MENGELOLA PERSAINGAN INDUSTRI
Kelompok 2
STRATEGI INTERNASIONAL
Anggota Kelompok
STRATEGI INTERNASIONAL
THERESIA CINDY PUTRI (141230113)
AZZAHRA MUTI (141230210) SUSWINDA ALVIANI DEWI (141230237)
PANJI AHMAD YUSUF (141230240)
Definisi Persaingan Industri
APA ITU INDUSTRI BRO???
Opening Remarks
Present by Theresia
Industri adalah sekelompok perusahaan yang memproduksi produk, baik barang maupun jasa, yang memiliki kesamaan satu sama lain.
+ =
Definisi Persaingan Industri Present by Theresia Opening Remarks
Awalnya, konsep industri ini datang dari
Adam Smith (1776) yang bilang kalau
persaingan itu harusnya adil. Semua
perusahaan punya kesempatan yang
sama, harga ditentukan pasar, dan
keluar-masuk bisnis itu gampang.
Sejak 1930-an, muncul cabang ilmu ekonomi yang lebih realistis, yaitu ekonomi organisasi industri (IO Economics). Salah satu teori utamanya adalah model Struktur-Perilaku- Kinerja (SCP), yang menjelaskan bagaimana struktur industri memengaruhi perilaku perusahaan, dan akhirnya berdampak pada kinerja bisnisnya.
Definisi Persaingan Industri Present by Theresia Opening Remarks
Definisi Persaingan Industri Present by Theresia Opening Remarks
Definisi Persaingan Industri Present by Theresia Opening Remarks
Di dunia bisnis, jumlah pemain dalam industri itu beda-beda, dari yang super kompetitif (persaingan sempurna) sampai yang dikuasai satu perusahaan (monopoli). Makin sedikit pesaing, makin besar peluang buat dapetin cuan lebih gede. Tapi, kalau udah monopoli, biasanya pemerintah turun tangan biar persaingan tetap sehat dan konsumen nggak dirugikan.
Nah, beda sama kebijakan ekonomi yang fokus buat ngerem keuntungan berlebih,
strategi bisnis justru kebalikannya. Perusahaan bakal cari cara buat ngejar profit
setinggi mungkin, asal tetap sesuai aturan dan etika. Makanya, banyak yang pakai
teori *SCP (Structure-Conduct-Performance)* buat analisis persaingan dan nentuin
strategi terbaik biar bisa tetap eksis dan berkembang di industri.
KERANGKA 5 KEKUATAN
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
PERSAINGAN INDUSTRI
PERSAINGAN ANTAR PESAING
DAYA TAWAR PEMASOK DAYA TAWAR PEMBELI
ANCAMAN PRODUK
SUBSTITUSI
ANCAMAN
MASUKNYA
PENDATANG
BARU
Jumlah besar perusahaan bersaing
Pesaing memiliki ukuran, pengaruh, dan penawaran produk yang serupa
Pembelian dengan harga tinggi tetapi frekuensi rendah
Kapasitas ditambahkan dalam jumlah besar
Pertumbuhan industri lambat atau menurun
Biaya keluar yang tinggi
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
PERSAINGAN ANTAR PESAING
Keunggulan Berbasis Skala (Scale- Based Advantages)
Keunggulan Non-Skala (Non-Scale- Based Advantages)
Proliferasi Produk
Diferensiasi Produk
Ancaman Retaliasi oleh Perusahaan Mapan
Peran Kebijakan Pemerintah dalam Menghambat Pendatang
Baru
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
ANCAMAN MASUKNYA PENDATANG BARU
DAYA TAWAR PEMASOK
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
Industri Pemasok Dikuasai oleh
Beberapa Perusahaan
Besar
Pemasok Menyediakan Produk Unik dan
Sulit Digantikan
Pemasok Tidak Bergantung
pada Satu Pelanggan
Tertentu
Pemasok Bisa Masuk ke
Industri Pelanggan (Integrasi ke
Depan)
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
DAYA TAWAR PEMBELI
Jumlah
Pembeli yang Sedikit
Produk Tidak Memberikan Penghematan
Biaya atau Peningkatan Kualitas Hidup
Produk yang Dibeli Bersifat
Standar dan Tidak
Terdiferensiasi
Pembeli Masuk ke Industri
Pemasok (Integrasi ke
Belakang)
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
ANCAMAN PRODUK SUBSTITUSI
Jika produk substitusi memiliki kualitas dan fungsi lebih baik daripada produk yang ada, mereka bisa dengan cepat menarik banyak pelanggan.
Contoh: Download musik digital (baik yang legal maupun ilegal) telah mengurangi penjualan CD secara drastis.
Jika pelanggan tidak mengalami biaya tambahan untuk beralih ke produk substitusi, maka ancamannya semakin besar.
Contoh: Beralih dari gula ke pemanis buatan (NutraSweet) sangat mudah, karena keduanya tersedia di restoran dan supermarket.
Produk Substitusi Lebih Unggul dalam Kualitas dan Fungsi
Biaya Beralih ke Produk Substitusi Rendah
PELAJARAN DARI KERANGKA 5 KEKUATAN
⭑.ᐟ present by azza ✮ ⋆ ˚。 。°✩ ✮ ⋆ ˚。 。°
Tidak Semua Industri
Memiliki Potensi
Keuntungan yang Sama
Menganalisis Peluang dan
Ancaman dalam Industri
Menentukan Posisi yang Kuat dalam
Industri
Three Generic Strategies
Three Generic Strategies Present by Winda
Menurut Porter, terdapat tiga strategi utama untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar:
Cost Leadership – Menjadi pemimpin biaya dengan menawarkan harga lebih rendah dibanding kompetitor.
Differentiation – Menciptakan keunikan produk/jasa agar berbeda dari pesaing.
Focus – Menargetkan segmen pasar tertentu dengan strategi biaya rendah atau diferensiasi.
Present by Winda
Cost Leadership
🔹 Ciri utama:
✔ Harga lebih rendah dari pesaing
✔ Volume penjualan tinggi, margin keuntungan kecil
✔ Fokus pada efisiensi produksi, bahan baku murah, dan manajemen logistik
🔹 Tantangan:
⚠ Bisa kalah jika ada pesaing yang lebih murah
⚠ Efisiensi berlebihan bisa mengorbankan kualitas produk
📌 Contoh: Wal-Mart → Bisa menjual murah karena membeli dalam jumlah besar & menekan biaya logistik
Strategi ini berfokus pada menekan biaya produksi agar bisa menjual produk dengan harga lebih murah dari pesaing, tapi tetap memberikan nilai yang sama.
Three Generic Strategies
Present by Winda
Differentiation
🔹 Ciri utama:
✔ Harga premium dengan margin keuntungan tinggi
✔ Menargetkan segmen khusus yang menghargai kualitas
✔ Fokus pada inovasi, branding, dan customer experience
🔹 Tantangan:
⚠ Jika perbedaan tidak cukup signifikan, pelanggan bisa beralih ke produk lebih murah
⚠ Pesaing bisa meniru dan menurunkan daya tarik produk
📌 Contoh:
Disney Theme Park → Menawarkan pengalaman karakter ikonik, bukan sekadar wahana ekstrem.
Strategi Differentiation berfokus pada cara menawarkan produk yang dianggap bernilai dan berbeda oleh pelanggan.
Three Generic Strategies
Present by Winda
Focus
🔹 Dua jenis Strategi Focus:
Focused Differentiation (Diferensiasi Spesialis) Produk eksklusif untuk segmen tertentu.
Contoh: Bentley lebih eksklusif dibanding BMW.
Focused Cost Leadership (Pemimpin Biaya Spesialis) Biaya rendah dalam segmen tertentu.
Contoh: Infosys vs Accenture dalam layanan IT.
🔹 Tantangan:
⚠ Bisa kalah kalau pesaing besar mulai masuk segmen ini
⚠ Bisa tersaingi oleh pendatang baru yang lebih inovatif atau lebih murah
🔹 Fokus pada segmen pasar tertentu, seperti:
✔ Wilayah geografis (hanya beroperasi di kota/negara tertentu)
✔ Jenis pelanggan (produk khusus untuk anak-anak/lansia)
✔ Lini produk (misalnya hanya menjual jam tangan mewah)
Three Generic Strategies
Present by Winda
Pelajaran dari Tiga Strategi Generik
Dua pelajaran utama dapat diambil :
Pertama, biaya dan diferensiasi adalah dua dimensi strategi yang mendasar. Kunci keberhasilannya adalah memilih salah satu dimensi dan tetap fokus secara konsisten.
Kedua, perusahaan yang terjebak di tengah yaitu, tidak memiliki biaya terendah maupun diferensiasi (atau fokus) yang cukup dapat menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki strategi yang jelas atau strateginya tidak konsisten. Akibatnya, kinerja mereka bisa menurun.
Three Generic Strategies
Dalam dunia bisnis, beberapa industri memiliki batas yang jelas, di mana perusahaan yang beroperasi dalam industri tersebut memiliki karakteristik, produk, atau layanan yang berbeda dari industri lainnya. Sebaliknya, dalam beberapa kasus, batas industri menjadi kabur akibat konvergensi teknologi, inovasi produk, atau perubahan regulasi, yang memungkinkan perusahaan dari berbagai sektor untuk bersaing di pasar yang sama. Misalnya, industri telekomunikasi dan teknologi semakin sulit dibedakan karena perusahaan teknologi mulai menyediakan layanan komunikasi, dan sebaliknya.
Product Differentiation
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
BATASAN INDUSTRI YANG JELAS VS KABUR
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
Dalam persaingan industri, perusahaan menghadapi berbagai tantangan yang bisa menjadi ancaman atau justru peluang. Ancaman dapat berasal dari pesaing baru, perubahan tren pasar, atau gangguan teknologi. Namun, dengan strategi yang tepat, ancaman ini bisa diubah menjadi peluang, misalnya dengan berinovasi, melakukan diversifikasi produk, atau masuk ke segmen pasar yang belum tergarap.
Product Differentiation
ANCAMAN VS PELUANG
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
Model Lima Kekuatan Porter (Porter’s Five Forces) menilai daya saing suatu industri berdasarkan persaingan di antara perusahaan yang ada, ancaman pendatang baru, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar-menawar pemasok, dan kekuatan tawar-menawar pelanggan. Namun, dalam perkembangan strategi bisnis, ada yang menambahkan "kekuatan keenam," yaitu pengaruh pemerintah atau regulasi, yang dapat secara signifikan mempengaruhi dinamika industri dan strategi perusahaan.
Product Differentiation
5 KEKUATAN VS KEKUATAN KEENAM
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
Dalam strategi bisnis, perusahaan yang gagal menentukan posisi kompetitifnya sering kali terjebak di tengah (stuck in the middle), yaitu tidak memiliki keunggulan biaya yang rendah maupun diferensiasi yang kuat. Hal ini membuat mereka sulit bersaing. Sebaliknya, perusahaan yang mampu menjadi "serba bisa" (all-rounder) memiliki fleksibilitas untuk menawarkan harga yang kompetitif sekaligus diferensiasi yang cukup untuk menarik berbagai segmen pelanggan.
Product Differentiation
STUCK IN THE MIDDLE VS ALL ROUNDER
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
Perusahaan dapat memilih untuk mengintegrasikan berbagai proses bisnis secara internal (integrasi vertikal) untuk mengontrol kualitas dan efisiensi, atau sebaliknya, melakukan outsourcing dengan menyerahkan sebagian proses produksi atau layanan kepada pihak ketiga untuk mengurangi biaya dan meningkatkan fokus pada kompetensi inti. Keputusan ini tergantung pada faktor seperti biaya, risiko, dan kebutuhan strategis perusahaan.
Product Differentiation
Integrasi vs. Outsourcing
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
Persaingan dalam suatu industri tidak selalu berlangsung merata di antara semua perusahaan.
Ada kelompok strategis, yaitu kumpulan perusahaan dalam suatu industri yang memiliki strategi serupa, seperti dalam hal harga, kualitas, atau target pasar. Persaingan dalam kelompok ini bisa lebih intens daripada persaingan industri secara keseluruhan. Contohnya, dalam industri otomotif, perusahaan mobil listrik mungkin bersaing lebih ketat satu sama lain dibandingkan dengan mobil berbahan bakar konvensional.
Product Differentiation
Persaingan Industri vs. Kelompok Strategis
MEMAHAMI 7 PERDEBATAN UTAMA TERKAIT PANDANGAN BERBASIS INDUSTRI
Kinerja suatu perusahaan dapat ditentukan oleh faktor industri secara keseluruhan, seperti tingkat persaingan dan regulasi, tetapi juga oleh faktor spesifik perusahaan dan institusi. Faktor perusahaan meliputi strategi, inovasi, dan efisiensi operasional, sementara faktor institusi mencakup regulasi pemerintah, kebijakan ekonomi, serta norma sosial yang dapat mempengaruhi daya saing perusahaan dalam suatu industri.
Product Differentiation
Determinasi Kinerja Perusahaan: Industri vs. Perusahaan dan Institusi
Draw strategic implications for action
Dalam konteks mengelola persaingan industri, menarik kesimpulan strategis untuk tindakan adalah langkah penting yang harus diambil oleh manajer dan pemimpin perusahaan. Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu dipahami untuk menarik kesimpulan strategis: