• Tidak ada hasil yang ditemukan

LKPD Kelas X

N/A
N/A
Lililiciaaa

Academic year: 2025

Membagikan "LKPD Kelas X"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama Kelompok : 1.

2.

3.

4.

5.

Kelas :

Materi Pokok : Ikatan Kimia Pelajaran : Kimia

A. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.6. Menentukan bentuk molekul

dengan menggunakan teori tolakan pasangan kulit elektron valensi (VSEPR) dan Teori Domain Elektron

3.6.1. Menjelaskan teori domain elektron

3.6.2. Menerapkan teori domain elektron dalam menentukan bentuk molekul suatu senyawa

3.6.3. Menjelaskan konsep hibridisasi

3.6.4. Menerapkan konsep hibridisasi dalam menentukan bentuk molekul suatu senyawa

3.6.5. Meramalkan kepolaran senyawa berdasarkan bentuk molekulnya

4.6. Membuat model bentuk molekul dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar atau perangkat lunak komputer

4.6.1. Merancang bentuk molekul dari bahan-bahan yang ada di kehidupan sehari-hari atau dengan alat kimia

4.6.2. Mempresentasikan model bentuk molekul dari bahan- bahan yang ada di kehidupan sehari-hari atau dengan alat kimia

(2)

B. Tujuan

Setelah dilakukannya pembelajaran, siswa diharapkan mampu:

1. Mendeskripsikan teori domain elektron

2. Menentukan bentuk molekul suatu senyawa berdasarkan teori domain elektron 3. Mendeskripsikan konsep hibridisasi

4. Menentukan bentuk molekul suatu senyawa berdasarkan konsep hibridisasi 5. Meramalkan kepolaran senyawa berdasarkan bentuk molekulnya

6. Merancang bentuk molekul senyawa menggunakan bahan-bahan dalam kehidupan sehari-hari

C. Dasar Teori

1. Teori Domain Elektron

Teori domain elektron merupakan suatu cara meramalkan geometri molekul berdasarkan tolak-menolak elektron-elektron pada kulit luar atom pusat. Teori ini merupakan penyempurnaan dari teori VSPER (Valence Shell Electron Pair Repulsion). Domain elektron berarti kedudukan elektron atau daerah keberadaan elektron. Jumlah domain elektron ditentukan sebagai berikut (Purba, 2007):

1) Setiap elektron ikatan (ikatan tunggal, rangkap dua dan rangkap tiga) 2) Setiap pasangan elektron bebas merupakan satu domain

Teori domain elektron mempunyai prinsip-prinsip dasar sebagai berikut (Petrucci dalam Utami, 2009):

1) Antar domain elektron pada kulit terluar atom pusat saling tolak menolak sehingga domain elektron akan mengambil formasi sedemikian rupa sehingga tolak menolak di antaranya menjadi minimum

2) Urutan kekuatan tolak menolak di antara domain: tolakan antar domain elektron bebas >

tolakan antar domain elektron bebas dengan domain elektron bebas > tolakan antar domain elektron ikatan

3) Bentuk molekul hanya ditentukan oleh pasangan elektron terikat

(3)

2. Teori Hibridisasi

Konsep hibridisasi digunakan untuk menjelaskan bentuk geometri molekul. Bentuk molekul itu sendiri ditentukan melalui percobaan atau mungkin diramalkan berdasarkan teori tolakan elektron (Utami, 2009).

D. Aktivitas Pembelajaran

1. Siswa menggambar struktur lewis dari setiap senyawa.

2. Siswa memperhatikan pasangan elektron bebas dan pasangan elektron ikatan untuk merepresentasikan bentuk dari teori domain elektron.

3. Siswa memperhatikan hibridisasi molekul untuk merepresentasikan bentuk dari teori hibridisasi.

4. Siswa menentukan bentuk molekul dan sudut ikatan setiap senyawa.

5. Siswa mendokumentasikan bentuk molekul yang telah dirangkai sebagai hasil pembelajarannya.

6. Siswa mengisi LKPD yang diberikan guru lalu mengumpulkannya pada waktu yang telah ditentukan dan mempresentasikannya.

(4)

Isilah tabel berikut!

No Senyawa Struktur Lewis Jumlah Notasi VSEPR

Orbital

Hibrida Bentuk Molekul PEI PEB

1 H2S

2 PCl5

3 SiCl4

4 IF3

Referensi

Dokumen terkait

Jika terdapat elektron yang tidak digunakan untuk membentuk ikatan atau elektron bebas ditunjukan dengan garis putus-putus kemudian dua titik yang menyatakan pasangan elektron

Adalah ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan [Pasangan Elektron Bebas (PEB)], sedangkan

Adalah ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan [Pasangan Elektron Bebas (PEB)],

✓ Domain yang terdiri dari 2 atau 3 pasang elektron ( ikatan rangkap 2 atau 3 ) akan mempunyai gaya tolak yang lebih besar daripada domain yang hanya terdiri dari sepasang

Perbedaan keelektronegatifan dua atom menimbulkan kepolaran senyawa. Adanya perbedaan keelektronegatifan tersebut menyebabkan pasangan elektron ikatan lebih

ikatan yang terjadi karena adanya pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari kedua atom yang berikatan *. ikatan yang terjadi karena pemakaian elektron secara sepihak

Menentukan bentuk molekul senyawa kovalen berdasarkan banyaknya atom pusat, PEI (Pasangan Elektron Ikatan) dan PEB (Pasangan Elektron Bebas)D. Dengan kegiatan pembelajaran

Bentuk geometri suatu molekul dipengaruhi oleh berapa jumlah atom terikat pada atom pusat *jumlah pasangan elektron ikatan = PEI, jumlah pasangan elektron bebas = PEB,