LAPORAN PRAKTIKUM PERAWATAN TRANSMISI MESIN PERKAKAS
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Teknik Pemesinan dengan dosen pengampu Musyafak, M.Eng.
KELOMPOK 1
Ahmad Zaki Rasyidi 221211002
Aldis Sadea 221211003
Aldo Rizky Prawiradita 221211004
Darlian 221211007
Dita Nasywa Pratiwi 221211008
JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya kami dapat menyelesakan laporan ini. Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Musyafak, atas bimbingan dan penberian tugas ini sehingga menambah wawasan pengetahuan kami, juga kepada orang tua, teman-teman, dan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu yang secara hngsung maupun tidak langsung telah meberikan saran dalam mengerjakan tugas ini.
Perawatan mesin perkakas adalah salah satu faktor penting dalam mendukung proses produksi yang efektif dan efisien, karena mesin perkakas memiliki peran vital dalam pemrosesan berbagai material. Oleh karena itu, dalam melaksanakan praktikum ini diperlukan pengamatan dan kecermatan. Praktikum ini bertujuan sebagai sarana untuk mengaplikasikan apa yang dipelajari di kelas, dengan adanya praktikum kami dapat mengetahui prosedur pengoperasian mesin perkakas, memahami berbagai komponen mesin perkakas, serta mengetahui kode, ukuran, dan spesifikasi masing-masing
komponen. Kami juga dapat melakukan identifikasi mesin perkakas dengan lebih tepat.
Dalam mengerjakan laporan ini kami mengusahakan memberikan yang terbaik dan kami menyadari banyak kekurangan, maka untuk itu kami mohon saran yang bersifat membangun demi perbaikan ke arah kesempumaan terima kasih.
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
BAB I
METODOLOGI PRAKTIKUM I.1 Prosedur Pengukuran Transmisi Mesin Milling
Prosedur pengukuran dan pengambilan data pada komponen sistem transmisi mesin milling sebagai berikut.
Gambar I. 1 Mesin Milling Aciera I.1.1 Alat Yang Digunakan
Tabel I. 1 Alat Yang Digunakan
No Nama Alat Gambar
1 Meteran
2 Varnier calliper
3 Gear milling cutters (HSS)
No Nama Alat Gambar 4 Spring Calliper
5 Kunci L
6 Manual Book
I.1.2 Langkah Kerja
1. Membuka penutup pully bagian atas menggunakan kunci L
Gambar I. 2 Membuka Penutup Pully Bagian Atas
2. Melepas komponen headstock yang terletak pada bagian atas mesin milling
Gambar I. 3 Melepas Headstock Bagian Atas
3. Membuka penutup atau pintu pully bawah dan mengukur panjang pully menggunakan meteran untuk mengetahui panjang sabuk mesin milling
Gambar I. 4 Membuka Pintu Pully Bawah
4. Mengukur semua diameter pully atas dan pully bawah mesin milling menggunakan spring calliper
Gambar I. 5 Mengukur A Diameter Pully Atas Dan Bawah
5. Mengukur diameter shaft/poros pada bagian headstock mesin milling
Gambar I. 6 Mengukur Diameter Shaft Atau Poros
6. Menghitung semua jumlah gigi pada bagian headstock mesin milling
Gambar I. 7 Menghitung Semua Jumlah Gigi
7. Mengukur modul yang sesuai pada semua roda gigi headstock menggunakan Gear milling cutters
8. Catat semua data yang di ambil dan gambar isometri I.2 Prosedur Pengukuran Transmisi Mesin Bubut
Prosedur pengukuran dan pengambilan data pada komponen sistem transmisi mesin bubut sebagai berikut.
Gambar I. 8 Mesin Bubut
I.2.1 Langkah Kerja
Tabel I. 2 Langkah Kerja Pengukuran Transmisi Mesin Bubut
No Langkah Kerja Gambar
1 Membuka penutup pully mesin bubut menggunakan kunci L
2 Membuka penutup tempat roda gigi mesin bubut menggunakan kunci L
3 Mengukur diameter pully dan diameter gear mesin bubut menggunakan jangka sorong
4 Menghitung jumlah gigi, memeriksa nomor sabuk, mencari ukuran sabuk dan mengukur modul pada pitch mesin bubut yang sesuai menggunakan gear milling cutters
5 Mencatat data yang diambil dan menggambar mesin bubut dalam bentuk isometri
I.3 Prosedur Pengukuran Transmisi Mesin Shaping I.3.1 Langkah kerja
Tabel I. 3 Langkah Kerja Pengukuran Transmisi Mesin Shaping
No Langkah Kerja Gambar
1 Membuka penutup pully mesin Shaping menggunakan kunci L
2 Membuka penutup tempat roda gigi mesin Shaping menggunakan kunci L
3 Mengukur diameter pully dan diameter gear mesin Shaping menggunakan jangka sorong
4 Menghitung jumlah gigi, memeriksa nomor sabuk, mencari ukuran sabuk dan mengukur modul pada pitch mesin Shaping yang sesuai menggunakan gear milling cutters
5 Mencatat data yang diambil dan menggambar mesin Shaping dalam bentuk isometri