• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PEMBUATAN SLING BAG

N/A
N/A
B@10_Rindria Rachma_092

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN PEMBUATAN SLING BAG "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PEMBUATAN ROMPI

DISUSUN OLEH :

Jevon Bahy Rasyad (XII-7 / 16)

SMA NEGERI 13 SURABAYA

Jln. Menganti, Lidah Kulon, Kec. Lakarsantri Surabaya, Jawa Timur 60213

Tahun ajaran 2023/2024

(2)

A. LATAR BELAKANG

Mata pelajaran pkwu adalah salah satu mata pelajaran yang harus dikuasai siswa SMA untuk mendukung kesiapan siswa bekerja di dunia usaha.

Kurikulum Merdeka membekali peserta didik pada Pendidikan Menengah dengan kemampuan kewirausahaan yang lahir dan tumbuh dalam sektor nyata.

Pembelajaran pkwu bagi peserta didik pada jenjang Pendidikan Menengah Kelas XI harus mencakup aktivitas dan materi pembelajaran yang secara utuh dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk menciptakan karya nyata, menciptakan peluang pasar, dan menciptakan kegiatan bernilai ekonomi dari produk dan pasar tersebut, Pembelajarannya dirancang berbasis aktivitas terkait dengan sejumlah ranah nyata. Salah satunya saya melakukan pembuatan Rompi

Rompi adalah baju luaran tanpa lengan yang biasanya dikenakan di luar kemeja dan dasi dan di balik mantel dan umumnya menjadi bagian dari busana formal pria.

Kegunaan utama rompi adalah kemampuannya untuk meningkatkan visibilitas. Dengan menggukan rompi ini, Anda langsung menjadi lebih terlihat oleh orang-orang di sekitar Anda, terutama di lingkungan yang minim cahaya atau area dengan mesin berat atau kendaraan bergerak.

B. TUJUAN KEGIATAN

Pembuatan Rompi yang menarik merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba produsen atau pengrajin. Oleh sebab itu, pengrajin harus mampu membuat kemasan seestetik mungkin. Selain itu tujuan kegiatan ini diantaranya :

(3)

1. Untuk mengetahui cara pembuatan Rompi yang baik dan benar 2. Untuk mengetahui langkah-langkah pembuatan Rompi yang benar 3. Untuk mengetahui jenis simpul dan cara pembuatan Rompi yang benar

C. LANDASAN TEORI

Rompi adalah pakaian yang dikenakan di tubuh bagian atas, tanpa lengan dan dengan kancing di bagian depan . Kata rompi juga digunakan secara umum untuk merujuk pada pakaian sejenisnya. Sebagai kata kerja, rompi berarti menaruh sesuatu dalam kepemilikan orang lain. Rompi memiliki beberapa pengertian lain sebagai kata benda dan kata kerja.

Kegunaan utama rompi adalah kemampuannya untuk meningkatkan visibilitas. Dengan menggunakan rompi ini, Anda langsung menjadi lebih terlihat oleh orang-orang di sekitar Anda, terutama di lingkungan yang minim cahaya atau area dengan mesin berat atau kendaraan bergerak.

Zaman dahulu rompi sering dipakai saat pertunjukan teater. Tahun 1666, raja Charles 2 ingin mempertunjukkan jenis pakaian terbaru untuk pria.

Raja Chaerles mempertontonkan potongan kain yang kemudian dipakai sebelum memakai jas atau mantel. Pakaian itu tidak memiliki lengan.

Pada zaman dulu rompi hanya diperuntukkan untuk kaum pria. Namun, seiring berkembangnya mode maka rompi mulai banyak dipakai oleh semua jenis kelamin. Pada abad ke 18, rompi identik dengan warna yang tua. Warna- warna seperti coklat tua dan hitam dianggap mempunyai kesan yang berwibawa dan kasual.

Seiring waktu, banyak bermunculan rompi dengan model baru dan dilengkapi dengan warna-warna yang cerah. Rompi juga menjadi salah satu bentuk perlawan untuk mencapai revolusi oleh warga Perancis. Mereka

(4)

memilih rompi dengan warna yang cerah dan mencolok untuk melakukan perlawanan kepada rakyat kelas atas. Pada abad ke 19, rompi mulai berevolusi lebih pendek.

D.

ALAT

1. Gunting 2. Penggaris 3. Krayon 4. Cat Warna 5. Kuas 6. Pensil 7. Spidol 8. Penghapus

E.

BAHAN

1. Kain Blacu Putih 2. Kertas Coklat

F.

NAMA USAHA

-Stellar Space.

G.

RINCIAN HARGA

NO NAMA BARANG HARGA

1. Kertas Coklat Rp 5.000,-

2. Kain Blacu Rp 12.500,-

3. Cat Akrilik 1 set Rp 15.000,-

4. Kuas 1 set Rp 8.000,-

TOTAL Rp 40.500,-

KEUNTUNGAN 5% Rp 3.550,-

HARGA JUAL Rp 44.000,-

(5)

H. LANGKAH KERJA

NO KETERANGAN GAMBAR

1. Membuat Sketsa di kertas Coklat

2. Proses Pewarnaan mengunakan krayon di kertas coklat

3. Proses pembuatan Sketsa di kertas Blacu warna putih

(6)

4. Pewarnaan mengunakan cat akrilik di kertas Blacu

I. PENUTUP

Dalam penutup laporan ini, dapat disimpulkan bahwa pembuatan Rompi adalah sebuah proses yang melibatkan berbagai tahapan, mulai dari pemilihan kain Blacu hingga proses Pewarnaan di kain Blacu. Rompi yang telah berhasil saya buat, memiliki desain yang menarik dan berkualitas.

Rompi adalah produk yang memadukan kreativitas, kerajinan tangan, dan perhatian terhadap detail. Saya berharap laporan ini dapat menjadi panduan yang berguna bagi siapa pun yang ingin mencoba membuat Rompi sendiri.

Alhamdulilah berkat kesempatan yang diberikan Allah SWT LAPORAN PEMBUATAN ROMPI ini dapat terselesaikan sesuai waktunya. Demikian yang dapat kami sampaikan dan tulisan dalam Laporan ini , jika ada kekurangan maka kami selaku penulis memohon maaf yang sebesar besarnya serta besar harapan kami untuk mendapatkan saran-saran yang bermanfaat.

(7)

Tentunya saya menyadari bahwa laporan ini masih terdapat kesalahan serta jauh dari kata sempurna. Saya selaku penulis mengharapkan kritik dan saran untuk memperbaiki dan menyempurnakan laporan ini.

Untuk itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, dan saya berharap laporan ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian Pencapaian Kompetensi peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi

Peningkatan Aktifitas dan Kompetensi Belajar Materi Suhu dan Kalor Peserta Didik Kelas Xi SMA Negeri 1 Gubug Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams

Kompetensi inti ibaratnya adalah anak tangga yang harus ditapak peserta didik untuk sampai pada kompetensi lulusan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan

Pengalaman belajar merupakan aktivitas belajar yang harus dilakukan peserta didik dalam rangka mencapai penguasaan standar kompetensi, kemampuan dasar dan materi

Materi pembelajaran (instructional material) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam rangka memenuhi standar

adanya pemaduan itu peserta didik akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara utuh sehingga pembelajaran jadi bermakna bagi peserta didik. Bermakna disini

blog dan email menunjukkan adanya aktivitas pembelajaran sebagai.. berikut: 1) Pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik untuk mencapai standar kompetensi. 2) Siswa

Utamanya materi pembelajaran adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan Materi