• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI KULIAH DI RUMAH Pendidikan Agama Kristen

N/A
N/A
Santa Angel

Academic year: 2024

Membagikan "MATERI KULIAH DI RUMAH Pendidikan Agama Kristen "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

MATERI KULIAH DI RUMAH Pendidikan Agama Kristen

KERUKUNAN

Nama: Santa Monica Angelin Sitompul Npm: 066120210

Kelas: F A

Apa itu kerukunan : kerukunan adalah hidup akrab yang ditandai oleh solidaritas dan tengga rasa yang sangat tinggi

Apa itu Pluralisme: Secara etimologi atau bahasa kata Pluralisme berasal dari bahasa Inggris yang diambil dari kata “pluralism”. Pluralisme terdiri dari dua kata yakni plural serta isme.

Plural artinya beragam. Sementara isme berarti paham. Sehingga apabila dikaitkan kedua katanya, pluralisme berarti paham atas suatu keberagaman.

Di dalam kamus teologi, pluralisme merupakan pandangan filosofis yang tidak mereduksikan seluruh objek terhadap sebuah prinsip terakhir, tetapi menerima adanya perbedaan.

Pluralisme bisa saja menyangkut dalam bidang politik, kultural, serta religius.

Apa itu multikulturalisme: Secara bahasa multikulturalisme berasal dari bahasa Inggris yaitu dari kata multi dan kultural.

Multi berarti banyak atau lebih dari satu sedangkan kultural berarti budaya. Jadi multikultural adalah budaya yang banyak atau lebih dari satu.

Para ahli mengemukakan pendapat mereka mengenai pengertian dari multikulturalisme, diantaranya adalah:

1. Lawrence Blum

Multikulturalisme adalah suatu hal yang meliputi pemahaman, apresiasi, dan penilaian budaya seseorang, serta penghormatan dan keingintahuan tentang budaya etnis dari orang lain.

2. Azyumardi Azra

Multikulturalisme adalah pandangan dunia yang dapat diterjemahkan ke dalam berbagai kebijakan kebudayaan.

(2)

Kebijakan kebudayaan tersebut menekankan penerimaan realitas pluralitas agama dan multikultural yang terdapat dalam kehidupan suatu masyarakat.

Saat ini kita belajar tentang Kerukunan, mengapa kita belajar “Kerukuan” ?

Para pendidiri bangsa Indonesia jauh jauh hari mencetuskan semboyan bangsa Indonesia yaitu “Bhineka Tunggal Ika “. Apa yang mendorong pendiri bangsa Indonesia membuat semboyan Bhineka Tunggal Ika? Para pendiri mencetuskan dikarenakan adanya

1. Adanya sebuah perbedaan

2. Perbedaan itu saling memberi untuk memenuhi kebutuhan yang lain (reciprocity, not just equivalence)

3. Persatuan hanya mungkin tercapai jika semua keunikan saling bersyukur, merendahkan hati, dan saling percaya.

Hal ini tidak harus berlaku pada dimensi Suku, Agama, dan Ras. Tetapi antarkelas ekonomi, antarjenis pekerjaan, dan seterusnya - tidak ada seorang pun yang martabatnya lebih rendah daripada yang lain. Entah yang kaya, entah yang miskin. Entah yang berkulit warna ini atau itu. Entah yang beragama A atau B, dan seterusnya - setiap orang adalah saudara bagi yang lain bagaikan sebuah orkestra di mana setiap instrumen sekecil apa pun itu bersumbangsi untuk memberikan suara yang terindah. Ada Biola, ada Cello, ada Bass, ada karlinet, bahkan ada juga triangle yang terlihat tidak penting tetapi dialah yang memberikan suara paling tenang di tengah Orkestra debangan begitu akan terbentuk suatu muksik yang indah namun yang membuat musik menjadi tidak beraturan adalah ketika ada instrumen yang "mau

menang sendiri" tetapi jika semua bersatu dengan "saling memberi" tentu akan menghasilkan musik yang sangat amat indah dengan begitu harus ada yang namanya dirjen begitu juga dengan Indonesia kita mempunyai conductor yang terbaik yang telah menetapkan hukum moral/Ketuhanan dan kemanusiaan menjadi pijakan utama dalam Pancasila. Kita harus mensyukurinya dan menjalankan itu dalam kehidupan sehari-hari. Demikian juga, setiap warganegara, setiap jiwa seorang Indonesia adalah berharga. Unik, sungguh unik dan tidak perlu dibanding-bandingkan dengan etnis, suku, agama, kelas sosial, pekerjaan lain. Setiap orang itu mempunyai keindahan, keunikan, dan peran tersendiri. Dan itu tidak

menghilangkan keunikan kita ketika kita bertemu orang lain.

B. Makna Kerukuan Antar Umat Beragama

Pluralisme bangsa Indonesia merupakan keunikan serta kekayaan yang harus disyukuri.

Hidup dalam pluralitas dengan sendirinya menuntut tingkat toleransi serta solidaritas yang tinggi.

Mengapa kita dituntut sikap solidaritas dan toleransi yang tinggi? Karena Indonesia merupakan negara yang sangat amat mempunyai perbedan yang tinggi dimulai dari

(3)

perbedaan budaya antar suku perbedaan agama antar masyarakat ada juga perbedaan watak dan karakter antar masyarakat sehingga kita sangat dituntut untuk mempunyai rasa solidaritas yang tinggi bila kita tidak mempunyai rasa solidaritas serta toleransi maka akan sellu ada yang namnya permasalahan baik permasalahan kecil hingga besar karena tidak terciptanya lingkungan yang harmonis saling menghargai dan memaafkan maka dari itu dari kecil kita selalu diajarkan untuk menghargai dan menjunjungtinggi tolerasni terhadapa masyrakat Bangsa Indonesia yang pada masa kini tengah menghadapi krisis di berbagai bidang

kehidupan serta mengalami suatu transisi menuju kehidupan demokrasi telah diguncang oleh konflik dan kekerasan yang bernuasan agama, suku dan budaya. Para analis mengatakan bahwa pemicu itu semua selalu d kaitkan i kepentingan Politik ketimbang SARA. Namun tak dapat dipungkiri bahwa agama turut menjadi penyebab konflik yang diikuti oleh kekerasan.

Untuk mengatasi konflik tersebut apa yang harus dilakukan? Biasanya agama terlibat dalam penyebab konflik kekerasaan adalah karena adanya kepentingan kelompok atau kau terntentu dimana hingga akhirnya agama pun ikut disangkut pautkan untuk menghindarinya kita harus mempunyai pikiran yang luas kita harus selalu belajar menganalisis terlebih dahulu membaca sebuah fakta sehingga kita dapat membuka dan membenda apa akar penyebab terjadinya konflik tersebut sehingga tidak melibatkan agama serta kekerasan

Toleransi dan Solidaritas merupakan nilai –nilai yang tercantum dalam sila ke 2 dan ke 3 dari Panca Sila, disamping itu, dua prinsip dasar tersebut merupakan nilai-nilai penting yang dianut oleh tiap umat beragama.

C. Kerukunan Dalam Perspektif Teologis

Perjalanan bangsa Israel di padang gurun sebenarnya antara lain merupakan suatu moment pembelajaran Solidaritas dan Toleransi dalam kehidupan bersama dimana mereka di

persiapkan Allah untuk menjadi satu bangsa yang berdaulat dan mereka yang akan terwujud ketika tiba di Tana Perjanjian.

Dengan Kata Lain Bangsa Israel di padang Gurun selama 40 Tahun di bentuka Allah agar mereka memiiki kestauan, Toleransi serta solidaritas agar mereka dapat memasuki Tanah Perjanjian itu.

Mengapa Allah mendidik mereka selama 40 Tahun di Padang Gurun ? Selama 40 tahun itu, Tuhan ingin mengajarkan bangsa Israel kerendahan hati dan juga kebenaran Firman Tuhan yang harus mereka hidupi. Padang gurun itu adalah tempat pelatihan yang Tuhan sediakan bagi Israel dan selama pelatihan itu mereka tidak kekurangan apapun. Mereka tidak bekerja di ladang untuk mendapatkan gandum atau berburu untuk mendapatkan daging, Tuhan menyediakan manna dan juga daging ketika bangsa itu menuntutnya. Dan juga Tuhan ingin Supaya mereka dan kita tidak berharap kepada siapa-siapa, kecuali kepada Tuhan.

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

(4)

Yeremia 18:1-9, Allah memproses kita dari Tanah Liat untuk menjadi alat yang berguna Hari ini apakah Anda merasa seperti berada di padang gurun? Kering, menghadapi kesulitan, ujian demi ujian yang rasanya tiada henti silih berganti? Tenanglah, percayalah bahwa sekalipun Anda ditengah padang gurun, Tuhan tetap beserta Anda. Bahkan Dia menjaga dan memelihara Anda di masa-masa sulit itu.

Dari peristiwa bangsa Israel di bentuk Allah selama 40 Tahun di padang guru untuk masuk di tanah perjanjian tersebut menunjukan bahwa kita ? Perjalanan bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun ini justru menunjukkan bahwa Tuhan selalu menyertai bangsa yang tegar tengkuk ini. Tidak hanya itu, Tuhan juga sedang mendidik dan menghajar mereka dengan kasih-Nya yang tak berkesudahan sampai mereka masuk ke tanah Kanaan. Bukan hanya keluarga yang ditinggal saja yang ditimpa kesedihan dan munculnya masalah-masalah baru.

Namun perbedaan antara mereka yang sukses dengan mereka yang gagal adalah menyerah atau terus melangkah ke depan.

Tidak ada kesulitan atau kesedihan yang mengalahkan kita, kecuali kita membiarkannya mengalahkan kita. Semuanya ditentukan oleh keputusan kita dan bukan oleh kesedihan dan masalah-masalah lainnya itu

Didalam Kitab Mazmur 133 : !-6 Firman Tuhan jelaskan mengajarkan tentang Kerukunan.

Ini merupkan dasar kita untuk hidup Rukun karena Allah sendiri yang menghendaki

Kerukunan. Mengapa kita harus hidup rukun jika kita lihat dari Mazmur 133 ? karena dalam kita hidup dengan rukun maka kita akan mendapatkan dan mendatangkan berkat karena

"Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" Mazmur 133:1

Di lingkungan di mana kita tinggal ada istilah RT (rukun tetangga) dan RW (rukun waraga).

TR dan RW dibentuk dengan tujuan untuk membangun kerukunan antarwarga dalam lingkup kecil. Mengapa kerukunan itu penting? Sebab bila masing-masing warga memiliki

hubungan yang dekat dan saling mengenal satu sama lain, mereka bisa bekerja sama dan saling tolong-menolong sehingga tidak ada 'gap' di antara mereka. Ada pepatah yang mengatakan: 'Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh'. Atau ada juga dalam bahasa Jawa yang menyatakan: 'Crah agawe bubrah, rukun agawe santoso'. Kedua ungkapan tersebut menggambarkan bahwa ada dampak yang luar biasa, ada kuasa, berkat dan sesuatu yang bermakna apabila ada persatuan atau kerukunan di antara umat manusia.

Alkitab menyatakan bahwa kerukunan antarumat Tuhan itu merupkan sesuatu yang baik, indah dan memiliki nilai 'istimewa' di mataNya; sesuatu yang dapat mengerakkan hatiNya sehingga Dia akan memberikan apa yang kita perlukan. "Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa- Ku yang di sorga." (Matius 18:19). Jadi hidup dalam kerukunan adalah kehendak Tuhan bagi gerejaNya. Dalam doanya Yesus berkata, "...supaya mereka semua menjadi satu, sama

(5)

seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku." (Yohanes 17:21).

Jadi jemaat Tuhan harus selalu rukun dan bersatu. Jangan ada permusuhan, pertengkaran, kebencian, sakit hati dan sebagainya. Itu hanya akan menjadi penghambat berkat Tuhan bagi kita. Sebaliknya jika kita rukun dan bersatu, segala berkat akan dicurahkan Tuhan, "Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya." (Mazmur 133:3b).

Dalam setiap komunitas gereja pasti banyak perbedaan, namun jangan sampai membuat kita merasa tidak memerlukan orang lain atau menyepelekan orang lain.

"hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling

mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." Efesus 4:32 D. Sikap Terhadap Kerukunan Antara Umat Beragama

Ada beberapa sikap yang lasim tampak dalam msyarakat dalam kaitannya dengan kerukunan antara umat beragama. Yaitu : sikap EklUsif, Inklusif dan pluralisme. Tiga sikap ini di

pengaruhi oleh pola pikir, pengalaman, visi serta kemampuan memahami perwujudkan kasih bagi sesama manusia.

Apa yang dimaksud dengan paham Eksklusivisme? eksklusivisme adalah paham yang memiliki kecenderungan atau keinginan untuk menjauhkan diri dari masyarakat. Ciri-ciri orang yang memiliki paham eksklusivisme diantaranya yaitu mementingkan diri sendiri dan cenderung menarik diri atau memisahkan diri dari norma sosial baik yang umum maupun yang khusus yang telah disepakati dalam masyarakat, didalam agama eksklusivisme yaitu sikap fanatik, eksklusif, dan diskriminasi terhadap agama, golongan atau kelompok tertentu.

Sikap ini menganggap bahwa seorang umat hanya diperbolehkan bergaul dengan individu yang seiman, hal tersebut menjadi pemisah interaksi sosial antar manusia

Apa yang dimaksud dengan paham Inklusivisme ? yaitu bahwa kebenaran absolut hanya dimiliki suatu agama tertentu secara eksklusif. Klaim ini tidak memberikan alternatif lain apapun. Ia tidak memberikan konsesi sedikitpun dan tidak mengenal kompromi. Ia

memandang kebenaran (truth) secara hitam-putih. Klaim kebenaran absolut ini secara umum terdapat di setiap agama. Namun ia terrepresentasikan secara demonstratif oleh agama-agama semitik: Yudaisme, Kristen dan Islam, yang mana masing-masing saling mengklaim diri yang paling benar. Dan klaim eksklusivitas dan absolutisme kebenaran ini kemudian ditopang dengan konsep juridis tentang “keselamatan” (juridical concept of salvation), di mana masing-masing agama tersebut mengklaim diri sebagai satu-satunya “ruang” soteriologis (soteriological space) yang hanya di dalamnya, atau “jalan” soteriologis (soteriological way) yang hanya melaluinya, manusia dapat mendapatkan keselamatan (salvation) atau kebebasan (liberation) atau pencerahan (enlightenment) – suatu hal yang semakin menambah mantap dan kuatnya klaim kebenaran absolut dan eksklusif tersebut.

Apa yang dimaksud dengapaham Pluralisme? Secara etimologi atau bahasa kata Pluralisme berasal dari bahasa Inggris yang diambil dari kata “pluralism”. Pluralisme terdiri dari dua

(6)

kata yakni plural serta isme. Plural artinya beragam. Sementara isme berarti paham. Sehingga apabila dikaitkan kedua katanya, pluralisme berarti paham atas suatu keberagaman.

Di dalam kamus teologi, pluralisme merupakan pandangan filosofis yang tidak mereduksikan seluruh objek terhadap sebuah prinsip terakhir, tetapi menerima adanya perbedaan.

Pluralisme bisa saja menyangkut dalam bidang politik, kultural, serta religius.

E. Kerukunan, Multikulturalisme dan Sinkreetisme

Jealas apa yang dimaksud Kerukunan dan berikan Contohnya

Jelaskan apa yang di maksud Multikulutralisme dan bagaiman sikap kita terhadap multikulturalis?

Multi artinya banyak, sedangkan kulturalisme artinya aliran/ideologi budaya.

Multikulturalisme berarti pandangan yang mengakomodasi banyak aliran atau ideology budaya. Multikulturalisme mengkonsepkan pandangan terhadap keanekaragaman kehidupan di dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman, dan berbagai macam budaya di dalam realitas masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem sosial, praktik budaya, adat-kebiasaan, dan filosofi politik yang dianut dalam konteks tertentu. Multikulturalisme tidak bertujuan untuk menciptakan keseragaman ala monisme atau pun penciptaan budaya universal ala pluralisme. Multkulturalisme lebih maju dari monisme dan pluralisme

Indonesia patut menerapkan filosofi multikulturalisme karena Indonesia sungguh kaya akan perbedaan. Indonesia berbeda dalam aspek etnis, budaya, agama dan ras. Ini semuanya terjadi karena negeri kita memiliki kondisi geografis, iklim dan lingkungan alam yang berbeda-beda.

Jawa beda dengan Sumatera. Kalimantan beda dengan Sulawesi. Papua beda dengan Jawa.

Flores beda dengan Sumatera. Timor beda dengan Bali dst. Semuanya ini memungkinkan suku-etnis di Indonesia berbeda dalam dimensi sosio-budaya (agama/spiritual, adat-tradisi, kebiasaan, pola pikir, pola perilaku dll). Multikulturalisme perlu terus disadari, dihayati dan diperjuangkan dalam praksis hidup harian meng-Indonesia menuju kebaikan bersama sebagai negara bangsa. Hal membuktikan bahwa Indonesia sangat membutuhkan pengamalan paham multikulturalisme karena sangat banyaknya keberagaman. Banyaknya suku-suku yang tersebar di ribuan pulau di Indonesia dengan berbagai agama, bahasa, budaya, dan kehidupan sosialnya adalah anugrah Tuhan yang harus kita syukuri dan kita jaga.

Menurut kamu apakah Multikulturalisme itu terjadi oleh karena Anugera Tuhan jelaskan...

Apa yang di maksud Sinkretisime dan berikan contohnya? Sinkretisme adalah cara mencoba mengumpulkan doktrin yang berbeda yang sebelumnya tidak memiliki koherensi. Konsep ini telah digunakan pada banyak kesempatan oleh antropologi budaya untuk dapat merujuk pada

(7)

bentrokan budaya yang karena alasan kewajiban terlihat dalam kebutuhan untuk hidup bersama untuk jangka waktu yang lama. Kata sinkretisme berarti atau terkait dengan proses melalui mana ekspresi budaya atau agama yang berbeda direkonsiliasi, dicampur atau digabung untuk membentuk tradisi baru. Ini adalah perpaduan dari berbagai elemen yang tidak memiliki koherensi atau hubungan sebelumnya. Contohnya kita dpt melihat banyaknya sinkretisme tentang agama kita harus tau terlebih dahulu apa itu sinkretisme agama,

Sinkretisme agama adalah proses spontan yang muncul sebagai konsekuensi dari perubahan budaya di antara orang-orang yang berbeda. Sering kali, itu wajib, ketika invasi dari tempat tertentu terjadi. Ini adalah proses yang mencoba untuk keluar sebelum krisis budaya yang disebabkan oleh berbagai tradisi keagamaan. Demikian pula, itu dapat terjadi ketika dua agama mencoba hidup berdampingan secara harmonis dalam komunitas yang sama.

Selamat belajar dan mengerjakan tugas tugas di makalah ini GBU

Referensi

Dokumen terkait

Kemajemukan bangsa Indonesia yang terdiri atas banyak etnis, budaya, suku dan agama membutuhkan konsep yang memungkinkan terciptanya masyarakat yang

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan dapat menguasai kompetensi: bersikap inklusif, toleran dan gotong royong dalam keragaman agama dan budaya; mengembangkan

memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah walaupun berbeda 4.3.1 Menyanyikan lagu rohani anak- anak yang menunjukkan ucapan syukur pada kepelbagaian budaya, suku,

Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Perguruan Tinggi disajikan kepada mahasiswa dengan tujuan supaya mahasiswa mampu mengalami pengalaman perjumpaan dengan Tuhan dalam

Aspek teoritis Guru pendidikan agama kristen diharapkan memahami dgn baik hakikat dari evaluasi pembelajaran dan hakikat kurikulum maka akan menolong dan memudahkan guru melaksanakan

Selanjutnya peran penting Agama adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena ikut campur dalam kegiatan sosial, seperti layanan sekolah, organisasi, bagan pendidikan, kegiatan

Bagaimana sebuah aturan bisa diterima oleh banyak orang yang kemudian tidak dibatasi oleh agama, suku, dan lain sebagainya serta bisa dipakai oleh tiap masyarakat.. Tolak ukurnya adalah

Dokumen kurikulum MKDU Pendidikan Agama Islam Universitas Terbuka lengkap untuk pengembangan akademik dan karakter