LATIHAN
SEWA GUNA USAHA
Pokok Bahasan :
Memahami, mampu menjelaskan dan membuat perbandingan
atau menyusun rekonsiliasi antara sewa guna usaha menurut akuntansi dan
pajak penghasilan bagi
lessee.
LATIHAN
Pada tanggal 31 Maret 2005 PT. SENTOSA (Lesse) yang berusaha dalam bidang angkutan darat, memperoleh 50 kendaraan dengan cara Sewa Guna Usaha dengan hak OPSI dari PT. DANA MAHKOTA (Lessor) dengan syarat :
a. Harga 50 Kendaraan ... Rp. 8.500.000.000,-
b. Uang muka dibayar tgl 31-3-2009 ... Rp. 2.000.000.000,-
c. Masa Sewa Guna Usaha ... 2 Tahun
d. Nilai Residu ... Rp. 500.000.000,-
e. Hak Opsi ... Rp. 500.000.000,-
f. Security Deposit ... Rp. 500.000.000,-
g. Sisa pokok pinjaman sebesar Rp. 6.000.000.000,- dibayar 8 kali pembayaran pertriwulan sebesar Rp. 940.000.000,-, pembayaran pertama jatuh tempo 30 Juni 2009 Tingkat Bunga pertriwulan 5,25%.
h. Akuntansi : Taksiran umur kendaraan 5 tahun, metode penyusutan garis lurus.
i. Pada tanggal jatuh tempo S.G.U. PT. SENTOSA menggunakan hak Opsi dibayar dengan security deposit. Sisa umur setelah hak opsi 3 (tiga) tahun, Penyusutan fiskal dengan metode garis lurus; penyusutan fiskal termasuk kelompok 1 dengan metode garis lurus.
Diminta :
a. Buat tabel pembayaran S.G.U. dengan hak Opsi yang dirinci:Jumlah pembayaran, bunga, angsuran pokok dan sisa pokok pinjaman.
b. Buat perbandingan pembebanan biaya secara Akuntansi dan Fiskal mulai 2005 s/d akhir masa manfaat.
c. 1) Laba (Rugi) Komersial sebelum penyusutan dan bunga Sewa Guna Usaha Tahun 2009 Rp.4.000.000.000,-
2010 Rp.3.500.000.000,- 2011 Rp.3.300.000.000,- 2012 Rp.3.000.000.000,- 2013 Rp.2.700.000.000,- 2014 Rp. 2.500.000.000,- 2015 Rp.2.000.000.000,-
2) Biaya yang tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto (Non Deductible Expensses)
Tahun 2009 Rp. 200.000.000,- 2010 Rp.250.000.000,- 2011 Rp.220.000.000,- 2012 Rp.270..000.000,- 2013 Rp.200.000.000,- 2014 Rp.260.000.000,- 2015 Rp.200.000.000,- Diminta :
Hitung Penghasilan Kena Pajak atau Rugi Fiskal serta PPh terhutang dari tahun 2005 s/d 2011.
d. Buatlah Laporan ”Laba Yang Ditahan” Komersial.