LAPORAN AKHIR MAHASISWA
PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 6 (Enam) TAHUN 2023
Disusun Oleh:
Triska Ananda Putri (2131016)
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN
2023
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR MAHASISWA
Nama Kegiatan : Program Kampus Mengajar AngkataN 6(Enam) Tahun 2023 Nama Perguruan Tinggi : Universitas Pasir Pengaraian
Mahasiswa
1. Nama Lengkap :Triska Ananda Putri
2. NIM :2131016
3. NPSN Sekolah :10402948
4. Sekolah Penugasan :SMP NEGERI 5 TAMBUSAI 5. Nama DPL :
Dr. M Jaya Adi PutraS.si. M.Pd6. Nama Koordinator PT:
Guru Pamong Dosen Pembimbing Lapangan
……….. ……….
Mengetahui/Menyetujui*
………..
……….
NIP/NIDN
*pimpinan PT
ISI LAPORAN
A. Hasil Analisis Kebutuhan Sekolah
Pada bagian ini berisi uraian terkait hasil observasi sekolah serta daftar prioritas kebutuhan sekolah yang akan dirancang dalam bentuk program
B. Perancangan Program
Pada bagian ini berisi uraian terkait hasil perancangan program dan pelaksanaan Forum Komunikasi dan Koordinasi Sekolah (FKKS)
C. Mitra yang Terlibat dalam Penugasan Program Kampus Mengajar
Pada bagian ini berisi daftar mitra yang terlibat dan bentuk kolaborasi yang dilakukan, contoh: kepala sekolah, guru pamong, wali kelas, guru mata pelajaran, dan orang tua siswa
D. Pelaksanaan AKM Kelas dan Asesmen Murid
Pada bagian ini berisi uraian terkait jumlah siswa yang mengikuti AKM Kelas dan Asesmen Murid serta kesimpulan hasil asesmen
E. Implementasi Program
Pada bagian ini berisi uraian program yang sudah dan/atau belum terlaksana berkaitan dengan pembelajaran literasi dan numerasi di dalam dan luar kelas, pengelolaan perpustakaan dan pojok baca, gerakan literasi dan numerasi sekolah, adaptasi teknologi, dan administrasi sekolah
F. Refleksi dan Evaluasi Implementasi Program
Pada bagian ini berisi uraian terkait hal baik yang didapatkan dan sudah dilakukan di sekolah, tantangan yang dihadapi serta solusi untuk mengatasinya
G. Deskripsi Kegiatan Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan dalam Penugasan Program Kampus Mengajar
Pada bagian ini berisi uraian kegiatan penugasan mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan di sekolah
H. Kesimpulan dan Saran
Lampiran1. Dokumentasi implementasi program kerja
2.
Dokumentasi kegiatan mahasiswa bersama DPL dan para pemangku kepentingan
terkait (dinas pendidikan, kepala sekolah, guru/guru pamong)
A.Hasil Analisis Kebutuhan Sekolah 1.Analisis Lingkungan Sekolah
Lingkungan sekolah penugasan saya secara umum merupakan sekolah smp satu satunya di daerah tersebut.pada saat saya dan team kampus mengajar datang untuk observasi sekolah,sekolah tersebut merupakan sekolah yang nyaman dan bersih,namun ada beberapa hal yang harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah karena sekolah penugasan saya sangat disayangkan apabila belum memiliki pagar sekolah karena sekolah tersebut bisa kapan saja dilewati dan diakses oleh warga sekitar jadi,sekolah tersebut sangat mudah untuk dirusak fasilitasnya.dan keadaan perpustakaan serta labolatorium yang tidak terawat sehinga sangat disayangkan apabila perpustakaan yang merupakan jantung bagi sekolah jika biarkan rusak begitu saja.
2.Analisis Lingkungan Kelas
Lingkungan Kelas disetiap nruangan sekolah tersebut bisa terbilang terawat walaupun sekolah tersebut minim fasilitas penjagaan seperti pagar sekolah.keadaan kelasnya lumayan bersih,nyaman,kursi,meja,papan tulis memadai walaupun dibeberapa kelas ada jendela yang telah rusak dan keamanan pintu yang minim hanya menggunakan gembok biasa dan mudah untuk rusak warga sekitar,tetapi untungnya warga sekitar tidak ada yang berniat jahat untuk melakukan nya karena memikirkan dan melihat bahwa sekolah tersebut hanya sekolah smp satu satunya di daerah tersebut.karena warga sekitar lebih dominan memasukkan anaknya ke kepsantren karena maraknya pergaulan bebas di zaman sekarang ini.
3.Sumber Daya Guru Dan Keadaan Peserta Didik
SMP NEGERI 5 TAMBUSAI lebih dominan dengan guru honor dan guru bantu daerah dengan memiliki satu staff tata usaha.para peserta didik menerima baik kami para mahasiswa yang bertugas disana,mereka sangat mudah menempatkan diri saat disekolah apabila saat dikelas dan disekolah mereka dapat menjadikan kami sebagai guru pendidik,kakak,maupun orang dewasa yang dapat menjadi tempat solusi mereka apabila mereka dapat kesulitan disekolah baik dalam pejaran,teman ataupun banyak lainnya.tetapi mereka dapat menjadikan kami kakak/abangnya apabila saat dijam diluar sekolah,untuk menjadi teman curhat menjadi tempat untuk bertanya kesulitan tugas atapun pr.
4.Prioritas Kebutuhan
Dari hasil observasi sekolah serta daftar prioritas kebutuhan sekolah yaitu sekolah ini dimana sekolah penugasan saya sangat membutuhkan banyak fasilitas dari pemerintah yang sudah dimiliki banyak sekolah lainnya yaitu seperti pengelolaan perpustakaan,pagar sekolah dan penambahan media pembelajaran seperti infokus,apalagi sekarang di era zaman modern ini pengunaan media teknologi seperti infokus sudah sangat umum digunakan oleh sekolah sekolah lainnya,agar mempermudah dan sekaligus mengenalkan perkembangan teknologi ini pada kebiasaan belajar baru bagi siswa disekolah ini dengan menggunakan infokus.
B.Perancangan Program
Hasil perencanaan program dan pelaksanaan fokum komunikasi dan koordinasi sekolah (FKKS) diantaranya:
1) Pengenalan lingkungan,keadaan dan situasi sekolah
Dimana pada minggu ini mahasiswa yang bertugas disekolah penempatan ini melakukan adaptasi terhadap sekolah dan siswa siswi yang bersekolah disana serta pengenalan dan pendekatan kepada guru guru yang bertugas mengajar di sekolah tersebut agar dapat merancang dan menyususn program kerja selanjutnya yang cocok dengan sekolah tersebut.
2) Mengenalkan dan membangkitkan kembali pengetahuan mereka tentang literasi dan numerasi Dimana pada minggu kedua ini mahasiswa yang bertugas disekolah tersebut akan mengenalkan dan membangkitkan kembali tentang literasi dan numerasi kepada siswa dan
siswi tersebut dengan cara cara yang telah kami rancang yaitu dengan cara menerapkan membaca buku 15 menit sebelum dimulainya pembelajaran dan dapat menyimpulkan apa yang mereka baca tadi.
3) Membuat mading kelas guna meningkatkan bakat mereka dalam bidang apapun yang bisa dan cocok untuk dipajang dimading tersebut.
Dimana pada minggu ini membuat mading di kelas delapan, karena di kelas delapan belum memiliki mading kelas, tujuan kami membuat mading di kelas delapan untuk menambah minat baca, berkarya, dan menambah pengetahuan serta wawasan pada anak, dan pembuatan mading ini merupakan program literasi yang akan kami jalankan.
4) Ujian berbasis website (Pre test)
pre test ujian berbasis website dan aplikasi untuk kelas 8 SMP,yang mencakup dua jenis ujian yaitu literasi dan numerasi.selain itu,dlam kegiatan ini,kami juga memghimbau dan mengajarkan mengenai penggunaan teknologi dasar kepada siswa.Hasil ujian literasi dan numerasi siswa akan digunakan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman mereka dalam materi yang diuji. Data ini dapat digunakan sebagai acuan untuk perbaikan kurikulum dan pengajaran di masa mendatang. Evaluasi pengajaran teknologi kepada siswa akan membantu kami untuk memantau sejauh mana siswa telah menguasai keterampilan teknologi yang diajarkan.
5) Pembuatan Struktur kelas,jadwal piket,dan jadwal petugas pustaka (penanggung jawab mengambil buku paket )
Kami mendampingi dan menyarankan siswa/i dalam pembuatan struktur kelas, jadwal piket kelas, jadwal piket perpustakaan, dan jadwal mata pelajaran.Kami membantu agar siswa/i paham cara menulis yang kreatif dan mencari ide ide baru yang sekretif mungkin, bertujuan agar siswa/i bisa membuat ide yang kreatif. Disitu kami juga membantu mereka membuat ide ide yang mereka kerjakan yang pertama kami mencari referensi karya-karya yang menarik, selanjutnya kami mulai merancang penyusunan tata letak pembuatan struktur kelas dan mulai membuat tulisan yang menarik dan berkreasi. Setlah selesai pembuatan struktur kelas, jadwal piket, jadwal piket perpustakaan, dan mata pelajaran kami menempelnya dikertas karton. Tujuan kami membuat ulang perangkat kelas agar terciptanya Susana kelas yang nyaman kreatif dan indah untuk di pandang. Dan kelas merupakan ketrampilan yang harus dimiliki guru dalam memutuskan, memahami, mendiagnosis dan kemampuan bertindak menuju perbaikan suasana kelas terhadap aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam organisasi kelas, pendorong kekuatan kelas, situasi kelas, tindakan seleksi dan kreatif.
6) Menata perpustakaan
Perpustakaan yang awalnya biasa saja dan hanya seperti ruangan biasa sekarang sudah menjadi sedikit lebiih indah dan nyaman saat di kunjungi siswa dan siswi yang ada disekolah tersebut.siswa dan siswi yang awalnya malas aataupun kurang minat mengunjungi perpustakaan sekarang sudah mau datang dan mengunjugi perpustakaan tersebut.serta siswa siswi yang awalnya kurang minat datang ke perpustakaan untuk sekedar melihat lihat buku dan membacanya sekarang sudah mau sesekali untuk melihat lihat dan membaca buku buku bacaan yang ada diperpustakaan tersebut walaupun hanya sebentar.
7) Mendekorasi,menghias,serta mengaudit buku di perpustakaan.
Tujuan dari proker ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, inspiratif, dan menarik bagi para siswa siswi saat mengunjungi perpustakaan. Ada beberapa hal yang kami lakukan dalam dekorasi perputakaan seperti :
Pengaturan Ruang: Kami merancang tata letak furniture yang ergonomis dan ramah pengguna, memastikan ruang yang cukup untuk berjalan dan membaca dengan nyaman.
Dekorasi Dinding: Dinding-dinding perpustakaan kami hiasi dengan mural berwarna-warni dan kata-kata mutiara, motivasi dan lain-lain. yang menggambarkan berbagai bidang pengetahuan seperti ilmu pengetahuan, sastra, teknologi, dan seni.
Perabotan: Kami menambahkan perabotan seperti kursi, meja-meja, dan rak buku tambahan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung.
Tata letak buku: kami menyusun buku maupun jenis lain seperti majalah, novel, buku dongeng, dan lain-lain. Sesuai dengan tingkat kelas agar mudah dicari dan dimanfaatkan.
8) Pengenalan Teknologi
Tujuan kami membuat proker ini meningkatkan melek teknologi kepada siswa serta meningkatkan pemahaman teknologi yang berkembang saat ini dan upaya meningkatkan bakat dan inovasi siswa di bidang teknologi.
9) Pembuatan mading umum
sekolah yang awalnya tidak mempunyai atau memiliki mading umum sekolah sekarang sudah mempunyai mading umum dan mading kelas.dimana siswa dan siswinya juga sudah mengetahui apa fungsi dan kegunaan dari pembuatan mading tersebut.mereka juga dapat menampilkan dan membuat karya dari minat bakat mereka di setiap bidangnya dalam mading yang telah di sediakan tersebut.
10) Membiasakan penerapan membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran dan melakukan sharing sharing program kerja dengan DPL.
Dimana kegiatan membiasakan membaca 15 menit sebelum dimulainya pembelajaran ini untuk membiasakan para siswa mempelajari terlebih dahulu materi yang akan dijelaskan.
Adapun sharing session kami membahas tentang program kerja yang sudah terlaksana dan yng belum terlaksana. DPL sangat-sangat membantu kami dalam menjalankan program kerja ini, dimana DPL mengarahkan apa langkah yang akan kami lakukan ketika kami mendapat kesulitan dalam menjalankan Program Kerja tersebut.
11) Pembuatan pojok baca
pembuatan pojok baca di kelas 8 dimana pojok baca tersebut akan menjadi salah satu media literasi yang akan kami buat di setiap kelas disekolah tersebut.dengan adanya pojok baca tersebut juga akan kami terapkan kebiasaan baru untuk siswa dan siswi kelas tersebut dan seluruh siswa siswi kelas lainnya untuk membiasakan membaca buku 15 menit sebelum dimulainya pelajaran dan 10 menit menyimpulkan pelajaran atau tambahan wawasan yang mereka dapat dari apa yang telah mereka baca.
12) Pemerataan pembuatan pojok baca
tujuan kami membuat pojok baca di kelas tujuh untuk meningkatkan minat membaca dan menciptakan lingkungan yang memotivasi siswa siswi untuk membaca, Mendorong individu untuk mengembangkan kreativitas mereka melalui membaca cerita dan fiksi, mengembangkan pengetahuan siswa, Serta dengan membaca secara teratur, keterampilan membaca, pemahaman teks, dan kosakata siswa siswi dapat meningkat.
13) Pembuatan pohon literasi dan melakukan pengolahan sampah menjadi karya seni
pengolahan sampah menjadi karya seni yang menarik dari tutup botol bekas yang sudah terbuang, program kerja ini bertujuan untuk mendaur ulang bahan yang tidak terpakai menjadi karya seni kreatif, selain itu kami juga menjelaskan betapa pentingnya mengolah sampah selain bisa menjadi sebuah karya seni mengolah sampah juga banyak manfaatnya seperti menjaga kebersihan lingkungan mencegah pencemaran tanah dan air, dan mengurangi terjadinya bencana alam seperti banjir dll. Respon siswa terhadap pengolahan karya seni tutup botol dapat sangat positif karena kegiatan ini memberikan ruang untuk ekspresi kreatif.
Beberapa siswa mungkin merasa terlibat dan bangga dengan karya seni unik yang mereka
hasilkan, sementara yang lain bisa mendapatkan kepuasan dari proses eksperimen dan penemuan bentuk baru.
14) Melaksanakan AKM Kelas untuk kelas 8
Hasil ujian literasi dan numerasi siswa akan digunakan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman mereka dalam materi yang diuji.
15) Menjadi asistensi mengajar
Pada Minggu ke Lima belas kami mengikuti kegiatan mingguan seperti biasa,masuk mengajar di kelas 7, membantu persiapan imtaq Jumat,mempersiapkan untuk mengadakan lomba memeringati hari guru,dan mengisi beberapa survei untuk penutupan program. Kami membantu kegiatan mingguan seperti biasa membantu persiapan imtaq dan kegiatan lain,kami juga masuk ke kelas 7 untuk mengajar,kami juga berdiskusi serta mempersiapkan persiapan lomba memperingati hari guru,dalam lomba ini kami mencoba untuk melakukan secara online sambil mengajarkan fungsi berbagai fitur Google Drive dan aplikasi editing lain nya,serta kami mulai mengisi survei untuk penutupan program kampus mengajar.
C.Mitra yang Terlibat dalam Penugasan Program Kampus Mengajar
Adapun mitra yang terlibat dalam proses kampus mengajar angkatan 6 (enam) di SMP NEGERI 5 TAMBUSAI diantaranya:
1. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Kolaborasi yang kami lakukan dengan dpl adalah melakukan sharing session tentang program kerja yang telah mahasiswa rancang untuk di jalankan di smp ini dan meminta bimbingan agar dapat menjalankan program yang sesuai untuk sekolah tersebut.
2. Kepala Sekolah
Kolaborasi yang mahasiswa dan kepala sekolah dalam kampus mengajar yaitu kepala sekolah menerima baik mahasiswa yang ditugaskan disekolah serta memberikan dukungan dalam program kerja yang mahasiswa lakukan seperti saat proker (program kerja )pembuatan pojok baca,kepala sekolah sangat membantu mahasiswa dalam melakukan program kerjanya yaitu berupa dukungan pokok seperti mengizinkan mahasiswa untuk menghias atau menge cat kelas kelas yang ditargetkan untuk dibuatnya pojok baca tersebut dan kepala sekolah juga yang mendanai pembuatan pojok baca tersebut.
3. Guru Pamong
Kolaborasi yang dilakukan guru pamong dengan mahasiswa yang bertugas di SMP NEGERI 5 TAMBUSAI yaitu guru pamong selalu memberikan arahan dan bimbingan kepada mahasiswa yang bertugas.
4. Wali Kelas Dan Guru
Kolaborasi yang dilakukan oleh mahasiswa dengan guru maupun wali kelas di SMP 5 TAMBUSAI adalah mahasiswa menjadi asistensi mengajar saat guru mata pelajaran berhalangan untuk hadir kesekolah seperti menggantikan guru yang tidak hadir serta wali kelas yang memberikan izin mahaiswa untuk mebuat pojok baca dikelas nya serta membuat pohon literasi sebagai media penunjang kenyamanan belajar.
D. Pelaksanaan AKM Kelas dan Asesmen Murid
Pelaksanaan AKM Kelas Dan Assmen Murid ini dilaksanakan di kelas 8 yang ada di SMP
NEGERI 5 TAMBUSAI
Jumlah Siswa Yang Mengikuti : 20 Siswa dengam menggunakan 1 prangkat laptop yang mahasiswa bisa sediakan dengan cara bergantian.
Adapun hasil dari AKM Kelas yaitu:
a) Literasi
40% dari 20 siswa yang mengikuti AKM Kelas dapat informasi yang terdapat di teks tersebut berupa(siapa,kapan,dimana,dan mengapa).
b) Numerasi
20% dari 20 siswa yang mengikuti AKM Kelas dapat mencari jawaban dan menyelesaikan permasalahan yang terdapat pada soal.
Adapun hasil dari Post-tes AKM Kelas yaitu:
c.) Literasi
80% dari20 siswa yang mengikuti post tes dapat menemukan informasi yang dicari d.) Numerasi
80% dari 20 siswa
Hasil Yang Didapat adalah kita jadi mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa dan siswi yang mengikuti Akm serta Asessmen murid ini terhadap literasi dan numerasi yang telah kita terapkan disekolah tersebut khususnya dikelas tersebut.
E.Implementasi Program
Pogram Kerja yang telah terlaksana atau tercapai pada saat ini adalah sebagai berikut:
1.Pembelajaran Literasi Dan Numerasi Didalam Dan Luar Kelas.
Didalam Kelas :Seperti menerapkan kebiasaan membaca 15 menit sebelum dimulainya pembelajaran.
Di luar Kelas:Seperti siswa dan siswi yang awal kedatangan mahasiswa tidak pernah sama sekali datang ke perpustakaan sekolah untuk sekedar membaca dan melihat lihat buku wawasan yang tersedia di perpustakaan saat ini selalu datang dan bermain sebentar untuk melihat lihat buku bacaan yang tersedia.
2.Pengelolaan Perpustakaan Dan Pojok Baca
Pengelolaan perpustakaan dan pojok baca saat kami bertugas disana maka kami para mahasiswa lah yang bertugas menjaga dan mengelola perpustakaan serta memastikan bahwa perpustakaan selalu rapi dan bersih agar selalu nyaman saat didatangi dan digunakan serta pengelolaan pojok baca yang kami lakukan adalah memastikan bahwa pojok baca tersebut juga harus tetap sering dikunjungi dan digunakan sesuai tujuan dan fungsinya serta siswa dan siswi yang menggunakan nya paham betul apa manfaat baik dari dibuatnya pojok baca tersebut.
3.Gerakan Literasi Dan Numerasi Sekolah
Gerakan Literasi dan Numerasi yang dilakukan oleh siswa dan siswi sekolah tersebut adalah mereka selalu berkunjung bahkan membaca buku buku bacaan non pelajaran yang disediakan diperpustakaan tersebut disetiap jam istirahat mereka.
4.Adaptasi Teknologi
Adaptasi teknologi yang telah kami lakukan dan kenalkan kepada siswa dan siswi disekolah
tersebut khususnya kelas 8 yaitu,kami mengenalkan bagaimana cara menggunkan
quiziz,zoo,dan google meet,dimana kami juga menjelaskan apa saja kegunaan,kelebihan,serta
kekurangan dari setiap teknologi tersebut.
F.Refleksi dan Evaluasi Implementasi Program Hal Baik Yang Didapatkan:
Hal baik yang saya dapatkan dari kegiatan kampus mengajar yang bertempatkan di SMP NEGERI 5 TAMBUSAI ini adalah saya dapat lebih baik dalam hal berkolaborasi dengan teman saya saat ingin melakukan suatu kegiatan yang sudah dirancang bersama sama dengan teman satu tim saya,dan juga saya dapat lebih banyak belajar menghadapi suatu masalah yang sedang saya alami saat bertugas disekolah serta saya juga lebih banyak belajar memahami situasi saat mengajar / berbicara didepan orang banyak dan menemukan ide ide untuk membuat cara mengajar yang lebih menarik saat sedang mengajar ataupun mempresentasikan program kerja didepan guru pamong maupun dosen pembimbing lapangan saya dan teman satu tim saya.
Tantangan Yang dihadapi serta solusimya:
Tantangan yang saya hadapi saat betugas disekolah tersebut adalah jaunya jarak sekolah dengan rumah ataupun kos kosan yang dekat dengan kampus,serta kebijakan kampus yang tidak bisa mengkonversi kegiatan kampus mengajar yang sedang saya ikuti dengan mata kuliah yang saya ambil di semester ini,dimana mata kuliah pada semester ini yaitu semester 5 (lima) tidak ada keterkaitannya dengan kegiatan yang sedang saya ambil yaitu kegiatan kampus mengajar.jadi,solusi yang dapat saya ambil adalah dengan membagi waktu antara kuliah dan tetap mejalankan kegiatan kampus mengajar ini dengan cara saat saya sedang disekolah maka saya dan teman satu tim saya akan mejalankan semaksimal mungkin tentang program kerja yang telah kami rancang dan program itu tetap terlaksana.solusi dari jauhnya jarak seolah dengan rumah ataupun kos kosan yang dekat dengan kampus maka saya dan teman saya memilih untuk mencari kontarakan yang dekat dengan sekolah agar saya dan teman teman saya lebih tepat waktu saat sampai kesekolah serta dapat pulang lebih lambat dari sekolahh karena harus menyelesaikan proker dengan aman karena dekatnya dengan kontrakan yang kami tinggali disana.
G.Deskripsi Kegiatan Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan dalam Penugasan Program Kampus Mengajar
Kegiatan Penugasan yang telah kami lakukan diantaranya:
1.Diawal kegiatan kampus mengajar yaitu 14 Agustus 2023 penugasan mahasiswa kampus mengajar angkatan 6 diantarkan oleh dosen pembimbing lapangan kesekolah penempatan yaitu di SMP NEGERI 5 TAMBUSAI .pengantaran mahasiswa ini juga sekaligus penyerahan mahasiswa untuk melaksanakan penugasan selama waktu yang telah ditentukan.
2.Melakukan Forum Komunikasi dan Koordinasi Sekolah bersama DPL terkait kendala yang saya dan team saya alami selama menjalankan program kerja yang telah dirancang dan disusun diawal kegiatan.
3.Melakukan Forum Komunikasi dan Koordinasi Sekolah melaui via whatshaap grup dengan dpl dan offline dengan pihak sekolah tentang kendala dan program kerja yang mahasiswa telah lakukan.
4.Adapun Program Kerja yang mhasiswa lakukan adalah melaksanakan semua program yang
telah dibuat dan dirancang bersama dengan berkolaborasi dengan pihak sekolah dan dosen
pembimbing lapangan serta membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar
maupun dalam mengerjakan adminitrasi sekolah.
H.Kesimpulan Dan Saran
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa kegiatan kampus mengajar ini sangat berdampak baik bagi mahasiswa yang terpilih menjalankan tugas di sekolah mana pun penempatannya.adapun program kerja yang dapat dicapai setelah dirancang bersama itu berkat kerja sama team dan kolaborasi antara mahaiswa,dpl,dan pihak sekolah secara baik,meskipun terjadi beberapa kendala yang membuat keterlambatan berjalannya program kerja yang seharusnya terlaksana tepat waktu namun program kerja tersebut tetap bisa berjalan dengan baik.dengan melakukan koordinasi bersama pihak sekolah serta banyaknya faktor penghambat terlaksananya program kerja karena kurangnya fasilitas sekolah yang masih terbilang terpencil.Hasil dari program kerja yang kami buat mendapat respon positif dari siswa di sekolah tersebut.
Saran
Adapun saran yang dapat saya sampaikan yaitu baiknya agar program kerja yang telah kami
buat agar tetap dijaga baik dan berjalan terus walaupun penugasan kampus mengajar
angkatan 6 telah berakhir,karena program kerja yang telah kami buat merupakan program
yang dapat membuat siswa dan siswi di sekolah terbut mendapatkan banykanya dampak baik
walaupun masih banyak kekurangan dari program yang telah kami buat.agar terwujudnya
upaya tersebut harus terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara mahasiswa kampus
mengajar dengan para guru yang ada disekolah penugasan.