LAPORAN PLP 2
SMP NEGERI 8 SAMARINDA
JL.A. PATTIMURA No. 29, KELURAHAN RAPAK DALAM, KECAMATAN LOA JANAN ILLIR
KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
Amalia Ayu Febrianti 2005056016
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
NAMA GURU PAMONG HJ. Rosmidar S.Pd
DOSEN PEMBIMBING PLP Endang Herliah., S.Pd, M.Pd
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MULAWARMAN
TAHUN 2023
ii
HALAMAN PENGESAHAN KKN PLP TEMATIK TERINTEGRASI
NAMA MAHASISWA : Amalia Ayu Febrianti
NIM : 2005056016
PROGRAM STUDI : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan KETUA KELOMPOK KKN : Heru Cakra Wardana (2005106062)
ANGGOTA KELOMPOK KKN :
1. Heru Cakra Wardana (2005106062)
2. Sarwani Fauzan (2005106054) 3. Putri Nulissa (2005016082) 4. Mita Widiyasari (2005076051) 5. Lintang Yolan R.R (2005176016) 6. Nurwana (2005016081)
7. Kolistidi Bakang B (2005156037) 8. Amalia Ayu Febrianti
(2005056016)
Telah melakukan kegiatan KKN PLP Tematik Terintegrasi Luar Biasa di:
TEMPAT KKN : SMP NEGERI 8 Samarinda TEMPAT PLP : SMP NEGERI 8 Samarinda
Mulai dari 01 Agustus 2023 sampai 31 Oktober 2023, dengan bimbingan:
1. Guru Pamong : HJ., Rosmidar S.Pd
2. Dosen Pembimbing PLP : Endang Herliah., S.Pd, M.Pd
Samarinda, 22 November 2023
Kepala Sekolah SMP NEGERI 8 Samarinda
Drs. Sugiyatno, M.Pd NIP. 196608311995121001
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan segala rahmat, taufik, dan hidayah-Nnya serta memberikan kekuatan dan kemampuan kepada penulis dalam menyusun tugas laporan Pengenalan Lapangan Persekolahan(PLP) di SMP Negeri 8 Samarinda tepat pada waktu yang telah di tentukan. Penyusunan laporan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada pembaca mengenai seluruh kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan selama tiga bulan terhitung dari tanggal 01 Agustus 2023 hingga 31 Oktober 2023.
Dalam penyusunan dan penulisan laporan ini, penyusun banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak baik moril maupun materil. Maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Susilo, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman
2. Ibu Rosmidar, S.Pd , Selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN, 3. Ibu Endang Herliah., S.Pd, M.Pd Selaku Dosen Pembimbing PLP,
4. Bapak Drs. Sugiyatno, M.Pd, Selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Samarinda,
5. Satuna, S.Pd selaku waka kurikulum SMP Negeri 8 Samarinda serta koordinator sekolah yang telah banyak membantu serta mengarahkan sehingga kegiatan dan proses PLP-KKN ini dapat berjalan dengan baik.
6. Ibu HJ. Rosmidar S.Pd selaku guru pamong yang penuh dengan kesabaran telah banyak mengarahkan dan membimbing selama Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).
7. Seluruh Mahasiswa KKN-PLP Kelompok 52 yang melaksanakan KKN-PLP di SMP Negeri 8 Samarinda,
8. Seluruh Dewan Guru dan Staff TU di SMP Negeri 8 Samarinda,
9. Seluruh siswa/siswi SMP Negeri 8 Samarinda, yang dengan penuh pengertian dan perhatiannya serta telah memberikan kesempatan dan respon yang positif untuk melangsungkan proses belajar mengajar sehingga dapat berjalan dengan baik.
10. Serta Orang Tua dan keluarga yang telah banyak memberikan motivasi, dukungan, serta doa yang diberikan terhadap penulis dari awal pelaksanaan PLP sampai berakhirnya PLP.
iv
Penulis menyadari laporan ini masih terdapat banyak kesalahan dan kekurangan baik dari segi penulisan maupun dari segi subtasialnya. Kesalahan tersebut terjadi semata – mata karena keterbatasan pengatahuan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Oleh karenanya kritik dan saran yang bersifat membangun semangat penulis, harapkan guna kesempurnaan penyusunan laporan dimasa yang akan datang.
Akhirnya penulis berharap semoga laporan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya baik bagi penulis sendiri maupun bagi para pembaca dan semoga segala jasa dan amal baik dari semua pihak yang banyak membantu akan mendapat imbalan yang sesuai dari Allah SWT, Aamiin.
Samarinda, 22 November 2023
Penulis
AMALIA AYU FEBRIANTI NIM. 2005056016
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN PLP ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... v
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 6
B. Tujuan ... 7
C. Sasaran ... 7
BAB II PEMBAHASAN Metode Pelaksanaan dan Jadwal Kegiatan PLP 2 ... 8
BAB III PELAKASANAAN KEGIATAN 1. Kurikulum di sekolah dan hasil analisis ... 17
2. Perangkat pembelajaran ... 18
3. Ragam strategi dan media pembelajaran ... 22
4. Pengelolaan kelas ... 22
5. Penilaian dan evaluasi pembelajaran ... 22
6. Pengelolaan kegiatan korikuler ... 22
7. Kegiatan administrasi guru ... 23
PENUTUP A. Simpulan ... 24
B. Saran ... 24
LAMPIRAN DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : Laporan PLP Harian dan Perpekan. ... 22
Lampiran 2 : RPP, LKPD,Media pembelajaran,Rubik Penilain ... 26
Lampiran 3 : Dokumentasi… ... 66
6 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, yakni Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Pengenalan lapangan Persekolahan (PLP) adalah proses pengamatan/ observasi dan pemagangan yang dilakukan mahasiswa Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
Kegiatan PLP yang di laksanakan di SMP Negeri 8 Samarinda yang dimulai dari tanggal 01 Agustus 2023 sampai dengan 31 Oktober 2023. Adapun kegiatan yang dilaksanakan selama PLP selain kegiatan pokok adalah turut serta dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dan kegiatan-kegiatan yang melingkupi membantu pelaksanaan kegiatan guru maupun siswa seperti ekstrakulikuler dan maupun kegiatan lainnya.
Sekolah sebagai organisasi kerja terdiri dari beberapa kelas, baik yang bersifat pararel maupun yang menunjukkan perjenjangan. Setiap kelas merupakan unit kerja yang berdiri sendiri dan berkedudukan sebagai sub sistem yang menjadi bagian dari sebuah sekolah sebagai total sistem. Pengembangan sekolah sebagai total sistem atau satu kesatuan organisasi, sangat tergantung pada pengelolaan kelas, baik di lingkungan kelas masing – masing sebagai unit kerja yang berdiri sendiri maupun dalam hubungan kerja antara kelas yang satu dengan kelas yang lain.
Dalam kegiatan belajar-mengajar terjadi proses pengaruh mempengaruhi. Bukan hanya guru yang mempengaruhi siswa, tetapi siswa juga dapat mempengaruhi guru.
Perilaku guru akan berbeda, ketika menghadapi kelas yang aktif dengan yang pasif, kelas yang berdisiplin dengan yang kurang disiplin. Interaksi ini bukan hanya terjadi antara siswa dengan guru, tetapi antara siswa dengan manusia sumber (yaitu orang yang bisa memberi informasi), antara siswa dengan siswa lain, dan dengan media pembelajaran.Kegiatan mengajar selalu menuntut kehadiran siswa, tanpa siswa dalam
kelas maka guru tidak bisa mengajar.Lain halnya dengan kegiatan belajar, siswa dapat belajar meskipun tanpa kehadiran guru.
Sebagai tindak lanjut daripada implementasi Pelaksanaan Kegiatan belajar mengajar sangat diperlukan namanya wadah yakni Sekolah. Salah satunya objek yang menjadi sorotan penting dalam observasi ini adalah mengamati secara universal daripada menganalisis kurikulum, menyusun perangkat pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan ragam strategi pembelajaran dan media pembelajaran, melaksanakan pengelolaan kelas, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, melaksanakan penilaian dan evaluasi pembelajaran dengan benar, mengelola kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler dengan baik dan melakukan administrasi guru dan benar. SMP Negeri 8 Samarinda Merupakan Instansi Pendidikan dibawah Dinas Pendidkan Provinsi Kalimantan Timur yang dimana dalam struktur dan pelaksanaan teknis dikoordinir langsung Oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
B. TUJUAN
PLP II dimaksudkan untuk membangun landasan jati diri pendidikan melalui beberapa bentuk kegiatan di sekolah berikut.
1. Mengetahui kurikulum disekolah dan hasil analisis.
2. Mengetahui perangkat pembelajaran yang sudah dibuat.
3. Mengetahui ragam strategi dan media pembelajaran yang telah dilakukan 4. Mengetahui pengelolaan kelas nyata maupun daring yang telah dilakukan 5. Mengetahui teknologi informasi dan komunikasi yang telah dilakukan 6. Mengetahui penilaian dan evaluasi embelajaran yang telah dilakukan 7. Mengetahui pengelolaan kegiatan kokurikuler yang telah dilakukan 8. Mengetahui kegiatan administrasi guru yang telah dilakukan
C. SASARAN
Sasaran utama kegiatan PLP II yang kami laksanakan adalah SMP Negeri 8 Samarinda dan juga warga masyarakat SMP Negeri 8 Samarinda.
8 BAB II PEMBAHASAN A. Metode Pelaksanaan dan Jadwal Kegiatan PLP 2
Dalam pelaksanaan PLP 2 di SMP Negeri 8 Samarinda menggunakan metode luring dalam sistem pembelajaran nya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam pembuatan laporan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 ini yaitu dengan menggunakan metode observasi langsung dan wawancara dengan Bapak Drs. Sugiyatno, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Samarinda dan pihak-pihak yang terkait.
Jadwal PLP 2
No Tanggal Kegiatan
1 01 Agustus 2023 Penyerahan secara resmi dengan dosen pembimbing ke sekolah
Pembagiaan guru pamong dan jadwal mengajar di kelas 9-G, 9-H, 9-I
Konsultasi mengenai perangkat pembelajaran dengan guru pamong
2 02 Agustus 2023 Awal pertemuan dengan kelas 9-I pada jam 08.44 – 09.21. Di awali dengan perkenalan diri, bernyanyi bersama dan menjelaskan materi bab 1 bagian A-F halaman 2-6.
3 03 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-H untuk pertama kalinya.
Diawali dengan perkenalan diri dan bermain game.
4 04 Agustus 20223 Membantu osis mengecek kelengkapan atribut dan kerapian siswa siswi.
Setiap 3 angkatan kelas di bagi kegiatannya, ada yang jalan santai, ada yang senam di lapangan dan ada yang mengaji di aula.
5 07 Agustus 2023
Mengajar di kelas 9-G. Diawali dengan perkenalan dan pemaparan materi bab 1 menggunakan buku paket.
Sebelum masuk ke materi awal, bernyanyi bersama-sama sesuai buku paket halaman 2.
Materi yang di ajarkan adalah pancasila pada masa awal kemerdekaan dan orde lama.
Memberikan tugas kelompok yang terdiri dari 7 orang untuk membuat makalah.
Mengajar di kelas 9-I dengan menyelesaikan materi dan memberikan tugas kelompok yang terdiri dari 6 orang untuk membuat makalah Mengakhiri pembelajaran dengan bermain games
6 08 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-G dengan memberikan tugas mandiri 1.1 halaman 10 di buku paket.
Mengajar di kelas 9-H pada jam 13.37-14.14 dengan memberikan materi “ Penerapan
Pancasila dari Masa ke Masa “. Diawali dari masa awal kemerdekaan dan orde lama.
Memberikan tugas kelompok berupa makalah yang terdiri dari 5 orang sesuai buku paket Tugas kelompok 1.1
7 09 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-I pada jam 08.44 - 09.21 Menjelaskan materi terkait pancasila dari masa ke masa melanjutkan ke bagian masa reformasi- sekarang.
8 10 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-H pada jam 11.29 – 13.37 Memberikan tugas mandiri 1.1 pada buku paket halaman 10
9 11 Agustus 2023 Membantu osis mengecek kelengkapan atribut dan kerapian siswa siswi.
Setiap 3 angkatan kelas di bagi kegiatannya, ada yang jalan santai, ada yang senam di lapangan dan ada yang mengaji di aula.
10 14 Agustus 2023 Upacara peringatan hari pramuka
Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus)
10
11 15 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus)
12 16 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus) 13 17 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (Upacara kemerdekaan
Indonesia 17 agustus)
14 18 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus)
15 21 Agustus 2023 Penyerahan hadiah kepada para pemenang dan pulang cepat tidak ada pembelajaran 16 22 Agustus 2023 Mengajar dikelas 9-G pada jam 07.30 – 08.07
Melakukan presentasi kelompok Mengajar di kelas 9-H
Melakukan presentasi
17 23 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-I pada jam 08.44 – 09.21 Mengerjakan tugas di LKS halaman 22-24 bagian pilihan ganda dan esay
18 24 Agustus 2023 Mengamati guru pamong ketika mengajar di kelas 9-E. Model pembelajaran yang digunakan adalah bermain kartu berpasangan, jadi masing- masing siswa akan mendapatkan 1 kartu yang dimana kartu tersebut bisa sebuah pertanyaan atau jawaban. Sehingga siswa yang lain harus mencari ketepatan antara soal dan jawaban yang mereka dapatkan. Ketika di rasa sesuai maka masing-masing dari mereka yang membawa kartu duduk berpasangan antara soal dan jawaban yang mereka pegang.
Mengamati guru pamong mengajar di kelas 9-B yang dimana beliau melaksanakan kegiatan berupa ulangan harian dengan model yang berbeda yaitu menggunakan kertas yang sudah di laminating dan bertuliskan benar/salah di bagian depan dan belakang kertas.
19 25 Agustus 2023 Mengoreksi LKS dan mengerjakan RPP
12 BAB III 1. Kurikulum di sekolah dan hasil analisis
Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Dalam pelaksanaan Kurikulum 2013, Departemen Pendidikan Nasional telah menetapkan kerangka dasar Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Kompetensi Inti (KI), dan Kompetensi Dasar (KD).
SMP Negeri 8 Samarinda dengan berbagai programnya selalu berupaya meningkatkan mutu sekolah dengan terus-menerus memperbarui pelaksanaan kurikulum sekolah, sesuai amanat Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah.
Lahirnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada setiap jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) yang ditetapkan dengan Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016 dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang ditetapkan dengan Permendikbud Nomor 20 tahun 2016.
Merespon amanat Undang-Undang tersebut dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya, SMP Negeri 8 Samarinda sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah pertama perlu untuk mengembangkan Kurikulum 2013.
Kurikulum 2013 merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang akan dicapai, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran, posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan peserta didik dengan masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.
Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan sebagai berikut :
NO Kelompok Mata Pelajaran Cakupan
1. Mata pelajaran kelompok A Mata Pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif meliputi:
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Matematika
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Sosial
Bahasa Inggris
2. Mata pelajaran kelompok B
Mata Pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor meliputi:
Seni Budaya
Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan
Prakarya
Informatika
2. Perangkat pembelajaran
Perangkat pembelajaran adalah sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Dalam Permendikbud No.
65 Tahun 2013 tentang Standard Proses Pendidikan Dasar dan Menengah disebutkan bahwa penyusunan perangkat pembelajaran merupakan bagian dari penyusunan perangkat pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian dan skenario pembelajaran.
a. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana pelaksanaan pembelajaran yaitu panduan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran yang disusun dalam skenario
14
kegiatan. Rencana pelaksanaan pembelajaran disusun untuk setiap pertemuan yang terdiri dari tiga rencana pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup (Muzaki, dkk., 2013).
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan (Nasrah, 2015).
Nasrah (2015) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terdiri dari beberapa komponen, yaitu:
1) Identitas mata pelajaran, meliputi: satuan pendidikan, kelas, semester, program/program keahlian, mata pelajaran atau tema pelajaran, jumlah pertemuan.
2) Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.
3) Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran.
4) Indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
5) Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
6) Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.
7) Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar.
8) Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemilihan metode pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.
9) Kegiatan Pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.
10) Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.
11) Sumber belajar ditentukan berdasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi
b. Media
Media pembelajaran adalah sebagai penyampai pesan (the carriers of messages) dari beberapa sumber saluran ke penerima pesan (the receiver of the messages). Media pembelajaran hanya meliputi media yang dapat digunakan secara efektif dalam proses pembelajaran yang terencana. Media pembelajaran tidak hanya meliputi media komunikasi elektronik kompleks, tetapi juga bentuk sederhana, seperti slide, foto,
16
diagram buatan guru, objek nyata, dan kunjungan ke luar kelas (arti luas) (Rusman,dkk., 2011).
Sanjaya (2015) menyatakan bahwa media pembelajaran adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih. Rangka lebih mengeefektifkan komunikasi dan interkasi antara pembelajar dan pebelajar dalam proses pembelajaran.
c. Bahan Ajar
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. Bahan ajar memungkinkan siswa dapat mempelajari suatu kompetensi atau kompetensi dasar secara runtut dan sistematis sehingga secara akumulatif mampu menguasai semua kompetensi secara utuh dan terpadu. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis (Rusman, dkk., 2011).
d. Instrumen penilaian
Instrumen penilaian digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa, faktor-faktor yang diduga mempunyai hubungan atau berpengaruh terhadap hasil belajar, perkembangan hasil belajar siswa, keberhasilan proses belajar mengajar guru, dan keberhasilan pencapaian suatu program tertentu (Djaali dan Mulyono, 2008).
Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik memenuhi persyaratan:
1) Substansi, merepresentasikan kompetensi yang dinilai
2) Konstruksi, memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan;
3) Bahasa, menggunakan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik. Instrumen penilaian yang digunakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian sekolah/madrasah memenuhi persyaratan substansi, konstruksi, dan bahasa, serta memiliki bukti validitas empirik.
3. Ragam strategi dan media pembelajaran a. Strategi pembelajaran
Pembelajaran Discovery Learning (Pembelajaran penemuan) dengan pendekatan saintifik (Communication, Collaboration, Critical Thingking, dan Creativity).
b. Media pembelajaran 1) Powerpoint (PPT)
Microsoft Powerpoint adalah sebuah program aplikasi microsoft office yang berguna sebagai media presentasi dengan menggunakan beberapa slide.Kehadiran powerpoint membuat sebuah presentasi berjalan lebih mudah dengan dukungan fitur yang sangat menarik dan canggih. Fitur template/desain juga akan mempecantik sebuah presentasi powerpoint.
4. Pengelolaan kelas nyata
Pengelolaan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 8 Samarinda secara luring melalui kelas.
5. Penilaian dan evaluasi pembelajaran
Penilaian adalah suatu proses atau suatu cara untuk mengambil keputusan dengan mengambil informasi yang melalui pengukuran hasil belajar siswa baik itu yang menggunakan tes maupun non tes.
Evaluasi pembelajaran dapat dinyatakan sebagai suatu proses pengambilan keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar, baik yang menggunakan instrumen tes maupun non tes.
6. Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi yang di lakukan di SMP Negeri 8 Samarinda yaitu dengan menggabungkan teknologi elektronika dan teknologi berbasis internet.
Metode pembelajaran dapat berkembang dengan beragam teknologi komunikasi dan informasi seperti radio,televisi,telepon genggam dan internet.
7. Pengelolaan kegiatan kokurikuler
Selama proses pembelajaran luring, kegiatan kokurikuler dilaksanakan secara luring yang di lakukan setelah kegiatan belajar mengajar di sesuaikan dengan kondisi di sekolah.
18 8. Kegiatan administrasi guru
Kegiatan administrasi yang dilaksanakan yaitu membuat daftar nilai (meliputi Nilai Ulangan Harian, Tugas-tugas/Pekerjaan Rumah, dan Portofolio berikut Rekapitulasinya), membut daftar hadir siswa, membuat rpp (pada sebuah RPP memuat beberapa hal, yaitu ; Nama Mata Pelajaran ( Mapel ), Kompetensi Dasar ( KD ), Indikator, Alokasi Waktu, Kegiatan Awal, Kegiatan Inti, Kegiatan Akhir, dan Penilaian), dan adanya jadwal piket setiap hari, mulai dari hari senin – jum’at.
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Laporan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) ini adalah hasil dari kegiatan PLP yang dilaksanakan di SMP Negeri 8 Samarinda yaitu observasi dengan melihat dan mengamati keadaan sekolah apa yang masih dibutuhkan oleh pihak sekolah. Setelah penulis melakukan observasi Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMP Negeri 8 Samarinda, penulis menyadari sepenuhnya akan pentingnya pengenalan tersebut. Dimana dalam pengenalan tersebut merupakan sarana bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) khususnya untuk mengasah diri dan membentuk diri sebagai guru yang profesional dan terdidik. Beberapa hal yang dapat disimpulkan selama kegiatan PLP adalah :
1. Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan kegiatan observasi dan petahapan mencapai guru yang profesional pada jenjang perguruan tinggi , khususnya SMP Negeri 8 Samarinda.
2. Agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik maka seorang guru harus mempunyai persiapan yang cukup baik materi, mental, metode dan teknik mengajar yang harus dikuasai dengan baik maupun lainnya.
3. Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan sarana untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi pendidikan yang sesungguhnya, kelak menjadi pengalaman yang berguna bagi penulis saat telah menjadi seorang guru.
4. Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 merupakan sarana perbandingan antara teori yang didapat dibangku kuliah dengan praktik langsung atau penerapannya di dalam dunia pendidikan sebagai calon pendidik.
B. Saran
Demi peningkatan mutu pendidikan dan demi tercapainya tujuan pelaksanaan PLP, maka penulis merekomendasikan :
1. Bagi peserta PLP harus aktif dan mencari tahu bagaimana proses yang benar terkait pelaksanaan agar tidak terjadi simpang siur tentang pelaksanaan PLP dan mahasiswa juga harus aktif untuk bertanya dan meminta arahan, nasehat dan bimbingan baik dari Guru
20
Pamong, Dosen Pembimbing, Kepala Sekolah, Ketua pelaksanan PLP-KKN Tematik Luar Biasa maupun guru-guru disekolah tempat mahasiswa PLP praktik.
2. Bagi mahasiswa PLP sebaiknya lebih memperhatikan segala petunjuk dan aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh Pelaksana PLP-KKN Tematik Luar Biasa agar PLP berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku.
3. Untuk pihak SMP Negeri 8 Samarinda hendaknya mempertahankan peraturan dan tata tertib yang sudah dilaksanakan dengan baik dan meningkatkan segala sesuatu yang dirasa perlu sehingga tercipta situasi yang lebih kondusif yang menunjang keberhasilan proses belajar mengajar.
4. Untuk siswa dan siswi SMP Negeri 8 Samarinda harus lebih menghargai waktu yang ada dan tidak mengambil kesempatan saat pembelajaran berlangsung akibat dari proses pembelajaran yang dilakukan secara luring karena dari hasil pengamatan masih banyak siswa yang mengabaikan tugas sehigga mendapatkan pengurangan poin .
DAFTAR PUSTAKA
1. Muzaki, Lubis, Slamin, dan Dafik. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Metode Guided Discovery Learning Berbantuan E-Learning dengan Aplikasi Atutor pada Pokok Bahasan Lingkaran Kelas VIII SMP”. vol. 3 no.2. 2013.
https://jurnal.unej.ac.id/index.php/pancaran/article/view/739.
2. Nasrah, Jasruddin, Muh. Tawil. ”Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Contexstual Teaching and Learning (CTL) Untuk Memotivasi dan Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Balocci Pangkep” vol. 5 No 2. 2015. http://journal.unismuh.ac.id/index.php/jpf/article/view/709 3. Purnamasari, Kartina dan Himmawati Puji Lestari. “Pengembangan Perangkat
Pembelajaran untuk SMP Kelas VII Materi Segitiga dan Segi Empat Melalui Pendekatan Kontekstual dan Model Pembelajaran Probing Prompting. vol. 6 no. 1, 2017.
22 LAMPIRAN Lampiran 1. Laporan PLP Harian dan Perpekan
LAPORAN HARIAN PLP Nama Sekolah : SMP Negeri 8 Samarinda Alamat : Jalan Pattimura No. 29
Nama Mahasiswa : Amalia Ayu Febrianti
NIM : 2005056016
Guru Pamong : HJ. Rosmidar, S.Pd
Jadwal PLP 2
No Tanggal Kegiatan
1 01 Agustus 2023 Penyerahan secara resmi dengan dosen pembimbing ke sekolah
Pembagiaan guru pamong dan jadwal mengajar di kelas 9-G, 9-H, 9-I
Konsultasi mengenai perangkat pembelajaran dengan guru pamong
2 02 Agustus 2023 Awal pertemuan dengan kelas 9-I pada jam 08.44 – 09.21. Di awali dengan perkenalan diri, bernyanyi bersama dan menjelaskan materi bab 1 bagian A-F halaman 2-6.
3 03 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-H untuk pertama kalinya.
Diawali dengan perkenalan diri dan bermain game
4 04 Agustus 2023 Membantu osis mengecek kelengkapan atribut dan kerapian siswa siswi.
Setiap 3 angkatan kelas di bagi kegiatan, ada yang jalan santai, ada yang senam di lapangan dan ada yang mengaji di aula
5 05 Agustus 2023
Mengajar di kelas 9-G. Diawali dengan perkenalan dan pemaparan materi bab 1 menggunakan buku paket.
Sebelum masuk ke materi awal, bernyanyi bersama-sama .
Materi yang di ajarkan adalah pancasila pada
masa awal kemerdekaan dan orde lama.
Memberikan tugas kelompok yang terdiri dari 7 orang untuk membuat makalah.
Mengajar di kelas 9-I dengan menyelesaikan materi dan memberikan tugas kelompok yang terdiri dari 6 orang untuk membuat makalah Mengakhiri pembelajaran dengan bermain games
6 08 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-G dengan memberikan tugas mandiri 1.1 halaman 10 di buku paket.
Mengajar di kelas 9-H pada jam 13.37-14.14 dengan memberikan materi “ Penerapan
Pancasila dari Masa ke Masa “. Diawali dari masa awal kemerdekaan dan orde lama.
Memberikan tugas kelompok berupa makalah yang terdiri dari 5 orang sesuai buku paket Tugas kelompok 1.1
7 09 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-I pada jam 08.44 - 09.21 Menjelaskan materi terkait pancasila dari masa ke masa melanjutkan ke bagian masa reformasi- sekarang
8 10 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-H pada jam 11.29 – 13.37 Memberikan tugas mandiri 1.1 pada buku paket halaman 10
9 11 Agustus 2023 Membantu osis mengecek kelengkapan atribut dan kerapian siswa siswi.
10 12 Agustus 2023 Upacara peringatan hari pramuka
Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus)
24
11 15 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus) 12 16 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus) 13 17 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (Upacara kemerdekaan
Indonesia 17 agustus
14 18 Agustus 2023 Tidak ada pembelajaran (lomba 17 agustus) 15 19 Agustus 2023 Penyerahan hadiah kepada para pemenang dan
pulang cepat tidak ada pembelajaran 16 22 Agustus 2023 Mengajar dikelas 9-G dan 9-H
Melakukan presentasi kelompok
17 23 Agustus 2023 Mengajar di kelas 9-I pada jam 08.44 – 09.21 Mengerjakan tugas di LKS halaman 22-24 bagian pilihan ganda dan esay
18 24 Agustus 2023 Mengamati guru pamong ketika mengajar di kelas 9-E. Model pembelajaran yang digunakan adalah bermain kartu berpasangan, jadi masing- masing siswa akan mendapatkan 1 kartu yang dimana kartu tersebut bisa sebuah pertanyaan atau jawaban. Mengamati guru pamong mengajar di kelas 9-B yang dimana beliau melaksanakan ulangan harian dengan
menggunakan kertas yang sudah di laminating dan bertuliskan benar/salah di bagian depan dan belakang kertas.
19 25 Agustus 2023
Mengoreksi LKS dan mengerjakan RP
Samarinda, 22 November 2023 Guru Pamong
HJ. Rosmidar, S.Pd NIP196406171986012004
25
26
28
30
32
34
LKPD ( Lembar Kerja Peserta Didik )
Tugas Mandiri, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTs Kelas IX
1. Keteladanan apa saja yang patut dicontoh dari tokoh nasional dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara? Jelaskan!
2. Apa tugas bangsa Indonesia dalam mewujudkan Pancasila sebagai ideologi terbuka?
3. Apa makna Pancasila sebagai ideologi terbuka?
4. Jelaskan pengertian ideologi terbuka!
5. Sebutkan perbedaan antara Ideologi Terbuka dan Tertutup!
JAWABAN SOAL NO 1
1. Semangat persatuan dan kesatuan mengutamakan persatuan dan kesatuan, Memperjuangkan hak asasi manusia, Menghargai hak asasi manusia dan saling menghormati satu sama lain, Kecintaan terhadap tanah air Indonesia, Mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi atau golongan
JAWABAN SOAL NO 2
2. bangsa Indonesia dalam mewujudkan Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah memastikan bahwa perwujudan nilai-nilai instrumental dan nilai praksis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tidak menyimpang dari nilai-nilai dasar Pancasila.
JAWABAN SOAL NO 3
Pancasia sebagai ideologi terbuka memiliki makna bahwa Pancasila memiliki nilai-nilai dasar yang tetap dan tidak dapat berubah. Nilai dasar ini diwujudkan dalam nilai instrumental dan nilai praksis yang disesuikan dengan perkembangan masyarakat.
JAWABAN SOAL NO 4
Ideologi terbuka adalah ideologi yang mampu mengikuti perkembangan zaman dan bersifat dinamis atau merupakan suatu sistem pemikiran terbuka yang merupakan hasil konsensus dari masyarakat itu sendiri, nilai-nilai dari cita-citanya tidak dipaksakan dari luar melainkan digali dan diambil dari suatu kekayaan, rohani, moral dan budaya masyarakat itu sendiri.
36
JAWABAN SOAL NO 5 1. Sistem pemikiran yang terbuka.
2. Nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari harta kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat itu sendiri.
3. Dasar pembentukan ideologi bukan keyakinan ideologis sekelompok orang, melainkan hasil musyawarah dan kesepakatan dari masyarakat sendiri.
4. Tidak diciptakan oleh negara, melainkan oleh masyarakat itu sendiri sehingga ideologi tersebut adalah milik seluruh rakyat atau anggota masyarakat.
5. Tidak hanya dibenarkan, melainkan dibutuhkan oleh seluruh warga masyarakat.
MEDIA PEMBELAJARAN
Buku Teks Pendidikan Pancasila dan vidio pembelajaran mengenai Dinamika Perwujudan Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa.
Rubik Penilaian
H. Penilaian Hasil Pembelajaran 1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Kompetensi Pengetahuan 1) Tes Tertulis
Uraian/esai.
2) Tes Lisan
Tes lisan pemaparan materi dari pemahaman siswa.
b. Penilaian Kompetensi Keterampilan 1) Proyek, pengamatan, wawancara’
Mempelajari buku teks dan sumber lain tentang materi pokok
Menyimak tayangan/demo tentang materi pokok 2) Potofolio / untuk kerja
3) Produk,
2. Instrumen Penilaian
a. Pertemuan Pertama ( Terlampir ) b. Pertemuan Kedua ( Terlampir ) c. Pertemuan Ketiga ( Terlampir ) d. Pertemuan Keempat ( Terlampir ) e. Pertemuan Kelima ( Terlampir )
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM maupun kepada peserta didik yang sudah melampaui KKM. Remidial terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai KKM dan remedial karena belum mencapai Kompetensi Dasar.
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai KKM. Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum mencapai KKM, misalnya sebagai berikut.
Dinamika perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.
b. Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas
38
mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.
Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih luas misalnya
Perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa
Samarinda, 22 November 2023
Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala SMP Negeri 8 Samarinda
Drs. Sugiyatno, M.Pd HJ. Rosmidar, S.Pd
NIP. 196608311995121001 NIP. 196406171986012004
Catatan Kepala Sekolah
...
...
...
...
...
Lampiran 3. Dokumentasi A. Ruang Kelas
Gambar 1. Mengamati guru pamong mengajar di kelas
40
Gambar 2. Mengajar di Ruang Kelas
B. Power Point (PPT)
Gambar 3. Tampilan Power Point
C. Diskusi Kelompok
Gambar 4. Diskusi Kelompok
D. Mengawas Ujian Pertengahan Semester
Gambar 5. Mengawas Ujian Pertengahan Semester
42 E. Foto Bersama Siswa
Gambar 6. Foto Bersama Siswa