i MAKALAH
SINONIM DAN ANTONIM
DOSEN PENGAMPU : SAMSUL HADI, M.PD.
DISUSUN OLEH : ALIFIYA MAYSAHAWA
240107077
PROGRAM STUDI TADRIS BAHASA INGGRIS FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM
2024
ii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji bagi Allah, berkat limpahan rahmat dan taufiq-Nya saya dapat menyelesaikan tulisan ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad shallallahu’alayhiwasallam, beserta keluarga, sahabat dan pengikut beliau sampai akhir jaman. Saya sampaikan rasa terima kasih kepada Dosen Pengampu Mata Kuliah
“Bahasa Indonesia”, yakni Bapak Samsul Hadi, M.PD. yang telah memberikan pengetahuan kepada saya terutama tentang mata kuliah ini, sehingga saya dapat menyelesaikan tulisan dengan judul
Saya menyadari betul bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan karena keterbatasan kemampuan dan ilmu yang saya miliki. Untuk itu saya mengharapkan kritik dan saran serta masukan yang membangun demi kesempurnaan laporan ini. Akhirnya hanya kepada Allah kita berserah diri. Semoga tulisan inidapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin Allahumma Aamiin.
iii DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...i
DAFTAR ISI ...ii
BAB I PENDAHULUAN ...1
1.1 Latar Belakang ...1
1.2 Rumusan Masalah ...2
1.3 Tujuan ...2
BAB II PEMBAHASAN ...3
2.1 Pengertian Sinonim dan Antonim ...3
2.1.1 Sinonim ...3
2.1.2 Antonim...3
2.2 Kegunaan Sinonim dan Antonim ...4
2.2.1 Kegunaan Sinonim ...4
2.2.2 Kegunaan Antonim ...5
2.3 Jenis Sinonim dan Antonim ...5
2.3.1 Jenis Sinonim ...5
2.3.2 Jenis Antonim...6
2.4 Manfaat Sinonim dan Antonim ...7
2.1.1 Manfaat Sinonim ...7
2.1.2 Manfaat Antonim ...7
BAB III PENUTUP ...9
3.1 Kesimpulan ...9
3.2 Saran ...9
DAFTAR PUSTAKA ...10
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dalam setiap bahasa seringkali kita temui adanya hubungan kemaknaan atau relasi semantik antara sebuah kata satuan bahasa lainnya dengan kata atau satuan Bahasa lainnya lagi. Kata-kata di dalam sebuah bahasa sering kali memiliki hubungan bentuk secara kebetulan dengan kata lain, padahal masing-masing tidak memperlihatkan hubungan makna. Hubungan atau relasi kemaknaan ini mungkin menyangkut hal kesamaan makna (sinonim), kebalikan makna (antonym), kegandaan makna (polisemi), ketercakupan makna (hiponimi), kelainan makna (homonimi). Dari sekian banyak hubungan bentuk dan makna yang ada, sejumlah diantaranya memiliki kedudukan yang sentral di dalam semantik.
Bahasa adalah aspek penting interaksi manusia. Dengan bahasa, (baik itu bahasa lisan, tulisan maupun isyarat) orang akan melakukan suatu komunikasi dan kontrak sosial.
Bahasa juga dipandang sebagai cermin kepribadian seseorang karena bahasa diterjemahkan sebagai refleksi rasa, pikiran dan tingkah laku. Adakalanya seorang yang pandai dan penuh dengan ide-ide cemerlang harus terhenti hanya karena dia tidak bisa menyampaikan idenya dalam bahasa yang baik. Oleh karena itu seluruh ide, usulan, dan semua hasil karya pikiran tidak akan diketahui dan dievaluasi orang lain bila tidak dituangkan dalam bahasa yang baik.
Menurut Kridalaksana (2008), sinonim tidak selalu memiliki persamaan makna yang sempurna. Ada sinonim yang hanya bersifat sebagian, di mana dua kata tersebut dapat saling menggantikan dalam beberapa konteks tetapi tidak dalam semua konteks. Misalnya, kata "indah" dan "cantik" bisa digunakan secara bergantian dalam banyak kasus, tetapi ada situasi tertentu di mana penggunaannya tidak sama. Fenomena ini menunjukkan bahwa sinonim bersifat relatif, tergantung pada bagaimana dan dalam situasi apa kata-kata tersebut digunakan.
Antonim, di sisi lain, merupakan pasangan kata yang memiliki makna berlawanan atau saling bertolak belakang. Antonim juga berasal dari bahasa Yunani, yaitu "anti" yang berarti melawan, dan "onoma" yang berarti nama. Dalam kajian linguistik, antonim dianggap penting karena membantu kita memahami konsep-konsep yang berlawanan.
2
Antonim menciptakan kontras dalam komunikasi dan memberikan penekanan terhadap makna suatu kata atau konsep. Misalnya, kata "panjang" berlawanan dengan "pendek", atau
"siang" dengan "malam" (Chaer, 2009).
Jika dihubungkan dengan makna, ternyata ada kata yang bertentangan maknanya, hal itu dibahas pada bagian antonimi. Selain itu, dibahas pada bagian hiponimi. Selain kenyataan-kenyataan ini, dalam hubungan makna, ada bentuk yang sama tetapi maknanya berbeda; sementara ada kata yang bentuknya berbeda-beda tetapi maknanya sama, dan ada juga kata yang maknanya lebih dari satu.
Di pandang pentingnya bahasa dalam kehidupan kita maka penulis disini mencoba membahas beberapa istilah dan tatanan bahasa yang sering kita pakai dalam berkomunikasi ataupun yang kita tuangkan lewat sebuah tulisan atau kalimat, seperti sinonim, antonim, kata umum dan kata khusus yang merupakan unsur-unsur penting dalam sebuah bahasa.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan sinonim dan antonim?
2. Apa kegunaan sinonim dan antonym?
3. Apa jenis sinonim dan antonim?
4. Apa manfaat sinonim dan antonim?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengertian sinonim dan antonim?
2. Untuk mengetahui kegunaan sinonim dan antonym?
3. Untuk mengetahui jenis sinonim dan antonim?
4. Untuk mengetahui manfaat sinonim dan antonim?
3 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Sinonim dan Antonim
2.1.1 Sinonim
Secara etimologi kata sinonimi atau disingkat sinonim berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu onoma yang berarti ‘nama’, dan syn yang berarti ‘dengan’. Maka secara harfiah kata sinonimi berarti ‘nama lain untuk benda atau hal yang sama’ (Chaer, 1994 :82).
Sementara menurut H.G Tarigan (1993:78) kata sinonim terdiri dari sin (“sama” atau
“serupa”) dan akar kata onim ”nama” yang bermakna “sebuah kata yang dikelompokkan dengan kata-kata lain di dalam klasifikasi yang sama berdasarkan makna umum
2.1.2 Antonim
Kata antonim terdiri dari “anti” atau “ant” yang berarti lawan ditambah akar kata
“onim” atau “onuma” yang berarti nama; yaitu kata yang mengandung makna yang berkebalikan atau berlawanan dengan kata yang lain.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata antonym dimaknai sebagai kata yang berlawanan makna dengan kata lain, seperti kata pandai merupakan antonym dari kata bodoh. Pada kedua kata tersebut jelas terdapat makna yang bersinggungan satu sama lain yaitu kata pandai melambangkan orang yang sulit menangkap pelajaran.
Secara semantik, Verhaar (1983:133) mengatakan: “Antonim adalah ungkapan (biasanya kata, tetapi dapat juga frasa atau kalimat) yang dianggap bermakna kebalikan dari ungkapan lain.” Secara mudah dapat dikatakan, antonim adalah kata-kata yang maknanya berlawanan.
Hubungan makna antara dua buah kata yang berantonim bersifat dua arah. Jadi kalau kata bagus berantonim dengan kata buruk, maka kata buruk juga berantonim dengan kata bagus; dan kalau kata membeli berantonim dengan kata menjual maka kata menjual pun berantonim dengan kata membeli.
4
Istilah antonym kadang-kadang dipertentangkan dengan istilah sinonim, tetapi status kedua istilah ini berbeda. Antonim biasanya teratur dan dapat diidentifikasi secara tepat.
2.2 Kegunaan Sinonim dan Antonim 2.2.1 Kegunaan Sinonim dan Antonim
Dalam hal sinonim yang sama dan sinonim yang mirip, Kridalaksana (1993) berpendapat bahwa dalam bahasa Indonesia terdapat salah satu dari dua kata atau lebih yang maknanya mirip, tetapi bukan sinonim; misalnya kata bantuan dan pertolongan. Dia menyebut gejala tersebut sebagai near-synonym, homonym, pseudo-synonym (sinonim dekat).
Verhaar (1992), sering dikatakan bahwa kata-kata yang bersinonim memiliki makna yang sama, hanya bentuk-bentuknya berbeda. Verhaar menegaskan bahwa sebenarnya hubungan antarsinonim memiliki perbedaan nuansa dan maknanya dapat dikatakan “kurang lebih sama”.
Djajasudarma (1993) menyatakan bahwa sinonim digunakan untuk menyatakan sameness of meaning (kesamaan arti”. Hal tersebut dilihat dari kenyataan bahwa para penyusun kamus menunjukkan sejumlah perangkat kata yang memiliki makna sama;
semua bersifat sinonim, atau satu sama lain sama makna, atau hubungan di antara kata- kata yang mirip (dianggap sama) maknanya.
Palmer (1993) lantas memerinci sinonim sebagai berikut:
1. Sinonim yang salah satu katanya berasal dari bahasa daerah atau bahasa asing, misalnya konde dan sanggul, domisili dan kediaman, khawatir dan gelisah.
2. Sinonim yang pemakaiannya bergantung kepada laras bahasa, misalnya dara, gadis, dan cewek; mati, meninggal, dan wafat.
3. Sinonim yang berbeda makna emotifnya, tetapi makna kognitifnya sama, misalnya negarawan dan politikus; ningrat dan feodal.
5
4. Sinonim yang pemakaiannya terbatas kepada kata tertentu, misalnya busuk, basi, tengik, asam, dan apek bermakna yang sama, yaitu “buruk”, tetapi tidak dapat saling menggantikan.
5. Sinonim yang maknanya kadang-kadang tumpang tindih, misalnya bumbu dan rempah-rempah; bimbang, cemas, dan sangsi; nyata dan kongkret.
2.2.2 Kegunaan Antonim
Kegunaan antonim memiliki beberapa tujuan (eduquenet.ne), antara lain:
1. Memperjelas Makna
Dengan menggunakan antonim, kita dapat memperjelas makna suatu kata dengan menunjukkan kebalikannya. Misalnya, jika kita ingin menjelaskan arti kata
“bersih,” kita bisa menyebutkan antonimnya, yaitu “kotor.”
2. Menciptakan Kontras
Antonim digunakan untuk menciptakan kontras atau perbandingan antara dua hal.
Ini membantu kita untuk lebih memahami perbedaan antara dua konsep yang berlawanan.
3. Memperkaya Bahasa
Penggunaan antonim dapat memperkaya bahasa kita dengan menambahkan variasi dalam cara kita mengungkapkan ide dan perasaan. Hal ini juga membantu dalam mengembangkan kemampuan berbahasa kita.
4. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis
Dengan memahami dan menggunakan antonim, kita dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis kita. Kita dapat melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang dan memahami perbedaan serta persamaan antara berbagai konsep.
2.3 Jenis Sinonim dan Antonim 2.3.1 Jenis Sinonim
Kamus Pintar Sinonim Antonim dan EYD Indonesia', sinonim terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu sinonim mutlak, sinonim semirip, dan sinonim selingkung.
6 1. Sinonim Mutlak
Sinonim mutlak merupakan kata-kata yang dapat bertukar tempat dalam konteks kebahasaan apa pun tanpa mengubah makna struktural dan makna leksikal dalam rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat.
2. Sinonim Semirip
Jenis sinonim semirip memiliki pengertian yang sama dengan sinonim mutlak. Namun, kata-kata tersebut hanya bisa bertukar tempat dalam konteks kebahasaan tanpa mengubah makna struktural dan leksikal rangkaian kata/frasa/klausa/kalimat tersebut saja.
3. Sinonim Selingkung
Sinonim selingkung merupakan kata-kata yang dapat saling mengganti dalam satu konteks kebahasaan tertentu saja secara struktural dan leksikal.
2.3.2 Jenis Antonim
Kata antonim memiliki jenis yang berbeda-beda. Terdapat 3 jenis antonim (Luthfi Zian Nasifah – detikEdu), yaitu sebagai berikut:
1. Antonim Pasangan Komplemen
Antonim pasangan komplemen adalah pasangan perkataan berlawanan yang saling melengkapi satu sama lain.
2. Antonim Hubungan Bertentangan
Antonim hubungan bertentangan adalah jenis pasangan kata antonim yang kedua pasangan katanya membawa makna setara dari segi semantik.
3. Antonim Hubungan Darjah
Antonim hubungan darjah adalah pasangan kata antonim yang menunjukkan hubungan darjah. Hubungan darjah ini merujuk pada relasi antara kata yang memiliki tingkat yang bertentangan.
Adapun 2 pakar linguistik Victoria Fromkin dan Robert Rodman, membagi antonim menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut.
7 1. Antonim Binary
Antonim binary adalah pasangan kata yang berhubungan kebalikan yang tegas dan langsung, di mana arti satu kata merupakan kebalikan dari kata yang lain.
2. Antonim Bertingkat
Antonim bertingkat adalah pasangan kata yang memiliki hubungan kebalikan yang tidak tegas atau absolut, tetapi ada tingkatan atau derajat di antara keduanya.
3. Antonim Timbal Balik
Antonim timbal balik adalah pasangan kata yang merupakan kebalikan satu sama lain, tetapi bergantung pada konteks atau perspektif.
2.4 Manfaat Sinonim dan Antonim 2.4.1 Manfaat Sinonim
(Siti Badriyah) Sinonim digunakan untuk mengalih-alihkan pemakaian kata di tempat tertentu agar kata yang digunakan bervariasi, sehingga kalimat yang dibangun oleh kata-kata itu tidak membosankan. Kata-kata yang bersinonim akan dapat menghidupkan dan mengonkretkan pemakaian bahasa seseorang, sehingga lewat bahasa tercapailah komunikasi yang jelas dan menarik. Pemakai bahasa dalam hal itu dapat memilih kata yang paling tepat untuk digunakannya agar sesuai dengan kebutuhan (konsep) yang hendak disampaikannya dan sesuai dengan situasi yang dihadapinya.
2.4.2 Manfaat Antonim
Antonim memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari (eduquenet.ne),, antara lain:
1. Memperjelas Makna
Dengan menggunakan antonim, kita dapat memperjelas makna suatu kata dengan menunjukkan kebalikannya. Misalnya, jika kita ingin menjelaskan arti kata
“bersih,” kita bisa menyebutkan antonimnya, yaitu “kotor.”
8 2. Menciptakan Kontras
Antonim digunakan untuk menciptakan kontras atau perbandingan antara dua hal. Ini membantu kita untuk lebih memahami perbedaan antara dua konsep yang berlawanan.
3. Memperkaya Bahasa
Penggunaan antonim dapat memperkaya bahasa kita dengan menambahkan variasi dalam cara kita mengungkapkan ide dan perasaan. Hal ini juga membantu dalam mengembangkan kemampuan berbahasa kita.
4. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis
Dengan memahami dan menggunakan antonim, kita dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis kita. Kita dapat melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang dan memahami perbedaan serta persamaan antara berbagai konsep.
9 BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Sinonim adalah suatu kata yang memiliki bentuk yang berbeda namun memiliki arti atau pengertian yang sama atau mirip.
Sinonim bisa disebut juga dengan persamaan kata atau padanan kata.
Antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.
3.2 Saran
Makalah yang penulis susun ini hanya menjabarkan tentang sinonim dan antonim saja. Bagi mahasiswa selanjutnya diharapkan dapat lebih mengembangkannya dengan cara yang bervariasi, sehingga dapat lebih mempermudah dan menrik bagi mahasiswa lain untuk mempelajarinya.
10
DAFTAR PUSTAKA
http://sinonim-antonim.blogspot.co.id/2014/12/sinonim-dan-antonim.html
https://dunia-blajar.blogspot.com/2015/05/sinonim-dan-antonim-contoh-makalah.html https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/albayan/article/view/2253
Kamus Besar Bahasa Bahasa Indonesia, "Pengertian Sinonim dan Antonim”
Kamus Pintar Sinonim Antonim dan EYD Indonesia'