• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH Landasan Teknologi Pendidikan

N/A
N/A
Syari Hasniyati

Academic year: 2023

Membagikan "MAKALAH Landasan Teknologi Pendidikan"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Landasan

Teknologi Pendidikan

SYARI HASNIYATI 06032682327004

TEKNOLOGI PENDIDIKAN 2023 UNIVERSITAS SRIWIJAYA

19 Agustus 2023

(2)

I. Pendahuluan

A. Latar belakang

Sebagaimana tercantum dalam UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 2 adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945 yang berakar Pada nilai-nilai agama, Kebudayaan Nasional Indonesia, dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Atas dasar pemaknaan pendidikan tersebut Pendidikan nasional salah satunya harus tanggap terhadap perubahan zaman.

Pendidikan nasional yang menyesuaikan diri dengan perubahan zaman berarti harus memahami dimana kebutuhan dinamisme pendidikan akan terus berkembang. Hal tersebut menuntut kita para stakeholder dunia pendidikan untuk dapat melakukan perubahan untuk memajukan dunia pendidikan yang ditandai dengan peningkatan mutu pendidikan nasional dan juga perubahan pendidikan siswa. Sejak saat itu, terdapat hubungan yang erat antara peningkatan mutu pendidikan dan penyesuaian terhadap tuntutan perubahan zaman. Salah satu kebutuhan perubahan zaman antara lain pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan yang kini menjadi kebutuhan di era globalisasi ini. Jadi, sangat jelas bahwa pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan merupakan suatu kebutuhan untuk mencapai kemajuan dan kemudahan dalam dunia pendidikan.

Pengaruh teknologi telah mendorong para pelaku pendidikan untuk menghadirkan inovasi dan warna baru dalam dunia pendidikan.

Perkembangan teknologi di segala bidang kehidupan kini membuka peluang sekaligus tantangan bagi para pendidik. Pendidik harus progresif dalam terus meningkatkan mutu pengajaran, menghadirkan kesegaran dalam setiap proses pembelajaran dengan teknologi yang ada, sehingga meningkatkan mutu dan kualitas peserta didik itu sendiri. Ruang lingkup teknologi pendidikan mencakup banyak bidang yang berbeda, mulai dari desain pembelajaran, pengembangan, penggunaan media pembelajaran yang berbeda, manajemen hingga penelitian dan evaluasi proses dan sumber belajar. Berbagai bentuk aplikasi teknologi pendidikan ]tampaknya berkembang pesat. Aplikasi ini berupa inovasi sistem pembelajaran seperti

(3)

sistem pembelajaran terbuka atau jarak jauh, sistem pembelajaran mandiri untuk peningkatan guru, sistem pembelajaran jarak jauh, serta strategi dan teknik pembelajaran memecahkan masalah dan pembelajaran aktif (problem solving and active learning strategy and teknik).

Menyadari besarnya kontribusi teknologi pendidikan terhadap kemajuan pendidikan, maka perlu dilakukan peningkatan kualitas pendidikan, dan teknologi pendidikan berupaya mengidentifikasi hal-hal yang belum diketahui/belum terselesaikan dan menemukan cara-cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang baru dan kreatif sesuai perkembangan zaman. Untuk itu penulis akan membahas tentang dasar teknologi pendidikan dari pengertian dan jenisnya, sehingga dapat dilihat dasar-dasar pengembangan keilmuan dan pengembangan teknologi pendidikan sebagai upaya untuk memberikan arah dan landasan keilmuan di era pendidikan teknologi global saat ini.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dari makalah ini adalah Bagaimana pengertian landasan dan macam-macam landasan teknologi pendidikan?

C. Tujuan Makalah

Adapun tujuan dari makalah ini antara lain :

1. Untuk mengetahui pengertian landasan teknologi pendidikan 2. Untuk mengetahui macam-macam landasan teknologi pendidikan

(4)

II. Pembahasan Materi

A. Pengertian Landasan Teknologi Pendidikan

Teknologi pendidikan telah berkembang sebagai disiplin ilmu yang mandiri.

Perkembangan ini tentu saja didasarkan pada serangkaian landasan atau dasar yang dijadikan sebagai standar pembenaran.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “landasan” adalah asas dan dasar.

Dan istilah “teknologi” berasal dari bahasa Yunani yaitu “Technologia” yang menurut Webster Dictionary berarti “systematic treatment” atau manipulasi sistematis terhadap sesuatu. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dasar teknologi pendidikan adalah prinsip pengembangan, penerapan, dan evaluasi sistem, teknik, proses, dan metode yang sistematis dan terpadu dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran manusia.

B. Macam-macam Landasan Teknologi Pendidikan

Berikut adalah penjelasan terkait tentang macam-macam landasan teknologi pendidikan, antara lain :

Landasan Filosofis

Landasan Filosofis adalah landasan yang bersumber dalam filsafat pendidikan yang menyangkut keyakinan terhadap hakekat manusia, keyakinan tentang sumber nilai, hakikat pengetahuan dan tentang kehidupan yang lebih baik dijalankan. Sebagai sebuah bagian dari pengetahuan, teknologi pendidikan mempunyai 3 komponen yang menyangga tubuh pengetahuan yang didukungnya, yaitu :

● Ontologi (Apa yang menjadi objek penelaahan teknologi pendidikan?) Ontologi (apa) merupakan asas dalam penelaahan tentang objek materi dari ilmu pengetahuan yang membahas tentang hal-hal yang bersifat empiris serta mempelajari mengenai apa yang ingin diketahui manusia dan objek apa yang diteliti dalam teknologi pendidikan.

(5)

Adapun mengutip dari tulisan Prof. Dr. Yusu adi Miarso, M.Sc. bahwa ada masalah-masalah atau gejala dalam pendidikan yang merupakan ruang lingkup wujud objek penelaahan (ontologi) teknologi pendidikan, antara lain :

❖ Adanya berbagai macam sumber untuk belajar termasuk orang (penulis buku, prosedur media dll), pesan (yang tertulis dalam buku atau tersaji lewat media), media (buku, program televisi, radio dll), alat (jaringan televisi, radio, dll) cara-cara tertentu dalam mengolah/ menyajikan pesan serta lingkungan dimana proses pendidikan itu berlangsung

❖ Perlunya sumber-sumber tersebut dikembangkan, baik secara konseptual maupun faktual.

❖ Perlu dikelolanya kegiatan pengembangan, maupun sumber-sumber untuk belajar itu agar dapat digunakan seoptimal mungkin guna keperluan belajar.

Visi ontologis ini sebenarnya telah menjadi masalah besar dalam pendidikan. Hal ini dikarenakan siswa terhubung dengan dunia dan lingkungan serta memiliki dorongan yang kuat untuk memahami sesuatu. Oleh karena itu, teknologi pendidikan berada pada posisi ini sebagai bagian dari perkembangan untuk memudahkan hubungan siswa dengan dunia sekitarnya.

Dengan kata lain, keberadaan ontologi pendidikan ini dikarenakan adanya berbagai permasalahan dalam dunia pendidikan yang membutuhkan solusi untuk menyelesaikannya.

● Epistemologi (Bagaimana upaya atau pendekatan untuk mempelajari teknologi pendidikan?)

Merupakan prinsip upaya atau usaha intelektual untuk mencari atau memperoleh nilai kebenaran dalam hal pemecahan masalah yang timbul dalam dunia pendidikan. Ada tiga pendekatan atau teknik intelektual yang unik dalam landasan epistemologis teknologi pendidikan, yaitu:

❖ Semua masalah belajar dan upaya untuk memecahkannya dipelajari secara bersamaan. Semua situasi saat ini dipertimbangkan dan dipelajari secara mandiri dan tidak dipelajari secara terpisah.

(6)

❖ Unsur-unsur kepentingan diintegrasikan ke dalam proses yang kompleks secara sistematis yaitu dirancang, dikembangkan, dievaluasi dan dikelola sebagai satu kesatuan dan ditujukan untuk memecahkan masalah.

❖ Integrasi ke dalam suatu proses yang kompleks dan perhatian terhadap gejala secara menyeluruh, harus mengandung sinergi, tidak seperti halnya setiap fungsi berjalan sendiri-sendiri.

Dari ketiga faktor di atas, epistemologi teknologi pendidikan dilakukan untuk menemukan kebenaran dan memecahkan masalah pendidikan sesuai dengan perubahan zaman dan kebutuhan rasionalisasi untuk mendapatkan dunia pendidikan yang lebih baik sesuai dengan hakikat kebenaran..

Aksiologi(Untuk apa kegunaan dari pengetahuan yang telah diperoleh?) Yaitu merupakan asas yang menentukan kegunaan dari pokok telaah yang ditentukan, yang mempersoalkan nilai moral atau etika dan nilai seni dan keindahan atau estetika. Aksiologi dalam teknologi pendidikan itu sendiri adalah berusaha mewujudkan aspek tujuan besar dari dipergunakannya teknologi pendidikan sehingga nilai-nilai yang ada di dalamnya bisa berguna dan membawa manfaat bagi dunia pendidikan.

Presidential Commision on Instructional Technology yang dibentuk Pemerintah dan Dewan Perwakilan AS pada 1969, Menyimpulkan tujuan teknologi pendidikan, sebagai berikut:

1. Meningkatkan produktivitas pendidikan

● Memperlaju penahapan belajar

● Membantu guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik

● Mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga guru dapat lebih banyak membina dan mengembangkan semangat belajar anak

2. Memberikan kemungkinan pendidikan yang sifatnya lebih Individual

● Mengurangi kontrol guru yang kaku dan tradisional

● Memberikan kesempatan anak berkembang sesuai kemampuannya 3. Memberikan dasar pengajaran yang lebih ilmiah

● Perencanaan program pengajaran yang lebih sistematik

(7)

● Pengembangan Bahan pengajaran yang dilandasi penelitian tentang perilaku

4. Lebih memantapkan pengajaran

● Meningkatkan kapasitas manusia dengan berbagai media komunikasi

● penyajian informasi dan data secara lebih konkret 5. Memungkinkan belajar secara lebih akrab, karena dapat

● Mengurangi jurang pemisah antara pelajaran di dalam dan di luar sekolah

● Memberikan pengetahuan tangan pertama

6. Memungkinkan penyajian pendidikan lebih luas dan merata

● Pemanfaatan bersama tenaga atau kejadian yang langka secara lebih luas

● penyajian informasi menembus batas geografi

Pada 1980, Daoed Joesoef dalam pidato pengarahannya pada Lokakarya nasional Teknologi Pendidikan di Yogyakarta menyatakan :

Teknologi pendidikan perlu dipikirkan dan dibahas terus menerus karena adanya kebutuhan riil yang mendukung pertumbuhan dan perkembangannya, yaitu :

❖ Tekad mengadakan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar.

❖ Keharusan meningkatkan mutu pendidikan berupa, antara lain:

penyempurnaan kurikulum, penyediaan berbagai sarana pendidikan, dan peningkatan kemampuan tenaga pengajar lewat berbagai bentuk pendidikan serta latihan.

Penyempurnaan sistem pendidikan dengan penelitian dan pengembangan sesuai dengan tantangan zaman dan kebutuhan pembangunan. Tingkatkan keterlibatan masyarakat dengan mengembangkan dan menggunakan berbagai platform dan sumber daya pendidikan

Meningkatkan terselenggaranya hubungan interaktif antara pendidikan dan pembangunan, dengan menjadikan masyarakat sebagai pusat pendidikan.

(8)

Dengan demikian, tiga pilar pendukung pembangunan pengetahuan dalam teknologi pendidikan telah selesai. Teknologi pendidikan terbukti merupakan bidang garapan yang khusus, dilengkapi dengan teknik intelektual yang unik dan digunakan untuk memecahkan masalah belajar manusia dengan segala kaitannya.

.

Landasan Sosiologis

Platform ini memberikan dasar untuk menentukan apa yang akan siswa berdasarkan kebutuhan masyarakat budaya dan perkembangan teknologi. Dan dalam persaingan dengan negara lain, tidak dapat dipungkiri akan terjadi konflik antara satu negara dengan negara lain yang berujung pada perang. Perang timbul kebutuhan militer yang mengarah pada adopsi teknologi dan pendidikan sekitar tahun 1940. Ini dimulai ketika tentara perlu melatih prajuritnya untuk melakukan tugas-tugas tertentu, fungsinya memfasilitasi perjalanan jarak jauh.

Landasan psikologis

Keadaan psikologis adalah karakteristik psikofisiologis seseorang sebagai individu, yang dinyatakan dalam bentuk perilaku dalam interaksi dengan lingkungan. Menurut Deterline, teknologi pembelajaran adalah penerapan teknologi perilaku, yaitu pembangkitan perilaku tertentu secara sistematis untuk tujuan pembelajaran. Studi kasus psikologi dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan prinsip-prinsip pembelajaran. Menurut Thorndike pada tahun 1901 dengan teori psikologi perkembangannya merupakan landasan pertama menuju teknologi pembelajaran. Tiga postulat utama yang digunakan oleh Thorndike pada saat itu adalah:

❖ Dalil latihan dan ulangan makin sering diulang respons yang berasal dari stimulus tertentu, semakin besar kemungkinan dicamkan.

❖ Dalil akibat menyatakan prinsip hubungan senang tidak senang.

❖ Dalil kesiapan : karena perkembangan sistem saraf maka unit perilaku tertentu akan lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan unit perilaku yang lain.

(9)

Menurut Sattler, kontribusi Thorndike selanjutnya pada teknologi pendidikan terletak pada pernyataan prinsipnya: Kegiatan pribadi, minat/motivasi, persiapan mental, personalisasi dan sosialisasi.

Untuk melaksanakan prinsip-prinsip tersebut seorang guru harus mengendalikan kegiatan belajar anak di dalam kelas ke arah yang dikehendaki, namun dengan tetap memperhatikan minat dan respon anak terhadap stimulasi yang diberikan. stimulasi itu perlu disesuaikan dengan kesiapan mental, dan kecuali itu perbedaan individual perlu diperhatikan dengan jalan merancang dan mengatur situasi sedemikian rupa serta dengan menggunakan media, agar terjadi hubungan antara apa yang sudah diketahui anak dengan hal yang baru.

(10)

III. Penutup

A. Kesimpulan

Teknologi pendidikan telah berkembang sebagai suatu disiplin keilmuan yang berdiri sendiri. Perkembangan tersebut tentunya dilandasi oleh serangkaian dalil atau dasar yang dijadikan patokan pembenaran.

Landasan teknologi pendidikan adalah asas dalam pengembangan, penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik, proses, metode dengan sistematis dan terpadu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar manusia.

Macam-macam Landasan Teknologi Pendidikan antara lain Landasan filosofis yang merupakan landasan yang bersumber dalam filsafat pendidikan yang menyangkut keyakinan terhadap hakekat manusia, keyakinan tentang sumber nilai, hakikat pengetahuan dan tentang kehidupan yang lebih baik dijalankan.

dalam landasan filosofis, teknologi pendidikan mempunyai 3 komponen yang menyangga tubuh pengetahuan yang didukungnya, yaitu :

Ontologi(Apa yang menjadi objek penelaahan teknologi pendidikan?) Epistemologi (Bagaimana usaha atau pendekatan untuk menelaah teknologi pendidikan?)

Aksiologi(Untuk apa kegunaan dari pengetahuan yang telah diperoleh?) Landasan lainnya yaitu Landasan Sosiologis yaitu landasan yang memberikan dasar untuk menentukan hal-hal yang akan peserta didik sesuai dengan kebutuhan masyarakat kebudayaan dan perkembangan teknologi.

Landasan berikutnya adalah Landasan Psikologis yaitu landasan yang dinyatakan dalam bentuk perilaku dalam interaksi dengan lingkungannya.

Teknologi pendidikan dapat membuktikan dirinya sebagai suatu bidang garapan khusus, yang mempunyai teknik intelektual yang unik, serta mempunyai kegunaan dalam memecahkan masalah belajar pada diri manusia dengan segala kaitannya.

B. Saran

Penerapan teknologi pendidikan yang telah berlangsung ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Perkembangan ini masih harus ditingkatkan lagi untuk menjangkau seluruh sektor pendidikan pada semua jenis,

(11)

jalur dan jenjang pendidikan termasuk pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia.

Referensi

Abdal, Nurul Mukhlisah, dkk. Teknologi Pendidikan. Makassar : Rizmedia Pustaka Indonesia. 2022 Haryanto. Teknologi Pendidikan. Yogyakarta : UNY Press. 2015

Miarso, yusu adi. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Diterbitkan atas kerjasama Pustekkom-Diknas.2004

Referensi

Dokumen terkait

• Landasan ilmiah dan teknologi pendidikan mengandung makna norma dasar yang bersumber dari perkembangan ilmu. pengetahuan dan teknologi yang mengikat dan mengharuskan

Landasan Psikologis pendidikan adalah asumsi-asumsi yang bersumber dari studi ilmiah dalam bidang psikologi yang menjadi sandaran, tumpuan atau titik

Kebudayaan nasional sebagai landasan pendidikan nasional adalah bahwa masyarakat indonesia sebagai pendudkung kebudayaan masyarakat mejemuk, maka kebudayaan

Jika asumsinya bersumber dari sosiologi maka disebut dengan landasan sosiologi pendidikan, jadi landasan sosiologi pendidikan adalah seperangkat asumsi yang

Teknologi pendidikan menurut Januszweski dan Molenda (2008), bahwa teknologi pendidikan merupakan suatu studi dan praktik etis yang memfasilitasi

Teknologi pendidikan sangat diperlukan dalam usaha menuju “Innovative School “ atau perubahan sekolah karena dalam teknologi pendidikan tidak hanya unsure elektronik

Landasan Psikologis pendidikan adalah asumsi-asumsi yang bersumber dari studi ilmiah dalam bidang psikologi yang menjadi sandaran, tumpuan atau titik tolak

Hakikat landasan yuridis TOPIK 1 Landasan Yuridis dan Landasan Filosofis Pendidikan Sumber: Membumikanpendidikan.com... Landasan yuridis