a'la carte order 9. Prepare salad untuk Kecak Buffet 10. Closing 11. Cleanning cold kitchen area 12. Mengisi HACCP form
9 Sabtu, 9 November 2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Break/istirahat 6.
Incharge dan stand by di Kecak Buffet 7. Runner 8.
Mengambil food samples 9. Closing 10. Mengisi HACCP form
10 Minggu, 10 November
2024 14.00 – 23.00 WITA
1. Menyiapkan Sauce Dish untuk Canape 2. Briefing 3.
Membuat Canape 4. Report Canape 5. Refill a'la carte condiments 6. Refill Gado-Gado preparation 7. Refill East Sandwiches condiments 8. Prepare Club Sandwich
condiments 9. Labeling produk dan condiments a'la carte 10. Handle a'la carte order 11. Break/istirahat 12. Handle